Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya
ask-doctor-icon

Tanya Dokter Gratis

Kirimkan pertanyaan atau pendapatmu di sini!

Selain Menyegarkan, Ini 7 Manfaat Timun untuk Tubuh Anda

    Selain Menyegarkan, Ini 7 Manfaat Timun untuk Tubuh Anda

    Di Indonesia, timun sering digunakan sebagai lalapan, bahan makanan, bahkan minuman. Tidak hanya itu saja, salah satu jenis buah ini juga menyegarkan karena mempunyai kandungan air yang cukup tinggi. Adakah manfaat atau khasiat lainnya dari kandungan gizi timun? Ini penjelasan lengkapnya.

    Kandungan gizi timun

    Mentimun, ketimun, atau timun sering kali dianggap sebagai sayuran. Akan tetapi, karena di dalamnya terdapat biji, timun atau Cucumis sativus termasuk ke dalam golongan buah.

    Anda mungkin termasuk yang sering mengonsumsi timun. Namun, tahukah Anda apa saja kandungan gizi di dalam buah timun?

    Mengutip dari Panganku, berikut adalah fakta gizi serta komposisi timun dihitung per 100 gram.

    • Kalori: 8
    • Air: 97,9 gr
    • Karbohidrat: 1,4 gr
    • Serat: 0,3 gr
    • Kalsium: 29 mg
    • Fosfor: 95 gr
    • Kalium: 57,1 mg
    • Beta karoten: 314 mcg
    • Folat: 7 mcg
    • Vitamin C: 1 mg
    • Vitamin K: 16,4 mcg

    Manfaat timun bagi kesehatan tubuh

    manfaat serta khasiat timun

    Saat mengonsumsinya, Anda setidaknya menyadari bahwa di dalam buah timun mengandung air yang cukup banyak.

    Tidak hanya itu saja, ada pula kandungan vitamin serta mineral yang dapat membantu kesehatan tubuh.

    Berikut adalah beberapa manfaat serta khasiat timun bagi tubuh Anda.

    1. Menambah hidrasi atau asupan cairan

    Beberapa kali disebutkan bahwa terdapat kandungan air pada buah timun. Kandungan air dalam buah timun bantu menambah hidrasi atau asupan cairan karena air berperan penting di dalam tubuh.

    Tidak hanya itu saja, kandungan air pada buah timun juga mempunyai manfaat agar metabolisme berfungsi dengan baik, menjaga suhu tubuh, serta mencegah penyakit ginjal.

    2. Mengurangi kadar gula dalam darah

    Dikutip dari American Diabetes Association, timun menjadi salah satu sayuran yang tidak mengandung tepung sehingga bermanfaat untuk mengurangi kadar gula dalam darah.

    Hal ini karena kandungan serat serta air pada timun juga dapat membantu memuaskan nafsu makan sekaligus mengendalikan kadar gula sehingga baik untuk penderita diabetes.

    Lalu, dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam BioImpacts juga menemukan bahwa adanya manfaat timun yang efektif utntuk mengurangi stress oksidatif serta mencegah komplikasi diabetes.

    Namun, masih diperlukan penelitian lebih lanjut karena percobaannya masih dilakukan terhadap hewan.

    3. Melancarkan pencernaan

    Terdapat kandungan serat serta air pada timun yang mempunyai manfaat untuk membantu mencegah sembelit dan melancarkan saluran pencernaan.

    Kandungan serat berupa pektin pada timun juga dapat membantu mengatur pergerakan usus serta meningkatkan frekuensi buang air besar.

    Tidak hanya itu saja, pektin pada timun juga bermanfaat mempercepat pergerakan otot usus sekaligus memberi makan bakteri baik sehingga meningkatkan kesehatan pencernaan.

    4. Menjaga kesehatan jantung

    Kandungan serat pada timun juga mempunyai manfaat serta khasiat lainnya seperti menjaga kesehatan jantung. Hal ini karena serat juga berfungsi untuk menurunkan kadar kolesterol.

    Sementara itu, kandungan kalium pada timun juga bermanfaat untuk menurunkan kadar natrium sehingga mengurangi risiko penyakit jantung.

    Ada pula manfaat dari vitamin K pada timun yang dapat membantu menurunkan tekanan darah dan mencegah menumpuknya mineral di area arteri.

    Tidak hanya itu saja, asupan vitamin K yang cukup juga memungkinkan jantung memompa darah ke seluruh tubuh.

    5. Memelihara kepadatan tulang

    Selain kalsium, ada pula kandungan vitamin K pada timun yang mempunyai manfaat untuk menjaga kesehatan serta kepadatan tulang.

    Perlu diketahui bahwa vitamin K merupakan vitamin yang mudah larut dalam lemak sehingga berfungsi untuk menjaga kesehatan tulang dan mengatur kadar kalsium dalam darah.

    Maka dari itu, vitamin K mempunyai manfaat serta khasiat untuk mendukung pemeliharaan tulang yang kuat, meingkatkan kepadatan tulang, hingga membantu mengurangi risiko patah tulang.

    Namun, masih membutuhkan studi lebih lanjut mengenai fungsi vitamin K pada timun yang dapat mencegah terjadinya osteoporosis.

    6. Meningkatkan fungsi kognitif

    Tahukah Anda kalau timun juga mempunyai kandungan beta karoten? Kandungan ini mempunyai manfaat untuk membantu meningkatkan fungsi kognitif.

    Beta karoten juga termasuk sebagai senyawa antioksidan yang juga berfungsi untuk meningkatkan daya ingat. Namun, perlu pula diingat bahwa manfaat ini merupakan efek jangka Panjang.

    Apabila Anda rutin mengonsumsi sayuran, buah, serta suplemen dengan kandungan beta karoten, ini juga berkhasiat untuk menurunkan risiko demensia.

    7. Memperbaiki kondisi kulit wajah

    Sebagian wanita pasti pernah memanfaatkan timun sebagai bahan alami untuk merawat kulit wajah. Hal ini karena kandungan air bermanfaat untuk mendinginkan, menenangkan, dan meredakan kemerahan.

    health-tool-icon

    Kalkulator Kebutuhan Kalori

    Gunakan kalkulator ini untuk menentukan berapa kebutuhan kalori harian Anda berdasarkan tinggi, berat badan, usia, dan aktivitas sehari-hari.

    Laki-laki

    Wanita

    Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

    Sumber

    Data Komposisi Pangan Indonesia – Beranda . (2021). Retrieved 18 February 2021, from https://www.panganku.org/id-ID/view

    7 Health Benefits of Eating Cucumber. (2021). Retrieved 18 February 2021, from https://www.healthline.com/nutrition/7-health-benefits-of-cucumber#TOC_TITLE_HDR_4

    Heidari, H., Kamalinejad, M., Noubarani, M., Rahmati, M., Jafarian, I., Adiban, H., & Eskandari, M. (2016). Protective mechanisms of Cucumis sativus in diabetes-related models of oxidative stress and carbonyl stress. Bioimpacts, 6(1), 33-39. doi: 10.15171/bi.2016.05

    Water and Healthier Drinks. (2021). Retrieved 18 February 2021, from https://www.cdc.gov/healthyweight/healthy_eating/water-and-healthier-drinks.html

    Non-starchy Vegetables | ADA. (2021). Retrieved 18 February 2021, from https://www.diabetes.org/healthy-living/recipes-nutrition/eating-well/non-starchy-vegetables

    Yang, Q. (2011). Sodium and Potassium Intake and Mortality Among US Adults. Archives Of Internal Medicine, 171(13), 1183. doi: 10.1001/archinternmed.2011.257

    Vitamin K. (2012). Retrieved 18 February 2021, from https://www.hsph.harvard.edu/nutritionsource/vitamin-k/

    Jiang, X., Huang, J., Song, D., Deng, R., Wei, J., & Zhang, Z. (2017). Increased Consumption of Fruit and Vegetables Is Related to a Reduced Risk of Cognitive Impairment and Dementia: Meta-Analysis. Frontiers In Aging Neuroscience, 9. doi: 10.3389/fnagi.2017.00018

     

    Foto Penulisbadge
    Ditulis oleh Atifa Adlina Diperbarui Mar 19, 2021
    Ditinjau secara medis oleh dr. Damar Upahita
    Next article: