5 Cara Efektif Mencegah Pankreatitis Agar Tubuh Tetap Sehat dan Aktif

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 28 September 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Saat pankreas bengkak dan meradang, organ yang satu ini tak lagi bisa menjalankan fungsinya dengan baik. Akibatnya, tubuh akan mengalami berbagai masalah seperti kesulitan mencerna makanan, insulin yang tidak bekerja maksimal, hingga rasa sakit yang tak tertahankan. Agar terhindar dari berbagai masalah kesehatan ini, yuk, cari tahu cara mencegah pankreatitis.

Cara mencegah pankreatitis

minum alkohol

1. Membatasi konsumsi alkohol

Agar terhindar dari pankreatitis, sebaiknya jangan lagi minum alkohol secara berlebihan. Pasalnya, penelitian di Denmark yang melibatkan 17.905 orang menemukan fakta bahwa asupan alkohol yang tinggi bisa meningkatkan risiko pankreatitis pada pria dan wanita.

2. Berolahraga secara teratur

Olahraga secara teratur membantu mengendalikan berat badan. Dengan berat badan yang ideal, Anda akan terhindar dari batu empedu. Batu empedu sendiri menjadi salah satu penyebab pankreatitis akut. Untuk itu, menjaga berat badan tetap stabil membantu tubuh menjadi lebih sehat sekaligus terhindar dari pankreatitis.

3. Makan makanan rendah lemak

Seperti yang telah disebutkan, batu empedu menjadi penyebab utama pankreatitis akut. Tumpukan kolesterol di empedu menjadi penyebab utama batu empedu. Oleh karena itu, untuk mengurangi risiko batu empedu sebaiknya makanlah makanan rendah lemak serta hindari lemak trans dan lemak jenuh.

Pasalnya, kadar trigliserida yang tinggi di dalam lemak trans dan lemak jenuh dapat meningkatkan risiko Anda untuk terkena pankreatitis akut. Selain makanan rendah lemak, batasi juga makanan serta minuman tinggi gula seperti permen, soda, dan minuman kemasan.

4. Membatasi asupan serat dalam sekali makan

Usahakan untuk tidak makan terlalu banyak serat secara sekaligus atau dalam satu waktu. Makanan tinggi serat memang baik untuk pencernaan, tetapi juga bisa memperlambatnya. Makanan yang terlalu tinggi serat membuat penyerapan nutrisi menjadi kurang maksimal. Serat juga bisa membuat enzim pencernaan Anda menjadi kurang efektif saat bekerja.

5. Berhenti merokok

Dikutip dari Everyday Health, penelitian membuktikan bahwa merokok meningkatkan risiko pankreatitis akut. Hal ini disimpulkan dari hasil penelitian di Swedia yang mengikutsertakan hampir 85 ribu wanita dan pria sehat yang merokok.

Hasil penelitian menunjukkan fakta bahwa orang yang merokok satu bungkus sehari selama 20 tahun berisiko dua kali lipat lebih besar untuk terkena pankreatitis akut dibandingkan dengan yang bukan perokok. Untuk itu, penelitian ini bisa dijadikan acuan untuk berhenti merokok agar terhindar dari pankreatitis dan masalah kesehatan lainnya.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Menjadi Social Smoker Ternyata Sama Bahayanya dengan Perokok Aktif

Istilah social smoker yaitu sebutan bagi yang hanya merokok saat bersosialisasi. Namun, apa Anda tahu dampak kesehatannya sama saja seperti perokok aktif?

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Berhenti Merokok, Hidup Sehat 13 April 2020 . Waktu baca 4 menit

Apakah Merokok Menyebabkan Gangguan Kecemasan (Anxiety Disorder)?

Masyarakat secara umum merokok untuk membantu meredakan rasa cemas atau stres. Padahal, ternyata merokok menyebabkan gangguan kecemasan.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Berhenti Merokok, Hidup Sehat 20 Maret 2020 . Waktu baca 3 menit

Rokok Kretek: Kandungan dan Bahayanya untuk Kesehatan

Rokok kretek adalah rokok asli Indonesia yang tak kalah berbahaya dengan rokok filter biasa. Kenali kandungan dan bahayanya dalam ulasan berikut.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Berhenti Merokok, Hidup Sehat 25 Januari 2020 . Waktu baca 12 menit

Selain Kanker Paru, Ini 5 Dampak Buruk Rokok yang Mengintai Perokok Aktif

Selain kanker paru dan penyakit jantung, ternyata masih ada bahaya merokok yang jarang diketahui orang. Nah, apa saja ya dampak dari rokok tersebut?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Berhenti Merokok, Hidup Sehat 30 April 2019 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Konten Bersponsor
gigi perokok

Menjaga Kebersihan Gigi dan Mulut Perokok, Begini Caranya!

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
ilustrasi nyeri ulu hati, gejala gangguan lambung

Penyebab Utama Nyeri Ulu Hati dan Tips Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 7 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit
hemokromatosis

Hemokromatosis

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 8 Oktober 2020 . Waktu baca 9 menit
sperma perokok

Masih Ingin Merokok? Ini Akibatnya pada Sperma dan Kesuburan Anda

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 19 Agustus 2020 . Waktu baca 3 menit