4 Masalah Paru-paru yang Paling Rentan Mengintai Perokok Aktif

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 1 Maret 2021 . Waktu baca 8 menit
Bagikan sekarang

Paru-paru perokok jelas tidak sama dengan mereka yang tidak merokok. Pasalnya, kebiasaan buruk ini memang bagaikan meracuni diri sendiri. Bagaimana tidak, akan ada lebih dari 4.000 bahan kimia seperti nikotin, karbon monoksida, dan tar, yang masuk ke dalam tubuh, ketika Anda merokok. Lantas, bagaimana cara rokok merusak paru, dan apa akan yang terjadi selanjutnya pada paru-paru perokok?

Bahaya merokok bagi kesehatan paru-paru

Saluran pernapasan menghasilkan lendir untuk menjaga kelembapan dan menyaring kotoran yang masuk saat Anda menarik napas.

Bahaya merokok bagi kesehatan paru yang utama adalah membuat organ tersebut tidak berfungsi dengan benar.

Pasalnya, zat kimia dalam rokok dapat merangsang sel-sel membran penghasil lendir menjadi lebih produktif. Akibatnya, jumlah lendir akan semakin banyak, membuat lapisan tebal mengelilingi paru.

Paru-paru tidak dapat membersihkan lendir tersebut sehingga menimbulkan penyumbatan. Saat ini terjadi, tubuh Anda tentu tidak akan diam saja.

Tubuh akan mengeluarkan ekstra lendir dari tubuh melalui batuk. Inilah sebabnya kenapa perokok sering kali batuk disertai lendir (dahak).

Tidak Semua Batuk Sama, Kenali dengan Baik Beberapa Jenisnya Berikut Ini!

Selain merangsang produksi lendir lebih banyak, rokok juga membuat paru mengalami penuaan dini.

Pada dasarnya, semua organ tubuh akan mengalami penurunan fungsi seiring bertambahnya usia. Namun, paru-paru perokok aktif akan jadi lebih cepat tua dan lebih cepat rusak.

Ini karena sebatang rokok yang Anda hirup bisa memperlambat gerakan silia, yaitu rambut halus pada sel yang membersihkan paru.

Hal ini membuat semua kotoran yang harusnya dibersihkan dan dikeluarkan justru menumpuk di dalam paru.

Tak hanya itu, zat kimia pada rokok juga dapat menghancurkan jaringan paru. Akibatnya, pembuluh darah semakin berkurang jumlahnya dan ruang udara jadi semakin sempit.

Hal ini membuat hanya ada sedikit oksigen yang masuk ke bagian-bagian penting tubuh.

Masalah paru-paru yang rentan terjadi pada perokok aktif

sakit kepala setelah merokok

Ada banyak bahaya merokok bagi kesehatan paru, bahkan hingga menimbulkan penyakit tertentu. Kebanyakan penyakit tersebut bersifat kronis dan membutuhkan penanganan yang cukup lama.

Situs Centers for Disease Control (CDC) menyebutkan bahwa perokok memiliki kemungkinan 12 hingga 13 kali lebih tinggi untuk meninggal akibat penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) dibandingkan mereka yang bukan perokok.

Lebih lengkap, berikut ini ulasan tentang berbagai penyakit paru-paru yang cenderung dialami para perokok.

1. Bronkitis kronis

Bronkitis kronis merupakan bagian dari penyakit paru obstruktif kronis (PPOK). Penyakit ini menandakan adanya peradangan pada lapisan tabung bronkial (saluran yang membawa udara ke dan dari paru).

Peradangan tersebut menyebabkan lendir terlalu lengket hingga akhirnya menghambat aliran udara yang masuk dan keluar dari paru. Lambat laun, aliran udara jadi semakin buruk dan mengakibatkan sulit bernapas.

2. Emfisema

Selain bronkitis, paru-paru perokok aktif juga bisa terkena penyakit emfisema. Penyakit ini menandakan bahwa alveoli (kantung udara pada paru) rusak, melemah, dan akhirnya pecah.

Kondisi ini mengurangi luas permukaan paru dan jumlah oksigen yang dapat mencapai aliran darah.

Orang dengan emfisema cenderung kesulitan untuk bernapas ketika melakukan aktivitas berat atau berolahraga karena paru kehilangan kelenturannya.

3. Kanker paru

Masalah lain yang tak kalah serius dan sangat rentan menyerang paru-paru perokok aktif adalah kanker paru.

Zat kimia pada rokok yang masuk ke tubuh kemungkinan besar merangsang pertumbuhan sel pada paru jadi tidak normal.

Jika Anda sudah memiliki bronkitis atau emfisema, risiko terkena kanker paru-paru jadi lebih tinggi.

4. Pneumonia

Pneumonia menandakan adanya infeksi pada kantung udara di paru, entah itu karena bakteri, virus, atau jamur.

Namun jika Anda perokok aktif, kebiasaan ini dapat menurunkan sistem imun untuk melawan patogen penyebab pneumonia.

Menjadi perokok aktif membuat Anda lebih mungkin terkena pneumonia jika Anda juga sudah memiliki PPOK, seperti bronkitis atau emfisema.

Perbandingan antara paru-paru perokok dengan bukan perokok

pencegahan atau cara mencegah penyakit kanker paru-paru

Paru-paru perokok dan non-perokok tentu sangat berbeda. Berikut perbedaannya jika dilihat dari berbagai sisi:

Pertukaran oksigen

Pada paru-paru orang sehat, oksigen akan masuk dan turun ke alveoli. Alveoli adalah kantung kecil di paru-paru yang menjadi tempat pertukaran oksigen serta karbon dioksida.

Oksigen yang mencapai alveoli ini kemudian melewati lapisan sel tunggal dan ganda kapiler untuk sampai ke hemoglobin dalam sel darah merah. Nantinya, oksigen ini barulah akan dikirim ke seluruh tubuh.

Sayangnya, alveoli dan lapisan kapiler pada paru-paru perokok terganggu sehingga mempersulit oksigen dan karbon dioksida untuk bertukaran.

Ketika dinding alveoli memiliki jaringan parut akibat rokok, oksigen akan sulit untuk melewatinya.

Perubahan fisik paru-paru

Asap rokok yang masuk ke dalam paru-paru bisa memengaruhi kapiler dan setiap pembuluh darah di dalam tubuh.

Ketika sebagian pembuluh darah rusak, pengiriman aliran darah ke paru-paru pun akan terganggu.

Selain itu, merokok juga meningkatkan risiko pembekuan darah di kaki (trombosis deep vein).

Nantinya, gumpalan darah ini bisa pecah dan menyebar ke paru-paru (emboli paru) dan menyebabkan kerusakan lebih lanjut.

Meskipun beberapa kerusakan yang terjadi tidak dapat dihilangkan, tidak ada kata terlambat untuk berhenti merokok.

Kapasitas paru total

Merokok dapat menyebabkan kerusakan otot-otot di dada sehingga mengurangi kemampuan untuk menarik napas dalam-dalam.

Selain itu, elastisitas otot polos di saluran udara paru-paru perokok juga bekurang sehingga membatasi jumlah udara yang dihirup.

Aveoli atau kantung udara yang juga rusak karena rokok akan mengurangi kapasitas paru-paru. Kapasitas total paru adalah jumlah udara total yang bisa dihirup saat mengambil napas sedalam mungkin.

paru-paru pulih setelah berhenti merokok

Fungsi paru-paru

Dilihat dari hasil tes fungsi paru, orang yang merokok dan tidak merokok memiliki perbedaan yang cukup jauh.

Bahkan, sebelum gejala muncul dan dirasakan ternyata ada beberapa perubahan pada fungsi paru-parunya,

Sebagian perokok merasa bahwa ia bernapas tanpa masalah. Namun faktanya, sebagian besar jaringan paru mulai mengalami kehancuran sebelum gejalanya muncul.

Warna paru-paru

Paru-paru sehat memiliki rentang warna dari merah muda hingga abu-abu gelap dengan bintik-bintik tambalan di permukaannya. Sementara paru-paru perokok biasanya berwarna kehitaman.

Selain menghitam, ada partikel-partikel cokelat yang juga terlihat dengan ruang udara yang membesar.

Ketika Anda menghirup asap rokok, ada ribuan partikel kecil berbahan karbon yang dihirup. Tubuh memiliki cara khusus untuk mengeluarkan partikel-partikel ini.

Setelah seseorang menghirup asap rokok, tubuh akan menyadari bahwa ada partikel beracun yang menyerbu. Hal ini membuat sel-sel penyebab peradangan bergerak ke tempat di mana partikel ini berasal.

Salah satu jenis sel darah putih yang disebut makrofag kemudian akan memakan partikel jahat dalam asap rokok.

