7 Manfaat Mengejutkan dari Vitamin B12 Bagi Kesehatan Fisik dan Mental

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 2 November 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Salah satu vitamin yang berperan penting untuk menjaga kesehatan tubuh adalah vitamin B12. Sayang, tak seperti sejumlah vitamin yang bisa diproduksi sendiri oleh tubuh, Anda harus mendapatkan vitamin B12 dari makanan sehari-hari (terutama dari daging, ikan, dan susu) atau dari suplemen. Untuk orang dewasa pada umumnya, asupan vitamin B12 harian yang disarankan adalah sekitar 2,4 mcg sementara untuk ibu hamil dan menyusui perlu lebih banyak lagi. Memang, ap manfaat vitamin B12 untuk kesehatan tubuh?

Manfaat vitamin B12 untuk tubuh

Dalam tubuh, vitamin B12 mendukung fungsi normal sel saraf, pembentukan sel darah merah, hingga pembentukan DNA. Berikut sejumlah manfaat vitamin B12 bagi tubuh.

1. Menjaga kesehatan tulang dan mencegah osteoporosis

kesehatan tulang

Penelitian yang dilakukan pada lebih dari 2.500 orang dewasa menunjukkan fakta bahwa orang yang mengalami kekurangan vitamin B12 memiliki kepadatan tulang yang lebih rendah. Kepadatan tulang yang rendah lama-lama membuat tulang mudah rapuh sehingga meningkatkan risiko Anda terkena osteoporosis.

2. Meningkatkan suasana hati dan mengurangi gejala depresi

senyum bikin bahagia

Vitamin B12 bekerja memetabolisme serotonin, hormon dalam otak yang bertanggung jawab menstabilkan emosi serta memunculkan perasaan tenang dan bahagia. Oleh karena itu, seseorang yang mengalami kekurangan vitamin B12 lebih rentan mengalami mood swing dan terhadap risiko depresi.

Penelitian lain menemukan fakta bahwa konsumsi obat antidepresan yang dibarengi asupan suplemen vitamin B12 menurunkan keparahan gejala depresi saat kambuh, dibandingkan dengan pasien depresi yang diobati dengan antidepresan saja.

3. Menjaga kesehatan jantung

penyakit jantung boleh puasa

Manfaat vitamin B12 lainnya ialah menjaga kesehatan jantung. Vitamin ini membantu mengurangi kadar homosistein (asam amino) yang terlalu tinggi. Homosistein yang tinggi termasuk salah satu faktor risiko utama penyakit jantung. Peningkatan kadar homosistein yang terlampau tinggi dapat merusak lapisan dinding pembuluh arteri dan mempermudah pembentukan gumpalan darah yang nantinya bisa menyumbat paru-paru, otak, dan juga jantung.

Ada beberapa bukti penelitian juga yang menyebutkan bahwa vitamin B12 mampu membantu mengendalikan tingkat kolesterol dan tekanan darah tinggi. Selain itu, vitamin B12 juga mampu mengendalikan penumpkan plak berbahaya di dalam pembuluh (aterosklerosis).

4. Mencegah anemia

mengatasi anemia

Vitamin B12 bekerja membantu tubuh memproduksi sel darah merah sehat. Itu kenapa asupan vitamin B12 yang mencukupi mampu mencegah anemia. Anemia adalah kondisi kekurangan darah yang ditandai dengan gejala umum seperti lemah, letih, lesu, serta kulit yang memucat.

5. Mengurangi risiko terkena degenerasi makula

Degenerasi makula adalah gangguan penglihatan yang terkait dengan penuaan, sehingga lebih umum terjadi pada orang-orang usia lanjut.

Dikutip dari Healthline, para peneliti menemukan bukti bahwa rutin minum suplemen vitamin B12 dapat menurunkan homosistein. Selain meningkatkan risiko penyakit jantung, homosistein yang terlalu tinggi juga dapat meningkatkan risiko degenerasi makula.

Penelitian tersebut dilakukan pada lima ribu wanita berusia 40 tahun ke atas selama tujuh tahun. Satu kelompok diberikan pil plasebo, sementara kelompok lainnya diberikan kombinasi vitamin B12, B6, dan asam folat. Hasilnya, kelompok yang diberikan vitamin B12, B6, dan asam folat mengalami penurunan risiko degenerasi makula 34 persen lebih rendah dan 41 persen lebih rendah untuk jenis yang lebih parah.

6. Mencegah demensia

mencegah demensia

Vitamin B12 mendukung fungsi normal sel saraf otak sehingga mencegah penyusutan ukuran otak (atrofi) yang terjadi akibat kematian saraf (neuron). Satu penelitian menunjukkan fakta yang memperkuat bahwa kurangnya kadar vitamin B12 dapat memperburuk memori.

Semakin sehat, banyak, dan semakin kuat koneksi antar neuron dalam otak Anda, semakin rendah risiko Anda mengalami kehilangan memori terkait penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer dan demensia. Sebuah penelitian pada orang dengan demensia di fase awal menunjukkan bahwa kombinasi vitamin B12 dan suplemen asam lemak omega-3 membantu memperlambat penurunan ingatan.

7. Mencegah cacat lahir

mencegah bayi lahir cacat

Manfaat vitamin B12 lainnya yaitu membantu mendukung kesehatan kehamilan Anda. Penelitian menunjukkan bahwa otak janin dan sistem saraf membutuhkan kadar vitamin B12 yang cukup dari ibu untuk dapat berkembang dengan baik.

Kurangnya vitamin B12 di masa awal kehamilan dapat meningkatkan risiko cacat lahir, seperti cacat tabung saraf. Wanita hamil dengan kadar vitamin B12 yang lebih rendah dari 250 mg/dL berisiko tiga kali lipat lebih mungkin untuk melahirkan anak dengan cacat lahir. Sementara itu, wanita hamil yang kadar vitamin B12-nya di bawah 150 mg/dL memiliki risiko lima kali lebih tinggi dibandingkan wanita yang asupan vitamin B12 hariannya mencukupi.

Selain itu, kekurangan vitamin B12 juga dapat menyebabkan kelahiran prematur atau keguguran.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Peran “Hormon Bahagia Cinta” dalam Mendukung Kesehatan Tulang

Selain dari makanan tinggi kalsium dan vitamin D, ternyata hormon oksitosin memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan tulang Anda.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Konten Bersponsor
hormon oksitosin dan kesehatan tulang
Osteoporosis, Kesehatan Muskuloskeletal 1 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

12 Buah-buahan Penambah Darah untuk Bantu Atasi Anemia

Selain menyehatkan, asupan sejumlah nutrisi tertentu dari buah penting untuk memproduksi sel darah merah. Apa saja buah penambah darah yang terbaik?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Anemia, Penyakit Kelainan Darah 15 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

Daftar Nutrisi dan Vitamin yang Bisa Bantu Menjaga Kesehatan Otak

Vitamin dan nutrisi tertentu ternyata bisa membantu menjaga kesehatan otak Anda. Ketahui dan cukupi asupan harian Anda dengan jenis vitamin otak berikut.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kesehatan Otak dan Saraf 6 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

4 Jenis Suplemen dan Vitamin Penambah Darah untuk Anemia

Salah satu cara mengatasi masalah anemia adalah dengan mengonsumsi suplemen dan vitamin penambah darah. Apa saja vitamin untuk kurang darah?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Anemia, Penyakit Kelainan Darah 2 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit


Direkomendasikan untuk Anda

gemar makan ikan

Benarkah Rutin Makan Ikan Turunkan Risiko Stroke dan Gagal Jantung?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 22 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit
mencegah tulang keropos

3 Kebiasaan Buruk yang Harus Ditinggalkan Supaya Tulang Tetap Kuat Sampai Tua

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 8 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
manfaat buah plum untuk kesehatan

11 Manfaat Makan Buah Plum (Psst… Bisa Menurunkan Berat Badan!)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 8 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
minyak krill

8 Manfaat Minyak Krill yang Tak Kalah dari Minyak Ikan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 3 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit