Imatinib obat apa?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Nama Generik: Imatinib Merek: Glivec.

Penggunaan

Untuk apa imatinib digunakan?

Imatinib adalah obat minum yang tersedia dalam bentuk tablet. Obat ini termasuk ke dalam jenis obat kinase inhibitor, yaitu obat-obatan yang bekerja dengan cara menghalangi aktivitas protein yang tidak normal dan memberikan sinyal kepada sel-sel kanker untuk melipatgandakan jumlahnya. Dengan menggunakan obat ini, persebaran sel-sel kanker di dalam tubuh bisa dihentikan.

Obat ini digunakan untuk mengatasi beberapa jenis kanker tertentu, seperti berikut:

Obat ini termasuk ke dalam jenis obat resep. Anda hanya bisa mendapat serta membelinya di apotek jika disertai dengan resep dari dokter.

Bagaimana cara menggunakan Imatinib?

Berikut adalah tata cara penggunaan imatinib yang harus Anda perhatikan jika ingin menggunakannya:

  • Gunakan obat ini dengan cara diminum. Anda lebih baik makan terlebih dahulu sebelum mengonsumsi obat ini. Lalu bantu dengan minum segelas air.
  • Telan obat utuh-utuh tanpa menghancurkan obat ini terlebih dahulu. Jika Anda tidak sengaja menyentuh obat yang telah dihancurkan, segera cuci bagian yang terkena obat.
  • Jika Anda tidak bisa menelan obat, masukkan obat ke dalam segelas air atau segelas jus apel. Jumlah cairan yang dibutuhkan tergantung pada besaran dosis yang Anda gunakan.
  • Gunakan obat ini di waktu yang sama setiap harinya. Untuk mendapatkan manfaat penggunaan obat secara maksimal, usahakan untuk tidak melewatkan penggunaan dosis.
  • Gunakan obat ini hingga waktu yang telah ditentukan oleh dokter Anda.
  • Saat mengonsumsi obat ini, Anda juga diharuskan untuk mengonsumsi banyak air atau minuman yang tidak mengandung kafein, kecuali jika dokter menginstruksikan lain.
  • Dosis untuk Anda ditentukan berdasarkan kondisi medis dan respon Anda terhadap pengobatan.
  • Pada anak-anak, dosis ditentukan berdasarkan ukuran tubuh. Jangan tingkatkan dosis atau menggunakan obat ini lebih sering dari yang diresepkan. Kondisi Anda tidak akan membaik lebih cepat, dan risiko efek samping serius bisa meningkat.
  • Hindari makan buah grapefruit atau minum jus grapefruit saat menggunakan obat ini kecuali dokter atau apoteker bilang Anda dapat melakukannya dengan aman. Grapefruit bisa meningkatkan risiko efek samping obat ini. Tanyakan dokter atau apoteker untuk informasi lebih lanjut.

Bagaimana cara penyimpanan Imatinib?

Berikut adalah tata cara penyimpanan imatinib yang harus diperhatikan:

  • Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap.
  • Jangan menyimpan obat ini di dalam kamar mandi.
  • Jangan membekukan obat ini di dalam freezer.
  • Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda.
  • Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jika Anda sudah tidak menggunakan obat ini atau jika obat sudah kedaluwarsa, Anda wajib membuang obat ini. Tetapi, Anda tetap harus mengikuti aturan membuang obat yang tepat dan aman untuk kesehatan.

Misalnya, jangan membuang obat di dalam toilet atau saluran pembuangan air lainnya. Lalu, jangan mencampurkan sampah obat dengan sampah rumah tangga. Lebih baik, jika Anda tidak tahu tata cara membuang sampah obat yang aman untuk lingkungan, silakan bertanya kepada apoteker atau petugas dari instansi pembuangan sampah setempat mengenai tata cara membuang obat.

Dosis

Informasi yang diberikan bukan pengganti saran medis. SELALU konsultasikan dengan dokter atau apoteker sebelum menggunakan obat ini.

Bagaimana dosis imatinib untuk orang dewasa?

Dosis dewasa untuk myeloid leukimia kronis

  • Fase kronis: 400 miligram (mg) yang diminum sekali sehari.
  • Fase percepatan atau fase kritis: 600 mg diminum sekali sehari.

Dosis dewasa untuk leukimia limfoblastik akut

  • Dosis biasa: 600 mg diminum setiap hari.

Dosis dewasa untuk penyakit myeloproliferative

  • Dosis biasa:400 mg diminum setiap hari.

Dosis dewasa untuk penyakit myelodysplastic

  • Dosis biasa: 400 mg diminum setiap hari.

Dosis dewasa untuk tumor gastrointestinal stromal

  • Dosis biasa: 400 mg dan diminum setiap hari. Namun, dosis bisa ditingkatkan hingga 800 mg sehari.

