home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Amiloidosis

Definisi|Tanda-tanda & gejala|Penyebab|Faktor-faktor risiko|Obat & Pengobatan|Pengobatan di rumah
Amiloidosis

Definisi

Apa itu amiloidosis?

Amiloidosis adalah penyakit langka yang dapat mempengaruhi berbagai organ dan menyebabkan gagal organ yang mematikan.

Ada beberapa jenis amiloidosis:

  • Immunoglobulin light chain (AL) amyloidosis adalah jenis paling umum dari amiloidosis, juga dikenal sebagai amiloidosis primer. Kondisi ini merupakan akibat dari antibodi abnormal yang dihasilkan oleh sumsum tulang Anda. Kondisi ini dapat mempengaruhi hati, ginjal, jantung, kulit dan saraf Anda.
  • AA amiloidosis disebut sebagai amiloidosis sekunder. Biasanya menyerang ginjal, sering kali terjadi bersamaan dengan penyakit menular kronis atau peradangan lainnya.
  • Amiloidosis turunan (familial) diturunkan, menyerang hati, saraf, jantung dan ginjal.
  • Amiloidosis terkait dengan dialisis terjadi apabila amiloid menumpuk di sendi dan otot, menyebabkan kekakuan dan cairan pada sendi. Jenis ini umumnya mempengaruhi orang-orang yang menjalani dialisis jangka panjang.

Kondisi ini dapat ditangani dengan mengurangi faktor-faktor risiko. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala amiloidosis?

Biasanya, amiloidosis tidak menunjukkan pertanda apapun hingga tahap lanjut. Tergantung pada organ di mana amiloid menumpuk, Anda dapat mengalami gejala-gejala berbeda. Kemungkinan gejala amyloidosis adalah:

  • Perubahan pada kulit
  • Feses seperti tanah liat
  • Nyeri sendi
  • Kelelahan
  • Kelemahan
  • Sesak napas
  • Penurunan berat badan
  • Lidah membengkak
  • Detak jantung tidak teratur.

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab amiloidosis?

Amiloid adalah protein abnormal yang dihasilkan pada sumsum tulang. Amiloid dapat menumpuk pada organ lainnya, menyebabkan penyakit yang disebut amiloidosis. Penyebab spesifik dari kondisi Anda tergantung pada jenis amiloidosis yang Anda miliki.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk amiloidosis?

Ada banyak faktor yang meningkatkan risiko Anda terkena amiloidosis, yaitu:

  • Riwayat keluarga
  • Dialisis ginjal
  • Usia. Orang dengan AL amiloidosis biasanya berusia 50 tahun ke atas
  • Jenis kelamin. Pria lebih mudah mengalami AL amiloidosis daripada wanita
  • Penyakit lainnya. Penyakit menular kronis atau peradangan dapat meningkatkan risiko AA amiloidosis.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana amiloidosis didiagnosis?

Jika Anda mengalami salah satu atau lebih dari gejala di atas, Anda harus mengunjungi dokter untuk diagnosis menyeluruh. Amiloidosis dapat dideteksi melalui tes laboratorium (darah dan urin), biopsi (analisis jaringan) dan tes imaging.

Apa saja pengobatan untuk amiloidosis?

Belum ditemukan penyembuhan untuk amiloidosis. Namun, perawatan dapat membantu mengatasi gejala serta mencegah kerusakan lebih lanjut. Kemoterapi sering kali direkomendasikan untuk menghentikan produksi amiloidosis. Pilihan lainnya adalah transplantasi sel punca darah perifer. Dengan perawatan ini, sel induk akan diekstraksi dari darah dan disimpan selama tubuh menjalani kemoterapi.

Kemudian, sel induk tersebut akan ditransplantasi kembali ke tubuh melalui pembuluh darah. Obat-obatan lain dapat diberikan untuk meringankan rasa sakit, mengendalikan kondisi darah dan detak jantung, serta mengatasi retensi cairan.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi amiloidosis?

Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi amiloidosis:

  • Anda harus menghindari beberapa aktivitas yang berat
  • Jaga pola makan yang seimbang untuk memberikan tenaga untuk kesehatan Anda.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Lika Aprilia Samiadi
Tanggal diperbarui 12/01/2021
x