backup og meta
Kategori
Cek Kondisi
Tanya Dokter
Simpan

Makanan yang Disarankan untuk Penderita Jantung Lemah (Kardiomiopati)

Ditinjau secara medis oleh dr. Tania Savitri · General Practitioner · Integrated Therapeutic


Ditulis oleh Ihda Fadila · Tanggal diperbarui 07/09/2023

Makanan yang Disarankan untuk Penderita Jantung Lemah (Kardiomiopati)

Selain pengobatan medis, pasien jantung lemah atau kardiomiopati juga perlu menerapkan gaya hidup sehat. Hal ini perlu dilakukan agar pengobatan jantung lemah lebih efektif sekaligus mencegah terjadinya perkembangan penyakit yang lebih parah, seperti gagal jantung. Oleh karena itu, penting mengonsumsi makanan sehat untuk jantung lemah, serta menjauhi pantangan makanan untuk jantung lemah.

Daftar makanan yang baik untuk pasien jantung lemah (kardiomiopati)

Penyakit kardiomiopati atau jantung lemah bisa disebabkan oleh beberapa hal. Selain faktor genetik atau keturunan, penyakit ini juga bisa terjadi karena kondisi medis lain, seperti hipertensi, obesitas, diabetes, atau penyakit yang memengaruhi fungsi jantung lainnya.

Adapun kondisi medis tersebut dapat terjadi karena pola makan yang buruk, seperti mengonsumsi makanan tinggi natrium (garam) dan lemak jahat (lemak jenuh dan lemak trans) secara berlebihan. Kandungan makanan tersebut telah terbukti dapat meningkatkan risiko obesitas, tekanan darah tinggi, serta tinggi kolesterol, yang dapat memberi tekanan tambahan pada jantung dan memperparah kardiomiopati Anda.

Oleh karena itu, penderita jantung lemah perlu menjaga pola makan, dengan menjauhi kandungan tersebut serta meningkatkan asupan serat, vitamin, mineral, dan lemak baik yang dapat meningkatkan kesehatan jantung. Lalu, makanan apa saja yang tergolong pada kriteria tersebut? Berikut daftar makanan yang baik dikonsumsi untuk penderita jantung lemah:

1. Sayuran hijau

makan sayur yang sama

Sayuran hijau, seperti bayam, kale, selada, brokoli, kubis, dan sawi, kaya akan vitamin A, C, K, beberapa vitamin B (terutama folat), serta kalium yang baik untuk kesehatan jantung dan pembuluh darah. Jenis makanan ini juga mengandung serat yang tinggi serta kalori yang rendah sehingga cocok untuk yang menurunkan berat badan serta mencegah obesitas.

Oleh karena itu, jenis makanan ini sangat cocok untuk dikonsumsi oleh penderita jantung lemah. Konsumsilah satu cangkir sayuran hijau matang dalam sehari untuk mendapatkan manfaat bagi jantung Anda. Pilihlah sayuran hijau yang segar dan hindari sayuran dalam kaleng atau kemasan karena mengandung natrium yang tinggi.

Selain sayuran hijau, beberapa sayuran lainnya juga baik untuk kesehatan jantung, termasuk penderita jantung lemah, seperti wortel, kentang, dan paprika.

2. Ikan dan minyak ikan

Makanan lainnya yang baik untuk penderita jantung lemah atau kardiomiopati, yaitu ikan dan minyak ikan. Jenis makanan ini mengandung asam lemak omega-3 yang dapat menurunkan kadar trigliserida, tekanan darah, detak jantung yang tidak teratur (aritmia), penggumpalan darah, serta risiko gagal jantung dan stroke. Adapun hal-hal tersebut terkait dengan jantung lemah atau kardiomiopati.

Dilansir dari Cardiomyopathy UK, beberapa studi pun menunjukkan bahwa omega-3 dapat membantu pengobatan pasien kardiomiopati dilatasi yang mengalami gagal jantung ringan hingga sedang.

Untuk mendapatkan manfaat tersebut, Anda bisa mengonsumsi beberapa jenis ikan dengan kadar omega-3 yang tinggi, seperti salmon, makarel, ikan kod, trout, dan tuna. Anda bisa mengonsumsi ikan dua kali dalam seminggu untuk meningkatkan kesehatan jantung Anda serta mengurangi risiko kematian akibat penyakit jantung yang Anda derita.

3. Oatmeal

Jenis makanan lainnya yang baik untuk dikonsumsi oleh penderita jantung lemah atau kardiomiopati adalah oatmeal. Oatmeal mengandung serat yang tinggi serta vitamin dan mineral lainnya, seperti magnesium, zinc, fosfor, dan vitamin B1 (thiamin).

Dengan kandungan tersebut, oatmeal telah terbukti dapat menurunkan tekanan darah serta kadar kolesterol jahat dalam darah, sehingga bisa menurunkan risiko komplikasi kardiomiopati. Selain itu, serat beta glucan dalam oatmeal juga dapat mencegah kenaikan kadar gula darah dan insulin sehingga baik untuk penderita diabetes serta obesitas, yang keduanya dapat memengaruhi jantung lemah Anda.

4. Kacang dan polong-polongan

kacang menurunkan berat badan

Kacang-kacangan, seperti kacang almond dan kacang kenari, serta jenis polong-polongan, seperti kacang merah, kacang hijau, kacang hitam, dan lima, dapat dijadikan pilihan sebagai makanan untuk penderita jantung lemah. Pasalnya, kedua jenis makanan ini sama-sama mengandung protein, tetapi tidak mengandung lemak jenuh, seperti halnya daging.

Kacang-kacangan pun mengangdung lemak tak jenuh, serta beberapa vitamin yang dapat menurunkan kadar kolesterol jahat di dalam tubuh. Bahkan, beberapa kacang, seperti kacang kenari, juga mengandung asam lemak omega-3 yang juga baik untuk kesehatan jantung.

5. Buah beri

Buah beri, terutama blueberry dan strawberry, baik untuk kesehatan jantung dan pembuluh darah Anda. Buah beri mengandung salah satu jenis senyawa flavonoid, yaitu antosianin, yang bersifat antioksidan. Kandungan buah tersebut dipercaya dapat mencegah terjadinya peradangan (inflamasi).

Selain itu, antosianin juga telah terbukti dapat menurunkan tekanan darah serta melindungi pembuluh darah dari kerusakan. Dengan demikian, kandungan dalam buah ini cocok untuk dikonsumsi penderita jantung lemah.

Anda dapat mengonsumsi buah beri dengan cara dimakan langsung atau dicampurkan pada oatmeal atau yoghurt tanpa lemak sebagai menu sarapan Anda. Jangan konsumsi buah beri berlebihan karena buah ini juga mengandung gula. Paling tidak, konsumsi jenis buah ini tiga kali dalam seminggu agar efektif untuk mendapatkan manfaatnya.

6. Alpukat

Buah lainnya yang baik untuk dikonsumsi penderita kardiomiopati atau jantung lemah adalah alpukat. Alpukat mengandung lemak tak jenuh tunggal (monounsaturated fat) yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL), sehingga menurunkan risiko berbagai penyakit jantung.

Selain itu, alpukat juga kaya akan kalium yang dapat menurukan tekanan darah sehingga dapat mengurangi tekanan pada jantung Anda. Anda bisa mengonsumsi satu buah alpukat dalam sehari agar efektif untuk mengobati jantung lemah yang Anda derita.

Selain buah beri dan alpukat, beberapa buah lain juga baik untuk dikonsumsi penderita jantung lemah, seperti apel, pisang, tomat, jeruk, pepaya, dan melon. Buah-buah ini memiliki kandungan kalium, magnesium, dan serat yang baik untuk kesehatan jantung.

Anda pun bisa mengonsumsi susu dan produk susu, seperti keju dan yoghurt, setiap hari sebagai sumber kalisum yang baik untuk tubuh. Namun, Anda harus memilih susu dan produk susu rendah lemak atau bebas lemak agar tidak memperparah kardiomiopati yang Anda alami.

Pantangan makanan untuk jantung lemah yang perlu dihindari

makanan yang dilarang untuk pasien penyakit jantung

Selain mengonsumsi makanan yang direkomendasikan, Anda pun perlu menghindari pantangan makanan untuk jantung lemah. Makanan-makanan ini mengantuk lemak jenuh dan lemak trans yang dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat, menaikkan tekanan darah, serta meningkatkan risiko obesitas dan diabetes. Adapun hal-hal tersebut dapat memengaruhi kardiomiopati yang Anda alami.

Berikut daftar pantangan makanan yang tidak baik untuk penderita jantung lemah dan harus dihindari:

  • Daging merah, seperti sapi, domba, dan babi.
  • Kulit ayam.
  • Mentega.
  • Makanan mengandung pemanis atau gula yang tinggi, seperti kue (termasuk cake dan cookies), es krim, donat, atau biskuit.
  • Makanan yang digoreng atau gorengan.
  • Susu dan produk susu, termasuk keju dan yoghurt, dengan tinggi lemak.
  • Alkohol.

Anda juga harus melakukan diet rendah garam (diet DASH) untuk mengurangi asupan natrium di dalam tubuh Anda. Makanan dengan kadar natrium tinggi lainnya juga perlu Anda hindari, seperti makanan dalam kaleng, kemasan, atau olahan, termasuk daging olahan, serta makanan cepat saji.

Dengan menghindari pantangan makanan tersebut serta mengonsumsi makanan yang direkomendasikan, pengobatan lemah jantung Anda akan lebih efektif dan Anda pun terhindar dari penyakit gagal jantung yang bisa mengancam nyawa.

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Ditinjau secara medis oleh

dr. Tania Savitri

General Practitioner · Integrated Therapeutic


Ditulis oleh Ihda Fadila · Tanggal diperbarui 07/09/2023

advertisement iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

advertisement iconIklan
advertisement iconIklan