Cefepime

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 12 Januari 2021 . Waktu baca 10 menit
Bagikan sekarang

Cefepime Obat Apa?

Untuk apa Cefepime?

Cefepime adalah obat antibiotik yang biasa digunakan pada pengobatan berbagai jenis infeksi bakteri. Cefepime adalah obat yang dapat digunakan baik sebelum atau sesudah operasi tertentu untuk mencegah infeksi. Obat ini tergolong dalam obat-obatan kelas antibiotik yang dikenal sebagai cephalosporin yang bekerja untuk menghentikan pertumbuhan bakteria.

Antibiotik seperti Cefepime tidak akan berpengaruh pada infeksi viral seperti demam dan influenza. Mengonsumsi antibiotik yang tidak diperlukan berisiko semakin rentannya tubuh Anda terhadap infeksi yang kebal terhadap pengobatan antibiotik di kemudian hari.

Bagaimana cara penggunaan Cefepime?

Selalu ikuti aturan yang telah diberikan oleh dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan. Jika ada pertanyaan, ajukan pada dokter atau apoteker.

Cefepime adalah obat yang diinjeksikan ke dalam pembuluh darah atau otot. Dokter akan menentukan dosis yang tepat untuk pengobatan Anda sesuai dengan kondisi kesehatan dan respon Anda terhadap proses pengobatan.

Jika Anda akan mengobati diri sendiri di rumah menggunakan obat ini, pelajarilah semua instruksi yang Anda dapat dari bantuan tenaga medis professional. Selalu periksa kelayakan produk sebelum mulai menggunakan. Jika terdapat partikel-partikel mencurigakan atau perubahan warna, jangan lanjut penggunaan dan segeralah buang obat tersebut.

Antibiotik bekerja optimal saat kadar obat-obatan dalam tubuh Anda berada dalam  kondisi yang stabil. Dianjurkan untuk mengonsumsi obat ini dalam rentang waktu yang seimbang.

Bagaimana cara penyimpanan Cefepime?

Cefepime adalah obat yang bisa disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis Cefepime

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis Cefepime untuk orang dewasa?

  • Dosis umum untuk dewasa pengidap Bracteremia bisa digunakan sebanyak 2 gr IV (infus) tiap 8 jam.
  • Dosis umum untuk dewasa pengidap Febrile Neutropenia adalah sebanyak 2 gr IV tiap 8 jam selama 7 hari atau sampai kadar sel neutrofil (darah putih) kembali normal.
  • Dosis umum untuk dewasa pengidap Infeksi Intraabdominal komplikasi (digunakan dengan metronidazole) adalah 2 gr IV tiap 12 jam selama 7 – 10 hari.
  • Dosis umum untuk dewasa pengidap Nosocomial Pneumonia adalah sebanyak 1 – 2 gr IV tiap 8 – 12 jam.

Dianjurkan untuk menjalani pengobatan empiris awal menggunakan broad-spectrum coverage sesuai dengan antibiogram rumah sakit dan/atau ICU jika diketahui adanya organisme multidrug-resistant.

  • Dosis umum untuk dewasa pengidap Pneumonia adalah sebanyak 1 – 2 gr IV tiap 12 jam selama 10 hari
  • Dosis umum untuk dewasa pengidap Pyelonephritis adalah sebanyak 2 gr IV tiap 12 jam selama 10 hari
  • Dosis umum untuk dewasa pengidap Infeksi Kulit atau Jaringan Lunak adalah sebanyak 2 gr IV tiap 12 jam selama 10 hari
  • Dosis umum untuk dewasa pengidap Urinary Tract Infection ringan hingga sedang komplikasi atau nonkomplikasi adalah sebanyak 0.5 – 1 gr IV atau IM tiap 12 jam selama 7 – 10 hari

Penggunaan IM dianggap lebih sesuai untuk pengobatan infeksi saluran kencing ringan hingga sedang, baik komplikasi maupun nonkomplikasi, yang disebabkan oleh E. coli.

Bagaimana dosis Cefepime untuk anak-anak?