Dosis dewasa untuk dermatofibrosarcoma protuberans

  • Dosis biasa: 100 mg diminum setiap hari.

Berapa dosis imatinib untuk anak-anak?

Dosis anak-anak untuk myeloid leukimia kronis

  • Dosis untuk anak dari usia 1 tahun ke atas:
    • Dosis: 340 miligram/m2 diminum sekali sehari atau 170 mg/m2 digunakan sebanyak dua kali dalam sehari.
    • Dosis maksimum harian: 600 mg

Dosis anak-anak untuk limfoblastik leukimia akut

  • Dosis untuk anak dari usia 1 tahun ke atas:
    • Dosis: 340 miligram/m2 diminum sekali sehari.
    • Dosis maksimum harian: 600 mg

Dalam dosis apa imatinib tersedia?

Tablet, oral 100 mg
Tablet, oral 400 mg

Efek Samping

Efek samping apa yang dapat dialami karena imatinib?

Sama halnya dengan penggunaan obat-obatan lainnya, imatinib tentu memiliki risiko efek samping yang mungkin dialami oleh penggunanya. Oleh karena itu, jika Anda hendak menggunakan obat ini, pelajari terlebih dahulu mengenai efek sampingnya. Berikut adalah gejala efek samping yang mungkin terjadi:

  • Tanda-tanda  reaksi alergi: gatal-gatal, sulit bernafas, bengkak pada wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan.
  • demam, menggigil, tubuh sakit, gejala flu
  • mudah memar, pendarahan abnormal (hidung, mulut, vagina, atau dubur), bintik ungu atau merah di bawah kulit
  • bengkak, berat badan naik secara drastis, merasa sesak napas (meski dengan tenaga ringan)
  • pup berwarna hitam, berdarah, atau susah keluar
  • mual, sakit perut bagian atas, gatal-gatal, kehilangan nafsu makan, urine berwarna keruh, pup berwarna pucat, penyakit kuning (kulit atau mata menguning)
  • batuk berdarah atau muntah yang terlihat seperti bubuk kopi
  • nyeri pinggul, darah dalam urine
  • jarang buang air kecil atau tidak sama sekali
  • mati rasa atau kesemutan di sekitar mulut
  • otot lemah, kaku, atau kontraksi, refleks berlebihan
  • detak jantung cepat atau lambat, nadi lemak, merasa sesak nafas, bingung, pingsan
  • reaksi alergi yang cukup parah, biasanya ditandai dengan demam, sakit tenggorokan, bengkak pada wajah atau lidah, mata terasa terbakar, sakit kulit, diikuti kemerahan atau keunguan ruam kulit yang menyebar (khususnya di wajah dan tubuh bagian atas) dan menyebabkan melepuh serta terkelupas

Efek samping kurang serius bisa termasuk:

  • mual ringan atau sakit perut, muntah-muntah, diare
  • kram otot
  • nyeri sendi atau otot
  • sakit kepala, merasa lelah
  • hidung pengap, sakit sinus

Tidak semua orang mengalami efek samping ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Jika Anda khawatir tentang efek sampingnya, silakan konsultasikan dengan dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan imatinib?

Sebelum menggunakan imatinib, ada beberapa hal yang harus Anda ketahui terlebih dahulu, seperti berikut ini.

  • Beri tahu dokter dan apoteker jika Anda memiliki alergi terhadap imatinib.
  • Beri tahu dokter segala jenis alergi yang Anda miliki, termasuk kepada obat-obatan lain, makanan, zat pengawet dan pewarna, hingga alergi terhadap hewan.
  • Beri tahu dokter semua obat yang sedang Anda gunakan, baik obat resep, obat non resep, obat herbal, multivitamin, hingga suplemen makan.
  • Beri tahu dokter jika Anda memiliki atau pernah memiliki tekanan darah tinggi, serangan jantung, detak jantung tidak beraturan, diabetes, atau penyakit jantung, paru-paru, tiroid, dan gangguan liver. Juga katakan pada dokter Anda jika Anda merokok, atau pernah minum alkohol dalam jumlah banyak.
  • Beri tahu dokter jika Anda hamil atau berencana hamil. Anda sebaiknya tidak hamil ketika menggunakan imatinib. Katakan pada dokter Anda tentang metode keluarga berencana yang Anda gunakan saat pengobatan Anda. Jika Anda hamil ketika menggunakan imatinib, hubungi dokter Anda. Imatinib bisa menghangatkan janin
  • Beri tahu dokter jika Anda menyusui. Sebaiknya Anda tidak menyusui ketika menggunakan imatinib
  • Bicarakan dengan dokter tentang apa yang seharusnya dilakukan jika Anda mengalami diare saat pengobatan Anda. Jangan gunakan obat apapun untuk mengatasi diare tanpa berbicara dengan dokter Anda terlebih dahulu.
  • Hindari makan buah jeruk bali  atau minum jus buah tersebut saat menggunakan obat ini tanpa izin dari dokter. Buah ini bisa meningkatkan risiko efek samping obat ini. Tanyakan dokter atau apoteker untuk informasi lebih lanjut.

