Ciri-Ciri Hamil dari yang Paling Sering Muncul Sampai Tak Terduga

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 8 Oktober 2020 . Waktu baca 13 menit
Bagikan sekarang

Sudah terlambat menstruasi dan penasaran apakah sudah hamil atau belum? Tanda-tanda awal hamil yang paling sering diketahui adalah siklus menstruasi yang terlambat. Namun ada juga wanita yang memiliki siklus menstruasi tidak teratur sehingga ia tidak menyadari kehamilannya. Untuk memudahkan, berikut ciri-ciri hamil mulai dari yang paling umum sampai jarang dialami oleh wanita.

Tanda-tanda hamil yang paling umum dialami wanita

perkembangan janin minggu 3 kehamilan

Cara paling mudah mengetahui Anda hamil atau tidak adalah dengan menggunakan alat tes kehamilan atau test pack. Namun sebelum itu, tubuh sebenarnya sudah mengeluarkan sinyal atau tanda hamil yang bisa diketahui oleh Anda.

Berikut beberapa ciri-ciri hamil yang paling umum dialami wanita.

1. Terlambat menstruasi

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa terlambat menstruasi adalah ciri hamil yang paling umum dialami oleh wanita. 

Ini karena menstruasi dan kehamilan berawal dari satu proses yang sama, yaitu turunnya sel telur dewasa dari ovarium (indung telur) menuju rahim.

Perbedaannya adalah ada atau tidaknya sperma yang masuk untuk membuahi. Jika ada, sel telur yang berhasil dibuahi akan menempel di dinding rahim dan terus berkembang menjadi bayi dalam waktu 9 bulan.

Jika tidak, sel telur akan luruh bersama lapisan dinding rahim keluar dari vagina yang kemudian disebut sebagai menstruasi.

Bila Anda sudah berhubungan seksual dan terlambat menstruasi selama 5-7 hari, ini bisa menandakan proses pembuahan sudah berlangsung. Kemudian berkembang menjadi bakal janin.

Setelah implantasi, tubuh Anda akan melepaskan hormon HCG yang bertugas menjaga kehamilan.

Hormon ini jugalah yang memberitahu indung telur untuk berhenti memproduksi sel telur baru ketika Anda hamil. Oleh karenanya, tidak ada sel telur yang luruh menjadi darah haid.

Namun, perlu dipahami bahwa terlambat menstruasi juga bisa disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon, tidak selalu menjadi ciri-ciri hamil.

2. Perubahan payudara dan puting

Perubahan payudara menjadi salah satu tanda-tanda hamil yang sering dirasakan wanita. Payudara ibu hamil umumnya akan terasa lebih kencang. Bahkan dalam beberapa kasus, payudara terasa nyeri dan tidak nyaman.

Dalam minggu-minggu pertama kehamilan, payudara Anda terasa lebih besar, berat, kencang, dan keras dari biasanya. Payudara juga mungkin terasa lebih sensitif dan nyeri, juga menyesakkan.

Selain itu, tanda-tanda hamil lainnya, muncul garis-garis urat pada area di sekitar puting susu. Bagian areola puting juga dapat berubah warna semakin gelap dan ukurannya melebar.

Tanda-tanda hamil ini terjadi akibat perubahan hormon. Payudara membengkak dan puting menghitam karena hormon kehamilan meningkatkan aliran darah menuju area tersebut demi mempersiapkan produksi ASI.

Ciri-ciri hamil ini mulai terjadi di usia kehamilan 4-6 minggu, sementara perubahan warna puting dan areola mulai sekitar minggu ke-11 kehamilan.

3. Mual dan muntah

Salah satu tanda-tanda hamil yang umum dirasakan adalah mual di pagi hari atau morning sickness. Mual dapat dialami dengan atau tanpa muntah.

Dilansir dari American Pregnancy Association (APA), lebih dari 50 persen wanita hamil mengalami morning sickness di di trimester pertama kehamilan.

