home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Tak Sekadar Enak, 7 Manfaat Alpukat Ini Menarik untuk Dikulik Lebih Dalam

Tak Sekadar Enak, 7 Manfaat Alpukat Ini Menarik untuk Dikulik Lebih Dalam

Tahukah Anda buah alpukat ternyata punya beragam manfaat untuk kesehatan? Selain rasanya enak, kandungan nutrisi buah alpukat dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi harian Anda.

Menariknya lagi, alpukat dapat diolah menjadi banyak jenis sajian makanan. Agar lebih yakin mengenai khasiat buah dengan daging berwarna hijau yang khas, simak penjelasannya berikut ini, yuk!

Kandungan gizi buah alpukat

alpukat untuk bayi

Alpukat (Persea americana) adalah buah tropis atau subtropis yang berasal dari Amerika Selatan. Buah ini disebut-sebut sebagai satu dari beragam buah paling bergizi.

Alpukat tidak hanya punya tekstur yang unik dan rasa yang enak, tetapi juga memiliki kandungan gizi yang luar biasa.

Ada karbohidrat, protein, lemak, vitamin, hingga mineral yang memperkaya kandungan buah ini.

Dikutip dari Data Komposisi Pangan Indonesia, komposisi gizi yang terkandung dalam 100 gram (g) buah alpukat adalah sebagai berikut:

  • Air: 84,3 g
  • Energi: 85 Kalori (Kal)
  • Protein: 0,9 g
  • Lemak: 6,5 g
  • Karbohidrat: 7,7 g
  • Abu: 0,6 g
  • Kalsium (Ca): 10 miligram (mg)
  • Fosfor (P): 20 mg
  • Besi (Fe): 0,9 mg
  • Natrium (Na): 2 mg
  • Kalium (K): 278,0 mg
  • Tembaga (Cu): 0,20 mg
  • Seng (Zn): 0,4 mg
  • Beta-Karoten: 189 mikrogram (mcg)
  • Karoten Total (Re): 180 mcg
  • Thiamin (Vit. B1): 0,05 mg
  • Riboflavin (Vit. B2): 0,08 mg
  • Niasin (Niacin): 1,0 mg
  • Vitamin C: 13 mg

Selain yang telah disebutkan di atas, alpukat mengandung gizi yang penting untuk kesehatan Anda, yaitu folat. Terdapat sekitar 81 mcg atau 0,081 mg folat di dalam 100 g alpukat.

Alpukat juga kaya antioksidan, seperti lutein. Hal ini terbukti karena di dalam 100 g alpukat, terdapat 271 mcg atau sekitar 0,271 mg lutein.

Manfaat alpukat bagi kesehatan

Kandungan gizi yang terkandung di dalam buah alpukat dapat membantu Anda memenuhi kebutuhan gizi harian.

Buah ini juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh, lho! Beragam manfaat atau khasiat buah alpukat di antaranya yakni:

1. Menjaga kesehatan jantung

senam jantung sehat

Manfaat alpukat bagi kesehatan jantung sudah lama diketahui. Kadar lemak tak jenuh yang tinggi pada alpukat dapat mengurangi kolesterol darah pada tubuh.

Mayo Clinic menunjukkan bahwa menambahkan buah alpukat ke piring Anda dapat membantu memperbaiki kadar kolesterol LDL pada orang yang kelebihan berat badan atau obesitas.

Kadar kolesterol tubuh yang terjaga dengan baik secara otomatis dapat menjauhkan Anda dari risiko penyakit jantung.

2. Menurunkan risiko gangguan metabolik

komplikasi diabetes insipidus adalah

Sebuah studi dari Nutrition Journal mengatakan bahwa buah alpukat punya manfaat atau khasiat baik untuk menurunkan risiko sindrom metabolik.

Sindrom metabolik adalah segala hal yang dapat meningkatkan risiko Anda terkena gangguan kesehatan, seperti stroke, penyakit arteri, diabetes, dan lainnya.

Kadar lemak tak jenuh yang terkandung dalam alpukat pun dapat membantu menghentikan resistensi insulin dan mengontrol kadar gula darah.

3. Mencegah cacat lahir pada janin

janin melihat cahaya manfaat buah alpukat

Alpukat mengandung folat yang penting untuk dikonsumsi ibu hamil. Selama masa kehamilan, kebutuhan folat akan meningkat untuk mendukung pembentukan sel dan jaringan baru.

Dikutip dari jurnal Nutrients, folat merupakan nutrisi yang paling terkenal untuk mencegah bayi lahir cacat, seperti mengalami spina bifida dan cacat tabung saraf.

Oleh karena itu, para peneliti mengatakan bahwa alpukat merupakan suntikan nutrisi yang amat cocok untuk ibu yang sedang hamil.

4. Melancarkan sistem pencernaan

Artikel Kesehatan Gangguan Pencernaan Lainnya

Manfaat lain dari alpukat yang perlu Anda ketahui adalah buah ini amat baik untuk menjaga kesehatan pencernaan.

Buah ini dapat membantu Anda buang air besar secara teratur dan berkala.

Artikel dalam Johns Hopkins Medicine menyebutkan bahwa alpukat merupakan makanan super yang mengandung serat dan nutrisi penting untuk mengoptimalkan fungsi pencernaan.

Alpukat juga merupakan makanan rendah fruktosa. Jadi, alpukat tidak berisiko menyebabkan penumpukan gas sehingga aman untuk lambung.

5. Menjaga kesehatan kulit

krim malam

Manfaat alpukat bagi kecantikan muncul dari kandungan vitamin C dan vitamin E yang sudah terbukti baik untuk kesehatan kulit.