Apakah imatinib aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori D menurut US Food and Drugs Administration (FDA) atau setara dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Indonesia.

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :

  • A= Tidak berisiko,
  • B=Tidak berisiko pada beberapa penelitian,
  • C=Mungkin berisiko,
  • D=Ada bukti positif dari risiko,
  • X=Kontraindikasi,
  • N=Tidak diketahui

Selain itu, tidak ada penelitian yang memadai pada wanita untuk mencari tahu risiko pada bayi saat sang ibu mengonsumsi obat ini selama menyusui. Pertimbangkan potensi manfaat dan potensi risikonya sebelum mengonsumsi obat ini selama menyusui.

Interaksi

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan imatinib?

Interaksi dengan obat lain dapat memengaruhi cara kerja obat dan meningkatkan risiko efek samping yang berbahaya. Artikel ini tidak memuat semua kemungkinan interaksi obat. Catatlah semua produk obat yang Anda gunakan (termasuk obat resep, nonresep, dan herbal) dan perlihatkan kepada dokter serta apoteker Anda.

Jangan memulai, menghentikan, atau mengubah dosis obat apapun tanpa seizin dokter. Berikut adalah obat-obatan yang berpotensi untuk berinteraksi dengan imatinib:

  • acetaminophen (Tylenol)
  • aprepitant
  • antibioitk tertentu termasuk erythromycin (E.E.S., E-Mycin, Erythrocin), clarithromycin (Biaxin), dan rifampin (Rifadin, dalam Rifamate)
  • anticoagulants (‘pengencer darah’) seperti warfarin (Coumadin)
  • antifungals seperti ketoconazole (Nizoral) dan itraconazole (Sporanox)
  • bosentan
  • calcium channel blockers seperti amlodipine (Norvasc, in Caduet), diltiazem (Cardizem, Tiazac), felodipine (Plendil), isradipine (Dynacirc), nicardipine (Cardene), nifedipine (Adalat, Procardia, dll), nimodipine (Nimotop), nisoldipine (Sular), atau verapamil (Calan, Covera, Isoptin, Verelan).
  • cimetidine
  • obat penurun kolesterol (statins) seperti atorvastatin (Lipitor), lovastatin (Mevacor), dan simvastatin (Zocor)
  • cyclosporine (Neoral, Sandimmune)
  • dexamethasone
  • kontrasepsi hormon (pil KB, tambalan, cincin, suntikan atau implan)
  • pimozide (Orap)
  • obat untuk gelisah
  • obat untuk kejang-kejang seperti carbamazepine (Tegretol), phenobarbital, dan phenytoin (Dilantin)
  • sedatives obat tidur dan penenang
  • haloperidol
  • St. John’s wort
  • antidepressant–desipramine, nefazodone, sertraline
  • pengencer darah seperti warfarin, Coumadin
  • obat jantung atau tekanan darah –amiodarone, diltiazem, dronedarone, lidocaine, nicardipine, quinidine, verapamil
  • obat hepatitis C –boceprevir, telaprevir
  • obat HIV/AIDS –atazanavir, delavirdine, darunavir when given with ritonavir, efavirenz, fosamprenavir, indinavir, nelfinavir, nevirapine, ritonavir, saquinavir

Apakah makanan atau alkohol berinteraksi dengan imatinib?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan  penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan imatinib?

Kehadiran masalah medis lainnya dapat memengaruhi penggunaan obat ini. Pastikan Anda memberi tahu ke dokter jika Anda memiliki masalah medis lain, khususnya:

  • anemia
  • ascites (cairan dalam perut)
  • masalah pendarahan
  • gagal jantung kongestif
  • hypothyroidism (tiroid yang kurang aktif)
  • infeksi
  • neutropenia (sel darah putih rendah)
  • efusi pericardial (cairan di sekitar jantung)
  • efusi pleural (cairan di sekitar paru-paru)
  • pulmonary edema (cairan di sekitar paru-paru)
  • pendarahan perut
  • perforasi perut (lubang di dalam perut)
  • thrombocytopenia (rendahnya platelet dalam darah)
  • penyakit ginjal
  • penyakit liver

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Gejala overdosis yaitu:

  • kram perut
  • bengkak atau perut kembung

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Direview tanggal: Januari 1, 1970 | Terakhir Diedit: Oktober 14, 2019

Sumber
Yang juga perlu Anda baca