Awas, Merokok Bisa Memangkas Angka Harapan Hidup ODHA

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 21 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Merokok memang merusak kesehatan bagi siapa saja. Kebisaan merokok bisa menyebabkan penyakit jantung, penyakit saluran pernapasan, dan penyakit kronis lainnya. Apalagi untuk pasien HIV. Merokok efeknya bisa dua kali lebih berbahaya pada tubuh. Apa saja bahaya rokok bagi kesehatan tubuh pasien HIV? Simak ulasannya berikut ini.

Sekilas mengenai HIV

HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh seseorang. Ini membuat orang dengan HIV/ AIDS (ODHA) menjadi lebih mudah terserang penyakit. Jika tidak diobati, HIV akan menyebabkan AIDS. HIV dapat diobati dengan terapi obat antiretroviral (ART), ini dikonsumsi sepanjang hidup pasien karena sampai ini belum ada obat yang dapat menyembuhkan HIV.

Obat ini mencegah virus yang merusak limfosit. Bila obat tidak diminum secara rutin, pasien akan resisiten terhadap obat, yang artinya obat-obatan tersebut tidak mempan atau tidak akan memberikan pengaruh pada tubuh. Selain pengobatan, pasien HIV juga diwanti-wanti untuk tidak merokok sekaligus menjauhi asap rokok. Sebab ini akan membahayakan kesehatannya.

Bahaya rokok pada pasien HIV

Dilansir dari Healthline, sebuah penelitian di Denmark mengungkapkan bahwa pasien HIV yang merokok memiliki angka harapan hidup lebih kecil dibandingkan dengan pasien HIV yang tidak merokok. Seorang pria bernama Brian yang berumur 43 tahun didiagnosis HIV. Dokter segera melakukan pengobatan dan perawatan untuk mengendalikan penyakitnya. Seiring waktu, tubuhnya kembali pulih dan dapat beraktivitas kembali. Namun, kebiasaan merokok membuat Brian mengalami stroke dan hampir kehilangan nyawanya.

Dilansir dari Medscape, Dr. John T. Brooks, pemimpin Tim Penelitian Epidemiologi HIV di Centers for Diseases Control and Prevention (CDC) menyatakan bahwa merokok membahayakan pasien HIV dengan dua alasan.

Pertama, merokok menghambat fungsi limfosit T CD4. Limfosit ini adalah leukosit yang berperan dalam menjaga sistem kekebalan tubuh. Pada pasien HIV, leukosit yang ada di tubuhnya mengalami kerusakan. Dengan ditambahnya rokok yang menghambat limfosit, maka tubuh akan mudah mengembangkan infeksi tertentu, seperti:

  • Infeksi jamur pada mulut, yaitu kandidiasis oral
  • Leukoplakia (lidah dengan plak putih)
  • Pneumonia bakterial (infeksi paru)
  • Pneumocystis pneumonia (infeksi paru-paru berbahaya)

Kedua, senyawa-senyawa yang terkandung pada rokok menyebabkan peradangan kronis pada tubuh dan menurunkan kepadatan mineral pada tulang. Ini menyebabkan terjadinya penyakit jantung, stroke, kanker, dan penyakit paru obstruktif kronis.

Setelah mengetahui bahaya rokok, banyak ODHA ingin berhenti merokok

Survei menunjukkan bahwa dua pertiga ODHA yang merokok ingin berhenti merokok. Sayangnya, kebiasaan merokok sulit dihentikan. Ini mungkin membutuhkan tekad yang kuat, bantuan terapis atau dokter, dan orang terdekat pasein untuk mendukungnya berhenti merokok. Bicarakan dengan dokter untuk mendapatkan saran atau layanan kesehatan yang membantu pasien untuk berhenti merokok. Jauhkan pasien dari asap rokok, walaupun ODHA tidak merokok, berada di sekitar perokok efeknya tetap berbahaya.

Berhenti merokok mendukung kestabilan kesehatan ODHA dan tidak menyia-nyiakan pengobatan yang dilakukan. Ini tentu meningkatkan kualitas hidup pasien dan menghindari pasien dari beberapa penyakit kronis terkait dengan asap rokok. Sebenarnya tanpa HIV pun, asap rokok dapat membahayakan kesehatan. Untuk itu, berhenti merokok dan beralihlah ke pola hidup sehat untuk menghindari risiko penyakit kronis.

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

4 Tips Perawatan Setelah Sunat Agar Cepat Sembuh

Anda perlu memberikan perawatan yang tepat untuk mencegah infeksi atau timbulnya komplikasi setelah sunat. Perhatikan panduannya berikut ini, ya.

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Bayi, Perawatan Bayi, Parenting 18 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Sering Dijadikan Wedang, Jangan Lewatkan 4 Manfaat Hebat Kayu Secang

Kayu secang sering diolah menjadi minuman wedang secang oleh orang-orang Jawa. Penasaran apa manfaat kayu secang untuk kesehatan? Klik di sini!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Pengobatan Herbal dan Alternatif, Herbal A-Z 18 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Untuk Para Suami, Ini 10 Trik Memanjakan Istri Agar Lebih Bergairah

Pasangan Anda belum cukup luwes dan percaya diri saat berhubungan intim? Tenang, ini dia berbagai cara merangsang istri yang ampuh dan penuh kehangatan.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Seksual, Tips Seks 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Berapa Lama Telat Datang Bulan Dapat Menjadi Pertanda Kehamilan?

Telat haid memang bisa jadi ciri hamil, tapi bisa juga tidak. Jadi berapa lama sejak telat datang bulan bisa menjadi pertanda kehamilan. Cek di sini ya!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kesehatan Wanita, Menstruasi 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

arti desahan wanita

Mengapa Wanita Lebih Sering Mendesah di Ranjang Dibanding Pria?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
lemon dan madu

5 Manfaat Minum Campuran Lemon dan Madu untuk Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
obat cacing kremi

Obat Paling Ampuh untuk Menghilangkan Cacing Kremi

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
apa itu kalori adalah

Mengenal Kalori: Pengertian, Sumber, Kebutuhan Harian, dan Jenis-Jenisnya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Brigitta Maharani
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit