home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Kardiomiopati Restriktif

Definisi kardiomiopati restriktif|Tanda-tanda & gejala kardiomiopati restriktif|Penyebab kardiomiopati restriktif|Faktor-faktor risiko kardiomiopati restriktif|Diagnosis & pengobatan kardiomiopati restriktif|Pengobatan kardiomiopati restriktif di rumah|Pencegahan kardiomiopati restriktif
Kardiomiopati Restriktif

Definisi kardiomiopati restriktif

Apa itu kardiomiopati restriktif?

Kardiomiopati restriktif adalah jenis dari kardiomiopati (masalah pada otot jantung) yang langka. Lebih jelasnya, kondisi ini menggambarkan ventrikel jantung yang kaku dan kurang fleksibel untuk mengembang saat terisi darah.

Orang dengan kondisi ini memiliki jantung yang tidak dapat memompa darah dengan baik. Darah dari jantung tidak bisa keluar ke seluruh tubuh. Akibatnya, ventrikel dan atrium akan membesar dan bisa menyebabkan gagal jantung.

Pada beberapa kasus, kondisi ini juga membuat cairan menumpuk di dalam tubuh, termasuk paru-paru. Penyakit jantung yang menyerang ventrikel ini memiliki banyak sebutan lain, yakni infiltrative cardiomyopathy atau idiopathic restrictive cardiomyopathy.

Seberapa umumkah kondisi ini?

Kardiomiopati restriktif adalah kondisi yang cukup langka ketimbang penyakit jantung lain, seperti serangan jantung atau aterosklerosis. Pada kebanyakan kasus, penyakit ini menyerang lansia. Namun, tidak menutup kemungkinan juga menyerang semua usia.

Tanda-tanda & gejala kardiomiopati restriktif

tumor jantung

Banyak orang dengan infiltrative cardiomyopathy tidak mengalami gejala, atau menunjukkan gejala ringan sehingga masih bisa menjalani kehidupan normal.

Akan tetapi, seiring waktu gejalanya akan semakin memburuk karena fungsi jantung yang semakin menurun.

Berdasarkan laman Cleveland Clinic, berikut ini adalah berbagai gejala kardiomiopati restriktif yang umumnya terjadi.

  • Sesak napas yang awalnya muncul ketika berolahraga, tapi seiring waktu dapat muncul saat beristirahat.
  • Lelah hingga tidak mampu untuk berolahraga seperti biasa.
  • Tungkai kaki atau pergelangan tangan membengkak.
  • Mual, kembung, dan nafsu makanan memburuk karena terjadinya retensi cairan.
  • Palpitasi jantung.
  • Pingsan karena denyut jantung yang tidak beraturan atau respons abnormal dari pembuluh darah selama latihan.
  • Nyeri dada yang biasanya muncul saat olahraga atau melakukan aktivitas. Akan tetapi, juga bisa muncul ketika istirahat atau setelah makan.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika Anda mengalami gejala penyakit jantung seperti di atas, segera lakukan pemeriksaan ke dokter. Apalagi jika Anda menunjukkan gejala gagal jantung yang ditandai dengan sesak napas parahsecara tiba-tiba dan batuk lendir merah muda berbusa.

Setiap orang bisa menunjukkan gejala yang berbeda-beda, bahkan mengalami gejala yang tidak disebutkan pada ulasan di atas.

Penyebab kardiomiopati restriktif

tes pemeriksaan deteksi kanker

Idiopathic restrictive cardiomyopathy bukan penyakit yang umumnya diwariskan dari orangtua pada anaknya. Jika ada, kasusnya pun sangat kecil dan pada beberapa kasus penyebabnya tidak diketahui secara pasti.

Namun sebagian lagi, mengalami kondisi ini karena ada masalah kesehatan lain. Berikut ini adalah berbagai penyebab dari kardiomiopati restriktif.

  • Hemokromatosis: penyakit yang menyebabkan terlalu banyak zat besi yang menumpuk di tubuh. Zat besi esktra ini bisa menjadi racun dan merusak organ, termasuk jantung.
  • Amiloidosis: penyakit yang menyebabkan penumpukan protein yang tidak normal pada organ dan jaringan.
  • Sarcoidosis: penyakit yang menyebabkan peradangan pada organ tubuh karena respons imun yang abnormal. Akibatnya, akan terbentuk gumpalan kecil sel pada organ, termasuk jantung.
  • Scleroderma: penyakit yang menyebabkan pengerasan jaringan dalam tubuh, yang mungkin membuat ventrikel menjadi kaku.
  • Penyakit endomiokard eosinofilik: penyakit yang disebabkan oleh tumor, limfoma, atau penyakit oleh parasit tertentu.
  • Pengobatan tertentu: pernah menjalani pengobatan kanker, seperti radioterapi atau kemoterapi.

Faktor-faktor risiko kardiomiopati restriktif

Meski penyakit jantung ini bisa menyerang siapa saja. Beberapa orang dengan faktor tentu bisa memiliki risiko yang lebih tinggi untuk terkena penyakit ini di kemudian hari, seperti:

  • Pernah menjalani pengobatan kanker.
  • Memiliki masalah kesehatan tertentu yang menyebabkan kesehatan jantung terganggu.

Diagnosis & pengobatan kardiomiopati restriktif

obat jantung bengkak

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Guna menegakkan diagnosis penyakit, kardiomiopati restriktif dokter akan mengecek riwayat kesehatan Anda dan keluarga. Di samping itu, dokter juga akan meminta Anda untuk menjalani serangkaian tes kesehatan, seperti:

  • elektrokardiogram untuk memeriksa irama jantung,
  • rontgen dada atau MRI untuk melihat ukuran dan kondisi jantung,
  • tes darah untuk membantu menilai jenis kardiomiopati,
  • ekokardiogram untuk memeriksa aliran darah di jantung dan seberapa baik jantung memompa darah,
  • kateterisasi jantung dengan angiografi koroner untuk melihat arteri dalam kasus khusus, serta mengukur tekanan di dalam jantung, dan
  • tes latihan untuk mengukur fungsi jantung selama Anda berolahraga.

Apa saja pengobatan untuk kardiomiopati restriktif?

Pengobatan akan disesuaikan dengan penyebab yang mendasarinya. Misal, jika penyebabnya adalah hemokromatis, pasien akan menjalani terapi khelasi, yakni terapi untuk mengeluarkan zat besi yang berlebihan.

Bila penyebabnya amilodosis. dokter akan merekomendasikan transplatasi sumsum tulang belakang. Tujuannya, untuk menggantikan sel-sel yang membuat protein amiloid.

Di samping, dokter juga akan mengarahkan perawatan untuk meredakan gejala kardiomiopati restriktif.

Minum obat

Obat-obatan juga bisa membantu meringankan gejala. Berikut ini adalah beberapa obat yang biasanya dokter resepkan untuk pasien.

  • Pil diuretik untuk mengurangi pembengkakan.
  • Beta-blocker untuk mengurangi beban kerja jantung dan meningkatkan fungsinya.
  • ACE inhibitor untuk membantu jantung memompa darah lebih baik.
  • Antikoagulan untuk mencegah pembekuan darah jika pasien mengalami gejala aritmia.

Prosedur pembedahan

Jika pengobatan di atas belum efektif dalam mengobati penyakit jantung, dokter akan mengajukan transplantasi jantung. Kemungkinan ini dilakukan jika fungsi jantung sudah rusak dan pengobatan lain tidak menunjukkan efek positif.

Pengobatan kardiomiopati restriktif di rumah

Makanan yang dianjurkan saat batuk

Selain minum obat atau menjalani prosedur medis lanjutan, pasien kardiomiopati restriktif juga mengubah gaya hidupnya. Tujuannya untuk mendukung efektivitas pengobatan dalam menekan gejala dan mencegah keparahan kondisi.

Diet

Begitu Anda mengalami gejala seperti sesak napas atau kelelahan, Anda harus membatasi asupan garam (natrium) hingga 2.000 hingga 3.000 mg per hari. Diet untuk jantung yang lemah ini tetap harus dilakukan walaupun gejalanya telah mereda.

Anda bisa membatasi asupan garam dengan mengurangi makanan kemasan dan memperbanyak dengan rempah ketika memasak.

Olahraga

Olahraga memang baik untuk jantung. Akan tetapi, aktivitas ini bisa memicu munculnya gejala. Oleh karena itu, sebelum berolahraga, Anda perlu memastikan tubuh Anda sehat.

Sering-sering beristirahat di sela olahraga dan pilih olahraga yang memang tepat untuk Anda. Konsultasikan hal ini lebih lanjut pada dokter.

Pencegahan kardiomiopati restriktif

Tidak ada cara pasti untuk mencegah kardiomiopati restriktif. Mengingat penyebabnya yang berasal dari masalah kesehatan tertentu atau tanpa penyebab yang jelas.

Meski begitu, Anda tetap perlu menjaga kesehatan jantung, contohnya dengan mengurangi asupan garam, tidur cukup, berhenti merokok, dan olahraga secara rutin.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Restrictive cardiomyopathy. (n.d.). Retrieved June 15, 2021, from https://www.heart.org/en/health-topics/cardiomyopathy/what-is-cardiomyopathy-in-adults/restrictive-cardiomyopathy.

Articles. (n.d.). Retrieved June 15, 2021, from https://www.cedars-sinai.org/health-library/diseases-and-conditions/r/restrictive-cardiomyopathy.html.

Restrictive cardiomyopathy: Symptoms, causes & tests. (n.d.). Retrieved June 15, 2021, from https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/17427-restrictive-cardiomyopathy.

Heart failure. (2020, May 29). Retrieved June 15, 2021, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/heart-failure/symptoms-causes/syc-20373142.

Foto Penulis
Ditulis oleh Aprinda Puji pada 03/01/2021
Ditinjau oleh dr. Tania Savitri - Dokter Umum
x