  • Dosis umum untuk anak pengidap Febrile Neutropenia

Usia 2 bulan – 16 tahun dengan berat badan tidak melebihi 40 kg: 50 mg/kg IV tiap 8 jam selama 7 – 10 hari, tergantung tingkat keseriusan infeksi dan kondisi kesehatan pasien

Dosis maksimum untuk pasien anak tidak diperbolehkan melebihi takaran dosis bagi orang dewasa yang dianjurkan

  • Dosis umum untuk anak pengidap Infeksi Intraabdominal

Usia 2 bulan – 16 tahun dengan berat badan tidak melebihi 40 kg: 50 mg/kg IV tiap 12 jam selama 7 – 10 hari, tergantung tingkat keseriusan infeksi dan kondisi kesehatan pasien

Dosis maksimum untuk pasien anak tidak diperbolehkan melebihi takaran dosis bagi orang dewasa yang dianjurkan

  • Dosis umum untuk anak pengidap Pneumonia

Usia 2 bulan – 16 tahun dengan berat badan tidak melebihi 40 kg: 50 mg/kg IV tiap 12 jam selama 7 – 10 hari, tergantung tingkat keseriusan infeksi dan kondisi kesehatan pasien

Dosis maksimum untuk pasien anak tidak diperbolehkan melebihi takaran dosis bagi orang dewasa yang dianjurkan

  • Dosis umum untuk anak pengidap Pyelonephritis

Usia 2 bulan – 16 tahun dengan berat badan tidak melebihi 40 kg: 50 mg/kg IV tiap 12 jam selama 7 – 10 hari, tergantung tingkat keseriusan infeksi dan kondisi kesehatan pasien

Dosis maksimum untuk pasien anak tidak diperbolehkan melebihi takaran dosis bagi orang dewasa yang dianjurkan

  • Dosis umum untuk anak pengidap Infeksi Kulit atau Jaringan Lunak

Usia 2 bulan – 16 tahun dengan berat badan tidak melebihi 40 kg: 50 mg/kg IV tiap 12 jam selama 7 – 10 hari, tergantung tingkat keseriusan infeksi dan kondisi kesehatan pasien

Dosis maksimum untuk pasien anak tidak diperbolehkan melebihi takaran dosis bagi orang dewasa yang dianjurkan

  • Dosis umum untuk anak pengidap Urinary Tract Infection

Usia 2 bulan – 16 tahun dengan berat badan tidak melebihi 40 kg: 50 mg/kg IV tiap 12 jam selama 7 – 10 hari, tergantung tingkat keseriusan infeksi dan kondisi kesehatan pasien

Penggunaan IM dianggap lebih sesuai untuk pengobatan infeksi saluran kencing ringan hingga sedang, baik komplikasi maupun nonkomplikasi, yang disebabkan oleh E. coli. Dosis maksimum untuk pasien anak tidak diperbolehkan melebihi takaran dosis bagi orang dewasa yang dianjurkan

Dalam dosis apakah Cefepime tersedia?

Cefepime adalah obat yang tersedia dalam dosis-dosis sebagai berikut:

  • Larutan, intravenous: 1g/50ml, 2g/50ml
  • Suspensi, injeksi: 1 gram dan 2 gram

Efek samping Cefepime

Efek samping apa yang dapat dialami karena Cefepime?

Cari bantuan medis segera jika Anda mengalami reaksi alergi parah saat mengggunakan Cefepime, seperti gatal-gatal, sulit bernapas, pembengkakan pada mulut, wajah, bibir, lidah atau tenggorokan.

Segera informasikan petugas medis terdekat jika Anda mengalami efek samping yang lebih serius, seperti:

  • Kebingungan, berhalusinasi, hilang kesaran (pingsan atau kejang)
  • Diare encer dan berdarah
  • Sakit kepala
  • Demam, kedinginan, ngilu seluruh badan, gejala flu umum
  • Alergi kulit parah—demam, radang tenggorokan, pembengkakan pada wajah atau lidah, mata terasa kering, iritasi kemerahan menyebar di area muka dan tubuh bagian atas yang menyebabkan kulit melepuh dan mengelupas.
  • Ruam kulit, memar, kesemutan, rasa kebas, ngilu, lemah otot;

Cefepime adalah obat yang bisa menyebabkan efek samping lainnya, termasuk:

  • Nyeri, pembengkakan, ruam kulit di area suntikan
  • Mual dan muntah, nyeri perut
  • Iritasi kulit dan gatal-gatal
  • Sakit kepala
  • Bercak putih atau nyeri di dalam mulut atau bibir
  • Gatal-gatal pada area vagina atau bokong

Tidak semua orang mengalami efek samping berikut ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Peringatan dan Perhatian Obat Cefepime

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan Cefepime?

