home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Tak Tanggung-Tangung, Ini 16 Manfaat Berhenti Merokok yang Bisa Langsung Dirasakan

Tak Tanggung-Tangung, Ini 16 Manfaat Berhenti Merokok yang Bisa Langsung Dirasakan

Jika Anda sudah lama mempertimbangkan untuk berhenti merokok, sekarang bisa jadi saat yang tepat. Membulatkan tekad dan disiplin menjalani terapi untuk berhenti merokok memberikan Anda banyak keutungan, lho! Ya, menghentikan kebiasaan buruk tersebut dapat membuat perubahan yang besar pada kesehatan dan gaya hidup Anda. Selengkapnya, mari kita lihat berbagai manfaat berhenti merokok berikut ini.

Apa saja manfaat berhenti merokok?

Manfaat yang bisa Anda peroleh karena berhenti merokok sudah tidak diragukan lagi.

Mengoptimalkan fungsi organ-organ tubuh dari otak hingga DNA ternyata termasuk ke dalam salah satu manfaat bila Anda tidak lagi merokok.

Berikut keuntungan berhenti merokok.

1. Melegakan pernapasan

Jika berhasil berhenti merokok, entah dengan usaha sendiri, bantuan obat berhenti merokok, maupun terapi pengganti nikotin, pernapasan Anda jadi lebih lega dan jarang batuk.

Ini karena kapasitas paru-paru Anda mengalami peningkatkan hingga 10% dalam waktu sembilan bulan.

Pada usia 20-an dan 30-an, efek merokok pada kapasitas paru-paru mungkin tidak terlihat kecuali Anda mencoba untuk berlari.

Alhasil, napas jadi lebih gampang ngos-ngosan setelah Anda lari.

Namun, kapasitas paru-paru pada manusia tetap akan terus berkurang seiring bertambahnya usia.

2. Memberi energi lebih banyak

Manfaat berhenti merokok yang mungkin Anda peroleh dalam kurun waktu 2-12 minggu adalah dapat meningkatkan sirkulasi darah.

Hal ini bisa membuat semua aktivitas fisik, termasuk berjalan dan berlari, jauh lebih mudah.

Sistem kekebalan tubuh juga akan terdorong sehingga Anda lebih mudah melawan pilek dan flu.

Tak sampai di situ, peningkatan oksigen dalam tubuh ini juga dapat mengurangi kelelahan dan kemungkinan sakit kepala.

3. Mengurangi stres

Nikotin yang terdapat di rokok sebenarnya dapat meningkatkan stres. Jadi, pernyataan bahwa merokok dapat mengurangi stres adalah salah besar.

Bahkan, studi ilmiah menunjukkan tingkat stres pada masyarakat yang berhenti merokok jauh lebih rendah dibandingkan mereka yang merokok.

Hal ini bisa menjadi salah satu motivasi Anda untuk berhenti merokok.

Jika Anda menyadari bahwa Anda rentan mengalami stres, gunakan cara yang sehat untuk menanganinya, misalnya berhenti merokok perlahan-lahan.

Tak hanya rokok kretek, Anda juga sebaiknya tidak merokok vape maupun shisha.

Cara Ampuh Memberi Tahu Orangtua Agar Stop Merokok

4. Meningkatkan kualitas hubungan seksual

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, berhenti merokok dapat membantu meningkatkan sirkulasi atau aliran darah pada tubuh.

Secara tidak langsung, hal ini dapat meningkatkan sensitivitas tubuh Anda, termasuk dalam soal berhubungan intim.

Kabar baiknya, pria yang berhenti merokok bisa mendapatkan ereksi yang lebih baik.

Sementara itu, wanita yang berhenti merokok mengalami peningkatan rangsangan sehingga orgasme lebih mudah tercapai.

Bahkan, tidak sedikit yang beranggapan bahwa orang yang tidak merokok lebih menarik di mata pasangan dibandingkan yang perokok.

5. Membuat kulit tampak lebih muda

Manfaat berhenti merokok juga dinilai dapat memperlambat penuaan wajah dan munculnya keriput.

