home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

9 Manfaat Menakjubkan Vitamin C untuk Tubuh Anda

9 Manfaat Menakjubkan Vitamin C untuk Tubuh Anda

Saat flu menyerang, konsumsi suplemen vitamin C kerap menjadi pilihan pertama untuk menjaga sistem imun tubuh. Vitamin C memang dapat diandalkan untuk mencegah penyakit. Namun, tahukah Anda bahwa vitamin C memiliki manfaat yang beragam?

Manfaat vitamin C bagi kesehatan

Pembentukan jaringan serta sistem pertahanan tubuh membutuhkan asupan berbagai jenis vitamin serta mineral. Salah satu vitamin penting yang mendukung fungsi tubuh yaitu vitamin C, atau dikenal juga sebagai asam askorbat.

Vitamin C (bernama lain asam askorbat) termasuk kelompok vitamin larut air. Tubuh tidak mampu memproduksi dan menyimpan vitamin C sendiri. Maka dari itu, Anda perlu memenuhi kebutuhan vitamin C harian dari asupan makanan.

Asupan vitamin C yang cukup dapat melindungi tubuh dari serangan penyakit. Namun, ini bukanlah satu-satunya manfaat vitamin C. Zat gizi yang identik dengan buah-buahan ini juga bermanfaat bagi jaringan kulit, peredaran darah, dan saraf otak.

Di bawah ini berbagai kebaikan yang bisa Anda dapatkan dari vitamin C.

1. Meningkatkan daya tahan tubuh

Vitamin C membantu meningkatkan kekebalan tubuh dengan cara mendorong produksi sel darah putih yang disebut limfosit dan fagosit. Sebagai antioksidan, vitamin ini juga melindungi sel kekebalan tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

Selain itu, vitamin C membantu memperkuat pertahanan kulit. Kulit ternyata tidak hanya melindungi tubuh dari udara dan lingkungan. Organ terbesar tubuh manusia ini juga menghalau bakteri, jamur, dan mikroba lain yang jadi penyebab penyakit.

2. Menjaga kulit tetap sehat dan kencang

Vitamin C dapat ditemukan pada lapisan dermis dan epidermis kulit. Ini karena vitamin C memiliki manfaat dalam menjaga kesehatan kulit. Zat gizi inilah yang mendorong produksi kolagen dan melindungi sel kulit dari kerusakan.

Kolagen yaitu protein utama yang membentuk struktur kulit Anda. Produksinya dapat menurun akibat penuaan dan radikal bebas dari lingkungan. Vitamin C-lah yang akan membantu menjaga produksi kolagen sehingga kulit senantiasa sehat.

3. Mencegah anemia defisiensi besi

Anemia defisiensi besi merupakan penyakit yang terjadi saat sel darah merah tidak memiliki cukup zat besi. Padahal, sel darah merah memerlukan zat besi untuk mengikat oksigen dan mengedarkannya ke seluruh tubuh.

Anda dapat mencegah kondisi tersebut dengan memenuhi kebutuhan vitamin C. Asam askorbat bekerja dengan meningkatkan penyerapan zat besi, khususnya dari sumber nabati yang zat besinya lebih sulit diserap oleh tubuh.

4. Membantu mengontrol tekanan darah

Jika punya hipertensi, cobalah menambahkan makanan kaya vitamin C ke dalam menu harian Anda. Pasalnya, berbagai penelitian menunjukkan bahwa asupan vitamin C dapat membantu menurunkan tekanan darah, bahkan pada pasien hipertensi.

Menurut jurnal pada The American Journal of Clinical Nutrition, suplemen vitamin C bisa menurunkan tekanan darah sistolik sebesar 4,9 mmHg (milimeter air raksa) dan diastolik sebesar 1,7 mmHg. Agar lebih optimal, imbangi dengan menurunkan asupan garam.

5. Menurunkan kolesterol

Vitamin C memiliki manfaat bagi penderita penyakit kolesterol tinggi. Beberapa penelitian terdahulu menemukan bahwa konsumsi vitamin C sebanyak 500 miligram per hari dapat menurunkan kadar kolesterol LDL dan trigliserida.

LDL (low-density lipoprotein) dan trigliserida merupakan kolesterol ‘jahat’ yang bisa memicu pembentukan plak pada pembuluh darah. Vitamin C membantu mencegahnya dengan menjaga kadar keduanya tetap terkendali.

6. Membantu mencegah penyakit asam urat

Penyakit asam urat disebabkan oleh kadar asam urat tinggi dalam darah. Asam urat lalu membentuk kristal pada persendian sehingga menimbulkan nyeri dan bengkak. Menariknya, asam askorbat memiliki potensi untuk mencegah kondisi ini.

Menurut sebuah penelitian, konsumsi suplemen vitamin C selama 30 hari dapat menurunkan kadar asam urat darah secara drastis. Bahkan, orang yang rutin meminum suplemen vitamin C berisiko terkena penyakit asam urat 44% lebih rendah.

7. Menurunkan risiko penyakit kronis

Vitamin C memiliki manfaat sebagai antioksidan alami. Antioksidan merupakan zat yang melindungi berbagai sel tubuh dari efek radikal bebas. Tanpa perlindungan antioksidan, sel tubuh lebih rentan mengalami kerusakan atau mutasi yang berbahaya.

Kerusakan atau mutasi sel dapat menimbulkan sejumlah penyakit, mulai dari penyakit jantung, pengerasan pembuluh darah, hingga kanker. Asupan vitamin C memang tidak secara langsung mencegah penyakitnya, tapi berpotensi menurunkan risikonya.

7 Makanan Sumber Antioksidan Tinggi untuk Lawan Radikal Bebas

8. Mempercepat penyembuhan luka

Asam askorbat secara tidak langsung turut berperan dalam penyembuhan luka. Proses penyembuhan luka membutuhkan banyak protein, salah satunya kolagen. Jika produksi kolagen menurun, luka tentu lebih lama sembuh dari seharusnya.

Vitamin C merangsang produksi, pematangan, dan pelepasan kolagen pada jaringan yang terluka. Hal ini membantu mempercepat pembentukan jaringan baru yang akan menutup luka. Dengan begitu, luka akan lebih cepat sembuh.

9. Mengurangi risiko penyakit mata

Asupan vitamin C diyakini memiliki manfaat bagi kesehatan mata. Salah satu penelitian dalam jurnal Cochrane Database of Systematic Reviews contohnya, mengungkapkan bahwa asam askorbat berpotensi memperlambat proses terjadinya katarak.

Penelitian lain dalam jurnal yang sama pun menyebutkan bahwa asupan vitamin C dan mineral membantu mencegah degenerasi makula. Penyakit ini terjadi ketika bagian retina yang disebut makula mengalami kerusakan.

Dikenal sebagai vitamin untuk sistem imun, vitamin C sebenarnya menyimpan sederet manfaat yang mungkin belum banyak diketahui. Untuk mendapatkan khasiat tersebut, Anda hanya perlu menambahkan sumber vitamin C ke dalam menu sehari-hari.

health-tool-icon

Kalkulator Kebutuhan Kalori

Gunakan kalkulator ini untuk menentukan berapa kebutuhan kalori harian Anda berdasarkan tinggi, berat badan, usia, dan aktivitas sehari-hari.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Vitamin C and Skin Health. (2021). Retrieved 3 March 2021, from https://lpi.oregonstate.edu/mic/health-disease/skin-health/vitamin-C

Vitamin C. (2021). Retrieved 3 March 2021, from https://ods.od.nih.gov/factsheets/VitaminC-HealthProfessional/

Huijskens, M. J., Walczak, M., Koller, N., Briedé, J. J., Senden-Gijsbers, B. L., Schnijderberg, M. C., Bos, G. M., & Germeraad, W. T. (2014). Technical advance: ascorbic acid induces development of double-positive T cells from human hematopoietic stem cells in the absence of stromal cells. Journal of leukocyte biology, 96(6), 1165–1175. https://doi.org/10.1189/jlb.1TA0214-121RR

Juraschek, S. P., Guallar, E., Appel, L. J., & Miller, E. R., 3rd (2012). Effects of vitamin C supplementation on blood pressure: a meta-analysis of randomized controlled trials. The American journal of clinical nutrition, 95(5), 1079–1088. https://doi.org/10.3945/ajcn.111.027995

McRae M. P. (2008). Vitamin C supplementation lowers serum low-density lipoprotein cholesterol and triglycerides: a meta-analysis of 13 randomized controlled trials. Journal of chiropractic medicine, 7(2), 48–58. https://doi.org/10.1016/j.jcme.2008.01.002

Juraschek, S. P., Miller, E. R., 3rd, & Gelber, A. C. (2011). Effect of oral vitamin C supplementation on serum uric acid: a meta-analysis of randomized controlled trials. Arthritis care & research, 63(9), 1295–1306. https://doi.org/10.1002/acr.20519

Moores J. (2013). Vitamin C: a wound healing perspective. British journal of community nursing, Suppl, S6–S11. https://doi.org/10.12968/bjcn.2013.18.sup12.s6

Mathew, M. C., Ervin, A. M., Tao, J., & Davis, R. M. (2012). Antioxidant vitamin supplementation for preventing and slowing the progression of age-related cataract. The Cochrane database of systematic reviews, 6(6), CD004567. https://doi.org/10.1002/14651858.CD004567.pub2

Evans, J. R., & Lawrenson, J. G. (2017). Antioxidant vitamin and mineral supplements for preventing age-related macular degeneration. The Cochrane database of systematic reviews, 7(7), CD000253. https://doi.org/10.1002/14651858.CD000253.pub4

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Maria Amanda Diperbarui 29/04/2021
Ditinjau secara medis oleh dr Patricia Lukas Goentoro
x