home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Anda Sering Makan Telur? Ternyata Ini 7 Manfaatnya bagi Kesehatan

Anda Sering Makan Telur? Ternyata Ini 7 Manfaatnya bagi Kesehatan

Telur adalah salah satu bahan makanan yang paling serbaguna., gampang diolah, dan memiliki cita rasa yang lezat sehingga menjadi favorit banyak orang. Berkat kandungan gizinya yang hampir lengkap, telur juga digadang-gadang sebagai superfood dengan segudang manfaat bagi kesehatan.

Apa saja manfaat yang bisa Anda dapatkan dari mengonsumsi makanan ini?

Kandungan gizi telur

Bolehkah penderita diabetes makan telur

Telur mengandung hampir semua zat gizi makro dan mikro yang penting untuk tubuh. Putih telur merupakan sumber protein, vitamin B2, B6, B12, dan selenium. Sementara itu, kuning telur mengandung lemak, kalori, kolesterol, dan beberapa jenis mineral.

Telur ayam ras, ayam kampung, dan bebek tentu mengandung zat gizi dengan jumlah yang berbeda. Akan tetapi, ketiganya sama-sama didominasi oleh protein dan lemak, serta mengandung beragam vitamin dan mineral dalam jumlah tertentu.

Dua butir telur ayam ras seberat 100 gram mengandung zat gizi sebagai berikut.

  • Energi: 154 kkal
  • Protein: 12,4 gram
  • Lemak: 10,8 gram
  • Karbohidrat: 0,7 gram
  • Kalsium: 86 miligram
  • Fosfor: 258 miligram
  • Zat besi: 3 miligram
  • Kalium: 118,5 miligram
  • Natrium: 142 miligram
  • Vitamin A: 104 mikrogram
  • Tiamin (Vitamin B1): 0,12 miligram
  • Riboflavin (Vitamin B2): 0,38 miligram

Telur ayam juga mengandung vitamin B6, D, E, K, dan zinc dalam jumlah yang cukup. Tidak hanya itu, ada pula dua senyawa antioksidan yang disebut lutein dan zeaxanthin.

Manfaat telur bagi kesehatan

manfaat khasiat telur bebek

Mengonsumsi telur akan memberikan tubuh Anda asupan energi, protein, serta vitamin yang diperlukan untuk beraktivitas dan menjalankan fungsinya. Selain itu, beberapa zat gizi dalam telur juga dapat menyehatkan tubuh dan mengurangi risiko penyakit.

Berikut berbagai manfaat dari makanan ini.

1. Membentuk jaringan tubuh dan membantu fungsinya

Protein berperan penting dalam pembentukan, perbaikan, dan pada dasarnya hampir semua fungsi sel. Zat gizi inilah yang membentuk setiap sel dan jaringan penyusun tubuh manusia, seperti otot, otak, peredaran darah, tulang, dan masih banyak lagi.

Tubuh memerlukan protein untuk menjalankan proses metabolisme, membentuk energi, menyembuhkan luka, dan menghasilkan hormon. Konsumsi satu butir telur setiap hari membantu menyediakan protein yang Anda butuhkan untuk menjalankan fungsi ini.

2. Menjaga kesehatan mata

Telur mengandung lutein dan zeaxanthin, yaitu dua antioksidan yang memiliki manfaat bagi kesehatan mata. Lutein dan zeaxanthin yang Anda dapatkan dari telur biasanya terkumpul pada retina dan melindunginya dari kerusakan akibat sinar matahari.

Beberapa penelitian lama juga menunjukkan bahwa lutein dan zeaxanthin membantu mengurangi risiko penyakit katarak dan degenerasi makula. Keduanya adalah penyakit yang umum menyebabkan kebutaan pada pasien lanjut usia.

3. Menjaga kesehatan otak

Telur mengandung kolin, yaitu zat mirip vitamin B yang penting dalam perkembangan otak selama kehamilan. Pada sel otak manusia, kolin mempercepat pelepasan protein yang diperlukan dalam pembentukan memori dan beberapa fungsi otak lainnya.

Studi menunjukkan bahwa orang yang mendapatkan banyak asupan kolin cenderung memiliki kemampuan kognitif dan memori yang lebih baik. Cara paling mudah untuk mendapatkan manfaat kolin yakni dengan mengonsumsi telur setiap hari.

4. Menurunkan kadar kolesterol jahat

Telur memang mengandung kolesterol, tetapi perlu diketahui bawah asupan kolesterol yang Anda peroleh dari makanan biasanya tidak meningkatkan kadar kolesterol darah. Sebaliknya, telur justru membantu menyeimbangkan kadar kolesterol darah Anda.

Kolesterol pada telur justru memiliki manfaat untuk mengubah kolesterol jahat menjadi bentuk kolesterol lain yang lebih sehat. Sebuah studi dalam British Medical Journal pun membuktikan tidak ada hubungan antara makan telur dengan risiko penyakit jantung.

5. Membantu menurunkan risiko penyakit jantung

Selain menurunkan kolesterol jahat, telur juga dapat meningkatkan jumlah high-density lipoprotein (HDL) yang dikenal sebagai kolesterol baik. Orang-orang dengan HDL yang tinggi biasanya berisiko lebih rendah untuk terkena stroke dan penyakit jantung.

Kandungan gizi beberapa jenis telur juga diperkaya dengan asam lemak omega-3 yang mampu menurunkan trigliserida darah. Penurunan kadar trigliserida akan mencegah pembentukan plak pada pembuluh darah yang menjadi cikal bakal penyakit jantung.

6. Membantu menjaga berat badan

Makan telur memberikan manfaat tersendiri bagi Anda yang sedang menurunkan berat badan. Telur kaya akan protein dan lemak, dua sumber kalori yang lebih baik daripada karbohidrat sederhana seperti nasi atau makanan manis.

Mengonsumsi telur bisa membuat Anda kenyang lebih lama dengan asupan kalori yang lebih sedikit. Dengan menambahkan telur ke dalam menu sarapan, Anda akan lebih berenergi dan terhindar dari keinginan untuk makan secara berlebihan.

7. Menguatkan sistem imun

Telur mengandung beragam zat gizi yang penting untuk menjaga kesehatan sistem imun. Beberapa di antaranya yakni asam amino sebagai pembentuk sel-sel kekebalan serta antioksidan, vitamin A, vitamin B12, dan selenium yang menjaga fungsinya.

Selain itu, selaput di sekitar kuning telur juga mengandung glikopeptida tersulfasi. Zat ini membantu merangsang produksi makrofag, yakni sel-sel kekebalan yang melindungi tubuh dari serangan penyakit dan infeksi.

Hal yang harus Anda perhatikan sebelum makan telur

bahaya kolesterol tinggi cek kolesterol

Telur memang memiliki banyak manfaat, tapi ada beberapa hal yang perlu Anda cermati sebelum mengonsumsinya. Terkait batas asupan, makan sebutir telur setiap hari tidak jadi masalah bagi orang yang sehat. Kebiasaan ini justru baik bagi kesehatan Anda.

Akan tetapi, lain halnya bagi Anda yang menderita penyakit diabetes, penyakit jantung, tekanan darah tinggi, atau mengalami masalah dengan kolesterol darah. Anda tetap boleh makan telur, tapi sebaiknya batasi agar tidak lebih dari tiga kali dalam seminggu.

Hindari pula mengonsumsi telur bila Anda memiliki alergi. Gejala alergi telur antara lain muncul ruam pada kulit, gatal-gatal, dan sakit perut. Jangan abaikan gejala yang ringan sekalipun karena alergi dapat menimbulkan reaksi parah pada beberapa orang.

Guna menjamin keamanan bahan pangan, simpanlah telur dalam kulkas segera setelah Anda membelinya. Jangan menyimpan telur dalam suhu ruangan ataupun mencucinya. Penyimpanan dan pengolahan yang tepat akan menjaga manfaat dan kualitas telur.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Data Komposisi Pangan Indonesia (Telur ayam ras, segar). (2018). Retrieved 10 May 2021, from https://www.panganku.org/id-ID/view

Top 10 Health Benefits of Eating Eggs. (2018). Retrieved 10 May 2021, from https://www.healthline.com/nutrition/10-proven-health-benefits-of-eggs

The Health Benefits of Eggs. (n.d.). Retrieved 10 May 2021, from https://www.australianeggs.org.au/nutrition/health-benefits

A possible brain food that you’ve probably never heard of. (2013). Retrieved 10 May 2021, from https://www.health.harvard.edu/staying-healthy/a-possible-brain-food-that-youve-probably-never-heard-of

Rong, Y., Chen, L., Zhu, T., Song, Y., Yu, M., Shan, Z., Sands, A., Hu, F. B., & Liu, L. (2013). Egg consumption and risk of coronary heart disease and stroke: dose-response meta-analysis of prospective cohort studies. BMJ (Clinical research ed.), 346, e8539. https://doi.org/10.1136/bmj.e8539

Mares J. (2016). Lutein and Zeaxanthin Isomers in Eye Health and Disease. Annual review of nutrition, 36, 571–602. https://doi.org/10.1146/annurev-nutr-071715-051110

Blesso, C. N., Andersen, C. J., Barona, J., Volek, J. S., & Fernandez, M. L. (2013). Whole egg consumption improves lipoprotein profiles and insulin sensitivity to a greater extent than yolk-free egg substitute in individuals with metabolic syndrome. Metabolism: clinical and experimental, 62(3), 400–410. https://doi.org/10.1016/j.metabol.2012.08.014

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh Arinda Veratamala
Tanggal diperbarui 09/03/2017
x