home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

5 Jenis dan Manfaat Rempah untuk Kesehatan

5 Jenis dan Manfaat Rempah untuk Kesehatan

Indonesia dikenal sebagai negara yang kaya akan rempah-rempahnya. Tidak hanya berguna untuk menambahkan rasa pada makanan, ternyata penggunaan rempah-rempah dalam makanan atau minuman mempunyai dampak baik untuk kesehatan. Apa saja manfaat rempah?

Beragam jenis dan manfaat rempah dari Indonesia

1. Manfaat rempah kayu manis (cinnamon)

Kayu manis merupakan salah satu rempah-rempah yang sangat sering dipakai untuk penambah rasa berbagai masakan dan minuman. Kayu manis mengandung cinnamaldehid yang digunakan untuk keperluan medis sebagai obat anti-bakteri atau anti jamur.

Selain itu, kayu manis juga mengandung antioksidan yang dapat membantu mengobati inflamasi pada tubuh dan menurunkan kadar kolesterol jahat dan trigliserida dalam darah.

Dari penelitian yang melihat hubungan konsumsi kayu manis dengan kesehatan jantung, diketahui bahwa mengonsumsi kayu manis setidaknya 120 mg per hari dapat menaikkan kadar kolesterol baik dalam darah.

Sebuah studi menyatakan bahwa kayu manis baik dikonsumsi bagi penderita diabetes karena dapat menurunkan kadar gula dalam darah.

Studi tersebut membuktikan bahwa penderita diabetes yang mengonsumsi kayu manis mengalami penurunan gula darah puasa sebanyak 10 – 29 persen.

Ukuran kayu manis yang baik untuk dikonsumsi sehari adalah sebanyak setengah hingga dua sendok makan atau sekitar 1 – 6 gram. Kayu manis tersebut dapat menjadi penambah rasa pada makanan dan minuman yang Anda konsumsi.

2. Manfaat kunyit

Kunyit adalah jenis tanaman rimpang dengan warna kuning yang khas. Karena warna kuning yang pekat ini, kunyit sering dijadikan sebagai pewarna berbagai makanan.

Zat antioksidan juga dimiliki oleh kunyit ini dapat melindungi tubuh dari efek radikal bebas dan mengurangi risiko terkena kanker.

Selain itu, kunyit juga mengandung zat anti-inflamasi, yaitu zat yang mengurangi kadar histamin dan meningkatkan kortisone alami dalam tubuh. Hal ini dapat membantu tubuh dalam mengangani inflamasi dan infeksi dalam tubuh.

Rimpang kuning ini juga bisa menjaga kesehatan hati, mengonsumsi kunyit dapat membantu metabolisme lemak dan meningkatkan pengeluaran bilirubin oleh kelenjar empedu.

Hal ini baik untuk mencegah batu empedu dan dapat membantu mengobati penderita batu empedu.

Kunyit memiliki dampak baik untuk kesehatan jantung, sebuah penelitian yang dilakukan pada kelinci yang mengalami aterosklerosis menunjukkan bahwa konsumsi kunyit pada kelinci tersebut dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah.

3. Manfaat jahe

Jahe sering digunakan sebagai obat alternatif untuk mengobati berbagai penyakit.

Banyak penelitian yang sudah membuktikan bahwa jahe baik untuk mengobati gejala mual, termasuk gejala mual yang muncul pada ibu hamil, penderita kanker yang sedang menjalani kemoterapi, dan mabuk laut.

Jahe bermanfaat sebagai anti-inflamasi dan dapat mengurangi rasa nyeri yang muncul pada tubuh. Sebuah penelitian membuktikan bahwa jahe memiliki peran yang sama seperti aspirin ketika terjadi inflamasi pada tubuh.

Bahkan dalam penelitian lain disebutkan bahwa menggabungkan jahe, kayu manis, dan minyak wijen bermanfaat untuk mengurangi nyeri dan ketegangan otot, sama seperti kerja aspirin atau ibuprofen yang dipakai untuk mengurangi nyeri.

