home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

5 Cara Efektif Mencegah Pankreatitis Agar Tubuh Tetap Sehat dan Aktif

5 Cara Efektif Mencegah Pankreatitis Agar Tubuh Tetap Sehat dan Aktif

Saat pankreas bengkak dan meradang, organ yang satu ini tak lagi bisa menjalankan fungsinya dengan baik. Akibatnya, tubuh akan mengalami berbagai masalah seperti kesulitan mencerna makanan, insulin yang tidak bekerja maksimal, hingga rasa sakit yang tak tertahankan. Agar terhindar dari berbagai masalah kesehatan ini, yuk, cari tahu cara mencegah pankreatitis.

Cara mencegah pankreatitis

minum alkohol

1. Membatasi konsumsi alkohol

Agar terhindar dari pankreatitis, sebaiknya jangan lagi minum alkohol secara berlebihan. Pasalnya, penelitian di Denmark yang melibatkan 17.905 orang menemukan fakta bahwa asupan alkohol yang tinggi bisa meningkatkan risiko pankreatitis pada pria dan wanita.

2. Berolahraga secara teratur

Olahraga secara teratur membantu mengendalikan berat badan. Dengan berat badan yang ideal, Anda akan terhindar dari batu empedu. Batu empedu sendiri menjadi salah satu penyebab pankreatitis akut. Untuk itu, menjaga berat badan tetap stabil membantu tubuh menjadi lebih sehat sekaligus terhindar dari pankreatitis.

3. Makan makanan rendah lemak

Seperti yang telah disebutkan, batu empedu menjadi penyebab utama pankreatitis akut. Tumpukan kolesterol di empedu menjadi penyebab utama batu empedu. Oleh karena itu, untuk mengurangi risiko batu empedu sebaiknya makanlah makanan rendah lemak serta hindari lemak trans dan lemak jenuh.

Pasalnya, kadar trigliserida yang tinggi di dalam lemak trans dan lemak jenuh dapat meningkatkan risiko Anda untuk terkena pankreatitis akut. Selain makanan rendah lemak, batasi juga makanan serta minuman tinggi gula seperti permen, soda, dan minuman kemasan.

4. Membatasi asupan serat dalam sekali makan

Usahakan untuk tidak makan terlalu banyak serat secara sekaligus atau dalam satu waktu. Makanan tinggi serat memang baik untuk pencernaan, tetapi juga bisa memperlambatnya. Makanan yang terlalu tinggi serat membuat penyerapan nutrisi menjadi kurang maksimal. Serat juga bisa membuat enzim pencernaan Anda menjadi kurang efektif saat bekerja.

5. Berhenti merokok

Dikutip dari Everyday Health, penelitian membuktikan bahwa merokok meningkatkan risiko pankreatitis akut. Hal ini disimpulkan dari hasil penelitian di Swedia yang mengikutsertakan hampir 85 ribu wanita dan pria sehat yang merokok.

Hasil penelitian menunjukkan fakta bahwa orang yang merokok satu bungkus sehari selama 20 tahun berisiko dua kali lipat lebih besar untuk terkena pankreatitis akut dibandingkan dengan yang bukan perokok. Untuk itu, penelitian ini bisa dijadikan acuan untuk berhenti merokok agar terhindar dari pankreatitis dan masalah kesehatan lainnya.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

5 Ways to Prevent Pancreatitis and EPI

https://www.everydayhealth.com/hs/exocrine-pancreatic-insufficiency/prevent-pancreatitis-and-epi/ accessed on January 17th 2019

Pancreaitis Diet

https://www.healthline.com/health/pancreatitis-diet  accessed on January 17th 2019

Pancreatitis: How to Lower Your Risk of Future Attacks

https://health.clevelandclinic.org/pancreatitis-how-to-lower-your-risk-of-future-attacks/ accessed on January 17th 2019

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh Widya Citra Andini
Tanggal diperbarui 28/02/2021
x