Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

6 Obat Pelancar Haid untuk Anda yang Sering Telat Datang Bulan

6 Obat Pelancar Haid untuk Anda yang Sering Telat Datang Bulan

Tidak semua wanita memiliki siklus menstruasi yang selalu teratur. Sebagian wanita sering telat haid karena alasan tertentu. Siklus menstruasi yang tidak teratur umumnya tidak selalu mengkhawatirkan.

Namun, jika Anda berencana hamil, mungkin ada baiknya mulai “membereskan” siklus haid Anda dari sekarang. Selain dengan membiasakan hidup lebih sehat, dokter biasanya dapat merekomendasikan obat pelancar haid untuk Anda minum. Apa saja pilihannya?

Pilihan obat pelancar haid yang biasa diresepkan dokter

Obat pelancar haid sebenarnya adalah obat penyubur kandungan. Obat ini membantu tubuh memproduksi hormon-hormon yang mengatur pelepasan sel telur. Selain itu, obat melancarkan haid juga menyeimbangkan kadar hormon di dalam tubuh yang kerap menghambat ovulasi.

Obat-obatan ini bekerja seperti hormon perangsang folikel (FSH) dan hormon luteinizing (LH) yang alami diproduksi tubuh untuk memicu proses ovulasi.

Namun, sebelum menemukan obat pelancar haid yang tepat, Anda perlu tahu dahulu apa penyebab haid tidak teratur. Untuk mengetahuinya, tentu saja Anda perlu memeriksakan diri ke dokter.

Setelah mengetahui penyebabnya, barulah dokter akan merekomendasikan pilihan obat pelancar haid seperti di bawah ini.

1. Clomiphene atau serophene

Obat clomiphene citrate (Clomid) atau serophene sering diberikan pada wanita yang ovulasinya tidak teratur.

Obat ini dikenal sebagai obat penghambat estrogen. Ketika estrogen terhambat, kelenjar hipotalamus dan hipofisis di otak melepaskan hormon GnRH (gonadotropin-releasing hormone), FSH (follicle-stimulating hormone) dan LH (luteinizing hormone).

Ketiga hormon ini berfungsi merangsang ovarium menghasilkan lebih banyak sel telur.

Faktanya, sekitar 60-80% wanita yang minum clomiphene akan berovulasi dalam 7 hari setelah dosis terakhir. Ketika ovulasi mulai teratur, siklus haid akan lebih lancar dan peluang kehamilan pun meningkat.

Berbagai gejala yang biasanya muncul sebagai efek samping obat pelancar haid ini yaitu mual, kembung, sakit kepala, dan hot flashes (sensasi panas dalam tubuh). Namun, tak perlu khawatir karena efeknya termasuk ringan.

Kalkulator Masa Subur

Kalkulator Masa Subur

Memantau siklus haid, menentukan hari kesuburan dan lebih membantu Anda untuk merencanakan kehamilan lebih baik.

Kalkulator Masa Subur

Memantau siklus haid, menentukan hari kesuburan dan lebih membantu Anda untuk merencanakan kehamilan lebih baik.

Kalkulator Masa Subur

Berapa lama siklus haid Anda?

(hari)

28

Berapa lama Anda haid?

(hari)

7

2. Gonadotropin

Beberapa obat agar cepat haid juga ada yang berupa hormon gonadotropin sintetis untuk disuntikkan ke dalam tubuh. Jenis yang paling sering digunakan adalah human chorionic gonadotropin (hCG), Follicle-stimulating hormone (FSH), atau Gonadotropin-releasing hormone agonist (GnRH agonist).

Ketiga hormon ini sebenarnya diproduksi alami oleh tubuh, tapi jumlahnya tidak mencukupi sehingga butuh asupan tambahan. Hormon-hormon tersebut bekerja merangsang indung telur lebih aktif untuk memproduksi dan melepaskan sel telur agar menstruasi lebih lancar.

Hormon hCG bekerja untuk mematangkan telur dan memicu pelepasannya saat ovulasi. Kendati begitu, seperti penggunaan obat pada umumnya yang memiliki efek samping.

Efek samping hormon gonadotropin bervariasi, tapi umumnya adalah bengkak dan memar kemerahan pada area kulit yang disuntik. Selain itu, obat ini juga bisa menyebabkan rahim jadi lebih lunak karena penumpukan cairan.

3. Pil KB

berhenti minum pil kb

Selain mencegah kehamilan, pil KB juga bisa digunakan sebagai obat melancarkan haid.

Dilansir dari Health Direct, haid akan kembali lancar setelah 6 bulan minum pil KB secara teratur dan tepat. Dengan begitu, Anda bisa lebih akurat memprediksi jadwal haid berikutnya.

Obat ini bekerja meningkatkan produksi protein globulin yang mengikat hormon seks. Protein ini mampu mengikat hormon androgen utama yaitu testosteron di dalam darah.

Berdasarkan berbagai kemungkinan penyebab haid tidak teratur, salah satu faktornya adalah kelebihan hormon androgen. Dengan mengurangi aktivitas testosteron, otomatis siklus haid yang tidak teratur bisa mulai tertata kembali.

Selain sebagai obat memperlancar haid, obat ini juga bisa mengurangi nyeri PMS yang meliputi kram perut, jerawat, dan pertumbuhan rambut halus berlebih di wajah.

