Cara Mudah Menjaga Ginjal Tetap Sehat Tanpa Minum Obat

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 2 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Ginjal adalah organ penting yang berperan penting dalam menyaring zat beracun di tubuh. Jika tidak dijaga dengan baik, bukan tidak mungkin Anda berisiko terkena penyakit ginjal. Lantas, bagaimana menjaga kesehatan ginjal agar terhindar dari penyakit?

Cara menjaga kesehatan ginjal untuk mencegah penyakit

Salah satu cara mencegah penyakit ginjal adalah menjaga organ yang berbentu kacang ini tetap sehat. Sebenarnya, ada beberapa kebiasaan yang perlu dilakukan dan tidak sedikit pula yang harus dikurangi agar ginjal dapat bekerja secara optimal. Berikut ini ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk merawat ginjal tetap sehat.

1. Pola makan sehat

hidup sehat gagal ginjal

Menjalani pola makan yang sehat telah terbukti memberikan manfaat yang baik bagi tubuh, termasuk kesehatan ginjal. Hal ini dikarenakan penyebab penyakit ginjal berawal dari tekanan darah tinggi dan diabetes. Namun, kedua masalah kesehatan tersebut bisa dihindari asalkan Anda menjaga pola makan.

Anda bisa mulai dengan memperbanyak konsumsi buah dan sayuran. Akan tetapi, perlu diingat bahwa ada beberapa jenis sayur dan buah yang ternyata baik untuk kesehatan ginjal, seperti:

  • buah ceri yang rendah kalium dapat mengendalikan keasaman di tubuh
  • sayuran rendah kalium, seperti kol, lobak, dan terong untuk menyeimbangkan mineral kalium
  • apel yang kaya akan antioksidan dan rendah kalium tidak memberatkan kerja ginjal

Jika memungkinkan, usahakan menghindari makanan yang mengandung lemak dan purin, seperti jeroan. Pasalnya, makanan yang tinggi purin dapat meningkatkan kadar asam urat yang pada akhirnya dapat mengganggu fungsi ginjal.

Selain meningkatkan asupan buah dan sayuran, ada beberapa cara lainnya untuk menyehatkan ginjal dan terhindar dari penyakit, yaitu:

Membatasi asupan garam

Tahukah Anda bahwa makanan yang tinggi akan garam dan sodium bisa menaikkan tekanan darah? Jika tekanan darah Anda melonjak tiba-tiba, hal tersebut dapat merusak pembuluh darah dan memberatkan kerja ginjal. Bahkan, hipertensi juga disebut sebagai penyebab utama gagal ginjal.

Oleh sebab itu, Anda mungkin dapat membatasi asupan garam sebagai upaya mencegah penyakit ginjal dan membuatnya tetap sehat. Ada banyak rempah-rempah pilihan yang dapat menggantikan sodium, seperti bawang. Kandungan quercetin pada bawang pun juga dapat menjaga kesehatan ginjal dengan membantu mengoptimalkan fungsi ginjal saat menyaring darah.

Diet rendah protein

Tidak hanya membatasi asupan garam, menjaga kesehatan ginjal ternyata bisa dilakukan dengan menjalani diet rendah protein. Konsumsi terlalu banyak protein ternyata tidak baik untuk kesehatan tubuh, terutama ginjal. Pasalnya, protein yang dikonsumsi dicerna dan dipecah menjadi asam amino oleh tubuh menggunakan bantuan enzim.

Selanjutnya, pencernaan protein akan dimulai dari lambung hingga ke usus. Asam amino yang dicerna kemudian dibawa oleh darah dan disuplai ke organ tubuh yang membutuhkan.

Setiap bagian tubuh memerlukan jumlah asam amino yang berbeda-beda. Apabila protein telah selesai dicerna, sisanya akan diproses oleh ginjal dan dibuang lewat urine.

Semakin banyak protein yang harus dicerna oleh tubuh, semakin banyak pula asam amino yang perlu disaring oleh ginjal. Akibatnya, ginjal harus bekerja lebih keras.

Maka dari itu, diet rendah protein dapat menjadi salah satu cara yang cukup efektif merawat ginjal agar tetap sehat. Ada beberapa pilihan makanan sehat dengan kandungan protein yang cukup untuk tubuh, seperti daging ikan dan putih telur.

2. Penuhi kebutuhan cairan

kandungan air putih

Sering disepelekan, minum air putih ternyata penting untuk menjaga kesehatan ginjal, lho. Cara menyehatkan ginjal yang satu ini cukup alami dan bisa digunakan untuk mencegah penyakit. Mengapa demikian?

Pertama, memenuhi kebutuhan cairan dengan air putih ternyata membantu melancarkan proses menyaring darah saat membuang limbah beracun. Dikutip dari National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases, kemampuan ginjal yang sehat untuk menyaring sekitar 150 liter darah per hari.

Lewat penyaringan ini, ginjal membuang limbah (zat-zat yang tidak dibutuhkan tubuh) dalam darah, seperti natrium, kalium, fosfor, kalium. Air dalam tubuh akan membantu menjaga pembuluh darah terbuka, sehingga darah dapat melewati ginjal dengan lancar.

Selain itu, minum air putih yang cukup juga dapat menjaga keseimbangan air dan mineral dalam tubuh. Pasalnya, ginjal berperan penting dalam menjaga keseimbangan air dan mineral dalam tubuh. Keseimbangan tersebut yang membuat saraf, otot, dan jaringan berfungsi dengan normal.