Cefepime adalah obat yang bisa beraksi dengan obat-obatan lainnya. Tidak dianjurkan untuk mengonsumsi obat ini jika Anda pernah mengidap reaksi alergi parah terhadap cefepime atau obat antibiotik tipe cephalosporin lainnya, seperti:

  • cefaclor (Raniclor);
  • cefadroxil (Duricef);
  • cefazolin (Ancef);
  • cefdinir (Omnicef);
  • cefditoren (Spectracef);
  • cefpodoxime (Vantin);
  • cefprozil (Cefzil);
  • ceftibuten (Cedax);
  • cephalexin (Keflex); or
  • cephradine (Velosef).

Agar memastikan bahwa Cefepime adalah obat yang aman untuk Anda konsumsi, informasikan kepada dokter jika Anda memiliki alergi obat-obatan (terutama penisilin) atau jika Anda mengidap:

  • Penyakit ginjal
  • Penyakit hati
  • Pernah mengidap gangguan pencernaan, seperti colitis

Apakah Cefepime aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori B menurut US Food and Drugs Administration (FDA).

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA:

A= Tidak berisiko

B=Tidak berisiko pada beberapa penelitian

C=Mungkin berisiko

D=Ada bukti positif dari risiko

X=Kontraindikasi

N=Tidak diketahui

Interaksi Obat Cefepime

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan Cefepime?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam dokumen ini. Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

  • Warfarin

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan Cefepime?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan Cefepime?

Kondisi kesehatan yang Anda miliki bisa memengaruhi penggunaan obat ini. Selalu beri tahu dokter jika Anda memiliki masalah kesehatan lain, terutama:

  • Penyakit otak, seperti encephalopathy, kebingungan akut; atau
  • Colitis, atau pernah mengidap; atau
  • Diare akut, atau pernah mengidap; atau
  • Kejang—gunakan dengan bijak. Cefepime dapat memperburuk kondisi kesehatan Anda
  • Penyakit ginjal—gunakan dengan bijak. Diperlukan pengurangan dosis karena cefepime akan memperbesar risiko terjadinya kejang

Overdosis Cefepime

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Gejala overdosis termasuk:

  • Sulit bernapas
  • Kejang

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Biar Makin Lahap, Ini Menu Makanan Balita Usia 1-5 Tahun yang Bisa Dicoba

Si kecil mulai pilih-pilih makanan? Ini saatnya Anda membuat variasi menu yang berbeda. Berikut inspirasi menu makanan balita usia 1-5 tahun.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Anak 1-5 Tahun, Gizi Balita, Parenting 28 Januari 2021 . Waktu baca 13 menit

5 Kondisi Penyebab Kematian Ibu Setelah Melahirkan

Melahirkan adalah soal pertaruhan hidup dan mati ibu. Banyak kondisi kritis selama persalinan yang menjadi penyebab ibu meninggal setelah melahirkan.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Komplikasi Persalinan, Melahirkan, Kehamilan 28 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Haid Setelah Melahirkan: Berbagai Hal Penting yang Perlu Ibu Tahu

Haid setelah ibu melahirkan bisa berbeda dengan sebelum kehamilan. Lantas, kapan haid setelah melahirkan dan bagaimana siklus menstruasi seharusnya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Melahirkan, Kehamilan 28 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

Jadwal Menyusui Bayi Beserta Cara Membangunkannya agar Mau Menyusu

Agar kebutuhan gizinya terpenuhi, perhatikan tanda bayi lapar dan kenyang serta cara membangunkan bayi di jadwal menyusui. Apa yang perlu diketahui?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Bayi, Parenting, Menyusui 28 Januari 2021 . Waktu baca 15 menit

Direkomendasikan untuk Anda

punggung terasa panas

5 Penyebab Punggung Terasa Panas dan Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 28 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
obat masuk angin

5 Pilihan Obat Masuk Angin yang Manjur Meredakan Gejalanya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 28 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit
obat demam

5 Obat Demam Alami yang Bisa Anda Temukan di Rumah

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 28 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
bayi batuk

Batuk pada Bayi, Ketahui Jenis dan Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 28 Januari 2021 . Waktu baca 10 menit