Apa Itu Haid Tidak Teratur?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Definisi

Apa itu haid tidak teratur?

Haid atau menstruasi adalah waktu di mana lapisan dinding rahim meluruh setiap bulannya sehingga menyebabkan perdarahan. Siklus haid yang umumnya normal berlangsung per 21-35 hari, dengan lama waktu mens (keluarnya perdarahan) sekitar 2 sampai 7 hari.

Namun, tidak semua siklus haid wanita pasti lancar sesuai jadwal setiap bulan. Haid dikatakan tidak lancar misalnya ketika bulan ini seseorang mendapatkan haid dalam rentang siklus 25 hari sementara haid berikutnya pada siklus 42 hari.

Kondisi ini sangat sering terjadi di awal pertama kali haid, yaitu ketika puber. Siklus haid remaja perempuan biasanya masih berubah-ubah sehingga sulit untuk diprediksi kapan waktu haid berikutnya. Perubahan ini dipicu oleh berbagai faktor dari mulai kondisi kejiwaan, ketikdaseimbangan hormon, hingga berat badan yang terlalu rendah.

Selain karena puber, siklus haid yang tidak lancar juga mungkin dipengaruhi oleh banyak penyebab. Mulai dari kondisi sepele hingga serius.

Maka, Anda tak bisa menyepelekan kondisi ini terlebih jika berlangsung dalam kurun waktu yang lama dan tidak ada perubahan.

Seberapa umum haid tidak teratur?

Mengalami haid yang tidak teratur sudah bukan hal yang aneh bagi wanita. Kemungkinan hampir semua wanita pernah mengalami masa ini dalam hidupnya.

Kondisi ini paling sering terjadi pada remaja perempuan atau wanita lanjut yang memasuki masa menopause.

Namun, Anda bisa memperkecil risiko mengalami haid yang tidak lancar dengan mengurangi berbagai pemicunya.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala saat mengalami haid tidak teratur?

Menstruasi dikatakan tidak teratur jika:

  • Jumlah jeda hari (siklus) antar waktu menstruasi selalu berubah-ubah; Misal dari yang tadinya haid per 30 hari sekali, tiba-tiba memendek jadi per 21 hari.
  • Darah yang keluar kadang sangat banyak hingga lebih dari 7 hari, tapi terkadang sangat sedikit dan singkat.
  • Lamanya waktu menstruasi berbeda-beda tiap bulannya

Ketika menstruasi pertama kali datang, perubahan siklus pasti ada. Umumnya dibutuhkan waktu hingga 2 tahun untuk memiliki siklus yang tetap. Seiring berjalannya waktu, secara umum siklus haid, volume darah, dan lamanya waktu haid akan sama setiap bulannya.

Kapan harus ke dokter saat haid tidak teratur?

Meski sering kembali teratur dengan sendirinya dan tidak perlu dikhawatirkan, Anda perlu segera berkonsultasi ke dokter bila:

  • Tiba-tiba berhenti menstruasi
  • Mengalami perubahan siklus dari yang sangat teratur menjadi berantakan
  • Memiliki rambut wajah, dagu, dada, dan perut dengan jumlah berlebih
  • Mengalami menstruasi lebih dari 7 hari dengan aliran darah yang deras
  • Mengalami menstruasi yang lebih pendek dari biasanya
  • Mengalami haid lebih cepat dari siklus terpendek yaitu 21 hari
  • Siklus haid sangat lama atau lebih dari 45 hari
  • Mengalami kram dan sakit perut yang parah
  • Haid yang tidak teratur sudah berlangsung selama lebih dari 3 tahun

Penting untuk memeriksakan diri ke dokter bila Anda aktif secara seksual dan melewatkan jadwal menstruasi yang seharusnya. Pasalnya hal ini bisa menjadi tanda kehamilan.

Jangan khawatir, haid yang tidak lancar bisa dihindari dengan mengurangi faktor-faktor risiko yang ada. Silakan diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Penyebab

Apa penyebab haid tidak teratur?

Haid yang tidak teratur disebabkan oleh banyak faktor, misalnya:

Hormon yang tidak seimbang

Hormon yang tidak seimbang sering kali memicu haid yang tidak teratur. Pubertas, menopause, melahirkan, dan menyusui merupakan fase di mana kadar hormon wanita mengalami naik turun yang cukup drastis.

Di masa ini, estrogen dan progesteron masih sangat berubah-ubah kadarnya sehingga jadwal haid Anda jadi sulit ditebak. Menuju masa menopause misalnya, wanita bisa jadi lebih sering haid atau justru sangat jarang.

Selain fase-fase tersebut hal lain yang membuat kadar hormon menjadi tidak seimbang yaitu alat kontrasepsi. Pil KB dan IUD termasuk dua jenis kontrasepsi yang membuat wanita mengalami menstruasi yang tidak teratur.

IUD misalnya bisa menyebabkan haid yang sangat lama dan banyak. Sementara pil KB biasanya membuat wanita mengalami perdarahan di luar siklus haid atau haid lebih sering.

Selain itu, stres yang parah juga bisa merusak keseimbangan hormon di dalam tubuh. Ketika stres tubuh akan memproduksi hormon kortisol.

Kadar hormon yang berlebihan bisa memengaruhi bagian otak yang berperan mengatur mens. Akibatnya, siklus Anda bisa jadi lebih cepat, lambat, atau tidak sama sekali.

Kenaikan atau penurunan berat badan yang drastis

Berat badan ternyata dapat memengaruhi hipotalamus, yaitu kelenjar di dalam otak yang memiliki fungsi mengatur berbagai proses dalam tubuh. Termasuk siklus menstruasi Anda setiap bulan.

Penurunan berat badan yang drastis dapat menghambat produksi hormon estrogen. Sementara jika Anda mengalami kelebihan berat badan, maka tubuh akan menghasilkan estrogen dalam jumlah yang banyak.

Kedua hal ini bisa berpengaruh pada proses pelepasan telur (ovulasi) setiap bulannya. Ketika ovulasi terhambat siklus haid pun otomatis akan terganggu. Oleh karena itu, jagalah tubuh tetap pada berat ideal agar jadwal haid Anda tetap pada waktunya.

Sindrom ovarium polikistik (PCOS)

PCOS adalah penyakit yang disebabkan karena kelebihan hormon laki-laki pada wanita. Kondisi ini memicu munculnya kista di ovarium yang membuat wanita menjadi tidak bisa melepaskan sel telurnya setiap bulan.

Wanita dengan PCOS biasanya memiliki pertumbuhan rambut berlebih di wajah, jerawat yang sulit hilang, hingga siklus haid yang tidak teratur.

Penyakit menular seksual, diabetes, fibroid rahim, endometriosis, dan penebalan atau polip rahim juga bisa menyebabkan masalah yang satu ini.

Faktor-faktor risiko

Apa saja yang meningkatkan risiko haid jadi tidak teratur?

Salah satu faktor utama yang meningkatkan risiko haid tidak teratur yaitu usia. Usia sangat berpengaruh dalam menentukan siklus menstruasi seorang wanita.

Di usia remaja saat pertama kali mengalami mens, naik turunnya hormon akan sangat terasa. Hal inilah yang membawa perubahan besar dalam siklus haid Anda.

Selain di awal pubertas, hormon juga akan mengalami naik turun yang cukup drastis di usia menjelang menopause yaitu sekitar 45 sampai 55 tahun.

Olahraga atau aktivitas yang terlalu berat juga bisa menyebabkan siklus haid tidak lancar. Oleh karena itu, olahragalah sewajarnya dengan porsi yang pas agar badan tetap sehat dan haid pun tetap lancar.

Diagnosis & pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja tes yang dilakukan untuk mendiagnosis haid tidak teratur?

Untuk mengetahui penyebab dari haid yang tidak lancar dokter akan mencari tahu berbagai hal seperti:

  • Seberapa sering Anda berolahraga beserta beban tiap latihan
  • Gejala yang dirasakan beberapa waktu terakhir saat haid mulai berantakan
  • Program diet yang sedang dijalani
  • Kondisi pikiran dan mental belakangan ini
  • Riwayat kesehatan termasuk penyakit yang pernah atau sedang diderita dan obat yang sedang diminum
  • Alat kontrasepsi yang sedang digunakan

Tak hanya sampai situ, dokter juga akan mencari tahu masalah yang Anda alami dengan melakukan berbagai pemeriksaan. Pemeriksaan yang biasanya dilakukan yaitu:

  • Pemeriksaan panggul
  • Tes pap (pap smear)
  • Tes kehamilan
  • Tes darah untuk memeriksa kadar hormon tertentu seperti hormon perangsang tiroid, kortisol, prolaktin, hormon perangsang folikel, testosteron, dll
  • ULtrasonografi panggul untuk memeriksa apakah Anda menderita fibroid rahim, polip rahim, atau kista ovarium
  • Biopsi endometrium dengan tujuan mendiagnosis endometriosis, ketidakseimbangan hormon, atau sel kanker

Apa pilihan pengobatan untuk haid tidak teratur?