Menjaga kesehatan ginjal dengan cara ini mencegah terbentuknya batu ginjal akibat dehidrasi. Minum air putih yang cukup ternyata membantu ginjal mengeluarkan limbah dengan baik. Namun, perlu diingat bahwa jangan sampai Anda minum air putih kebanyakan.

3. Rutin berolahraga

Sudah bukan rahasia umum lagi jika rutin berolahraga baik untuk menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan, termasuk ginjal.

Pasalnya, olahraga teratur dapat membantu tubuh mengontrol tekanan darah, glukosa, dan kadar kolesterol. Ketiganya komponen tersebut adalah hal yang perlu dikendalikan untuk mencegah penyakit ginjal.

Anda tidak perlu ikut lomba maraton untuk merawat ginjal agar tetap sehat. Ada banyak jenis aktivitas fisik lainnya yang mudah dilakukan, seperti jalan santai, bersepeda, hingga menari. Cobalah untuk menemukan olahraga yang membuat Anda senang sekaligus menyehatkan bagi tubuh.

4. Tidak sembarang minum obat dan vitamin

Penggunaan obat yang terlalu sering dalam jumlah banyak dapat merusak ginjal Anda. Hal ini karena ginjal berperan dalam pembuangan sisa-sisa obat dari tubuh. Obat-obatan seperti obat NSAID dan pencahar perlu diminum seusai dengan rekomendasi dokter demi menjaga kesehatan ginjal Anda.

Oleh sebab itu, jangan pernah sembarangan ketika mengonsumsi obat. Pasalnya, penyakit ginjal bisa muncul akibat terlalu lama dan terlalu banyak minum obat-obatan dari yang dianjurkan.

5. Berhenti merokok

obat untuk berhenti merokok bupropion

Bagi para perokok mungkin sudah saatnya untuk berhenti karena kandungan dalam rokok memang terbukti dapat merusak tubuh, termasuk fungsi ginjal. Begini, zat beracun dari rokok yang masuk ke dalam tubuh bisa menghambat aliran darah.

Akibatnya, jantung perlu bekerja lebih keras agar darah terpompa dan bisa meningkatkan risiko hipertensi yang menjadi penyebab sakit ginjal. Maka itu, sebaiknya berhentilah merokok sesegera mungkin untuk menjaga kesehatan ginjal Anda.

6. Membatasi minum minuman beralkohol

Bahaya dari Kupas Tuntas Efek Nyata Bahaya Alkohol Pada Tubuh: Kerusakan Jantung Hingga Ginjal memang berdampak cukup besar terhadap kesehatan. Berbagai kerusakan bisa terjadi jika Anda tidak membatasi alkohol yang masuk ke tubuh, termasuk penurunan fungsi ginjal.

Hal ini dikarenakan efek diuretik pada alkohol bisa meningkatkan jumlah urine yang diproduksi. Akibatnya, ginjal sulit mengatur aliran urine dan cairan tubuh, termasuk mengendalikan ion natrium, kalium, dan klorida. Jika hal tersebut terjadi, tubuh mengalami ketidakseimbangan cairan elektrolit yang menyebabkan dehidrasi.

Tidak ada kata terlambat untuk mulai membatasi hingga mungkin berhenti minum minuman beralkohol untuk menjaga kesehatan dan mencegah penyakit ginjal.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mengenal Berbagai Efek Samping Imunisasi: Bahaya Atau Tidak?

Jangan sampai berbagai efek samping imunisasi (vaksin) bikin Anda takut apalagi ragu diimunisasi. Pelajari dulu seluk-beluknya di sini, yuk.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Imunisasi, Kesehatan Anak, Parenting 16 Oktober 2020 . Waktu baca 12 menit

11 Prinsip Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Sehari-hari

Banyak kebiasaan sehari-hari yang tanpa Anda sadari dapat berdampak negatif pada kesehatan mulut dan gigi. Begini cara mengakalinya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 16 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit

Pilihan Obat Sakit Gigi Antibiotik dan Apotek yang Ampuh untuk Anda

Obat apa yang Anda andalkan ketika sakit gigi menyerang? Berikut adalah obat sakit gigi paling ampuh yang bisa dijadikan pilihan!

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 16 Oktober 2020 . Waktu baca 13 menit

Alergi Binatang Kucing dan Anjing: Penyebab dan Cara Mengatasinya

Suka gatal dan bersin saat di dekat hewan berbulu? Bisa jadi itu pertanda Anda alergi binatang seperti kucing atau anjing. Cari tahu di sini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Alergi, Penyakit Alergi Lainnya 15 Oktober 2020 . Waktu baca 8 menit

Direkomendasikan untuk Anda

daging ayam belum matang

4 Penyakit Akibat Makan Daging Ayam Belum Matang (Plus Ciri-cirinya)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
perlukah lansia minum susu

Apakah Lansia Masih Perlu Minum Susu? Berapa Banyak yang Dibutuhkan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
bahaya makanan asin

Kenapa Kita Tak Boleh Terlalu Banyak Makan Makanan Asin?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 19 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
vaksin MMR

Vaksin MMR: Manfaat, Jadwal, dan Efek Samping

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 16 Oktober 2020 . Waktu baca 9 menit