home

Artikel Bersponsor

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Kenapa Ibu Hamil Bisa Ngidam? (Ternyata Tidak Semua Perlu Dituruti, Kok!)

Kenapa Ibu Hamil Bisa Ngidam? (Ternyata Tidak Semua Perlu Dituruti, Kok!)

Hampir semua ibu merasakan ngidam saat hamil. Ngidam bisa dimulai dari ingin makan buah masam sampai makanan yang bahkan sebelumnya kurang begitu disukai. Fenomena ini pasti membuat para calon ibu jadi manja pada suami karena keinginannya makan makanan tertentu harus dituruti.

Sebenarnya, apa itu ngidam? Kapan ngidam saat hamil terjadi? Apakah ngidam selalu harus dituruti? Cari semua jawabannya pada ulasan berikut ini, yuk!

Apa itu ngidam?

sarapan ibu hamil

Kata “ngidam” banyak dipakai untuk menggambarkan keinginan seseorang mengenai sesuatu hal, entah makanan, benda, kegiatan, dan lainnya.

Namun, ngidam biasanya lebih diperuntukkan bagi para ibu yang sedang hamil. Ini karena di masa kehamilan umumnya keinginan para ibu hamil seperti harus dituruti.

Umumnya, ibu yang sedang hamil sering dilanda rasa ingin yang besar untuk makan makanan tertentu atau biasa disebut dengan food craving.

Jadi, ngidam adalah istilah untuk menggambarkan kondisi ibu hamil yang menginginkan makanan atau minuman tertentu.

Kadang kala, ibu hamil bisa ingin sekali makan makanan manis seperti kue, cokelat, dan buah-buahan yang rasanya manis.

Akan tetapi, di lain waktu juga muncul keinginan ibu hamil untuk makan makanan asam seperti mangga muda.

Bahkan, Anda juga mungkin merasa ingin sekali makan kombinasi makanan yang tidak biasa maupun makanan yang sebenarnya kurang begitu Anda sukai.

Jika keinginan ibu hamil tidak dituruti katanya bisa membuat bayi sering ngeces setelah lahir. Padahal, mitos ngidam tersebut tidak terbukti kebenarannya.

Apa penyebab ngidam pada ibu hamil?

<a data-event-category=makanan ibu hamil agar bayi cerdas” width=”640″ height=”427″ srcset=”https://cdn.hellosehat.com/2016/12/makanan-ibu-hamil-agar-bayi-cerdas.jpg 1000w, https://cdn.hellosehat.com/2016/12/makanan-ibu-hamil-agar-bayi-cerdas-400×267.jpg 400w, https://cdn.hellosehat.com/2016/12/makanan-ibu-hamil-agar-bayi-cerdas-90×60.jpg 90w, https://cdn.hellosehat.com/2016/12/makanan-ibu-hamil-agar-bayi-cerdas-45×30.jpg 45w, https://cdn.hellosehat.com/2016/12/makanan-ibu-hamil-agar-bayi-cerdas-300×200.jpg 300w, https://cdn.hellosehat.com/2016/12/makanan-ibu-hamil-agar-bayi-cerdas-700×467.jpg 700w” sizes=”(max-width: 640px) 100vw, 640px” />

Alasan kenapa ibu hamil suka ngidam tidak diketahui secara pasti. Meski begitu, ada beberapa hal yang diduga jadi penyebab ngidam saat hamil, yakni:

1. Perubahan hormon

Perubahan hormon yang terjadi selama kehamilan diyakini sebagai salah satu faktor penyebab ngidam pada ibu hamil.

Perubahan hormon tersebut kemudian memengaruhi reseptor lidah sehingga memicu timbulnya keinginan ibu hamil untuk makan makanan tertentu.

Kadar hormon yang berubah ini juga menjadi penyebab mengapa ibu hamil tiba-tiba bisa menginginkan makanan tertentu padahal sebelumnya tidak begitu suka.

Sebaliknya, ibu hamil juga bisa tidak ingin makan, mencium aroma, bahkan melihat makanan tertentu meski sebelumnya tidak ada masalah dengan makanan tersebut.

2. Indra perasa lebih peka

Selain perubahan hormonal, tubuh ibu hamil juga bekerja ekstra untuk memproduksi lebih banyak darah sehingga kemungkinan juga berpengaruh pada ngidam saat hamil.

Indra perasa yang lebih peka juga menjadi alasan lain kenapa ibu hamil suka ngidam. Hal ini membuat ibu hamil berpikir ada jenis makanan tertentu yang lebih enak disantap ketimbang makanan lainnya.