4. Manfaat rempah cengkeh

Cengkeh adalah tangkai bunga kering yang berasal dari keluarga pohon Myrtaceae. Banyak yang menyebutkan bahwa cengkeh memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan, namun memang penelitian akan manfaat cengkeh bagi kesehatan masih sedikit.

Beberapa mengatakan bahwa cengkeh berguna untuk mengobati sakit gigi dan gusi, bahkan luka pada mulut.

Berdasarkan penelitian yang dilaporkan di Journal of Dentistry, menunjukkan bahwa cengkeh dapat menjadi pengganti obat penahan rasa sakit, seperti benzocaine.

Selain itu, Journal of Medical Microbiology menyatakan bahwa cengkeh dapat menghambat pertumbuhan jamur. Bahkan, beberapa penelitian lain menyebutkan cengkeh dapat mencegah ejakulasi dini pada pria.

5. Manfaat pala

Sering digunakan sebagai bumbu tambahan dalam masakan, ternyata rempah pala punya manfaat untuk mengurangi rasa sakit atau nyeri pada tubuh, sebagai zat anti-inflamasi, dan membantu menyembuhkan arthritis.

Selain itu, manfaat rempah pala yaitu membantu merangsang gerakan peristaltik pada usus dan memicu pengeluaran asam lambung yang dapat membantu proses pencernaan berjalan lebih cepat.

Di dalam pala, terdapat kandungan myristicin dan maceligan yang dianggap dapat menurunkan risiko terkena penyakit Alzheimer dan memperlambat penurunan kemampuan mengingat.

Jika Anda tidak percaya diri dengan bau mulut, maka mengonsumsi pala dapat menjadi salah satu solusi.

Mengonsumsi makanan yang mengandung pala, dianggap dapat mencegah bau mulut karena di dalam pala terdapat kandungan zat anti-bakteri. Oleh karena itu, pala kadang juga digunakan untuk campuran pasta gigi dan obat kumur.

Penggunaan rempah-rempah dalam makanan dan minuman ternyata juga punya manfaat mencegah kejadian hipertensi dan mengontrol berat badan.

Dengan menambahkan rempah yang kaya manfaat dalam makanan, rasa makanan tersebut akan semakin kaya, sehingga Anda tidak perlu lagi menggunakan garam terlalu banyak, yang dapat mengakibatkan hipertensi dan penyakit jantung.

Makanan yang kaya akan rasa juga akan cenderung menimbulkan rasa puas dibandingkan dengan rasa yang tidak terlalu beragam, hal ini juga mempengaruhi nafsu makan seseorang.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Efficacy of ginger for nausea and vomiting: a systematic review of randomized clinical trials. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/10793599 Accessed October 12, 2016

Effectiveness and safety of ginger in the treatment of pregnancy-induced nausea and vomiting. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/15802416 Accessed October 12, 2016

Antioxidant capacity of 26 spice extracts and characterization of their phenolic constituents. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/16190627 Accessed October 12, 2016

The potential of cinnamon to reduce blood glucose levels in patients with type 2 diabetes and insulin resistance. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/19930003 Accessed October 12, 2016

Phase II study of the effects of ginger root extract on eicosanoids in colon mucosa in people at normal risk for colorectal cancer. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/20418184 Accessed October 12, 2016

Comparing analgesic effects of a topical herbal mixed medicine with salicylate in patients with knee osteoarthritis. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/22308653 Accessed October 12, 2016

Is Clove a Cure-All? Retrieved from http://www.healthline.com/health/is-clove-a-cure-all Accessed October 12, 2016

S. El-Baroty, et al. “Characterization of antioxidant and antimicrobial compounds of cinnamon and ginger essential oils.” African Journal of Biochemistry Research 4.6 (2010): 167-174.

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh Nimas Mita Etika M
Tanggal diperbarui 29/01/2021
x