Biasanya, tidak dibutuhkan pengobatan khusus untuk menstruasi yang berantakan karena pubertas atau menopause

Namun, untuk penyebab lainnya seperti karena penyakit atau gaya hidup yang tidak sehat perawatan akan disesuaikan.

Obat dan operasi bisa menjadi pilihan perawatan untuk mengatasi berbagai penyakit yang menyebabkan haid menjadi tidak lancar.

Metmorfin dan obat penurun insulin misalnya akan diresepkan untuk membantu memperlancar ovulasi agar haid kembali teratur. Pil KB dosis rendah yang mengandung kombinasi estrogen dan progesteron juga bisa mengurangi produksi androgen untuk memperbaiki jadwal haid.

Intinya, Anda perlu berkonsultasi ke dokter untuk menentukan pengobatan apa yang paling sesuai dengan kondisi.

Pengobatan di rumah

Apa pengobatan rumahan atau perubahan gaya hidup yang bisa dilakukan untuk mengatasi haid tidak teratur?

Untuk mengatasi masalah haid yang satu ini, Anda bisa mengombinasikan perawatan dokter dengan rumahan. Berikut berbagai perawatan rumahan yang bisa dilakukan untuk menyelesaikan masalah haid Anda:

Melakukan yoga

Ternyata yoga merupakan salah satu solusi efektif untuk mengatasi berbagai masalah menstruasi salah satunya jadwal yang berantakan. Penelitian yang diterbitkan The Journal of Alternative and Complementary Medicine menemukan fakta ilmiahnya.

Penelitian membuktikan kadar hormon yang memicu jadwal haid tidak teratur dapat dikendalikan dengan melakukan yoga.

Manfaat ini dirasakan oleh para peserta yang melakukan yoga selama 35 hingga 40 menit selama 5 hari seminggu dalam 6 bulan. Bahkan, yoga termasuk salah satu olahraga yang gerakannya bisa mengurangi nyeri haid.

Anda bisa mengikuti kelas yoga atau meniru gerakan yoga dari video yang banyak beredar di internet. Namun, jika ingin mencobanya di rumah lakukan gerakan-gerakan sederhana yang minim risiko agar terhindar dari cedera.

Menjaga berat badan tetap stabil

Perubahan berat badan baik naik atau turun secara berlebihan bisa mengganggu jadwal menstruasi. Untuk itu, cara untuk menjaga dan mengembalikan siklus haid tetap teratur yaitu dengan menjaga berat badan tetap ideal.

Selain haid yang tidak lancar, masalah lain yang kerap dialami yaitu aliran darah yang lebih deras plus rasa sakit yang tak tertahankan. Apa pun itu, obesitas atau terlalu kurus bisa menimbulkan masalah lain untuk kesehatan selain haid yang berantakan.

Konsultasikan ke dokter jika Anda mengalami kesulitan untuk menurunkan atau menaikkan berat badan. Dokter akan membantu mencari jenis perawatan yang paling tepat baik dengan obat atau terapi khusus.

Salah satu perawatan yang direkomendasikan terutama untuk wanita obesitas yaitu berolahraga secara teratur. Olahraga membantu menurunkan badan dengan cara yang sehat sekaligus menjaga daya tahan tubuh tetap prima.

Istirahat cukup

Stres dan kelelahan bisa membuat haid tidak lancar, bisa lebih cepat atau bahkan lebih lambat. Ketika seseorang stres tak jarang ia mengalami haid dua kali dalam sebulan atau bahkan tidak mengalaminya sama sekali.

Oleh sebab itu, jangan abaikan waktu istirahat Anda. Tidur cukup membantu menjaga fungsi tubuh tetap normal termasuk hormon pengatur menstruasi. Usahakan untuk tidur selama 7 sampai 8 jam dalam semalam. Hindari begadang jika memang tidak diperlukan.

Agar tidur lebih nyenyak, redupkan lampu dan atur suhu kamar agar tak terlalu dingin atau panas. Anda juga bisa mandi air hangat terlebih dahulu jika badan terasa pegal.

Mandi air hangat membantu merilekskan pikiran serta menghilangkan pegal setelah seharian beraktivitas. Jangan minum kopi atau teh di malam hari agar Anda tidak sulit untuk merasa ngantuk dan terlelap.

Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan solusi terbaik.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Juli 1, 2019 | Terakhir Diedit: Juli 1, 2019

Yang juga perlu Anda baca