3. Kekurangan nutrisi tertentu

Menariknya, munculnya keinginan untuk makan jenis makanan yang tidak biasa dapat menandakan bahwa tubuh Anda kekurangan nutrisi tertentu saat hamil.

Ya, keinginan ibu hamil untuk makan sesuatu yang rasanya asam, manis, asin, dan pahit kemungkinan menandakan tubuh membutuhkan tambahan kalori, vitamin, natrium, dan nutrisi lainnya dalam makanan.

Fenomena ini mungkin pernah Anda lihat atau bahkan rasakan sendiri, misalnya saat ibu hamil sangat ingin makan buah-buahan yang rasanya asam.

Dalam kondisi lainnya, keinginan ibu hamil yang tidak biasa ini diduga ada kaitannya dengan kekurangan zat besi, vitamin C, kalsium untuk ibu hamil, dan lainnya.

Itu sebabnya, ngidam adalah upaya tubuh ibu hamil untuk mendapatkan asupan vitamin maupun mineral yang hilang melalui mengonsumsi makanan ataupun minuman apapun.

Kapan ngidam saat hamil ini terjadi?

Melansir dari laman Intermountain Healthcare, rata-rata ibu hamil mulai merasakan ingin mengonsumsi makanan dan minuman tidak biasa yakni sejak awal trimester pertama.

Ya, biasanya ngidam muncul saat Ibu sedang hamil muda. Fantasi terhadap makanan tertentu ini dapat memuncak ketika usia kehamilan memasuki trimester kedua.

Untungnya, kondisi ini akan mulai membaik setelah kehamilan memasuki trimester ketiga.

Akan tetapi, pada intinya, ngidam bisa terjadi kapan saja selama masa kehamilan.

Jadi, ibu hamil tidak perlu khawatir karena kondisi ini hanya akan terjadi selama masa kehamilan saja.

Apakah ngidam harus selalu dituruti?

HPL hari perkiraan lahir Ivf

Meski hamil membuat kebutuhan nutrisi meningkat, bukan berarti ibu hamil dapat makan apa saja tanpa aturan.

Sebaliknya, ibu hamil justru harus ekstra hati-hati untuk mengelola nafsu makan dan membatasi porsi makanan tertentu.

Pasalnya, mengonsumsi makanan dan minuman secara berlebihan tentu tidak baik bagi kesehatan ibu dan janin di dalam kandungan.

Berat badan dan tekanan darah bisa naik jika ibu hamil menuruti keinginan untuk makan makanan manis atau asin tanpa aturan.

Kedua kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko penyakit diabetes gestasional dan juga hipertensi dalam kehamilan.

Pregnancy Birth and Baby memperbolehkan menurutui keinginan makan ibu hamil ini selama ibu tetap makan makanan yang dianjurkan untuk ibu hamil.

Bahkan, lebih baik lagi bila menuruti keinginan makan buah, sayur, dan makanan sehat lainnya karena dapat membantu memenuhi nutrisi ibu hamil.

Ibu juga bisa makan makanan penghilang muat saat hamil, makanan ibu hamil agar bayi cerdas, hingga makanan pengganti nasi untuk ibu hamil.

Namun, khusus untuk produk susu, ibu hamil bisa memilih susu yang dipasteurisasi untuk mencegah terjadinya keracunan.

Perhatikan agar sebaiknya ibu hamil menghindari makan makanan yang dilarang untuk ibu hamil, seperti sushi, ikan mentah, daging setengah matang, telur setengah matang, dan lainnya.

Sementara untuk cokelat, es krim, atau kentang goreng boleh saja dikonsumsi tetapi porsinya harus dibatasi.

Adakah ngidam yang tidak boleh dituruti saat hamil?

