Stillbirth (Bayi Lahir Mati)

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 September 2020 . Waktu baca 9 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu stillbirth?

Bayi meninggal dalam kandungan atau stillbirth adalah saat bayi dilahirkan dalam keadaan tidak bernyawa di usia kehamilan setelah 20 minggu. Sementara itu, kematian bayi sebelum minggu ke-20 kehamilan disebut keguguran.

Definisi yang direkomendasikan oleh WHO untuk perbandingan internasional menyebut bayi meninggal dalam kandungan adalah bayi yang lahir tanpa tanda-tanda kehidupan pada usia kandungan 28 minggu atau lebih. 

Bila dibagi sesuai masa kehamilan, klasifikasi kondisi stillbirth adalah:

  • 20 hingga 27 minggu: stillbirth awal (early stillbirth)
  • 28 hingga 36 minggu: stillbirth akhir (late stillbirth)
  • setelah 37 minggu: stillbirth.

Memiliki bayi sehat di kehamilan berikutnya adalah hal yang mungkin terjadi pada kebanyakan wanita yang pernah mengalami stillbirth.

Jika penyebab stillbirth adalah masalah kromosom tertentu atau masalah tali pusar, kemungkinan lahir mati akan terjadi lagi kecil. 

Sementara itu bila penyebab stillbirth adalah penyakit kronis ibu atau gangguan genetik pada orangtua, risikonya lebih tinggi. 

Seberapa umumkah kondisi bayi lahir mati?

Masih mengutip dari WHO, pada 2015, jumlah bayi meninggal dalam kandungan (stillbirth) secara global adalah ada 2,6 juta, dengan lebih dari 7.178 kematian per hari. Mayoritas kondisi ini terjadi di negara-negara berkembang. 

Kasus bayi meninggal dalam kandungan terjadi di negara dengan penghasilan rendah dan menengah adalah sebanyak 98 persen.

Sementara itu, sekitar setengah dari semua kasus bayi meninggal dalam kandungan terjadi pada periode intrapartum, yang merupakan waktu risiko terbesar. 

Diperkirakan proporsi bayi meninggal dalam kandungan yang intrapartum adalah bervariasi dari 10 persen di daerah maju hingga 59 persen di Asia Selatan. 

Bayi meninggal dalam kandungan merupakan kondisi yang dapat terjadi pada siapapun. Ini dapat diatasi dengan mengurangi faktor risiko. Diskusikanlah dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala stillbirth?

Gejala bayi meninggal dalam kandungan yaitu kelahiran bayi yang telah tidak bernyawa setelah 24 minggu penuh kehamilan. Namun, biasanya tidak ada tanda darurat sebelum stillbirth terjadi. 

Gejala yang mungkin terjadi sebelum bayi meninggal dalam kandungan yaitu:

  • Pendarahan vagina, terutama selama trimester kedua kehamilan
  • Bayi kurang bergerak atau mengalami perubahan tingkat aktivitas normal selama di dalam kandungan. 

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala bayi meninggal dalam kandungan atau stillbirth yang tidak disebutkan di atas. Jika memiliki kekhawatiran akan gejala tertentu, konsultasikan pada dokter.

Kapan harus periksa ke dokter?

Jika mengalami salah satu tanda atau gejala bayi meninggal dalam kandungan yang disebutkan di atas, atau memiliki pertanyaan apapun, konsultasikan pada dokter.

Tubuh setiap orang bereaksi dengan cara berbeda. Selalu lebih baik untuk mendiskusikan apa yang terbaik untuk keadaan dengan dokter.

Penyebab

Apa penyebab bayi lahir mati?

Satu dari 200 kehamilan dapat mengalami kematian sebelum bayi lahir pada usia kandungan lebih dari 20 minggu.

Tidak jauh berbeda dengan penyebab dari keguguran, bayi lahir mati juga bisa disebabkan oleh kondisi ibu maupun janin.

Beberapa hal menjadi penyebab bayi meninggal dalam kandungan adalah:

1. Cacat lahir dengan atau tanpa kelainan kromosom

Mengutip dari March of Dimes, sekitar 14 dari 100 kasus bayi lahir mati (14 persen), memiliki kondisi cacat lahir termasuk kondisi kelainan genetik, seperti down syndrome.

Selain itu, kelainan kromosom bertanggung jawab sebesar 15-20 persen dari semua kejadian bayi lahir mati.

Terkadang, bayi lahir mati juga mempunyai kelainan struktural yang tidak disebabkan oleh kelainan kromosom, tetapi disebabkan oleh genetik, lingkungan, dan penyebab yang tidak diketahui.