Namun, karena partikel dalam asap rokok bisa merusak sel-sel makrofag, tubuh menutupnya dalam sebuah ruang pada sel dan disimpan sebagai limbah beracun.

Semakin banyak makrofag yang menumpuk di paru-paru dan kelenjar getah bening dalam dada, akan semakin gelap warna paru-paru seseorang.

Itu sebabnya semakin banyak dan sering seseorang mengisap rokok, akan semakin hitam paru-parunya.

Bagaimana cara membersihkan paru-paru bagi perokok?

obat untuk berhenti merokok bupropion

Paru-paru adalah organ yang dapat membersihkan diri sendiri setelah tidak lagi terpapar polutan.

Namun, kabar baiknya, ada beberapa cara yang dapat membantu Anda membersihkannya tanpa obat-obatan untuk berhenti merokok atau ramuan tertentu.

American Lung Association memaparkan beberapa cara yang dapat dilakukan untuk membersihkan paru-paru. Simak penjelasannya berikut ini.

Berhenti merokok

Ini merupakan cara paling efektif yang bisa Anda lakukan untuk mencegah kerusakan paru-paru.

Tak berpengaruh apakah Anda baru merokok selama tiga hari atau 30 tahun, berhenti merokok merupakan langkah pertama untuk paru-paru yang lebih sehat.

Perbaiki pola makan

Memperbaiki asupan yang masuk ke dalam tubuh Anda juga dapat membantu membersihkan paru-paru, khususnya bagi Anda yang mengidap penyakit kronis.

Makanan kaya antioksidan dapat menjadi pilihan untuk Anda. Tak hanya itu, makanan dengan kandungan vitamin dan nutrisi penting lainnya juga mampu menjaga kesehatan fisik dan mental Anda.

Olahraga teratur

Anda perlu memasukkan olahraga sebagai kegiatan rutin, meskipun Anda mengalami penyakit kronis.

Lakukan olahraga dengan jenis dan jumlah yang tepat untuk Anda. Pastikan untuk bertanya kepada dokter terlebih dahulu sebelum menetapkan rutinitas olahraga.

Perbaiki kualitas udara

Kualitas udara merupakan faktor penting dalam kesehatan paru-paru. Oleh karena itu, bersihkan lingkungan sekitar Anda secara berkala demi mendapatkan kualitas udara terbaik.

Menjaga kesehatan paru-paru penting dilakukan untuk menjalani kehidupan yang lebih berkualitas. Jauhkan rokok secepatnya dan jangan ragu meminta bantuan jika Anda mengalami kesulitan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

8 Tips Tidur Lebih Nyenyak Saat Anda Menderita PPOK

Pasien penyakit paru kronis bisa saja sulit tidur, baik karena stres atau sesak napas. Tips berikut ini bisa membantu penderita PPOK untuk tidur nyenyak.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Emfisema 23 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

Daftar Pantangan dan Anjuran Makanan untuk Penderita PPOK

Makanan untuk penderita PPOK harus kaya nutrisi. Selain anjuran, penderita PPOK juga perlu memperhatikan pantangan dalam memilih makanan. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Emfisema 23 Februari 2021 . Waktu baca 8 menit

8 Alat Bantu Pernapasan yang Membantu Anda Bernapas Lebih Lega

Orang dengan masalah pernapasan seperti PPOK dan asma mungkin membutuhkan alat bantu agar bisa bernapas lega. Ketahui pilihan yang Anda miliki berikut ini!

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fauzan Budi Prasetya
Kesehatan Pernapasan 19 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

6 Kunci Menjaga Paru-Paru Bersih dari Debu dan Zat Polusi

Kualitas udara yang buruk membuat paru-paru kita pun menjadi lebih kotor. Oleh karena itu, simak cara-cara alami membersihkan paru-paru berikut ini!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Kesehatan Pernapasan 15 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

produk pembersih rumah

Apakah Produk Pembersih di Rumah Anda Sebabkan Masalah Pernapasan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 3 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit
terapi oksigen pengobatan ppok

Terapi Oksigen untuk Mengatasi Masalah Sesak Napas

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 8 menit
memilih jenis alat nebulizer yang bagus

Tips Memilih Nebulizer Terbaik, Sesuai Kebutuhan Anda

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 10 menit
pengobatan PPOK

Berbagai Pilihan Pengobatan untuk Mengatasi Penyakit Paru Obstruktif Kronis

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 23 Februari 2021 . Waktu baca 8 menit