home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

7 Manfaat Makan Telur bagi Kesehatan

7 Manfaat Makan Telur bagi Kesehatan

Telur termasuk bahan makanan yang paling serbaguna, gampang diolah, dan bercita rasa lezat sehingga menjadi favorit. Berkat kandungan gizi yang hampir lengkap, telur juga digadang-gadang sebagai superfood dengan segudang manfaat bagi kesehatan.

Kandungan gizi telur

Bolehkah penderita diabetes makan telur

Telur adalah bahan makanan hewani yang mengandung hampir semua zat gizi makro dan mikro. Putih telur merupakan sumber protein, vitamin B2, B6, B12, dan selenium. Sementara kuning telur mengandung lemak, kalori, kolesterol, dan beberapa jenis mineral.

Telur ayam ras (broiler), ayam kampung, dan bebek mengandung zat gizi dengan jumlah yang berbeda. Akan tetapi, ketiganya sama-sama didominasi oleh protein dan lemak, serta memiliki beragam vitamin dan mineral dalam jumlah tertentu.

Dua butir telur ayam ras seberat 100 gram mengandung zat gizi di bawah ini.

  • Energi (kalori): 154 kkal
  • Protein: 12,4 gram
  • Lemak: 10,8 gram
  • Karbohidrat: 0,7 gram
  • Kalsium: 86 miligram
  • Fosfor: 258 miligram
  • Zat besi: 3 miligram
  • Kalium: 118,5 miligram
  • Natrium: 142 miligram
  • Vitamin A: 104 mikrogram
  • Tiamin (vitamin B1): 0,12 miligram
  • Riboflavin (vitamin B2): 0,38 miligram

Telur ayam juga mengandung vitamin B6, vitamin D, vitamin E, vitamin K, dan mineral zinc dalam jumlah yang cukup. Tidak hanya itu, ada pula dua senyawa antioksidan yang disebut lutein dan zeaxanthin.

Manfaat telur bagi kesehatan

manfaat khasiat telur bebek

Mengonsumsi telur akan memberikan tubuh Anda asupan energi, protein, serta vitamin yang diperlukan untuk beraktivitas dan menjalankan fungsinya.

Selain itu, beberapa zat gizi dalam telur dapat menyehatkan tubuh dan mengurangi risiko penyakit. Di bawah ini berbagai manfaat telur.

1. Membentuk jaringan tubuh dan membantu fungsinya

Protein berperan penting dalam pembentukan, perbaikan, dan pada dasarnya hampir semua fungsi sel. Zat gizi inilah yang membentuk setiap sel dan jaringan penyusun tubuh manusia, seperti otot, otak, peredaran darah, tulang, dan masih banyak lagi.

Tubuh perlu protein untuk menjalankan proses metabolisme, membentuk energi, menyembuhkan luka, dan menghasilkan hormon. Konsumsi satu butir telur setiap hari membantu menyediakan protein yang dibutuhkan untuk menjalankan fungsi ini.

2. Menjaga kesehatan mata

Telur mengandung dua antioksidan lutein dan zeaxanthin bermanfaat bagi kesehatan mata. Lutein dan zeaxanthin yang Anda dapatkan dari telur biasanya terkumpul pada retina dan melindunginya dari kerusakan akibat sinar matahari.

Beberapa penelitian lama juga menunjukkan bahwa lutein dan zeaxanthin membantu mengurangi risiko penyakit katarak dan degenerasi makula. Keduanya merupakan penyakit yang umum menyebabkan kebutaan pada pasien lanjut usia.

3. Menjaga kesehatan otak

Telur mengandung kolin, yaitu zat mirip vitamin B yang penting dalam perkembangan otak selama kehamilan. Pada sel otak manusia, kolin mempercepat pelepasan protein yang diperlukan dalam pembentukan memori dan beberapa fungsi otak lainnya.

Studi menunjukkan bahwa orang yang mendapatkan banyak asupan kolin cenderung memiliki kemampuan kognitif dan memori yang lebih baik. Cara paling mudah untuk mendapatkan manfaat kolin yakni dengan mengonsumsi telur setiap hari.

4. Menurunkan kadar kolesterol jahat

Telur memang mengandung kolesterol. Asupan kolesterol yang Anda peroleh dari makanan biasanya tidak meningkatkan kadar kolesterol darah. Sebaliknya, telur justru membantu menyeimbangkan kadar kolesterol darah Anda.

Kolesterol pada telur justru memiliki manfaat untuk mengubah kolesterol jahat menjadi bentuk kolesterol lain yang lebih sehat. Sebuah studi dalam British Medical Journal pun membuktikan tidak ada hubungan antara makan telur dan risiko penyakit jantung.

5. Membantu menurunkan risiko penyakit jantung

Selain menurunkan kolesterol jahat, telur dapat meningkatkan jumlah high-density lipoprotein (HDL) yang dikenal sebagai kolesterol baik. Orang-orang dengan HDL yang tinggi biasanya berisiko lebih rendah untuk terkena stroke dan penyakit jantung.

Kandungan gizi beberapa jenis telur juga diperkaya dengan asam lemak omega-3 yang mampu menurunkan trigliserida darah. Penurunan kadar trigliserida akan mencegah pembentukan plak pada pembuluh darah yang menjadi cikal bakal penyakit jantung.

6. Membantu menjaga berat badan

Makan telur memberikan manfaat tersendiri bagi Anda yang sedang menurunkan berat badan. Telur kaya akan protein dan lemak, dua sumber kalori yang lebih baik daripada karbohidrat sederhana seperti nasi atau makanan manis.

Mengonsumsi telur bisa membuat Anda kenyang lebih lama dengan asupan kalori yang lebih sedikit. Dengan menambahkan telur ke dalam menu sarapan, Anda akan lebih berenergi dan terhindar dari keinginan untuk makan secara berlebihan.

7. Menguatkan sistem imun

Telur mengandung beragam zat gizi yang penting untuk menjaga kesehatan sistem imun. Beberapa di antaranya yakni asam amino sebagai pembentuk kekebalan serta antioksidan, vitamin A, vitamin B12, dan mineral selenium yang menjaga fungsinya.

Selain itu, selaput di sekitar kuning telur juga mengandung glikopeptida tersulfasi. Zat ini membantu merangsang produksi makrofag, yakni sel-sel kekebalan yang melindungi tubuh dari serangan penyakit dan infeksi.

Hal yang harus Anda perhatikan sebelum makan telur

bahaya kolesterol tinggi cek kolesterol

Telur memang punya banyak manfaat, tapi ada beberapa hal yang perlu Anda cermati sebelum mengonsumsinya. Terkait batas asupan, makan sebutir telur setiap hari tidak jadi masalah bagi orang yang sehat. Kebiasaan ini justru baik bagi kesehatan Anda.

Akan tetapi, lain halnya bagi penderita penyakit diabetes, penyakit jantung, tekanan darah tinggi, atau mengalami masalah dengan kolesterol darah. Anda tetap boleh makan telur, tapi sebaiknya batasi agar tidak lebih dari tiga kali dalam seminggu.

Hindari pula mengonsumsi telur bila Anda memiliki alergi. Gejala alergi telur antara lain muncul ruam pada kulit, gatal-gatal, dan sakit perut. Jangan abaikan gejala yang ringan sekalipun karena alergi dapat bereaksi parah pada beberapa orang.

Guna menjamin keamanan bahan pangan, simpanlah telur dalam kulkas segera setelah Anda membelinya. Jangan menyimpan telur dalam suhu ruangan ataupun mencucinya. Penyimpanan dan pengolahan yang tepat akan menjaga manfaat dan kualitas telur.

health-tool-icon

Kalkulator Kebutuhan Kalori

Gunakan kalkulator ini untuk menentukan berapa kebutuhan kalori harian Anda berdasarkan tinggi, berat badan, usia, dan aktivitas sehari-hari.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Data Komposisi Pangan Indonesia (Telur ayam ras, segar). (2018). Retrieved 10 May 2021, from https://www.panganku.org/id-ID/view

Top 10 Health Benefits of Eating Eggs. (2018). Retrieved 10 May 2021, from https://www.healthline.com/nutrition/10-proven-health-benefits-of-eggs

The Health Benefits of Eggs. (n.d.). Retrieved 10 May 2021, from https://www.australianeggs.org.au/nutrition/health-benefits

A possible brain food that you’ve probably never heard of. (2013). Retrieved 10 May 2021, from https://www.health.harvard.edu/staying-healthy/a-possible-brain-food-that-youve-probably-never-heard-of

Rong, Y., Chen, L., Zhu, T., Song, Y., Yu, M., Shan, Z., Sands, A., Hu, F. B., & Liu, L. (2013). Egg consumption and risk of coronary heart disease and stroke: dose-response meta-analysis of prospective cohort studies. BMJ (Clinical research ed.), 346, e8539. https://doi.org/10.1136/bmj.e8539

Mares J. (2016). Lutein and Zeaxanthin Isomers in Eye Health and Disease. Annual review of nutrition, 36, 571–602. https://doi.org/10.1146/annurev-nutr-071715-051110

Blesso, C. N., Andersen, C. J., Barona, J., Volek, J. S., & Fernandez, M. L. (2013). Whole egg consumption improves lipoprotein profiles and insulin sensitivity to a greater extent than yolk-free egg substitute in individuals with metabolic syndrome. Metabolism: clinical and experimental, 62(3), 400–410. https://doi.org/10.1016/j.metabol.2012.08.014

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Arinda Veratamala Diperbarui 15/07/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Patricia Lukas Goentoro