2. Masalah dengan tali pusar

Saat persalinan, bisa saja terjadi tali pusar bayi yang keluar lebih dulu sebelum bayi keluar (prolaps tali pusar), sehingga menghalangi pasokan oksigen bayi sebelum bayi mampu bernapas sendiri.

Bayi yang terlilit tali pusar sebelum persalinan, sehingga mengganggu pernapasan bayi.

Dua kejadian yang melibatkan tali pusar ini menjadi penyebab bayi meninggal di dalam kandungan. Namun, kejadian ini jarang menjadi penyebab utama dari bayi lahir mati.

3. Masalah pada plasenta

24 persen masalah pada plasenta menyebabkan stillbirth. Masalah pada plasenta ini mencakup:

  • Pembekuan darah
  • Peradangan
  • Masalah dengan pembuluh darah di plasenta
  • Solusio plasenta (plasenta lepas dari dinding rahim sebelum waktunya)

Wanita yang merokok selama kehamilan lebih mungkin untuk mengalami abrupsio plasenta dibandingkan wanita yang tidak merokok.

4. Kondisi kesehatan ibu

Ibu hamil dengan kondisi ini bisa menjadi penyebab bayi lahir mati:

Tekanan darah tinggi atau preeklampsia saat hamil meningkatkan risiko abruptio plasenta atau bayi lahir mati dua kali lebih besar.

5. Intrauterine growth restriction (IUGR)

IUGR membuat janin memiliki risiko tinggi kekurangan nutrisi. Kekurangan nutrisi ini kemudian membuat pertumbuhan dan perkembangan janin terganggu.

Pertumbuhan dan perkembangan janin yang berjalan sangat lambat dapat menempatkan janin pada risiko lahir mati.

Bayi yang kecil atau tidak tumbuh sesuai dengan usianya berisiko mengalami kematian karena asfiksia atau kekurangan oksigen sebelum atau selama kelahiran.

6. Infeksi selama kehamilan yang dapat mempengaruhi ibu, bayi, atau plasenta

Sekitar 1 dari 10 kejadian bayi lahir mati disebabkan oleh infeksi. Beberapa infeksi yang dapat menyebabkan bayi lahir mati adalah:

Beberapa infeksi ini mungkin tidak menunjukkan gejala dan mungkin juga tidak terdiagnosis sebelum ibu mengalami kondisi yang lebih serius, seperti kelahiran prematur atau bayi lahir mati.

Apa yang meningkatkan risiko stillbirth?

Sama seperti keguguran, bayi lahir mati tentu bukan kejadian yang diinginkan oleh semua ibu hamil. Berikut hal yang meningkatkan risiko ibu hamil mengalami stillbirth.

Konsultasikan ke dokter bila memiliki salah satu faktor risiko di atas.

Diagnosis

Bagaimana stillbirth didiagnosis?

Dokter akan memeriksa detak jantung janin untuk memastikan keadaan si kecil, pemeriksaan ini menggunakan doppler atau scan ultrasound.

Sementara itu kalau bayi meninggal dalam kandungan dan tidak ada risiko segera pada kesehatan, biasanya ibu hamil akan diberi waktu untuk berpikir mengenai apa yang ingin dilakukan selanjutnya.

Langkah selanjutnya yaitu menunggu waktu kelahiran dimulai secara alami, atau kelahiran dimulai dengan obat (induksi).

Jika kesehatan ibu hamil berada dalam risiko, bayi tersebut harus dilahirkan sesegera mungkin. Biasanya prosedur yang dilakukan tetap persalinan normal, tapi bisa juga dengan tindakan operasi caesar pada kondisi tertentu. 

Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pengobatan untuk stillbirth?

Ketika seorang ibu mengalami kondisi stillbirth, hal yang penting dilakukan adalah segera melahirkan bayinya.

Beberapa ibu mungkin sudah siap diinduksi saat itu juga untuk merangsang kontraksi rahim, sehingga bisa melahirkan dengan normal (per vaginam).

Jika leher rahim ibu belum melebar, dokter akan memberikan obat pada vagina ibu untuk merangsang pelebaran leher rahim. Ibu juga akan diberi infus hormon oksitosin untuk merangsang kontraksi rahim.

Beberapa ibu dengan kondisi tertentu akan disarankan untuk menjalani operasi caesar, seperti:

  • Posisi bayi tidak normal (kepala bayi tidak berada di bawah dekat leher rahim)
  • Ibu mengalami atau pernah mengalami kelainan plasenta
  • Bayi lebih besar dari ukuran panggul ibu
  • Menjalani operasi caesar di kehamilan sebelumnya
  • Kehamilan kembar

Operasi caesar dilakukan untuk menghindari komplikasi saat persalinan, seperti perdarahan.