Sebagian wanita hamil akan terus mengalami tanda-tanda hamil ini sampai trimester kedua atau bahkan sampai persiapan melahirkan.

Namun meski namanya morning sickness, kondisi ini juga bisa terjadi sepanjang hari di siang, sore, atau malam hari. Ciri-ciri hamil yang satu ini umumnya baru muncul setelah kehamilan memasuki minggu ke-6. Hal ini terjadi akibat meningkatnya hormon kehamilan yaitu hormon Beta HCG di tubuh Anda 

Ada juga beberapa ibu hamil yang mengalami tanda-tanda hamil ini lebih cepat, yakni di minggu ke-2 atau segera setelah pembuahan terjadi. 

Morning sickness akan mereda perlahan seiring perkembangan usia kehamilan Anda.

4. Indera penciuman lebih sensitif

Menurut studi yang diterbitkan pada jurnal Frontiers in Psychology, kepekaan hidung untuk mencium bau akan meningkat drastis selama kehamilan. Ini menjadi tanda-tanda hamil yang cukup sering dialami oleh wanita.

Banyak ibu hamil muda yang mengalami tanda-tanda hamil seperti mudah merasa pusing, mual dan muntah, atau bahkan rusak suasana hantinya seketika hanya karena mencium bau tertentu.

Padahal, mereka mungkin tidak merasa terganggu dengan aroma tersebut sebelum hamil. Kondisi ini juga memengaruhi ibu hamil saat ngidam. Selera makan ibu hamil mungkin berubah karena mencium bau makanan tertentu. 

5. Keluar bercak darah (flek) dari vagina

Bercak darah sebagai tanda-tanda hamil berbeda dengan darah menstruasi. Bercak darah sebagai ciri hamil muda ini disebut perdarahan implantasi.

Flek saat hamil ini muncul sebagai efek embrio yang berhasil tertanam pada dinding rahim. Saat embrio menempel, prosesnya bisa membuat dinding rahim terkikis sehingga mengakibatkan keluarnya bercak darah.

Perdarahan implantasi muncul hanya berupa 1-2 tetes darah yang berwarna merah muda kekuningan atau kecokelatan. Flek bisa muncul kapan saja dalam 10-14 hari setelah pembuahan, dan berlangsung selama 1-3 hari.

Perdarahan implantasi tidak akan muncul deras dan berlangsung lebih dari 5 atau 7 hari. Jika Anda mengalami tanda-tanda hamil ini lebih deras dan banyak, segera periksakan ke dokter.

6. Kram perut

Kram perut adalah ciri-ciri hamil juga terjadi akibat proses implantasi embrio. Maka dari itu, tanda-tanda hamil ini biasanya muncul berbarengan dengan flek darah. 

Untuk membedakan kram perut tanda-tanda hamil dan gejala menstruasi, perhatikan intensitas dan lokasi sakitnya.

Kram perut sebagai tanda-tanda hamil umumnya tidak terlalu sakit, hanya seperti dicubit dan berlangsung singkat. Kram bisa mulai terasa segera setelah ovulasi tapi mereda dalam hitungan jam.

Kram akibat implantasi embrio juga cenderung terpusat pada satu titik lokasi saja. Sebagai contoh, jika embrio menempel di sisi kiri rahim, kram akan lebih terasa pada perut sebelah kiri bukan yang kanan.

Jika nyerinya berlangsung lama hingga berhari-hari dan sakitnya terasa menyeluruh, ini kemungkinan besar kram gejala menstruasi.



7. Cepat lemas dan lelah

Tubuh yang mudah lelah dan lemah meski tidak habis melakukan sesuatu yang berat bisa jadi tanda-tanda hamil. Ibu hamil bisa mengalami kelelahan luar biasa walaupun usia kehamilannya baru 1 minggu.

