home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Begini Cara Diet Sehat Tanpa Bahayakan Tubuh

Begini Cara Diet Sehat Tanpa Bahayakan Tubuh

Banyak orang yang menganggap bahwa diet merupakan pola makan dengan mengurangi porsi dan jenis makanannya. Padahal menjalani diet lebih dari kedua poin tersebut. Simak cara diet yang paling sehat agar bisa bantu menurunkan berat badan.

Cara diet sehat

Berat badan turun karena diabetes

Diet yang sehat nyatanya tidak semudah kedengarannya. Salah strategi justru bisa menjadi bumerang bagi berat badan. Itu sebabnya, cara diet sehat memerlukan panduan yang tepat guna mengurangi berat badan. Di bawah ini panduannya.

1. Menghitung kebutuhan kalori

Sebelum merancang menu makanan, cara yang paling tepat memulai diet sehat yaitu mengenali kebutuhan kalori. Setiap orang memiliki kebutuhan kalori yang berbeda berdasarkan berbagai faktor, seperti usia hingga kondisi kesehatan.

Sebagai contoh, penyandang obesitas akan memiliki kebutuhan kalori yang berbeda dengan orang sehat yang ingin mengurangi berat badan.

Dengan memperoleh jumlah kalori yang tepat dari makanan dan minuman, tubuh mendapatkan energi yang dibutuhkan. Alhasil, fungsi tubuh akan berjalan normal, mulai dari berpikir, memompa darah, hingga bernapas.

Jadi, sebelum merancang pola makan untuk mempertahankan berat badan, kenali dahulu kebutuhan kalori agar tubuh tetap berfungsi dengan baik.

2. Mengatur porsi makan

Selain kebutuhan kalori, cara diet sehat lainnya yang perlu diperhatikan yaitu mengatur porsi makan.

Pada saat menjalani diet, bukan berarti Anda harus menghindari berbagai jenis makanan. Pasalnya, semua jenis makanan tetap dibutuhkan oleh tubuh, hanya saja Anda perlu mengatur porsi makan dengan baik.

Idealnya, Anda bisa membagi piring menjadi 4 bagian yang terdiri dari:

  • seperempat untuk daging atau sumber protein,
  • seperempat untuk karbohidrat, dan
  • sisanya sayuran hijau dan berwarna warni.

Intinya, Anda perlu menyesuaikan porsi makan dengan prinsip gizi seimbang. Jangan lupa untuk menghindari makanan berlemak atau tinggi gula ketika makan malam agar berat badan tidak melonjak drastis.

3. Membuat jadwal makan yang teratur

Banyak orang yang percaya, melewatkan waktu makan dapat menurunkan berat badan dengan cepat. Nyatanya, hal ini tidak benar adanya. Setiap waktu makan penting dalam sebagai salah satu cara menjalani diet sehat.

Melewatkan waktu makan justru membuat tubuh merasa cepat lapar, gula darah naik-turun drastis, dan stres.

Jika ingin mengurangi porsi makan, Anda bisa membagi 3 waktu makan besar menjadi 6 kali makan sepanjang hari dengan porsi kecil. Kuncinya, Anda tetap perlu menghindari makanan tinggi lemak dan tinggi kalori.

Selain itu, pastikan pula untuk tidak melewatkan sarapan dengan makanan tinggi protein dan serat. Hal ini bertujuan agar tubuh merasa kenyang lebih lama hingga waktu makan siang tiba.

4. Makan pelan-pelan

Makan secara perlahan ternyata termasuk bagian dari cara aman untuk menjalani diet sehat. Metode ini terkadang membuat Anda merasa kenyang lebih cepat.

Melansir Harvard Health, para ahli melaporkan bahwa perut kenyang merupakan bagian dari faktor kepuasan makan seseorang setelah makan.

Faktor rasa kenyang ini ternyata juga dipicu oleh otak. Pasalnya, otak juga memerlukan serangkaian sinyal dari hormon pencernaan yang disekresikan oleh saluran pencernaan.