Secara spesifiknya, alpukat ternyata dapat membantu menjaga kelembapan kulit, lho!

Ini karena kandungan vitamin C dan vitamin E berperan penting untuk membantu melindungi kulit Anda dari kerusakan yang disebabkan oleh matahari dan faktor lingkungan lainnya.

Penelitian yang dipublikasikan di Archives of Dermatological Research menyebutkan bahwa alpukat juga mengandung senyawa yang membantu melindungi kulit Anda dari kerusakan akibat sinar matahari.

6. Menjaga kesehatan mata

Kesehatan mata cegah mata silinder memburuk

Alpukat mengandung antioksidan lutein dan zeaxanthin. Dikutip dari jurnal Investigative Ophthalmology and Visual Science, kedua senyawa ini sangat penting bagi kesehatan mata.

Mengonsumsi buah alpukat secara rutin pun dapat membantu Anda mengurangi risiko gangguan penglihatan di usia tua.

Penelitian yang disebutkan dalam jurnal di atas menyatakan bahwa lutein dan zeaxanthin dapat mencegah Anda mengalami katarak dan degenerasi makula.

7. Mencegah kanker dan membantu pengobatannya

obat pengobatan kanker lambung perut bisa sembuh

Kandungan nutrisi di dalam buah alpukat dipercaya dapat memberikan manfaat yang berkaitan dengan kanker.

Fitokimia dalam alpukat disebut dapat mencegah penyakit kanker dan membantu memperlancar proses pengobatannya.

International Journal of Food Science menyebutkan bahwa fitokimia yang terdapat pada alpukat dapat menghambat pertumbuhan sel prakanker dan sel kanker sekaligus mempercepat proses penghancuran sel tersebut.

Hati-hati terhadap risiko alergi lateks karena buah alpukat

alpukat untuk kolesterol manfaat

Di balik manfaat baiknya, Anda perlu lebih berhati-hati karena buah alpukat bisa menimbulkan risiko alergi lateks.

Gejala alergi lateks yang ditimbulkan adalah sebagai berikut:

Jika gejala-gejala di atas Anda alami setelah mengonsumsi alpukat, coba hindari sejenak mengonsumsi buah alpukat.

Mengonsumsi buah alpukat memang baik untuk kesehatan. Namun, jika dikonsumsi secara berlebihan, alpukat bisa jadi masalah untuk kondisi-kondisi tertentu.

Oleh karena itu, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter guna mendapatkan saran terbaik sesuai dengan kondisi kesehatan Anda.

health-tool-icon

Kalkulator Kebutuhan Kalori

Gunakan kalkulator ini untuk menentukan berapa kebutuhan kalori harian Anda berdasarkan tinggi, berat badan, usia, dan aktivitas sehari-hari.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Hurtado-Fernández, E., Fernández-Gutiérrez, A., & Carrasco-Pancorbo, A. (2018). Avocado fruit— Persea americana. Exotic Fruits, 37-48. doi: 10.1016/b978-0-12-803138-4.00001-0

FoodData central (2021). Retrieved 11 February 2021, from https://fdc.nal.usda.gov/fdc-app.html#/food-details/1102652/nutrients

Data Komposisi Pangan Indonesia – Beranda . (2021). Retrieved 11 February 2021, from http://panganku.org/id-ID/view

Can eating certain foods help improve your cholesterol levels?. (2021). Retrieved 11 February 2021, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/high-blood-cholesterol/in-depth/cholesterol/art-20045192

Fulgoni, V., Dreher, M., & Davenport, A. (2013). Avocado consumption is associated with better diet quality and nutrient intake, and lower metabolic syndrome risk in US adults: results from the National Health and Nutrition Examination Survey (NHANES) 2001–2008. Nutrition Journal, 12(1). doi: 10.1186/1475-2891-12-1

Comerford, K., Ayoob, K., Murray, R., & Atkinson, S. (2016). The Role of Avocados in Maternal Diets during the Periconceptional Period, Pregnancy, and Lactation. Nutrients, 8(5), 313. doi: 10.3390/nu8050313

5 Foods to Improve Your Digestion. (2021). Retrieved 11 February 2021, from https://www.hopkinsmedicine.org/health/wellness-and-prevention/5-foods-to-improve-your-digestion#

Rosenblat, G., Meretski, S., Segal, J., Tarshis, M., Schroeder, A., & Zanin-Zhorov, A. et al. (2010). Polyhydroxylated fatty alcohols derived from avocado suppress inflammatory response and provide non-sunscreen protection against UV-induced damage in skin cells. Archives Of Dermatological Research, 303(4), 239-246. doi: 10.1007/s00403-010-1088-6

F, K., PS, B., & DL, G. (1997). Identification of lutein and zeaxanthin oxidation products in human and monkey retinas. Investigative Ophthalmology & Visual Science, 38(9). Retrieved from https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/9286269/

Delcourt, C., Carrie`re, I., Delage, M., Barberger-Gateau, P., & Schalch, W. (2006). Plasma Lutein and Zeaxanthin and Other Carotenoids as Modifiable Risk Factors for Age-Related Maculopathy and Cataract: The POLA Study. Investigative Opthalmology & Visual Science, 47(6), 2329. doi: 10.1167/iovs.05-1235

Dabas, D., Elias, R., Ziegler, G., & Lambert, J. (2019). In Vitro Antioxidant and Cancer Inhibitory Activity of a Colored Avocado Seed Extract. International Journal Of Food Science, 2019, 1-7. doi: 10.1155/2019/6509421

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Fajarina Nurin Diperbarui 23/03/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.
x