Namun, tidak perlu khawatir karena ciri-ciri hamil ini normal terjadi. Bahkan, mungkin terus terjadi sampai waktunya melahirkan

Alasannya, hormon progesteron selama masa kehamilan akan meningkat drastis yang akan mengubah metabolisme tubuh.

Selain itu, tubuh wanita akan melemahkan sistem imunnya sejak sebelum implantasi agar embrio dapat melekat dan menetap di rahim.

Kekebalan tubuh yang melemah ini juga meningkatkan risiko ibu hamil mudah kelelahan, ini yang menjadikannya sebagai tanda-tanda hamil.

Kadar gula darah dan produksi darah segar pun cenderung lebih rendah karena sebagian besarnya ditujukan ke rahim. Inilah alasannya ibu hamil kerap kali mengeluh tubuhnya mudah capek.

Untuk mengatasi tanda-tanda hamil yang satu ini, ibu hamil direkomendasikan untuk menyesuaikan aktivitasnya. Selain itu, beristirahat dengan cukup agar tanda-tanda hamil ini tidak membuat ibu hamil terganggu.

8. Perubahan nafsu makan

Pada trimester awal, perubahan nafsu makan Anda mulai terlihat. Ada yang mengalami penurunan selera makan karena harus berhadapan dengan morning sickness yang menimbulkan gejala mual dan muntah.

Bisa juga sebaliknya, tidak mengalami morning sickness dan nafsu makan meningkat.

Ini adalah kondisi yang wajar terjadi karena bayi bertumbuh di dalam kandungan. Pertumbuhan janin di dalam kandungan memberikan tanda mudah lapar dan peningkatan nafsu makan pada ibu hamil. 

Berikut beberapa tips untuk mengendalikan rasa lapar saat hamil:

  • Rutin minum agar tidak dehidrasi (12-13 gelas per hari)
  •  Konsumsi makanan bernutrisi
  • Makan sering dalam porsi kecil.
  • Selalu stok camilan 

Anda bisa menggabungkan beragam buah dan kacang-kacangan sehingga nutrisi dapat terpenuhi secara optimal selama masa kehamilan.

9. Rambut rontok

Menurut American Pregnancy Association, rambut rontok adalah salah satu tanda-tanda hamil yang umum terjadi. Umumnya ada 40 persen sampai 50 persen wanita hamil yang mengalami rambut rontok.

Penyebabnya karena perubahan hormon dan kurangnya gizi ibu hamil. Tak jarang, saat wanita mengalami ciri-ciri hamil ini banyak dari mereka yang memilih memotong rambutnya menjadi pendek.

10. Sakit pinggang

Sakit punggung adalah salah satu tanda-tanda hamil yang umum terjadi. Lokasi nyeri tepatnya berpusat di bagian bawah punggung.

Tanda-tanda hamil ini bisa terjadi akibat dampak dari kram implantasi, perut kembung, dan sembelit di awal masa kehamilan.

Untuk mengatasi hal ini, sebaiknya konsultasi pada dokter. Nantinya dokter akan meresepkan obat untuk meredakan sakit pinggang. 

Selain itu, jaga posisi tidur ibu hamil di malam hari dengan benar agar mencegah sakit pinggang bertambah parah.

11. Suhu tubuh tinggi

Suhu tubuh yang tinggi juga bisa menjadi tanda-tanda hamil. Namun yang dimaksud di sini bukan demam melainkan kenaikan suhu internal tubuh saat baru bangun pagi.

Suhu tubuh sewaktu bangun pagi disebut dengan Suhu Tubuh Basal (BBT). Suhu BBT dapat naik setelah ovulasi karena peningkatan progesteron setelah masa ovulasi.

Kenaikan suhu tubuh basal yang berlangsung selama 18 hari atau lebih termasuk tanda-tanda hamil paling awal. Sayangnya, ciri-ciri hamil ini tidak selalu pasti menandakan bahwa wanita benar mengandung. 