Sedangkan, makan terlalu cepat justru tidak memberikan tubuh waktu yang cukup untuk mengirimkan sinyal hormonal tersebut. Akibatnya, Anda mungkin akan terus makan karena perut belum terpuaskan.

5. Makan sampai tidak merasa lapar

Bila ingin program menurunkan berat badan berhasil, usahakan makan sampai tidak merasa lapar.

Tips diet sehat ini bertujuan agar tubuh tidak kelebihan energi yang nantinya akan disimpan sebagai lemak. Akibatnya, berat badan pun kembali naik. Maka itu, mulai dengarkan perasaan lapar dan makan ketika isyarat fisik tersebut terjadi.

Bila kurang meyakinkan, cobalah untuk makan pagi dengan porsi yang banyak dan mengurangi porsi tersebut secara bertahap hingga makan malam.

Awalnya mungkin akan terasa sulit. Namun, cara menurunkan berat badan ini jauh lebih aman ketika Anda bisa menyesuaikan diri seiring dengan berjalannya waktu.

Jenis makanan yang cocok untuk diet sehat

Cara menjalani diet yang sehat tak akan terlepas dari makanan yang bergizi. Di bawah ini sejumlah pilihan makanan yang dapat mendukung diet Anda.

1. Sayur dan buah

Salah satu jenis makanan yang perlu dikonsumsi selama menjalani diet yaitu sayur dan buah. Sayur dan buah segar perlu dimakan bersama dengan makanan pokok lainnya guna mendapatkan gizi yang seimbang.

Tidak hanya itu, pola makan yang kaya akan kedua makanan ini dapat menurunkan risiko berbagai penyakit kronis. Bagaimana tidak, buah dan sayur mengandung nutrisi yang dibutuhkan tubuh, seperti vitamin, mineral, dan serat.

Ada pun jenis buah dan sayur yang baik untuk menurunkan berat badan meliputi:

health-tool-icon

Kalkulator Kebutuhan Kalori

Gunakan kalkulator ini untuk menentukan berapa kebutuhan kalori harian Anda berdasarkan tinggi, berat badan, usia, dan aktivitas sehari-hari.

Laki-laki

Wanita

2. Gandum utuh

Gandum utuh merupakan sumber karbohidrat kompleks yang mengandung serat baik bagi tubuh. Biji-bijian yang satu ini mengandung berbagai vitamin dan mineral utama yang juga membantu tubuh merasa kenyang dan menjaga berat badan.

Beberapa ahli diet menyarankan untuk memasukkan gandum utuh dalam menu makanan diet sehat yang tengah dijalani. Hal ini dikarenakan sumber serat ini kaya akan vitamin B9 (folat), zat besi, kalium, dan magnesium.

Selain membuat perut merasa kenyang lebih lama, Anda juga mendapatkan nutrisi yang lengkap dari gandum utuh. Beberapa jenis makanan yang mengandung gandum utuh antara lain:

  • beras merah,
  • soba,
  • havermut (oatmeal),
  • popcorn, serta
  • roti gandum atau pasta gandum utuh.

3. Protein rendah lemak

Jangan dilupakan, protein pun menjadi sumber energi yang diperlukan tubuh, terutama dalam cara mengikuti diet yang sehat. Namun, terlalu banyak protein, terutama yang mengandung tinggi lemak, dapat membahayakan kesehatan, termasuk obesitas.

Melansir organisasi kesehatan dunia WHO, mengurangi jumlah asupan lemak total hingga kurang dari 30% membantu mencegah kenaikan berat badan yang tidak sehat.

Oleh sebab itu, alternatif lain untuk memenuhi kebutuhan zat gizi ini yaitu mengonsumsi protein rendah lemak, seperti:

4. Membatasi gula dan garam

Diet biasanya tidak akan berhasil tanpa mengurangi asupan gula, garam, dan minyak. Membatasi ketiga komponen ini dianggap cara efektif dalam menjalani diet. Makanan tinggi gula, garam, minyak, dan lemak biasanya mengandung kalori yang tinggi.

