home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

9 Penyebab Nafsu Makan Berkurang Tiba-tiba

9 Penyebab Nafsu Makan Berkurang Tiba-tiba

Pernahkan Anda merasa tidak nafsu makan padahal makanan favorit yang menjadi hidangan utama? Nafsu makan berkurang pasti pernah dialami hampir semua orang. Lantas, apa yang menjadi penyebab seseorang tidak berselera makan dan bagaimana cara mengatasinya?

Penyebab nafsu makan menurun

menambah nafsu makan

Pada dasarnya, ada banyak hal yang dapat menyebabkan seseorang kehilangan nafsu makan, mulai dari kondisi medis hingga kesehatan mental.

Umumnya, nafsu makan yang menurun dapat ditandai dengan berbagai hal, seperti penurunan berat badan, atau malnutrisi (kurang gizi).

Jika tidak ditangani dengan tepat, kondisi ini bisa menimbulkan masalah kesehatan yang serius. Itu sebabnya, penting untuk mengetahui apa penyebab nafsu makan berkurang dan bagaimana cara mengatasinya.

1. Infeksi

Baik infeksi bakteri maupun virus dapat menyebabkan nafsu makan berkurang pada seseorang. Beberapa jenis infeksi yang dapat membuat Anda kehilangan selera makan di antaranya:

  • gastroenteritis,
  • radang paru-paru,
  • flu,
  • infeksi saluran pernapasan bagian atas,
  • infeksi pada kulit,
  • radang usus besar, dan
  • meningitis.

Normalnya, nafsu makan akan kembali normal ketika Anda berhasil mengatasi infeksi yang menjadi penyebab utamanya.

2. Efek samping obat-obatan

obat sakit tipes

Selain infeksi, nafsu makan menurun berkaitan dengan efek samping obat-obatan tertentu. Masalah ini biasanya diikuti dengan rasa lelah dan rasa mual, terutama pada orang yang menjalani perawatan kanker.

Sederet obat yang dapat menghilangkan nafsu makan antara lain:

  • antidepresan, seperti fluoxetine,
  • antibiotik,
  • obat untuk diabetes tipe 2,
  • obat penghilang rasa sakit,
  • steroid anabolik, dan
  • morfin.

3. Gangguan psikologis

Kehilangan selera makan juga dapat disebabkan oleh gangguan psikologis, terutama pada orang dewasa yang lebih tua. Meski begitu, para ahli belum mengetahui dengan pasti apa penyebabnya.

Nafsu makan cenderung berkurang pada saat Anda sedih, tertekan, berduka, atau cemas. Bahkan, stres dan merasa bosan pun dikaitkan dengan nafsu makan yang menurun.

Sementara itu, gangguan makan, seperti anoreksia nervosa, juga bisa memicu penurunan nafsu makan. Anoreksia nervosa merupakan kondisi ketika seseorang sengaja tidak makan untuk menurunkan berat badan.

Penyandang gangguan makan ini biasanya kekurangan berat badan dan khawatir berat badannya bertambah. Bila dibiarkan, anoreksia dapat menyebabkan malnutrisi.

4. Kondisi yang menyebabkan sesak napas

sesak napas

Bila tubuh kesulitan bernapas, Anda mungkin akan sulit makan yang disertai dengan bernapas. Alhasil, selera makan pun ikut berkurang.

Beberapa kondisi medis penyebab sesak napas yaitu:

  • penyakit paru obstruktif kronis (PPOK),
  • pneumonia,
  • asma,
  • emboli paru, dan
  • gagal jantung kongestif.

5. Masalah pada mulut dan gigi

Kondisi medis apa saja yang membuat Anda sulit mengunyah, menelan, atau mencicipinya dapat mengganggu nafsu makan. Masalah mulut dan gigi yang berkaitan yaitu:

  • sakit gigi,
  • gigi palsu yang kurang pas,
  • abses gigi, dan
  • mulut kering.

6. Gangguan pada indera

Artikel Kesehatan Seputar Alergi Hidung dan Mata

Umumnya, selera makan bisa meningkat dengan melihat, mencium, atau mencicipi makanan. Bila salah satu dari indera tersebut hilang, hal tersebut bisa menyebabkan nafsu makan berkurang.

Jadi, kehilangan penglihatan, rasa, atau penciuman bisa menyebabkan seseorang tidak lagi selera makan.

7. Usia

Nafsu makan menurun merupakan kondisi yang paling sering dialami oleh lansia. Seiring bertambahnya usia, frekuensi aktivitas akan berkurang.

Faktor usia juga memperlambat pengosongan perut, sehingga orang yang lebih tua mungkin merasa kenyang lebih lama.

8. Kehamilan

Bagi para ibu hamil, trimester pertama kehamilan merupakan awal yang cukup berat. Pasalnya, perubahan hormon yang terjadi bisa menguras energi para ibu hamil. Akibatnya, mereka merasa mudah lelah.

Tak hanya itu, hal tersebut bisa menimbulkan rasa mual (morning sickness). Berbagai perubahan tersebut nantinya bisa membuat ibu hamil kehilangan nafsu makan.

9. Penyakit lainnya

akibat sembelit jika tidak diobati

Selain berbagai kondisi di atas, ada berbagai masalah kesehatan lainnya yang menjadi penyebab nafsu makan berkurang, meliputi:

  • kanker,
  • gagal ginjal kronis,
  • hepatitis,
  • penyakit hati kronis,
  • demensia,
  • HIV,
  • gangguan metabolik,
  • hipotiroidisme,
  • diabetes melitus,
  • sembelit, dan
  • batu empedu.

Kapan saya harus ke dokter?

Bila nafsu makan menurun terus berlanjut dan tidak ada penyebab yang jelas, segera konsultasikan dengan dokter. Ada banyak hal yang bisa menjadi penyebab kehilangan selera makan.

Sangat penting untuk segera mendapatkan penanganan medis bila Anda memiliki salah satu gejala berikut ketika kehilangan selera makan, yaitu:

  • berat badan turun tiba-tiba,
  • kesulitan menelan,
  • sakit perut,
  • perut membengkak,
  • berkeringat pada malam hari,
  • mual,
  • kelelahan,
  • suasana hati berubah-ubah, dan
  • sulit bernapas.

Cara meningkatkan nafsu makan

nafsu makan bertambah saat PMS

Seperti yang sudah dijelaskan, nafsu makan berkurang bisa diatasi dengan mengobati apa penyebabnya. Selain itu, ada beberapa cara meningkatkan nafsu makan yang bisa dimulai dengan mengubah pola makan Anda.

Berikut ini berbagai cara mengatasi kehilangan selera makan agar tidak kekurangan gizi, dilansir dari Stanford Health.

1. Makan sesuai jam

Alih-alih makan berdasarkan rasa lapar, Anda bisa mulai makan sesuai jam yang ditentukan.

Sebagai contoh, Anda bisa mengatur sarapan pada jam 9 pagi, makan siang pada jam 3 sore, dan 6 sore untuk makan malam.

2. Camilan di antara jam makan

Camilan ternyata penting untuk mengatasi nafsu makan yang berkurang. Namun, jangan lupa untuk memilih camilan sehat dan bergizi, seperti:

  • puding berkalori tinggi,
  • buah-buahan, seperti alpukat,
  • kacang-kacangan, seperti almond, atau
  • sayuran.

3. Merencanakan menu makanan

cara memasak yang bikin berat badan naik

Setelah mengatur jam makan, cobalah untuk sesekali merencanakan menu makan. Usahakan untuk membuat daftar makanan dan minuman favorit dan siapkan daftar belanjaan.

Dengan begitu, Anda mungkin menjadi lebih semangat untuk makan dan bisa membantu mengatasi nafsu makan yang berkurang. Namun, usahakan untuk merencanakan menu makanan dengan ahli gizi agar mendapat porsi dan pola makan yang tepat.

4. Merangsang indera penciuman

Meningkatkan nafsu makan ternyata bisa dilakukan dengan merangsang indera penciuman Anda. Anda bisa menstimulus indera penciuman dengan membaui aroma roti yang baru dipanggang.

Bila Anda sulit mencium bau, terutama ketika merasa mual, cobalah menjauh dari dapur dan minta orang lain menyiapkan makanan.

5. Alihkan perhatian

Distraksi yang mengganggu fokus Anda ternyata bisa membantu mengurangi efek dari nafsu makan berkurang.

Sebagai contoh, menonton TV atau duduk di luar memandangi alam sembari makan bisa Anda coba. Cara ini setidaknya membantu mengalihkan fokus dari makanan atau minuman yang harus dikonsumsi.

Pada dasarnya, nafsu makan yang berkurang bisa diatasi dengan mengenali apa penyebabnya. Oleh sebab itu, ketika Anda merasa kehilangan selera makan yang disertai dengan gejala mengganggu, silakan periksakan diri ke dokter.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Appetite – decreased. (2017). Medline Plus. Retrieved 2 March 2017, from https://medlineplus.gov/ency/article/003121.htm 

Nutrition Tips for Loss of Appetite. (2014). Stanford Cancer Nutrition Services [PDF File]. Retrieved 12 April 2021, from https://stanfordhealthcare.org/content/dam/SHC/programs-services/cancer-nutrition/docs/loss-of-appetite-during-cancer-treatment-nutrition-facts.pdf 

Hickson, M., Moss, C., Dhillo, W., Bottin, J., & Frost, G. (2016). Increased peptide YY blood concentrations, not decreased acyl-ghrelin, are associated with reduced hunger and food intake in healthy older women: Preliminary evidence. Appetite, 105, 320-327. doi: 10.1016/j.appet.2016.06.002. Retrieved 12 April 2021. 

Harding, M. (2018). Loss of Appetite. Patient UK. Retrieved 12 April 2021, from https://patient.info/healthy-living/healthy-eating/loss-of-appetite 

Bowman, L.H. (2018). Is Loss of Appetite in Seniors Normal?. Western Home Communities. Retrieved 12 April 2021, from https://www.westernhomecommunities.org/blog/loss-appetite-seniors-normal

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh Nabila Azmi
Tanggal diperbarui 06/02/2021
x