Ibu hamil tentunya selalu ingin memberikan yang terbaik bagi calon buah hatinya bahkan sejak masih di dalam kandungan. Salah satu upaya terpenting untuk meraih tujuan tersebut adalah dengan menjaga pilihan makanan untuk ibu hamil setiap harinya. Asupan nutrisi yang baik akan membantu si kecil tumbuh sehat dan cerdas sejak dalam kandungan. Akan tetapi, di sisi lain, ada sejumlah makanan dan minuman yang ternyata dilarang untuk ibu saat hamil. Penasaran apa saja daftar pantangan makanan yang tidak boleh dimakan ibu saat hamil? Daftar makanan yang dilarang untuk ibu hamil Berbagai makanan yang akan disebutkan di bawah ini dilarang untuk ibu saat hamil karena diduga dapat menimbulkan efek berbahaya bagi janin di dalam kandungan. Bahkan, dari beberapa pantangan makanan ini dapat menyebabkan keracunan pada ibu hamil. Berikut berbagai pantangan makanan yang sebaiknya dihindari atau tidak boleh dimakan saat ibu sedang hamil: 1. Ikan yang tinggi merkuri Ikan dan hewan perairan (seafood) lainnya adalah sumber protein dan kaya asam lemak omega-3. Kedua nutrisi ini baik untuk perkembangan bayi. Namun, FDA selaku Badan Pengawas Obat dan Makanan di Amerika Serikat menggolongkan beberapa jenis seafood sebagai makanan yang dilarang untuk ibu hamil karena mengandung merkuri. Sebetulnya, hampir semua ikan dan hewan air mengandung merkuri. Ini karena senyawa kimia ini adalah limbah yang paling banyak mencemari perairan dan menjadi pantangan makanan untuk ibu hamil. Hanya saja, ada beberapa jenis ikan yang paling tinggi kandungan merkurinya sehingga tergolong sebagai makanan yang dilarang untuk ibu hamil. Jenis ikan tinggi merkuri yang termasuk pantangan makanan bagi ibu hamil adalah ikan hiu, ikan makarel raja, ikan tuna bigeye, ikan todak atau pedang, dan ikan tuna sirip kuning. Ikan-ikan ini mungkin jarang diperjualbelikan di Indonesia, tapi tidak ada salahnya untuk mengetahui jenis-jenis makanan yang dilarang untuk ibu hamil. Beberapa jenis seafood lain yang lebih umum di Indonesia juga dilaporkan memiliki kadar merkuri cukup tinggi (tidak setinggi ikan-ikan yang telah disebutkan di atas) dan termasuk pantangan makanan ibu hamil. Jenis-jenis ikan yang termasuk ke dalamnya adalah udang, salmon, tuna, sarden, lele, ikan bilis, ikan nila (tilapia), dan ikan trout. Semakin besar ukuran ikan, semakin banyak juga merkuri yang dikandungnya. Ikan dengan kandungan merkuri termasuk makanan yang tidak boleh dimakan saat hamil karena dapat menyebabkan gangguan pada perkembangan otak bayi. Jadi, sebaiknya konsumsi ikan-ikan tersebut maksimal hanya 2 kali per minggu. Tidak heran kalau jenis makanan tersebut termasuk pantangan makanan bagi ibu hamil. 2. Sushi Bagi Anda penggemar sushi dan sashimi, sebaiknya setop dulu makan makanan khas Jepang ini selama kehamilan. Sushi dan sashimi termasuk dalam daftar pantangan makanan yang dilarang untuk ibu saat hamil. Seafood mentah atau yang dimasak setengah matang dapat membahayakan janin karena terkadang masih terdapat cacing parasit dalam dagingnya. Bahkan, seafood mentah atau setengah matang bisa semakin berbahaya jika tempat dan proses persiapannya tidak steril. Oleh karena itu, sebaiknya hindari ikan dan kerang mentah seperti yang biasanya ada di sushi dan sashimi. Ini yang menjadikan sushi sebagai makanan yang tidak boleh dimakan saat hamil. Sebaiknya, masak ikan, udang, lobster, dan kerang sampai hingga matang sempurna. 3. Steak setengah matang Steak sebenarnya tidak masalah dimakan oleh ibu hamil. Akan tetapi, steak bisa menjadi salah satu jenis makanan yang dilarang untuk ibu saat hamil bila dagingnya tidak matang dengan sempurna. Selera orang saat menikmati steak bisa berbeda-beda. Ada yang terbiasa dengan tingkat kematangan rare (mentah), medium rare (setengah matang), medium well (agak matang), dan well done (matang sempurna). Dari segi kuliner itu sendiri, daging steak yang lezat adalah yang dimasak medium rare. Namun, daging steak dengan tingkat kematangan medium rare alias setengah matang merupakan pantangan makanan bagi ibu hamil. Daging yang dimasak tidak matang sepenuhnya kemungkinan besar masih mengandung parasit toksoplasmosis yang berbahaya bagi janin. Bukan cuma daging sapi, daging ayam, burung, kalkun, hingga bebek yang dimasak setengah matang juga termasuk makanan dilarang untuk ibu hamil. Usahakan untuk masak daging sampai matang sempurna alias well done sampai kering dan tidak ada cairan merahnya. Jika perlu, gunakan termometer masak untuk memastikan tingkat kematangan daging. 