Ini karena kulit orang yang tidak merokok mendapatkan lebih banyak nutrisi, termasuk oksigen.

Selain itu, berhenti merokok bisa mengembalikan kulit pucat dan kerutan yang biasanya dimiliki oleh perokok.

6. Menghilangkan kecanduan

Menariknya lagi, meyakinkan diri untuk berhenti merokok berarti membuat Anda terhindar dari kecanduan yang merugikan.

Rasa candu merokok terjadi saat Anda memiliki keinginan yang intens meski sudah mengetahui konsekuensinya.

Ketika Anda memutuskan untuk berhenti merokok, fungsi tubuh akan kembali normal. Ini termasuk otak yang mengatur rasa ketagihan Anda terhadap rokok.

Setelah satu bulan berhenti merokok, reseptor nikotin yang ada di otak berangsung normal kembali. Anda pun tidak akan merasa ketergantungan lagi dengan nikotin dalam rokok.

cara berhenti merokok

7. Memperbaiki kadar kolesterol

Berhenti merokok juga membawa manfaat untuk kesehatan jantung Anda karena membantu memperbaiki kadar kolesterol dalam darah.

Studi yang dipublikasikan oleh American Heart Journal memaparkan bahwa berhenti merokok dapat meningkatkan kadar HDL (high-density lipoprotein) atau kolesterol baik.

Peningkatan HDL ini membantu tubuh untuk menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.

8. Mengempiskan perut buncit

Merokok sangat buruk untuk kesehatan pencernaan Anda, bahkan berisiko menyebabkan perut buncit. Kebiasaan buruk ini dapat membuat perut menjadi buncit karena mendorong lemak menuju perut.

Oleh karena itu, menghentikan kebiasaan merokok mampu mengurangi risiko berbagai gangguan dan penyakit pencernaan.

Berat badan ideal tanpa perut buncit bisa Anda capai jika berhenti merokok, makan makanan bergizi, hingga olahraga teratur.

9. Memperkuat otot

Kebiasaan merokok buruk terbukti berhubungan dengan hilangnya massa dan kekuatan otot seiring dengan bertambahnya usia.

Oleh karena itu, berhenti merokok adalah keputusan tepat bagi Anda yang ingin memiliki otot kuat.

Studi yang dipublikasikan U.S. National Library of Medicine menyebutkan bahwa berhenti merokok memiliki manfaat dalam peningkatan massa otot rangka dan peningkatan fungsi serta kekuatan otot.

10. Memperkuat tulang

Tahukah Anda bahwa merokok termasuk salah satu faktor risiko osteoporosis (kepadatan tulang berkurang)?

Berhenti merokok adalah hal terbaik yang perlu Anda lakukan untuk melindungi tulang.

Menghentikan kebiasaan merokok mungkin dapat membantu Anda mengurangi risiko penyakit tulang yang berhubungan dengan rokok, termasuk osteoporosis.

11. Meningkatkan kemampuan indra penglihatan

Merokok begitu merugikan bagi tubuh Anda, tak terkecuali mata. Ya, kebiasaan ini dapat mengurangi kemampuan indra penglihatan Anda.

Mengisap rokok dapat menyebabkan berbagai penyakit mata yang memengaruhi penglihatan Anda, seperti katarak, degenerasi makular yang berhubungan dengan usia, hingga retinopati diabetes.

Itulah mengapa manfaat berhenti merokok dinilai mampu mengoptimalkan kemampuan indra penglihatan Anda.

12. Meningkatkan indra perasa dan penciuman

Merokok tak hanya merugikan paru-paru, jantung, hingga indra penglihatan, tetapi juga indra perasa dan penciuman.

Zat-zat kimia yang terkandung dalam rokok membuat ujung saraf pada hidung dan mulut rusak sehingga Anda mungkin tak bisa merasa dan mencium sebaik biasanya.

Berhenti merokok dapat membuat makanan yang Anda santap terasa lebih enak. Aroma makanan atau lingkungan di sekitar Anda pun menjadi lebih jelas.

merokok saat buka puasa

13. Membersihkan gigi dan mulut

Bukan rahasia lagi bahwa merokok ternyata mampu meningkatkan risiko masalah gigi dan mulut serta komplikasi setelah operasi mulut.

Perokok juga memiliki daya tahan tubuh yang lebih rendah dalam melawan infeksi pada gigi dan mulut sehingga mengganggu proses penyembuhan.

Oleh karena itu, jika Anda ingin memiliki gigi yang lebih bersih dan sehat, segera hentikan kebiasaan merokok.

14. Meningkatkan kesuburan

Satu dari beragam bahaya merokok berkaitan dengan kesuburan. Orang yang merokok kemungkinan mengalami masalah dengan kesuburan, bahaya merokok ini bisa dialami wanita maupun pria.

Ini karena salah satu manfaat berhenti merokok membuat lapisan rahim meningkat dan sperma ikut menguat.

Selain itu, mereka yang tidak merokok memiliki kemungkinan keguguran yang lebih rendah.

Berhenti merokok juga bisa membawa manfaat berupa kelahiran bayi yang sehat dan terhindar dari berbagai penyakit.

15. Melindungi orang yang dicintai

Bukan hanya diri Anda sendiri, keuntungan berhenti merokok lainnya adalah Anda dapat melindungi kesehatan keluarga dan teman Anda yang bukan perokok.

Menjadi perokok pasif (orang yang menghirup asap rokok orang lain) juga dapat terkena risiko kanker paru-paru, penyakit jantung, dan stroke.

Anak-anak juga dapat terkena risiko penyakit dada, termasuk pneumonia, infeksi telinga, asma, dan sesak napas.

Mereka juga tiga kali lebih besar untuk terkena risiko kanker paru di kemudian hari dibandingkan dengan anak-anak yang terhindar dari asap rokok.

16. Membuat hidup lebih lama

Setengah dari seluruh perokok jangka panjang meninggal lebih awal akibat penyakit yang berhubungan dengan rokok, termasuk penyakit jantung, kanker paru-paru, dan bronkitis kronis.

Menjadi bebas dari asap rokok tidak hanya dapat memperpanjang hidup Anda, tetapi juga meningkatkan peluang untuk masa tua yang bebas dari penyakit dan lebih bahagia.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Benefits of Quitting | Smokefree. (2021). Retrieved 30 March 2021, from https://smokefree.gov/quit-smoking/why-you-should-quit/benefits-of-quitting

Health Benefits of Quitting Smoking Over Time. (2021). Retrieved 30 March 2021, from https://www.cancer.org/healthy/stay-away-from-tobacco/benefits-of-quitting-smoking-over-time.html

Benefits of Quitting. (2020). Retrieved 30 March 2021, from https://www.cdc.gov/tobacco/quit_smoking/how_to_quit/benefits/index.htm

Quit smoking. (2018). Retrieved 30 March 2021, from https://www.nhs.uk/live-well/quit-smoking/

Gepner, A., Piper, M., Johnson, H., Fiore, M., Baker, T., & Stein, J. (2011). Effects of smoking and smoking cessation on lipids and lipoproteins: Outcomes from a randomized clinical trial. American Heart Journal, 161(1), 145-151. doi: 10.1016/j.ahj.2010.09.023

The Effect of Cigarette Smoking / Smoking Cessation on Skeletal Muscle Mass, Strength and Functional Capabilities – Full Text View – ClinicalTrials.gov. (2021). Retrieved 30 March 2021, from https://clinicaltrials.gov/ct2/show/NCT02128048

Smoking and Bone Health | NIH Osteoporosis and Related Bone Diseases National Resource Center. (2018). Retrieved 30 March 2021, from https://www.bones.nih.gov/health-info/bone/osteoporosis/conditions-behaviors/bone-smoking

Smoking and Eye Disease. (2020). Retrieved 30 March 2021, from https://www.aao.org/eye-health/tips-prevention/smokers

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Fajarina Nurin Diperbarui 18/05/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.