Artinya, ketiga hal tersebut tidak baik bagi kesehatan. Pasalnya, makanan berkalori tinggi dapat memicu kenaikan berat badan drastis dan risiko berbagai penyakit.

Kementerian Kesehatan RI merekomendasikan untuk membatasi porsi gula, garam, dan lemak melalui prinisi G4G1L5, yaitu:

  • gula 4 sendok makan per hari,
  • garam 1 sendok teh per hari, dan
  • lemak 5 sendok makan per hari.

Anda juga bisa mengganti gula pasir atau gula manis dengan pemanis rendah kalori. Hal ini bertujuan mengendalikan kadar gula darah agar tidak melonjak tiba-tiba.

5. Camilan rendah kalori

Meski tengah menjalani diet, bukan berarti dilarang untuk ngemil. Namun, Anda disarankan untuk memilih camilan sehat untuk diet dengan kandungan kalori dan gula yang rendah.

Oleh karena itu, selalu periksa informasi nilai gizi yang tertera pada kemasan camilan sebelum dibeli. Perhatikan dengan seksama kandungan gula, lemak, serta kalori di dalam camilan tersebut.

Ada pun pilihan camilan rendah kalori yang bisa Anda konsumsi di tengah diet, meliputi:

  • keripik kelapa,
  • telur rebus,
  • buah-buahan, seperti apel,
  • greek yogurt dan buah beri,
  • jus buah,
  • smoothies yang kaya protein,
  • edamame, dan
  • makanan rendah kalori lainnya.

Pada dasarnya, ada banyak hal yang perlu dipertimbakan dalam menekuni cara diet sehat seperti berat badan, BMI, dan kondisi setiap orang.

Untuk itu, selalu konsultasikan dengan ahli gizi atau ahli diet sebelum memulai sebuah program diet.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

6 Tips untuk Sobat Sehat yang sedang menjalani program diet. (2018). Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Retrieved 3 March 2021, from http://p2ptm.kemkes.go.id/infographic-p2ptm/obesitas/6-tips-untuk-sobat-sehat-yang-sedang-menjalani-program-diet 

Improving Your Eating Habits. (2020). Centers for Disease Control and Prevention. Retrieved 3 March 2021, from https://www.cdc.gov/healthyweight/losing_weight/eating_habits.html 

Healthy diet. (2020). World Health Organization. Retrieved 3 March 2021, from https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/healthy-diet 

Healthy Eating Plate. (2011). Harvard University. Retrieved 3 March 2021, from https://www.hsph.harvard.edu/nutritionsource/healthy-eating-plate/ 

How to Use Fruits and Vegetables to Help Manage Your Weight. (2020). Centers for Disease Control and Prevention. Retrieved 3 March 2021, from https://www.cdc.gov/healthyweight/healthy_eating/fruits_vegetables.html 

What Foods Can You Eat to Lose Weight?. (2020). Cleveland Clinic. Retrieved 3 March 2021, from https://health.clevelandclinic.org/can-eat-still-lose-weight/ 

Whole grains: Hearty options for a healthy diet. (2020). Mayo Clinic. Retrieved 3 March 2021, from https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/nutrition-and-healthy-eating/in-depth/whole-grains/art-20047826 

MacDonald, A. (2010). Why eating slowly may help you feel full faster. Harvard Health. Retrieved 3 March 2021, from https://www.health.harvard.edu/blog/why-eating-slowly-may-help-you-feel-full-faster-20101019605 

Guidelines for Losing Weight. (n.d). University of California. Retrieved 3 March 2021, from https://www.ucsfhealth.org/education/guidelines-for-losing-weight

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Nabila Azmi Diperbarui 2 minggu lalu
Ditinjau secara medis oleh dr Patricia Lukas Goentoro
x