Ciri-ciri hamil muda yang kurang umum

perkembangan janin minggu 1 kehamilan

Meski tanda-tanda hamil yang sudah disebutkan sebelumnya cukup umum dialami wanita, tapi ada juga ciri hamil yang kurang umum, seperti: 

1. Sering buang air kecil

Sering buang air kecil merupakan tanda awal kehamilan yang paling sering tidak disadari. Biasanya kondisi ini mulai terjadi sekitar 6-8 minggu setelah pembuahan.

Di awal kehamilan, sering kencing diakibatkan oleh tingginya hormon human chorionic gonadotropin (hCG). Hormon hCG menyebabkan peningkatan aliran darah ke ginjal sehingga meningkatkan produksi urine.

Seiring usia kehamilan makin besar, sering pipis juga ikut disebabkan oleh kandung kemih yang tertekan oleh rahim. Alhasil Anda akan lebih sering merasa kebelet untuk buang air kecil meski kandung kemih belum penuh.

Saat hamil, perubahan hormon membuat kandung kemih jadi lebih sensitif sehingga Anda lebih sulit menahan pipis

Refleks, seperti bersin, batuk, atau tertawa juga mungkin dapat membuat Anda ngompol tanpa sadar. Tidak perlu khawatir, ini adalah tanda-tanda hamil yang wajar terjadi.

2. Sembelit

Sembelit atau buang air besar tidak teratur mungkin juga termasuk jadi salah satu tanda-tanda hamil karena kenaikan hormon progesteron.

Ketika hormon progesteron tinggi, pergerakan usus jadi lebih lambat untuk menyalurkan makanan hingga ke ujung anus. Maka feses Anda lebih sulit dikeluarkan.

Selain sembelit, masalah perut lainnya yang juga muncul di sebagai tanda-tanda hamil adalah perut kembung dan begah.

Tanda kehamilan ini bisa terjadi di minggu awal kehamilan, dan bahkan bisa berlanjut sampai beberapa bulan ke depan.

3. Mood swing

Selain sering pipis, tanda-tanda hamil yang tidak disadari banyak wanita adalah mood swing. Mood ibu yang sedang hamil muda rentan tidak stabil dan mudah berubah-ubah.

Ciri-ciri hamil muda ini terjadi karena perubahan hormon dalam tubuh yang dapat menyebabkan Anda gelisah dan mudah marah. 

Terkadang, Anda mungkin ceria tapi tak berapa lama kemudian bisa marah atau menangis tersedu-sedu. Tanda-tanda hamil ini umumnya terjadi pada wanita yang baru pertama kali hamil.

4. Sakit kepala

Sakit kepala adalah tanda-tanda hamil yang sering dialami beberapa wanita. Ini disebabkan peningkatan hormon tiba-tiba yang membuatn Anda mengalami sakit kepala.

Tanda-tanda hamil atau ciri-ciri hamil ini juga dapat disebabkan oleh peningkatan aliran darah. Tubuh akan menampung sekitar 50 persen volume darah tambahan saat Anda mengandung.

Lakukan pemeriksaan ke dokter untuk mengetahui penyebab pasti dari sakit kepala.

5. Mimisan atau gusi berdarah

Gusi Anda berdarah saat menyikat gigi, atau hidung tiba-tiba mimisan saat mencoba buang ingus? Dua hal ini bisa menjadi tanda-tanda hamil yang kurang umum. Namun mimisan atau perdarahan gusi ringan juga bukanlah hal yang perlu dikhawatirkan.

Selama trimester pertama, jantung Anda bekerja lebih keras sehingga jumlah dan volume darah yang beredar di tubuh meningkat. Peningkatan jumlah dan volumenya ini termasuk yang mengalir ke hidung dan mulut.

Lapisan dalam hidung serta bagian dalam gusi dipenuhi oleh pembuluh darah kecil yang rapuh dan rentan pecah. 

