Haid Tidak Teratur

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020 . Waktu baca 11 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu haid tidak teratur?

Haid atau menstruasi adalah waktu di mana lapisan dinding rahim meluruh setiap bulannya sehingga menyebabkan perdarahan. Siklus haid yang normal umumnya berlangsung per 21-35 hari, dengan lama waktu menstruasi (keluarnya perdarahan) sekitar 2-7 hari.

Meski begitu, tidak semua siklus haid wanita pasti teratur sesuai jadwal setiap bulan. Siklus mentruasi disebut tidak teratur ketika (misalnya) bulan ini seseorang mendapatkan haid dalam rentang siklus 25 hari, sementara bulan berikutnya 42 hari.

Siklus bulanan yang tidak lancar sering kali terjadi di awal pertama kali menstruasi, yaitu ketika puber. Itu sebabnya, terkadang sulit memprediksi periode menstruasi bulan berikutnya pada remaja perempuan.

Siklus haid yang tidak teratur ini dipicu oleh berbagai faktor dari mulai kondisi kejiwaan, ketidakseimbangan hormon, hingga berat badan yang terlalu rendah atau bahkan berat badan berlebih.

Selain karena puber, siklus haid yang tidak lancar juga mungkin dipengaruhi oleh banyak penyebab. Penyebabnya bisa dari kondisi sepele hingga menandakan kondisi serius. 

Jika haid Anda telat tidak teratur dalam jangka waktu yang cukup lama, coabalah untuk segera berkonsultasi ke dokter.

Seberapa umum kondisi ini?

Kondisi ini mungkin bukanlah hal yang aneh bagi wanita. Kemungkinan hampir semua wanita pernah mengalami menstruasi yang tidak lancar dalam hidupnya.

Haid tidak teratur paling sering terjadi pada remaja perempuan atau wanita lanjut usia yang mulai memasuki masa menopause.

Meski begitu, Anda bisa memperkecil risiko menstruasi yang tidak lancar dengan mengurangi berbagai pemicunya.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala saat mengalami haid tidak teratur?

Haid dikatakan tidak teratur jika:

  • Jumlah jeda hari (siklus) antar waktu menstruasi selalu berubah-ubah. Misal, tadinya haid per 30 hari sekali, tiba-tiba memendek jadi per 21 hari.
  • Darah yang keluar kadang sangat banyak hingga lebih dari 7 hari, tapi kadang sangat sedikit dan singkat.
  • Lamanya waktu menstruasi berbeda-beda tiap bulannya

Saat menstruasi pertama kali, Anda mungkin saja memiliki siklus yang tak menentu. Umumnya dibutuhkan waktu hingga 2 tahun untuk memiliki siklus yang tetap. Seiring berjalannya waktu, secara umum siklus haid, volume darah, dan lamanya waktu haid akan sama setiap bulannya.

Kapan harus ke dokter saat haid tidak teratur?

Kondisi ini kadang hanya terjadi sesekali dan siklus haid yang Anda alami akan kembali normal seperti sedia kala. Dengan begitu, tak perlu terlalu ada yang dikhawatirkan.

Namun, Anda sebaiknya segera konsultasi ke dokter jika:

  • Tiba-tiba berhenti menstruasi
  • Mengalami perubahan siklus dari yang sangat teratur menjadi berantakan
  • Memiliki rambut wajah, dagu, dada, dan perut dengan jumlah berlebih
  • Mengalami menstruasi lebih dari 7 hari dengan aliran darah yang deras
  • Mengalami menstruasi yang lebih pendek dari biasanya
  • Mengalami haid lebih cepat dari siklus terpendek yaitu 21 hari
  • Siklus haid sangat lama atau lebih dari 45 hari
  • Mengalami kram dan sakit perut yang parah
  • Haid yang tidak teratur sudah berlangsung selama lebih dari 3 tahun

Penting untuk memeriksakan diri ke dokter bila Anda telah aktif berhubungan seksual dan melewatkan jadwal menstruasi yang seharusnya. Pasalnya hal ini bisa menjadi tanda kehamilan.

Penyebab

Apa penyebab haid tidak teratur?

Menstruasi yang tidak lancar bisa terjadi karena berbagai faktor. Beberapa hal yang menyebabkan haid tidak teratur, antara lain:

Hormon yang tidak seimbang

Hormon yang tidak seimbang sering kali memicu haid yang tidak teratur. Pubertas, menopause, melahirkan, dan menyusui merupakan fase di mana kadar hormon wanita mengalami naik turun yang cukup drastis.

Di masa ini, estrogen dan progesteron masih sangat berubah-ubah kadarnya sehingga jadwal haid Anda jadi sulit ditebak. Menuju masa menopause misalnya, kelancaran menstruasi wanita juga bisa terganggu. Ia bisa saja jadi lebih sering haid atau justru sangat jarang.

Selain fase-fase tersebut hal lain yang membuat kadar hormon menjadi tidak seimbang adalah alat kontrasepsi. Pil KB dan IUD termasuk dua jenis kontrasepsi yang membuat wanita mengalami haid yang tidak teratur atau tidak lancar.

IUD misalnya bisa menyebabkan haid yang sangat lama dan banyak. Sementara pil KB biasanya membuat wanita mengalami perdarahan di luar siklus haid atau haid lebih sering.

Selain itu, stres yang parah juga bisa merusak keseimbangan hormon di dalam tubuh. Ketika stres tubuh, akan memproduksi hormon kortisol. Kadar hormon tertentu yang berlebihan bisa memengaruhi bagian otak yang berperan mengatur mens. Akibatnya, siklus Anda bisa jadi lebih cepat, lambat, atau tidak sama sekali.

Kenaikan atau penurunan berat badan yang drastis

Berat badan ternyata dapat memengaruhi hipotalamus, yaitu kelenjar di dalam otak yang memiliki fungsi mengatur berbagai proses dalam tubuh. Proses tersebut termasuk siklus menstruasi Anda setiap bulan.

Penurunan berat badan yang drastis dapat menghambat produksi hormon estrogen. Sementara jika Anda mengalami kelebihan berat badan, tubuh akan menghasilkan estrogen dalam jumlah yang banyak.

Kedua hal ini bisa berpengaruh pada proses pelepasan telur (ovulasi) setiap bulannya. Ketika ovulasi terhambat, siklus haid pun otomatis akan terganggu. Inilah yang menyebabkan haid Anda tidak teratur. Oleh karena itu, jagalah tubuh tetap pada berat ideal agar jadwal haid Anda tetap pada waktunya.

Sindrom ovarium polikistik (PCOS)

PCOS alias sindrom ovarium polikistik adalah penyakit yang disebabkan karena kelebihan hormon laki-laki pada wanita. Kondisi ini memicu munculnya kista di ovarium yang membuat wanita menjadi tidak bisa melepaskan sel telurnya setiap bulan.

Wanita dengan PCOS biasanya memiliki pertumbuhan rambut berlebih di wajah, jerawat yang sulit hilang, hingga siklus haid yang tidak teratur.

Penyakit menular seksual, diabetes, fibroid rahim, endometriosis, dan penebalan atau polip rahim juga bisa menyebabkan haid tidak teratur.

Faktor-faktor risiko

Apa yang membuat Anda berisiko menbgalami kondisi ini?

Salah satu faktor utama yang meningkatkan risiko haid tidak teratur, yakni usia. Usia sangat berpengaruh dalam menentukan siklus haid seorang wanita.

Di usia remaja, saat pertama kali mengalami haid, naik turunnya hormon akan sangat terasa. Hal inilah yang membawa perubahan besar dalam siklus haid Anda, termasuk teratur atau tidak mestruasi yang Anda alami.

Selain di awal pubertas, hormon juga akan mengalami naik turun yang cukup drastis di usia menjelang menopause, yaitu sekitar 45-55 tahun.

Olahraga atau aktivitas yang terlalu berat juga bisa menyebabkan siklus haid tidak teratur atau tidak lancar. Oleh karena itu, olahragalah sewajarnya dengan porsi yang pas agar badan tetap sehat dan haid pun tetap lancar.

Diagnosis & pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja tes yang dilakukan untuk mendiagnosis kondisi ini?

Untuk mengetahui penyebab haid yang tidak lancar, dokter akan mencari tahu berbagai hal seperti:

  • Seberapa sering Anda berolahraga beserta beban tiap latihan
  • Gejala yang dirasakan beberapa waktu terakhir saat menstruasi mulai tidak teratur
  • Program diet yang sedang dijalani
  • Kondisi pikiran dan mental belakangan ini
  • Riwayat kesehatan termasuk penyakit yang pernah atau sedang diderita dan obat yang sedang diminum
  • Alat kontrasepsi yang sedang digunakan

Tak hanya sampai situ, dokter juga akan mencari tahu masalah yang Anda alami dengan melakukan berbagai pemeriksaan. Pemeriksaan yang biasanya dilakukan, yaitu:

  • Pemeriksaan panggul
  • Tes pap (pap smear)
  • Tes kehamilan
  • Tes darah untuk memeriksa kadar hormon tertentu, seperti hormon perangsang tiroid, kortisol, prolaktin, hormon perangsang folikel, dan testosteron
  • USG panggul untuk memeriksa apakah Anda menderita fibroid rahim, polip rahim, atau kista ovarium
  • Biopsi endometrium dengan tujuan mendiagnosis endometriosis, ketidakseimbangan hormon, atau sel kanker

Apa pilihan pengobatan untuk haid tidak teratur?

Biasanya, tidak dibutuhkan pengobatan khusus untuk haid tidak teratur karena pubertas atau menopause

Namun, untuk penyebab haid tidak lancar lainnya, seperti karena penyakit atau gaya hidup yang tidak sehat, perawatan yang diberikan akan menyesuaikan dengan penyebabnya.

Obat dan operasi bisa menjadi pilihan perawatan untuk mengatasi berbagai penyakit yang menyebabkan haid menjadi tidak teratur atau tidak lancar.

Metmorfin dan obat penurun insulin misalnya akan diresepkan untuk membantu memperlancar ovulasi agar haid kembali teratur. Pil KB dosis rendah yang mengandung kombinasi estrogen dan progesteron juga bisa mengurangi produksi androgen untuk memperbaiki jadwal haid.

Intinya, Anda perlu berkonsultasi ke dokter untuk menentukan pengobatan apa yang paling sesuai dengan kondisi.

Pengobatan di rumah

Apa pengobatan rumahan atau perubahan gaya hidup yang bisa dilakukan untuk mengatasi haid tidak teratur?

Untuk mengembalikan kelancaran siklus menstruasi, Anda bisa menggabungkan perawatan dokter dengan rumahan.

Berikut berbagai perawatan rumahan yang bisa dilakukan untuk menyelesaikan masalah haid tidak teratur:

Melakukan yoga

Ternyata yoga merupakan salah satu solusi efektif untuk mengatasi berbagai masalah haid, termasuk siklus yang tidak teratur. Penelitian yang diterbitkan The Journal of Alternative and Complementary Medicine menemukan fakta ilmiahnya.

Penelitian membuktikan kadar hormon yang memicu jadwal haid tidak teratur dapat dikendalikan dengan melakukan yoga.

Manfaat ini dirasakan oleh para peserta yang melakukan yoga selama 35-40 menit selama 5 hari seminggu dalam 6 bulan. Bahkan, yoga termasuk salah satu olahraga yang gerakannya bisa mengurangi nyeri haid.

Anda bisa mengikuti kelas yoga atau meniru gerakan yoga dari video yang banyak beredar di internet. Namun, jika ingin mencobanya di rumah lakukan gerakan-gerakan sederhana yang minim risiko agar terhindar dari cedera.

Menjaga berat badan tetap stabil

Perubahan berat badan, baik naik atau turun, secara berlebihan bisa membuat haid tidak lancar. Untuk itu, cara untuk menjaga dan mengembalikan siklus haid tetap teratur, yaitu dengan menjaga berat badan tetap ideal.

Selain haid yang tidak lancar, masalah lain yang kerap dialami yaitu darah mens yang mengalir lebih deras plus rasa sakit yang tak tertahankan. Apa pun itu, obesitas atau terlalu kurus bisa menimbulkan masalah lain untuk kesehatan selain haid yang berantakan.

Konsultasikan ke dokter jika Anda mengalami kesulitan untuk menurunkan atau menaikkan berat badan. Dokter akan membantu mencari jenis perawatan yang paling tepat baik dengan obat atau terapi khusus.

Salah satu perawatan yang direkomendasikan terutama untuk wanita obesitas, yaitu berolahraga secara teratur. Olahraga membantu menurunkan badan dengan cara yang sehat sekaligus menjaga daya tahan tubuh tetap prima.

Istirahat cukup

Stres dan kelelahan bisa membuat haid tidak lancar, bisa lebih cepat atau bahkan lebih lambat. Ketika seseorang stres, tak jarang ia mengalami haid dua kali dalam sebulan atau bahkan tidak mengalaminya sama sekali.

Oleh sebab itu, jangan abaikan waktu istirahat Anda. Tidur cukup membantu menjaga fungsi tubuh tetap normal termasuk hormon pengatur menstruasi. Usahakan untuk tidur selama 7-8 jam dalam semalam. Hindari begadang jika memang tidak diperlukan.

Agar tidur lebih nyenyak, redupkan lampu dan atur suhu kamar agar tak terlalu dingin atau panas. Anda juga bisa mandi air hangat terlebih dahulu jika badan terasa pegal.

Mandi air hangat membantu merilekskan pikiran serta menghilangkan pegal setelah seharian beraktivitas. Jangan minum kopi atau teh di malam hari agar Anda tidak sulit untuk merasa ngantuk dan terlelap.

Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan solusi terbaik.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Siklus Haid Acak-acakan? Ini 6 Cara Mengembalikannya ke Jadwal Semula

    Siklus menstruasi yang tidak normal merupakan masalah bagi perempuan. Oleh karena itu, simak tips-tips mengatasi menstruasi tidak teratur berikut ini!

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Nabila Azmi
    Perawatan Kewanitaan, Hidup Sehat 08/04/2019 . Waktu baca 4 menit

    Siklus Haid Jadi Berantakan Setelah Menikah? 4 Hal Ini Bisa Jadi Penyebabnya

    Siklus haid Anda sebelumnya mungkin lancar-lancar saja, tapi setelah menikah malah jadi berantakan. Apa penyebab siklus haid tidak teratur setelah menikah?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
    Hidup Sehat, Seks & Asmara 04/02/2019 . Waktu baca 4 menit

    Dalam Sebulan, Berapa Hari Normalnya Menstruasi Berlangsung?

    Lama menstruasi tiap wanita berbeda-beda. Ada yang hanya 5 hari, tapi ada juga yang lebih dari seminggu. Memang, berapa hari normalnya haid berlangsung?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
    Perawatan Kewanitaan, Hidup Sehat 05/01/2019 . Waktu baca 3 menit

    Haid Tidak Teratur Adalah Gejala Kanker yang Seringnya Tidak Disadari Wanita

    Kanker bisa terjadi pada siapa pun di segala usia. Namun, ada beberapa tanda khusus yang menandakan gejala kanker pada wanita. Apa saja?

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Widya Citra Andini
    Perawatan Kewanitaan, Hidup Sehat 18/11/2018 . Waktu baca 3 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    fase menstruasi

    4 Fase Dalam Siklus Menstruasi yang Harus Wanita Kenali Tiap Bulan

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Widya Citra Andini
    Dipublikasikan tanggal: 14/08/2019 . Waktu baca 7 menit
    cara mengatasi menstruasi berlebihan

    Berbagai Cara Mengatasi Mentruasi yang Berlebihan Agar Tak Mengganggu Aktivitas

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Widya Citra Andini
    Dipublikasikan tanggal: 31/07/2019 . Waktu baca 7 menit
    hipomenorea darah menstruasi sedikit

    Apakah Bahaya Jika Darah Haid yang Keluar Sedikit (Hipomenorea)?

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Nabila Azmi
    Dipublikasikan tanggal: 18/06/2019 . Waktu baca 4 menit
    haid sebulan dua kali

    5 Hal yang Membuat Anda Bisa Dua Kali Haid Dalam Sebulan

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Widya Citra Andini
    Dipublikasikan tanggal: 17/06/2019 . Waktu baca 4 menit