Selain dengan cara melahirkan normal atau operasi caesar, proses pengeluaran bayi lahir mati juga dapat dilakukan dengan cara dilasi dan kuretase (D&C) atau lebih dikenal dengan istilah kuret. 

Prosedur ini dilakukan jika usia kandungan ibu masih dalam trimester kedua. Dilasi dan kuretase memiliki komplikasi yang lebih sedikit dibandingkan dengan prosedur induksi sebagai upaya untuk dapat melahirkan normal.

Bagaimana respon tubuh setelah melahirkan bayi kondisi meninggal?

Setelah melahirkan, tentu tubuh juga membutuhkan waktu untuk proses pemulihan. Ibu mungkin perlu dirawat beberapa hari di rumah sakit. 

Beberapa hari setelah proses melahirkan, ibu akan merasakan penuh pada payudara karena sudah memproduksi ASI. Ini merupakan suatu hal yang normal terjadi. 

Seiring waktu berjalan, produksi ASI akan berhenti dan ASI akan hilang, tetapi payudara mungkin akan terasa sakit dan nyeri untuk sementara.

Selain pemulihan kondisi fisik, Anda juga pastinya membutuhkan pemulihan emosional. Ini mungkin menjadi suatu proses yang panjang. 

Memang tidak mudah untuk menerima kenyataan bahwa telah kehilangan. Pada saat ini, Anda membutuhkan dukungan dari orang-orang terdekat, terutama pasangan dan keluarga.

Setelah mengalami kehilangan, beberapa ibu biasanya mempunyai dorongan yang kuat untuk hamil lagi.

Beberapa wanita mungkin ingin mencoba hamil lagi dengan segera, tetapi sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter untuk mempersiapkan kehamilan lebih baik. 

Sebaiknya ketahui penyebab kondisi stillbirth, sehingga bisa dicegah pada kehamilan berikutnya. Pada beberapa kasus bayi lahir mati mungkin tidak dapat dijelaskan apa yang menyebabkannya.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    Detak Jantung Janin Lemah, Apakah Ini Pertanda Buruk?

    Suara yang paling indah bagi calon orangtua adalah detak jantung janin yang terdengar pertama kali. Seperti apa detak jantung yang normal dan tidak (lemah)?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Perkembangan Janin, Kehamilan 10 Juli 2017 . Waktu baca 3 menit

    Perlukah Punya Tempat Tidur Bayi di Rumah? Seperti Apa Tempat Tidur Bayi yang Baik?

    Untuk menyambut kelahiran si kecil, baiknya Andamemilih tempat tidur dan kasur bayi yang nyaman dan aman. Apa saja yang harus diperhatikan?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Melahirkan, Kehamilan 27 Juni 2017 . Waktu baca 6 menit

    Ini Bahayanya Bagi Bayi Kalau Ibu Tidur Telentang Saat Hamil Tua

    Saat hamil, mencari posisi rebahan untuk beristirahat bisa menjadi dilema tersendiri. Tapi tidur telentang saat hamil meningkatkan risiko bayi lahir mati.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Ajeng Quamila
    Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 22 Januari 2017 . Waktu baca 5 menit

    4 Cara Bangkit dari Depresi Setelah Kehilangan Bayi

    Orangtua mana yang tidak terpuruk setelah ditinggal wafat buah hatinya sendiri? Namun Anda tetap harus bangkit meski sudah kehilangan bayi tercinta.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
    Melahirkan, Kehamilan, Hidup Sehat, Psikologi 19 Desember 2016 . Waktu baca 5 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    Apa Akibatnya pada Janin Jika Ibu Merokok Saat Hamil?

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Ajeng Quamila
    Dipublikasikan tanggal: 31 Mei 2020 . Waktu baca 8 menit
    penyakit tiroid stillbirth

    Penyakit Hipertiroid Bisa Meningkatkan Risiko Stillbirth Alias Kematian Janin

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Diah Ayu
    Dipublikasikan tanggal: 8 Desember 2019 . Waktu baca 4 menit
    pengapuran plasenta

    Apa yang Terjadi Pada Janin Jika Ibu Mengalami Pengapuran Plasenta?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Andisa Shabrina
    Dipublikasikan tanggal: 1 November 2017 . Waktu baca 4 menit
    bayi lahir mati

    Berbagai Penyebab Bayi Lahir Dalam Keadaan Meninggal (Stillbirth)

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Dipublikasikan tanggal: 29 Agustus 2017 . Waktu baca 5 menit