home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Perkembangan Janin Usia Kehamilan 6 Minggu, Ketika Jantung Mulai Berdetak

Perkembangan janin 6 minggu: otak dan sistem saraf janin berkembang pesat|Perubahan tubuh ibu selama hamil 6 minggu|Hal yang perlu ibu perhatikan saat konsultasi ke dokter|Tips menjaga kesehatan perkembangan janin 6 minggu
Perkembangan Janin Usia Kehamilan 6 Minggu, Ketika Jantung Mulai Berdetak

Ibu sudah masuk kehamilan usia 6 minggu? Di usia kehamilan 6 minggu, perkembangan janin semakin pesat, terutama jantung dan otaknya. Biasanya, ibu hamil sudah bisa mendengar detak jantung si kecil saat usia kehamilan 6 minggu ini. Untuk lebih jelasnya, berikut ulasan seputar perkembangan janin usia 6 minggu kehamilan.


Perkembangan janin 6 minggu: otak dan sistem saraf janin berkembang pesat

Mengutip dari Kids Health, dalam perkembangan di usia 6 minggu, ukuran janin sebesar kacang polong dengan panjang 2-5 mm dari puncak kepala hingga bokong.

Di minggu ini, otak dan sistem saraf janin berkembang sangat cepat. Perkembangan matanya sudah mulai terbentuk dan terlihat seperti titik gelap.

Sementara itu, telinganya tampak berbentuk seperti lekukan kecil di sisi kepala. Mengutip dari Tommy’s, jantung janin mulai berdetak dan dapat terdeteksi melalui pemeriksaan USG.

Bila melihat dari USG, tubuh janin terlapisi oleh lapisan tipis yang tembus cahaya. Ini membuat tubuhnya agak transparan.

Sistem pencernaan dan pernapasan bayi akan mulai terbentuk dengan baik. Sel-sel tunas akan berkembang menjadi bakal lengan dan kaki yang menyerupai dayung.

Perubahan tubuh ibu selama hamil 6 minggu

Pada perkembangan janin 6 minggu, ibu mungkin akan merasakan lebih banyak merasakan tanda-tanda kehamilan daripada minggu lalu, berikut penjelasannya.

Morning sickness

Tanda-tanda kehamilan yang satu ini masih sering ibu alami dan akan berlangsung sampai trimester pertama selesai.

Meski namanya morning sickness, bukan berarti mual dan muntah hanya datang saat pagi hari.

Sebagian ibu hamil bisa merasakannya sepanjang hari, bahkan makanan bisa memengaruhi rasa mual tersebut.

Mengutip dari American Pregnancy Association, lebih dari 50 persen ibu hamil mengalami mual dan muntah di pagi hari.

Sakit kepala

Sebagian ibu hamil mengalami sakit kepala yang sangat parah selama kehamilan usia 6 minggu. Penyebab sakit kepala saat hamil adalah perubahan hormon dan dehidrasi.

Berdasarkan penelitian dalam jurnal Obstetrics and Gynecology, 36 persen ibu hamil melaporkan merasakan sakit kepala selama kehamilan.

Meski ibu hamil sering mengalami hal ini, tanyakan pada dokter saat sedang konsultasi bulanan. Pasalnya, sakit kepala bisa sebagai tanda masalah kesehatan, seperti tekanan darah tinggi.

Mudah lelah dan emosional

Selama trimester pertama kehamilan, ibu hamil akan merasa mudah lelah dan lebih emosional.

Perubahan hormon dan perkembangan janin dalam kandungan menjadi penyebab utama kelelahan saat hamil usia 6 minggu.

Tidak perlu khawatir, ini adalah kondisi yang sangat normal di masa perkembangan janin 6 minggu.

Sebaiknya ibu lebih banyak istirahat dan menjaga suasana hati agar tidak terlalu lama saat marah atau bersedih hati.

Lebih sering buang air kecil

Meski ukuran janin usia 6 minggu masih sangat kecil, ibu hamil tetap bisa mengalami beser atau sering buang air kecil.

Tidak perlu khawatir dengan intensitas buang air kecil yang semakin sering di masa perkembangan janin 6 minggu.

Pasalnya, hormon kehamilan HCG menyebabkan ibu jadi sering buang air kecil. Hal ini meningkatkan aliran darah ke ginjal untuk membuang kotoran dari tubuh ibu dan bayi.

Hal yang perlu ibu ingat, saat ibu buang air kecil, tidak hanya membuang urine ibu tetapi juga janin.

Hal yang perlu ibu perhatikan saat konsultasi ke dokter

Pada perkembangan janin 6 minggu ini, euforia kehamilan bisa berubah menjadi rasa takut.

Ada banyak ketakutan yang mungkin menghampiri, terutama jika ini adalah kehamilan pertama.

Kekhawatiran yang paling sering ibu hamil rasakan adalah risiko keguguran mengingat ukuran janin 6 minggu masih terbilang kecil.

Mungkin ibu juga pernah bertanya, apakah stres dapat menyebabkan keguguran?

Mengutip dari Mayo Clinic, belum ada bukti ilmiah kalau stres bisa menyebabkan keguguran.

Biasanya, penyebab keguguran dini adalah kelainan pada kromosom atau beberapa masalah dalam pengembangan embrio. Penyebab lain dari keguguran awal yaitu:

  • kelainan pada kromosom dari ayah/ibu atau keduanya,
  • gangguan pembekuan darah,
  • kelainan serviks atau rahim,
  • ketidakseimbangan hormon, dan
  • sistem imun lemah yang merusak proses transplantasi embrio.

Jika khawatir akan keguguran, fokus pada mengurus diri sendiri dan janin. Jauhi hal-hal yang dapat memicu keguguran, seperti merokok dan minuman beralkohol.

Tes yang ibu perlukan di usia kehamilan 6 minggu

Ibu hamil akan menjalani tes fisik saat berkunjung ke dokter. Beberapa tes yang perlu ibu hamil lakukan selama kehamilan 6 minggu yaitu:

  • menimbang berat badan,
  • mengukur tinggi badan, dan
  • tekanan darah.

Beberapa tes darah dapat ibu hamil lakukan selama kunjungan pertama untuk menentukan golongan darah (A, B, AB atau O) dan faktor Rh (Rh positif atau Rh negatif).

Tes ini juga bisa menentukan apakah ibu masih memiliki kekebalan terhadap beberapa penyakit dari vaksinasi sebelumnya, seperti rubella dan hepatitis B.

Tips menjaga kesehatan perkembangan janin 6 minggu

Selama kehamilan, ibu perlu menjaga kesehatan dengan baik agar perkembangan janin tetap optimal.

Ibu hamil akan merasakan banyak perubahan pada tubuh dan perlu adaptasi. Berikut beberapa tips menjaga kesehatan dalam usia kehamilan 6 minggu.

Makan teratur

Meski sulit karena sering mual dan muntah, ibu hamil tetap perlu makan teratur sebagai cadangan energi dan gizi untuk janin di masa perkembangan usia 6 minggu

Berdasarkan Permenkes Nomor 28 tahun 2019 tentang Angka Kecukupan Gizi (AKG), ibu hamil memerlukan asupan tambahan kalori sekitar 180-300 kilokalori (kkal) sehari.

Ada berbagai macam makanan sehat untuk ibu hamil, seperti produk olahan susu, kacang-kacangan, telur, sayuran hijau, buah.

Rasa mual sering membuat ibu hamil tidak nafsu makan, maka sangat penting untuk menemukan makanan yang dapat dengan mudah ibu makan.

Beberapa pilihan makanannya seperti bubur, sup, atau buah-buahan. Tambahkan sedikit jahe untuk dapat membantu mengurangi rasa mual.

Namun, tetap perlu menghindari makanan yang dilarang untuk ibu hamil, seperti ikan tinggi merkuri.

Terus bergerak

Kehamilan bukan alasan untuk tidak melakukan aktivitas sama sekali. Ibu bisa berusaha untuk tetap bergerak dengan melakukan berbagai aktivitas fisik yang ringan.

Ibu hamil bisa berjalan santai selama 30 menit atau berenang di pagi hari. Ini akan membuat tubuh ibu lebih berenergi dan membantu tidur lebih nyenyak saat malam hari.

Namun, tetap sesuaikan dengan kondisi kehamilan. Pasalnya, kehamilan setiap ibu berbeda-beda, ada yang perlu istirahat total ada juga yang tidak.

Condongkan perut saat buang air kecil

Usia kehamilan 6 minggu membuat ibu lebih sering buang air kecil, sehingga ibu perlu mengosongkan kandung kemih agar terhindar dari infeksi saluran kemih (ISK).

Caranya, condongkan perut saat sedang buang air kecil untuk memastikan kandung kemih benar-benar kosong.

Selain mengurangi risiko ISK, mengosongkan kandung kemih juga bisa mengurangi frekuensi ke kamar mandi.

Hindari mengonsumsi minuman mengandung kafein, seperti kopi dan teh agar tidak terlalu sering buang air kecil.

Jadi, minggu depan di usia 7 minggu, janin akan tumbuh seperti apa?

health-tool-icon

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir-Hello Sehat

Gunakan kalkulator ini untuk menghitung hari perkiraan lahir (HPL) Anda. Ini hanyalah prediksi, bukan sebuah jaminan pasti. Pada umumnya, hari melahirkan sebenarnya akan maju atau mundur seminggu dari HPL.

Durasi siklus haid

28 hari

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

6 weeks pregnant? Read this NHS approved guide to your pregnancy. (2021). Retrieved 23 March 2021, from https://www.nhs.uk/start4life/pregnancy/week-by-week/1st-trimester/week-6/

6 weeks pregnant – all you need to know. (2021). Retrieved 23 March 2021, from https://www.tommys.org/pregnancy-information/im-pregnant/pregnancy-week-by-week/6-weeks-pregnant-whats-happening

Week 6 (for Parents) – Nemours KidsHealth. (2021). Retrieved 23 March 2021, from https://kidshealth.org/en/parents/week6.html

Pregnancy at week 6. (2021). Retrieved 23 March 2021, from https://www.pregnancybirthbaby.org.au/pregnancy-at-week-6

Fetal development: What happens during the 1st trimester?. (2021). Retrieved 23 March 2021, from https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/pregnancy-week-by-week/in-depth/prenatal-care/art-20045302

Pregnancy – week by week | betterhealth.vic.gov.au. (2021). Retrieved 23 March 2021, from https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/healthyliving/pregnancy-week-by-week

Early miscarriage: Is stress a factor?. (2021). Retrieved 23 March 2021, from https://www.mayoclinic.org/early-miscarriage/expert-answers/faq-20058214#:~:text=While%20excessive%20stress%20isn’t,before%20the%20pregnancy%20is%20recognized.

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Riska Herliafifah Diperbarui 3 minggu lalu
Ditinjau secara medis oleh dr Damar Upahita
x