Akan tetapi, Anda juga tak boleh menutup mata akan efek samping yang mungkin muncul. Berbagai efek samping dari pil KB yaitu:

4. Progestin

Progestin adalah hormon buatan yang memiliki kesamaan dengan fungsi progesteron. Progesteron adalah hormon yang diproduksi di ovarium, plasenta, dan kelenjar adrenalin. Hormon ini berguna untuk mempersiapkan tubuh menuju pembuahan, mengendalikan hasrat seks, dan mengatur siklus haid bulanan.

Progestin juga menjadi bahan aktif dalam suntik KB dan KB spiral atau IUD Mirena.

Jika haid tidak lancar, progestin bisa jadi obat pelancar haid untuk menyeimbangkan kadar estrogen dalam tubuh. Banyak wanita merasa terbantu dengan progestin dosis rendah untuk mengembalikan jadwal haid yang semestisnya.

Perlu diketahui bahwa obat progestin termasuk salah satu obat yang bisa menimbulkan berbagai efek samping seperti:

  • pusing,
  • sakit kepala,
  • perut kembung,
  • keputihan,
  • hilangnya hasrat seks, dan
  • nyeri pada payudara.

Jika efek samping yang dirasakan bertambah dan semakin parah, segera konsultasikan ke dokter untuk dicari alternatif lainnya. Pasalnya, respon tubuh tiap wanita berbeda-beda.

5. Metformin

Metformin adalah obat yang sebenarnya ditujukan untuk merangsang sensitivitas insulin dan mengendalikan diabetes. Namun, obat ini juga berguna untuk menyeimbangkan hormon estrogen dan androgen pada wanita pengidap PCOS.

PCOS adalah salah satu faktor penyebab yang membuat menstruasi menjadi tidak teratur. PCOS merupakan kondisi di mana kadar hormon androgen di dalam tubuh terlalu tinggi sehingga mengacaukan kerja hormon lainnya.

Selain itu, wanita dengan PCOS terutama yang memiliki indeks massa tubuh di atas 35 atau tergolong obesitas kemungkinan mengalami resistensi insulin.

Resistensi inilah yang menambah masalah pada proses ovulasi yang menyebabkan haid jadi tidak teratur. Metformin membantu untuk melawan resistensi insulin ini.

Untuk mengatasi PCOS, dokter membutuhkan obat yang bisa mengembalikan keseimbangan hormon di dalam tubuh. Ketika kedua hormon ini seimbang, tubuh mulai bisa berovulasi dengan teratur sehingga haid pun menjadi lancar.

6. Bromociptine (Parlodel)

Bromociptine adalah obat untuk mengobati gangguan akibat kelebihan prolaktin. Gejala-gejalanya termasuk haid yang tidak lancar, keluarnya cairan dari puting susu, turunnya minat seks, hingga sulit hamil. Oleh karenanya obat ini juga bisa digunakan sebagai pelancar haid.

Bromociptine tersedia dalam bentuk kapsul dan tablet. Untuk dosisnya, dokter akan menyesuaikannya dengan kebutuhan tubuh Anda. Umumnya dokter akan memberikan dosis yang rendah terlebih dahulu dan kemudian dinaikkan secara bertahap.

Usahakan untuk minum obat di waktu yang sama setiap hari agar obat bisa bekerja maksimal. Jangan menghentikan pengobatan jika belum ada arahan dari dokter.

Efek samping bromociptine yang paling utama yaitu perubahan pada gula darah, bisa rendah bisa juga tinggi. Beberapa gejala lain yang perlu diwaspadai yaitu.

Untuk menghindari berbagai kemungkinan negatif yang akan muncul, diskusikan terlebih dahulu dengan dokter Anda. Anda juga tidak perlu sungkan untuk berbicara dengan dokter jika obat memperlancar haid yang diberikan ternyata tidak berdampak apa pun.

Kesimpulan

Apa pun obat yang Anda gunakan, pastikan untuk berkonsultasi terlebih dahulu ke dokter. Jangan asal minum obat karena tiap produk bisa memberikan reaksi berbeda pada tiap orang yang tak selalu positif.


Pernah alami gangguan menstruasi?

Gabung bersama Komunitas Kesehatan Wanita dan dapatkan berbagai tips menarik di sini.


Verifying...

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Hormonal Medicines and Periods https://www.healthdirect.gov.au/hormonal-medicines-and-periods accessed on July 2nd 2019

Irregular Periods: Management and Treatment https://jeanhailes.org.au/health-a-z/pcos/irregular-periods-management-treatment accessed on July 2nd 2019

Birth Control Pills https://youngwomenshealth.org/parents/birth-control-pills-parent/ accessed on July 2nd 2019

Bromocriptine https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a682079.html accessed on July 2nd 2019

Progesterone https://www.healthywomen.org/condition/progesterone accessed on July 2nd 2019

What are the treatment options for heavy periods? – InformedHealth.org – NCBI bookshelf. (2017, May 4). National Center for Biotechnology Information. Retrieved 26 June 2022, from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK279293/

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Widya Citra Andini Diperbarui just now
Ditinjau secara medis oleh dr. Damar Upahita