4. Telur setengah matang Telur rebus dan telur mata sapi ½ atau ¾ matang termasuk makanan yang dilarang untuk ibu hamil. Ini karena telur yang belum matang tersebut umumnya masih mengandung bakteri Salmonella aktif yang dapat menginfeksi Anda dan janin di dalam kandungan. Alasan lain yang membuat telur rebus setengah matang menjadi makanan yang dilarang untuk ibu hamil yaitu berisiko membawa infeksi Salmonella. Infeksi Salmonella nantinya dapat menyebabkan muntaber (muntah dan diare). Dalam kasus yang jarang, bakteri Salmonella dapat menyebabkan infeksi cairan ketuban. Meski jarang sekali terjadi, infeksi ini bisa menyebabkan keguguran. Bagi janin, infeksi Salmonella juga sama membahayakannya. Salmonella dapat menembus plasenta dan menginfeksi janin, tetapi kasus ini juga sangat jarang. Inilah alasan mengapa telur setengah matang termasuk makanan yang tidak boleh dimakan saat hamil. Agar aman, hindarilah makan telur setengah matang maupun makan makanan yang mengandung telur mentah atau setengah matang. Masaklah telur sampai matang sehingga tampilan kuning dan putih telurnya padat. 5. Susu mentah Susu juga termasuk ke dalam daftar makanan dan minuman yang menjadi pantangan bagi ibu hamil. Itulah mengapa ada susu ibu hamil untuk membantu melengkapi kebutuhan nutrisi ibu hamil. Akan tetapi, ibu hamil tidak boleh minum sembarang susu. Susu hewani yang masih mentah dan belum dipasteurisasi termasuk dalam minuman dan makanan yang dilarang untuk ibu hamil. Pasteurisasi adalah sebuah proses pemanasan selama beberapa detik untuk membunuh bakteri di dalam susu. Susu mentah tersebut dapat menyebabkan keracunan karena kemungkinan masih terdapat bakteri di dalamnya. Hindari minum susu murni mentah yang belum dipasteurisasi, baik itu susu sapi, susu kambing, atau binatang perah lainnya mentah karena berbahaya untuk tubuh ibu hamil. Bakteri yang terdapat di dalam susu yang belum dipasteurisasi bisa membahayakan janin di dalam kandungan. Susu yang tidak termasuk makanan yang dilarang untuk ibu hamil adalah susu yang sudah melalui proses pasteurisasi sebelumnya sehingga aman diminum. 6. Terlalu banyak jeroan Ibu hamil sebenarnya boleh makan jeroan seperti hati ayam, hati sapi, ampela ayam, jantung ayam, dan lainnya. Hanya saja, melansir dari Pregnancy Birth and Baby, jeroan bisa menjadi makanan yang dilarang untuk ibu hamil bila dimakan terlalu banyak dan sering. Hal ini dikarenakan jeroan mengandung banyak vitamin A. Vitamin A memang baik, tapi konsumsi vitamin A berlebihan dapat membahayakan janin. 7. Terlalu banyak kafein Kafein merupakan salah satu daftar pantangan minuman untuk ibu hamil, apalagi jika konsumsinya berlebihan. Ini karena kafein dapat menembus plasenta dan mengakibatkan gangguan pada detak jantung bayi. Sebaiknya batasi konsumsi minuman dan makanan yang mengandung kafein, seperti kopi, teh, minuman bersoda, dan minuman berenergi semasa hamil. Anda juga bisa mengganti pantangan makanan untuk ibu hamil yang satu ini dengan sesuatu yang lebih sehat, seperti buah dan sayur. 8. Alkohol Meski bukan termasuk makanan, alkohol tergolong minuman yang dilarang untuk ibu hamil. Ibu hamil yang minum alkohol berisiko keguguran dan bayi lahir mati (stillbirth) yang lebih tinggi. Minum sedikit alkohol saja bahkan dapat berdampak pada terganggunya perkembangan otak bayi. Alkohol dilarang dikonsumsi oleh ibu hamil karena dapat menyebabkan fetal alcohol syndrome. Fetal alcohol syndrome adalah sindrom yang dapat menyebabkan kelainan bentuk wajah, kelainan jantung, dan keterbelakangan mental anak sejak dalam kandungan. 9. Herbal Makanan dilarang untuk ibu hamil berikutnya adalah sesuatu yang berbau herbal. Sebaiknya hentikan dulu minum teh herbal, jamu, dan ramuan pengobatan alternatif lainnya selama kehamilan bila tidak disarankan oleh dokter. Sebenarnya tidak semua herbal dilarang selama kehamilan. Menurut American Pregnancy Association, herbal yang jadi pantangan makanan untuk ibu hamil adalah ephedra atau efedrina, dong quai, rosemary, dan chamomile. Beberapa jenis ini dapat berdampak buruk jika dikonsumsi layaknya obat-obatan atau dalam jumlah yang banyak. Dong quai, misalnya, bisa menimbulkan efek stimulan rahim yang dapat menimbulkan kontraksi. Disarankan untuk minum teh dari daun teh biasa dahulu daripada harus mengonsumsi teh herbal. Ibu hamil juga harus berkonsultasi ke dokter saat akan menggunakan herbal jenis apapun. Ini untuk menyamakan pendapat tentang pantangan makanan ibu hamil antara dokter dan pasien. 10. Makanan cepat saji Suka atau tidak, makanan cepat saji (fast food) seperti burger, kentang goreng, dan ayam goreng tepung (fried chicken) juga termasuk makanan yang tidak boleh dimakan terlalu sering saat hamil. Ini karena makanan cepat saji mengandung lemak trans yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, obesitas, ukuran janin terlalu besar (makrosomia). 11. Mayones Mungkin Anda pernah mendengar atau sedang bertanya-tanya mengapa mayones termasuk makanan yang tidak boleh dimakan saat hamil. Mayones yang dijual di luaran kadang mengandung telur sebagai bahan dasar pembuatannya. Telur yang dijadikan bahan dasar pembuatan mayones tersebut kebanyakan masih mentah sehingga tidak boleh dimakan oleh ibu hamil. Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, telur mentah merupakan tempat hidup bakteri, seperti Salmonella. Saat hamil, daya tahan tubuh tengah berada pada posisi rendah sehingga rentan untuk terpapar infeksi. Itu sebabnya, makan telur mentah dalam bentu apa pun bisa sangat berbahaya baik bagi ibu hamil maupun janin yang dikandungnya.

Bila keinginan ngidam ibu yang sedang hamil muda hingga hamil tua ini masih masuk akal, sebenarnya tidak masalah untuk menurutinya.

Hanya saja, yang perlu diwaspadai adalah saat ibu hamil ngidam sesuatu yang bukan makanan ataupun minuman.

Kondisi ini disebut juga dengan pica craving yakni keinginan untuk makan hal-hal yang tidak wajar seperti sabun, pasta gigi, alkohol, obat-obatan tertentu, dan lainnya

Ini tentu dilarang karena selain tidak mengandung zat gizi, hal-hal tersebut berpotensi menyebabkan keracunan dan menimbulkan bahaya lain bagi ibu hamil maupun bayinya.

Bila kondisi ini terjadi pada Anda maupun orang terdekat, sebaiknya segera periksa lebih lanjut ke dokter.

Tips untuk mengendalikan ngidam yang tidak sehat

asam folat untuk promil

Keinginan untuk makan makanan dan minuman tertentu saat hamil memang tidak bisa diprediksi dan direncanakan.

Meski begitu, Anda tetap dapat mengendalikan ngidam yang muncul dengan berbagai cara berikut ini:

  • Makan makanan yang diperbolehkan untuk ibu hamil di waktu dan porsi yang tepat guna mencegah timbulnya rasa lapar tiba-tiba.
  • Hindari belanja atau membeli makanan saat sedang lapar.
  • Simpan persediaan camilan sehat atau camilan yang diperbolehkan untuk ibu hamil.
  • Ibu hamil bisa pilih makanan dengan indeks glikemik rendah agar merasa kenyang lebih lama, contohnya roti gandum, kacang panggang, buah untuk ibu hamil, dan lain sebagainya.

Ibu hamil memang perlu memenuhi kebutuhan gizi hariannya dengan mengonsumsi aneka makanan dan minuman.

Namun, tetap pastikan apa yang Anda makan memberi manfaat yang baik untuk diri sendiri maupun bayi yang sedang tumbuh di dalam kandungan.

health-tool-icon

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir-Hello Sehat

Gunakan kalkulator ini untuk menghitung hari perkiraan lahir (HPL) Anda. Ini hanyalah prediksi, bukan sebuah jaminan pasti. Pada umumnya, hari melahirkan sebenarnya akan maju atau mundur seminggu dari HPL.

Metode kalkulasi

Durasi siklus haid

28 hari

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Foto Penulis
Ditulis oleh Karinta Ariani Setiaputri pada 10/11/2018
Ditinjau oleh dr. Damar Upahita - Dokter Umum
x