7 Manfaat Teripang, Si Hewan Laut yang Kenyal

    7 Manfaat Teripang, Si Hewan Laut yang Kenyal

    Hewan yang dijuluki sebagai ‘timun laut’ ini sering dijumpai di laut berair jernih dan dangkal. Bukan sekadar biota laut yang bisa dilihat ketika snorkeling, nyatanya kandungan teripang menawarkan manfaat bagi kesehatan. Lantas, apa saja khasiat teripang?

    Kandungan teripang

    Teripang adalah hewan laut berbentuk menyerupai sayuran timun dan bertekstur seperti cacing atau ulat, alias cukup lunak. Kabar baiknya, biota laut ini dapat dikonsumsi dan sering dijadikan sebagai obat tradisional untuk mengatasi berbagai penyakit.

    Khasiat dari teripang tentu tidak terlepas dari zat gizi yang ada di dalamnya. Ada pun kandungan gizi yang diperlukan tubuh dalam teripang meliputi:

    • Energi: 462 kalori
    • Protein: 39,1 g
    • Lemak: 32,4 g
    • Karbohidrat: 3,5 g
    • Kalsium: 499 mg
    • Besi: 96,4 mg
    • Fosfor: 616 mg
    • Natrium: 315 mg
    • Kalium: 402,5 mg
    • Retinol (vitamin A): 2 mcg
    • Karoten Total: 144 mcg
    • Thiamin (vitamin B1): 1,37 mg
    • Niasin: 5,3 mg

    Manfaat teripang

    tubuh sehat

    Walaupun rasa daging timun laut sedikit hambar, ada banyak kandungan nutrisi di dalamnya yang berkhasiat bagi kesehatan tubuh. Anda bisa mengonsumsi hewan laut ini dengan cara dikeringkan atau digoreng. Anda juga dapat mencoba memakannya mentah-mentah.

    Sebelum mencobanya, simak berbagai manfaat teripang yang perlu Anda ketahui. Di bawah ini sederet khasiat timun laut yang tentu sayang dilewatkan.

    1. Membantu melawan sel kanker

    Salah satu manfaat teripang yang paling populer adalah membantu melawan sel kanker. Pasalnya, hewan laut ini mengandung zat yang disebut sitotoksin, yaitu senyawa yang terbukti dapat melawan sel kanker.

    Hal ini dibuktikan lewat penelitian laboratorium yang dimuat dalam Bioorganic & medical chemistry letters. Para peneliti menemukan zat sitotoksik, lebih tepatnya Ds-echinoidea, yang dapat mengurangi penyebaran dan pertumbuhan sel kanker.

    Meski begitu, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk melihat kemanjuran dan efek samping dari timun laut sebagai pengobatan kanker.

    Deretan Makanan yang Berpotensi Mencegah Penyakit Kanker

    2. Mengatasi masalah gusi

    Tidak hanya melawan sel kanker, teripang juga berkhasiat bagi kesehatan gusi. Meski manfaat timun laut ini tidak didapatkan ketika dimakan langsung, Anda bisa memperoleh kegunaannya melalui ekstraknya.

    Sudah sejak lama ekstrak teripang diyakini bersifat anti-mikroba yang dapat mencegah hingga mengobati infeksi bakteri, jamur, dan patogen lainnya. Bahkan, keyakinan tersebut sudah dibuktikan lewat penelitian yang diterbikan di Marine Drugs.

    Para ahli dari studi ini melaporkan bahwa teripang berpotensi efektif mencegah sariawan. Sariawan merupakan masalah gusi yang sering terjadi akibat infeksi jamur Candida albicans.

    Delapan peserta yang terlibat dalam penelitian ini diberi jeli yang mengandung ekstrak timun laut Jepang. Sementara itu, sembilan lainnya mengonsumsi jeli plasebo.

    Hasilnya, kelompok yang mendapatkan teripang Jepang memiliki jumlah C. albicans lebih sedikit dibandingkan mereka yang diberikan plasebo.

    3. Meningkatkan daya tahan tubuh

    Sebagai sumber kandungan protein yang baik, konsumsi teripang bisa menjadi alternatif untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Bagaimana tidak, protein merupakan zat gizi yang dibutuhkan untuk metabolisme dan kesehatan tubuh untuk:

    • memperbaiki jaringan sel,
    • memproduksi enzim dan hormon untuk menjaga fungsi sel dan organ,
    • membangun sel dan jaringan dalam tubuh, serta
    • memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak.

    Bila tubuh kekurangan protein, pertumbuhan akan terhambat dan massa otot pun berkurang. Akibatnya, sistem kekebalan melemah dan tubuh lebih rentan terhadap penyakit, seperti pernapasan dan jantung.

    Oleh sebab itu, Anda bisa mengonsumsi teripang untuk mengambil khasiat dari protein. Namun, perlu diingat untuk memakannya dalam batas yang wajar karena konsumsi protein berlebihan justru bisa menimbulkan masalah bagi kesehatan.

    4. Menjaga kesehatan jantung

    Beberapa orang percaya bahwa teripang memiliki manfaat bagi kesehatan jantung dengan meningkatkan fungsi metabolisme.

    Sebuah penelitian di PLoS one mengungkapkan bahwa tikus yang diberi teripang coklat kering mengalami penurunan kolesterol total dan LDL. Kedua jenis kolesterol tersebut berpengaruh besar terhadap penurunan risiko aterosklerosis.

    Sementara itu, timun laut juga memberikan kontribusi terhadap kesehatan jantung dengan membantu menurunkan tekanan darah. Hal ini dibuktikan melalui penelitian dari Marine Drugs.

    Penelitian tersebut menemukan bahwa ekstrak teripang stonefish mampu menurunkan tekanan darah tinggi pada tikus. Bila diberikan dosis yang lebih tinggi, pengendalian tekanan darah mungkin dapat dilakukan.

    Meski begitu, penelitian lebih lanjut dibutuhkan untuk menentukan tingkat efektivitas dan efek samping teripang pada manusia terkait tekanan darah.

    Makanan Sehat untuk Pasien Penyakit Jantung, Plus Cara Mengolahnya

    5. Meningkatkan kesehatan tulang

    Tahukah Anda bahwa 100 gram teripang mengandung 499 miligram kalsium? Kandungan kalsium yang tinggi pada timun laut ini memberikan manfaat yang besar bagi kesehatan tulang.

    Begini, tubuh membutuhkan kalsium untuk membangun dan memelihara tulang agar tetap kuat. Jantung, otot, dan saraf Anda pun memerlukan mineral ini agar berfungsi dengan baik.

    Itu sebabnya, Anda bisa memperoleh manfaat kalsium melalui konsumsi teripang. Namun, kandungan kalori yang tinggi dalam timun laut mengharuskan Anda untuk berhati-hati karena dikhawatirkan dapat menimbulkan efek samping.

    6. Mencegah keriput pada kulit

    Berkat kandungan protein yang tinggi dalam teripang, Anda bisa memanfaatkan hewan laut ini sebagai cara mencegah keriput pada kulit. Penelitian dari Kementerian Kelautan dan Perikanan Indonesia membuktikan temuan tersebut.

    Para ahli kelautan ini menemukan peptida yang punya kandungan kolagen pada ekstrak timun laut. Kolagen merupakan jenis protein yang berfungsi sebagai jaringan ikat dan berperan penting dalam pembentukan lapisan kulit.

    Jenis protein ini juga bisa dimanfaatkan untuk melembutkan jaringan kulit dan menjaga kulit dari kerusakan. Meski dapat digunakan secara alami untuk menjaga kesehatan kulit, studi lebih lanjut dibutuhkan untuk mengetahui khasiat teripang terhadap manusia.

    7. Mengurangi nyeri otot usai berolahraga

    Timun laut termasuk hewan dengan kandungan fosfor yang tinggi. Hal ini yang membuat teripang memiliki manfaat terhadap kesehatan otot, termasuk mengurangi nyeri otot usai berolahraga.

    Mineral fosfor merupakan mineral terbanyak kedua dalam tubuh, sedangkan yang pertama merupakan kalsium. Tubuh membutuhkan fosfor karena berperan penting dalam berbagai hal, termasuk:

    • menjaga kesehatan tulang
    • membantu menghasilkan energi, dan
    • menggerakkan otot.

    Maka dari itu, teripang berpotensi digunakan sebagai alternatif untuk mengurangi nyeri otot karena fungsi utama yang telah disebutkan. Namun, penelitian lebih lanjut masih dibutuhkan untuk melihat khasiat timun laut terhadap nyeri otot ini.

    Panduan Gizi Olahraga bagi Atlet dan Anda yang Aktif Secara Fisik

    Tips mengolah teripang

    Teripang memang menawarkan segudang manfaat yang baik bagi kesehatan tubuh. Namun, Anda baru bisa mendapatkan khasiat yang maksimal dari hewan laut ini ketika diolah dengan benar.

    Di bawah ini beberapa tips mengolah timun laut agar berkhasiat bagi tubuh Anda.

    • Pilih teripang dengan kulit yang berkilau, lembab, dan tak berbau.
    • Rebus timun laut bersama bumbu dan rempah-rempah.
    • Masak hingga empuk dan terasa kenyal.
    • Kupas kulit luarnya dan potong daging setelah matang dan dingin.
    • Masukkan teripang ke sup, tumis, atau rebusan.
    • Simpan timun laut yang tidak digunakan dalam kulkas hingga lima hari.

    Anda juga tidak boleh sembarang mengonsumsi timun laut, terutama bagi orang yang sudah punya alergi pada seafood. Bila Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut, silakan hubungi dokter untuk mendapatkan solusi yang tepat.

    Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

    Ditinjau secara medis oleh

    dr. Patricia Lukas Goentoro

    General Practitioner · Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI)


    Ditulis oleh Novita Joseph · Tanggal diperbarui 24/03/2021

    Iklan
    Iklan
    Iklan
    Iklan