Pankreatitis, Penyakit yang Mengintai Kehidupan Malam

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 20 Juni 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Belum lama ini, ada seorang DJ ternama di dunia yang memutuskan untuk mundur dari panggung Electronic Dance Music (EDM) live, namanya Tim Bergling atau lebih dikenal dengan nama Avicii.  

Pria berusia 26 tahun ini mundur dari dunia panggung EDMP karena menderita pankreatitis akut. Penyakit ini biasanya dialami oleh seseorang yang memiliki gaya hidup yang tidak sehat, seperti banyak merokok dan terlalu sering minum minuman beralkohol.

Avicii mungkin memiliki gaya hidup yang cukup buruk, karena ia ternyata termasuk orang yang suka minum-minum berlebihan. DJ termahal versi Forbes ini sebenarnya sudah pernah melakukan operasi pada kandung empedu dan usus buntu pada tahun 2014. Sayang sampai saat ini penyakitnya sulit untuk disembuhkan dan membuatnya harus mundur dari panggung live.

Seperti yang kita ketahui, kehidupan seorang DJ memang sering kali terlihat tidak menyehatkan karena dekat dengan alkohol serta rokok. Tak mengherankan kalau mereka lebih rentan terkena penyakit yang berhubungan dengan liver.

Tapi belajar dari kasus DJ asal Swedia ini, orang-orang yang dekat dengan kehidupan malam yang biasanya memiliki jam tidur tidak normal dan mengonsumsi banyak minuman beralkohol, sepertinya harus mulai waspada akan risiko penyakit ini.

Apa itu pankreatitis?

Pankreatitis akut, seperti yang dialami oleh Avicii, merupakan peradangan pada pankreas dan biasanya terjadi secara tiba-tiba. Luka yang terus menerus terjadi pada pankreas bisa menyebabkan kondisi yang semakin kronis. Pankreatitis akut bisa berakibat fatal dan menyebabkan banyak komplikasi.

Di Amerika Serikat sendiri, setiap tahunnya selalu ada sekitar 50.000-80.000 kasus. Sebanyak 20% di antaranya merupakan kasus yang parah. Namun, dalam kasus-kasus yang lebih serius, bisa terjadi syok dan juga kematian.

Kematian seseorang karena mengkonsumsi alohol mencapai rekor tertinggi pada 2014 lalu. Laporan tersebut diungkap oleh Centers for Disease Control and Prevention (CDC) dan lebih dari 30.700 orang meninggal dunia karena kecanduan alkohol dan kerusakan hati pada tahun 2015. Salah satu yang menjadi akibat dan penyebab kematian yaitu kecelakaan atau tabrakan mobil, karena mengkonsumsi alkohol. Besarnya sekitar 17,1%.

Alkohol, sebagai salah satu penyebab utama dalam membuat seseorang terkena pankreatitis akut, memiliki kandungan zat tertentu yang kadar etanolnya mencapai 1%-55%, sehingga bisa membuat alam perasaan seseorang berubah, bila dikonsumsi berlebihan. Mulai dari mudah tersinggung sampai jaringan otak yang rusak.

Dalam sebuah penemuan yang diungkap Public Health England (PHE), ada kenaikan 1% akibat alkohol yang dari 22.779 kasus kematian pada tahun 2013 menjadi 22.967 kasus kematian pada tahun 2014.

World Health Organization (WHO) sendiri memperkirakan pada tahun 2025, rata-rata masyarakat China akan mengkonsumsi alkohol murni sebanyak 1,5 liter. Namun, negara-negara di Eropa Timur dan Rusia akan tetap menjadi “rumah” peminum alkohol terbesar di dunia.

Ya, mungkin memang agak sulit untuk mengubah kebiasaan meminum alkohol ini. Apalagi bagi para DJ yang selalu tampil malam hari, bahkan sampai subuh menjelang. Akibat dari alkohol sendiri jadi semakin buruk, mengingat jam tidur mereka pun juga jadi ikut terganggu. Namun yang perlu diingat, bahkan jika Anda hobi dugem pun, toh Anda masih bisa bersenang-senang tanpa minum alkohol berlebihan. Bukan begitu?

BACA JUGA:

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?

Yang juga perlu Anda baca

8 Sebab Mengapa Seseorang Memiliki Wajah yang Tidak Simetris

Bagaimana bentuk wajah Anda saat berkaca? Apakah posisi mata, telinga, dan bagian muka lainnya sudah tepat atau tidak simetris?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Kesehatan, Informasi Kesehatan 11 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

7 Cara Mudah Menjaga Kesehatan Hati Anda

Hati-hati karena obat yang dijual bebas dapat menjadi racun bagi hati. Simak cara udah menjaga kesehatan hati berikut ini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: dr. Maizan Khairun Nissa
Kesehatan Pencernaan, Penyakit Hati (Liver) 10 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

Peneliti Dorong Pengurangan Dampak Buruk Tembakau Melalui Produk HPTL

Peneliti farmasi Universitas Brawijaya mencari tahu potensi untuk mengurangi dampak buruk tembakau melalui produk HPTL. Bagaimana hasilnya?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Berhenti Merokok, Hidup Sehat 9 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Emfisema

Emfisema adalah salah satu jenis penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) paling umum. Kondisi ini terjadi karena kerusakan kantung udara di paru-paru.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan Pernapasan, PPOK 8 Februari 2021 . Waktu baca 11 menit

Direkomendasikan untuk Anda

bahaya vape rokok elektrik

Macam-Macam Jenis Vape (Rokok Elektrik) Plus Risiko Bahayanya yang Perlu Anda Tahu

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 19 Februari 2021 . Waktu baca 12 menit
perokok pasif wanita mandul

Benarkah Wanita yang Jadi Perokok Pasif Berisiko Susah Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 18 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
efek alkohol pada ereksi

Benarkah Alkohol Membuat Pria Sulit Ereksi?

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 16 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
hidup tanpa pankreas

Bisakah Seseorang Hidup Tanpa Pankreas?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 16 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit