home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Mengenal Kolin dan Manfaatnya bagi Tubuh

Mengenal Kolin dan Manfaatnya bagi Tubuh

Banyak produk makanan yang diperkaya oleh kolin. Namun, apa sebenarnya kolin itu, dan apa manfaatnya bagi kesehatan? Yuk, kupas tuntas semua yang perlu Anda ketahui tentang manfaat kolin dalam artikel ini.

Apa manfaat kolin?

Bolehkah penderita diabetes makan telur

Kolin adalah senyawa kimia larut air yang fungsinya mirip dengan vitamin. Zat gizi ini masih satu keluarga vitamin B kompleks dan berhubungan erat dengan vitamin B9 (folat).

Tubuh manusia mampu memproduksi kolin di dalam organ hati yang dibentuk dari asam amino. Namun, porsi kolin alami yang diproduksi tubuh hanya sedikit sehingga Anda butuh asupan tambahan dari makanan untuk memenuhi kebutuhannya.

Kolin memainkan peran penting dalam banyak proses di seluruh tubuh. Nutrisi ini membantu membangun struktur dan mengatur kerja sel-sel tubuh, mengangkut kolesterol dari hati, proses sintesis DNA, hingga detoksifikasi tubuh.

Kolin juga bekerja menjaga fungsi sistem saraf yang terlibat dalam memori, gerakan otot, mengatur detak jantung, dan banyak fungsi dasar lainnya. Di bawah ini rincian manfaat kolin untuk tubuh.

1. Menjaga kesehatan otak

Asupan kolin ke otak membantu mempertajam ingatan dan mengatur mood. Hal ini diperkuat penelitian terbitan The American Journal of Clinical Nutrition pada 2011 yang melibatkan lebih dari 1.200 orang berusia 36 – 83 tahun tanpa pertanda demensia.

Penelitian tersebut melaporkan bahwa asupan makanan tinggi kolin meningkatkan fungsi kognitif otak serta penyimpanan memori verbal dan visual.

2. Menjaga fungsi hati

Manfaat penting kolin yang lain yakni membuat zat yang dibutuhkan untuk mengangkut kolesterol dari organ hati.

Kekurangan asupan kolin dapat menyebabkan lemak dan kolesterol terakumulasi di dalam organ hati yang memicu perkembangan perlemakan hati. Perlemakan hati merupakan tanda-tanda awal dari kerusakan hati.

3. Menjaga kesehatan jantung

Kolin terlibat dalam pengendalian kadar homosistein di dalam darah. Kadar homosistein yang terlalu tinggi dalam darah dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.

Peningkatan kadar homosistein juga memicu terjadinya aterosklerosis dan trombogenesis. Asupan makanan kaya akan kolin dipercaya punya manfaat dalam menurunkan risiko Anda dari penyakit-penyakit tersebut.

4. Menjaga kehamilan yang sehat

Asupan kolin dapat membantu tumbuh kembang organ penting janin, termasuk tulang belakang dan otak janin. Sejumlah penelitian menunjukan asupan kolin dapat mencegah bayi lahir dengan cacat tabung saraf seperti spina bifida dan anencephaly.

Asupan makanan tinggi kolin selama kehamilan, terutama pada trimester dua, dilaporkan meningkatkan ketajaman memori visual anak ketika kelak berusia 7 tahun.

Temuan tersebut didapat dari sebuah penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Epidemiology setelah mengamati pola makan lebih dari 800 ibu hamil.

Makanan yang mengandung kolin

cara menyimpan daging yang benar

Kolin banyak ditemukan pada sumber makanan segar seperti daging dan hati sapi, hati ayam, dada ayam, telur, kacang kedelai, minyak ikan, kacang merah, kembang kol, kentang, susu, yogurt, brokoli, biji bunga matahari, beras coklat, jamur, dan bayam.

Anda juga bisa mendapatkan asupan tambahan kolin dari produk susu dan sereal yang diperkaya oleh kolin (fortifikasi atau proses peningkatan kandungan zat gizi) serta suplemen makanan.

Rekomendasi asupan kolin harian yakni 550 miligram (mg) untuk laki-laki dewasa dan 425 mg untuk perempuan dewasa. Kebutuhan kolin untuk wanita hamil akan lebih tinggi untuk menjamin kehamilan dan tumbuh kembang janin yang optimal.

Wanita yang memasuki usia menopause juga rentan mengalami defisiensi kolin, sehingga asupan makanan tinggi kolin perlu lebih ditingkatkan selama masa ini.

Efek samping asupan kolin

Kekurangan kolin berkaitan dengan penurunan fungsi otak (mudah lupa, perubahan mood, dan kesulitan belajar), 3L (lemah, letih, lesu), dan nyeri otot.

Hanya saja, Anda perlu perhatikan juga batas harian maksimal kolin. Batas maksimun asupan kolin untuk orang dewasa yakni 3.500 mg per hari.

Kebanyakan asupan kolin dapat menyebabkan bau badan, muntah, tekanan darah rendah (hipotensi), dan keringat berlebihan. Meski begitu, kelebihan kolin merupakan kondisi yang jarang terjadi dari asupan makanan harian saja.

health-tool-icon

Kalkulator Kebutuhan Kalori

Gunakan kalkulator ini untuk menentukan berapa kebutuhan kalori harian Anda berdasarkan tinggi, berat badan, usia, dan aktivitas sehari-hari.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Brehm Barbara A. 2015. Nutrition Science, Issues, and Applications. California: ABC-CLIO, LLC

Oregon State University. 2015. Choline. [Online] Tersedia pada: http://lpi.oregonstate.edu/mic/other-nutrients/choline#reference56 (Diakses 8/12/2017)

Poly C dkk. 2011. The Relation of Dietary Choline to Cognitive Performance and White-Matter Hyperintensity in the Framingham Offspring Cohort. The American Journal of Clinical Nutrition vol. 94 no. 6 : 1584-1591

Boeke CE, Gillman MW, Hughes MD, Rifas-Shiman SL, Villamor E, dan Oken E. 2013. Choline Intake During Pregnancy and Child Cognition at Age 7 Years. American Journal of Epidemiology 177(12): 1338-1347

Rajaie Somayeh,dan  Esmailzadef Ahmad. 2011. Dietary Choline and Betaine Intakes and Risk of Cardiovascular Diseases: Revies of Epidemiologiacal Evidance. Arya Atherocler 7(2): 78-86

Shaw GM, Carmichael SL, Yang Wei, Selvin S, Schaffer DM. 2004. Periconceptional Dietary Intake of Choline and Betaine and Neural Tube Defects in Offspring. American Journal of Epidemiology vol.160 (2): 102-109

What Is Choline? An Essential Nutrient With Many Benefits. [Online] Tersedia pada: https://www.healthline.com/nutrition/what-is-choline#section6 (Diakses 8/12/2017)

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Abduraafi Andrian Diperbarui 28/07/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
x