Maka, aliran darah yang datang deras tiba-tiba bisa menjebol dinding pembuluh sehingga menyebabkannya pecah. Proses tersebut menghasilkan mimisan atau gusi berdarah yang menjadi ciri-ciri hamil.

Tak semua wanita mengalami tanda-tanda hamil yang sama

Melansir dari Pregnancy Test, tidak semua wanita menunjukkan tanda-tanda hamil yang seragam. Ada yang mengalami mual dan muntah tapi tidak merasa kram perut implantasi, atau sebaliknya.

Bahkan, wanita yang sudah pernah hamil mungkin saja mengalami tanda hamil yang berbeda di setiap kehamilannya.

Ini terjadi karena tubuh setiap wanita pasti berbeda, sehingga bagaimana mereka bereaksi terhadap perubahan tubuhnya juga akan berbeda.

Segera lakukan tes jika muncul ciri-ciri hamil

garis samar pada test pack apakah saya hamil

Bila Anda merasakan tanda hamil, ada baiknya segera cek dengan test pack. Alat ini bisa memastikan kehamilan lebih awal dan cukup akurat, sekitar 97-99 persen, tidak hanya dengan melihat tanda yang dialami saja.

Namun, kehamilan baru dapat terdeteksi secara akurat oleh alat setidaknya 10 hari setelah telat haid. Gunakan alat sesuai instruksi pada kemasan untuk hasil yang akurat.

Waktu paling tepat untuk memastikan kehamilan lewat test pack adalah pagi hari. Alasannya, karena di waktu tersebut hormon HCG berada dalam jumlah yang tinggi. 

Anda juga bisa menunggu setidaknya satu hingga dua minggu setelah berhubungan seks untuk memastikan positif hamil atau tidak.

Tidak hanya mengandalkan test pack atau mengamati tanda-tanda hamil, Anda juga perlu periksa ke dokter untuk memastikannya.

Jika Anda positif hamil, buat jadwal untuk periksa kandungan secara rutin dan bicarakan ciri-ciri hamil yang sudah dialami.

powered by Typeform

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kenali Gejala dan Bahaya Tekanan Darah Tinggi Setelah Melahirkan

Hipertensi atau tekanan darah tinggi setelah melahirkan dikenal dengan istilah postpartum preeklampsia. Apa saja gejala dan bahayanya? Cari tahu di sini.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hipertensi, Kesehatan Jantung 13 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit

Muncul Garis Hitam di Perut Saat Hamil, Apa Sih Artinya?

Saat hamil, Anda mungkin akan menemukan garis hitam di perut pada usia kehamilan yang mulai besar. Tapi, tidak semua ibu hamil punya garis ini. Mengapa?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 13 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Awas! Ini Bahayanya Jika Ibu Kekurangan Yodium Saat Hamil

Tidak sedikit wanita hamil yang belum mengetahui pentingnya yodium. Padahal, kekurangan yodium saat hamil memiliki dampak yang buruk bagi janin.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 7 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit

Kenapa Perlu Melakukan Pemeriksaan Kesehatan Pranikah (Premarital Check Up)?

Premarital check up adalah rangkaian pemeriksaan kesehatan yang penting dilakukan oleh pasangan yang akan menikah. Apa saja manfaatnya?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Penyakit Kelainan Darah, Thalasemia 5 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

ibu hamil makan daging kambing

Bolehkah Ibu Hamil Makan Daging Kambing?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
pekerjaan rumah tangga saat hamil

Pekerjaan Rumah Tangga Ini Dilarang Bagi Ibu Hamil

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit

Apa yang Terjadi Pada Bayi Jika Ibu Stres Saat Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 15 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
Konten Bersponsor
potret pasangan diskusi tentang persalinan normal dan caesar

Pahami Faktor Penentu Persalinan Caesar sebagai Persiapan Sambut si Kecil

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 13 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit