Yang Harus Anda Tahu Sebelum Menjalani Pemeriksaan MRI

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 2 November 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Mungkin Anda diminta dokter untuk melakukan pemeriksaan MRI atau magnetic resonance imaging untuk mengetahui dengan pasti kondisi kesehatan Anda. Namun sebelum melakukannya, Anda sebaiknya mengetahui dulu apa saja yang harus disiapkan untuk melakukan pemeriksaan ini.

Apa itu pemeriksaan MRI?

Magnetic resonance imaging atau MRI adalah pemeriksaan medis yang menggunakan teknologi magnet dan gelombang radio untuk melihat detil bagian tubuh Anda. Alat ini bisa diibaratkan seperti scanner, yang dapat melihat dan memeriksan bagian organ dalam Anda. bahkan hampir semua bagian tubuh bisa diperiksa dengan melakukan pemeriksaan MRI, seperti bagian:

  • Otak dan tulang belakang
  • Tulang dan sendi
  • Payudara
  • Jantung dan pembuluh darah
  • Berbagai organ dalam tubuh seperti hati, rahim, kandung kemih, atau kelenjar prostat.

Hasil pemeriksaan ini akan membantu tim medis Anda menentukan diagnosis penyakit yang Anda alami dan rencana pengobatan yang sebaiknya dilakukan selanjutnya.

Apa saja yang harus disiapkan bila akan menjalani pemeriksaan MRI?

Sebenarnya, tak ada yang perlu Anda siapkan untuk melakukan pemeriksaan ini. Ketika datang ke ruangan pemeriksaan, maka dokter atau tim medis Anda akan meminta Anda untuk melepas baju Anda dan menggantinya dengan baju khusus.

Karena menggunakan teknologi magnet, maka semua barang yang mengandung besi dan metal harus Anda lepaskan dari tubuh Anda.  Pada beberapa kasus, pasien akan diberikan obat yang disuntikan langsung ke pembuluh darah. hal ini berguna untuk memperjelas gambaran organ-organ tubuh Anda.

Apa yang terjadi ketika saya menjalani pemeriksaan ini?

Setelah melakukan persiapan sebelum melakukan pemeriksaan MRI, maka Anda akan diminta untuk berbaring pada bagian alat yang telah dipersiapkan. Alat MRI berbentuk seperti kapsul, maka selama pemeriksaan Anda akan masuk ke dalam kapsul tersebut.

Ketika pemeriksaan ini berlangsung Anda juga sebaiknya tidak bergerak agar alat bisa ‘membaca’ bagian tubuh yang sedang diperiksa. Pemeriksaan ini berlangsung selama kurang lebih 15-90 menit. Tetapi jika saat pemeriksaan berlangsung Anda merasakan keluhan, maka jangan sungkan untuk menyampaikannya pada tim medis.

Apakah pemeriksaan ini aman untuk saya yang sedang hamil?

Pemeriksaan MRI berbeda dengan pemeriksaan rontgen yang menggunakan sinar x yang dapat berbahaya bagi kesehatan janin dan anak. Pemeriksaan ini cukup aman untuk dilakukan ibu hamil dan anak-anak karena menggunakan teknologi magnet dan tidak menimbulkan rasa sakit apapun. Sebab Anda hanya diminta untuk berbaring saja selama beberapa menit dan biarkan alat tersebut membaca organ tubuh Anda.

Lalu, apakah semua orang boleh menjalaninya?

Memang pemeriksaan ini cukup aman untuk dilakukan, tidak menimbulkan sakit atau efek samping apapun. Namun bukan berarti semua orang dapat melakukannya.

Bagi Anda yang memiliki pen yang tertanam pada tulang Anda atau jenis alat metal lainnya yang ditanam dalam tubuh, seperti pacemaker, maka Anda tidak dapat melakukan pemeriksaan ini. Adanya alat berbahan metal di tubuh akan mengganggu cara kerja alat tersebut dan hasil pemeriksaan MRI akan tidak maksimal.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Cara Menahan Rasa Lapar Saat Melakukan Diet

Sering kali diet Anda gagal karena Anda tak bisa menahan lapar dan akhirnya menyerah dan kembali makan dengan porsi besar. Begini cara mengatasinya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Tips Berat Badan Turun, Nutrisi 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Baru Pakai Skincare Antiaging Usia 50 Tahun ke Atas, Bermanfaatkah?

Produk skincare antiaging fungsinya adalah mencegah penuaan dini. Namun, kalau baru pakai antiaging di usia 50 tahun ke atas, apa hasilnya akan sama?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Lansia, Gizi Lansia 21 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

3 Manfaat yang Bisa Didapat dari Minum Kopi Sebelum Olahraga

Suka olahraga di pagi hari dan harus minum kopi dulu biar segar? Penelitian membuktikan kalau minum kopi sebelum olahraga ternyata baik buat tubuh, lho!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Gizi Olahraga, Nutrisi 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Berbagai Pilihan Pengobatan untuk Atasi Tipes

Gejala tipes umumnya dapat diobati di rumah. Selain minum obat dari dokter, apa saja cara mengobati tipes lainnya di rumah?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Penyakit Infeksi, Demam Tifoid (Tifus) 20 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Mengurangi Bau Badan

Deodoran Tidak Mempan Kurangi Bau Badan? Atasi Dengan Bahan Alami Berikut Ini

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Marsha Desica Arsanta
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
tips lari untuk penderita rematik

6 Kesalahan Saat Olahraga Lari yang Wajib Dihindari

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
olahraga malam hari

4 Jenis Olahraga yang Aman Dilakukan di Malam Hari

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
sakit kepala setelah makan

Sakit Kepala Setelah Makan? Ini 4 Hal yang Bisa Jadi Penyebabnya

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit