Daftar yang Harus Dipersiapkan Saat Waktu Melahirkan Sudah Dekat

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 17/01/2020 . 10 menit baca
Bagikan sekarang

Sebagai calon ibu, apalagi jika ini merupakan kali pertama Anda melahirkan, tentunya Anda akan dilanda rasa bingung mengenai persiapan apa saja yang harus dilakukan. Memasuki akhir-akhir masa trimester ketiga ternyata semakin banyak persiapan melahirkan yang perlu Anda lakukan.

Persiapan melahirkan yang matang akan membuat Anda lebih tenang saat mendekati hari kelahiran anak Anda. Jadi, sebaiknya catat baik-baik persiapan melahirkan apa saja yang harus Anda lakukan sebelum saatnya tiba.

Persiapan melahirkan yang harus dilakukan

Persiapan melahirkan lebih dari sekadar memasukkan segala sesuatunya ke dalam tas rumah sakit Anda. Triknya, bagi apa-apa saja yang harus dilakukan dan disiapkan ke dalam kategori terpisah.

Dengan menyusun dan melakukan persiapan melahirkan yang tepat, Anda tidak akan merasa kewalahan. Anda dapat mencentang setiap item dalam daftar ini, atau hanya menggunakannya sebagai panduan.

Lakukan apa yang terasa tepat untuk Anda dalam menyusun persiapan melahirkan ini. Plus, sah-sah saja untuk melimpahkan sebagian tugas kepada pasangan atau anggota keluarga untuk membantu meringankan beban Anda dalam menyusun daftar persiapan melahirkan.

Persiapan di rumah

Berikut persiapan melahirkan di rumah yang sebaiknya tidak terlewatkan:

1. Bayar tagihan dan iuran rumah tangga

Persiapan melahirkan yang satu ini tampak sepele memang. Akan tetapi, banyak orang melupakan semua urusan bayar-membayar keperluan rumah tangga ini.

Biaya listrik, internet, air, biaya sekolah anak sulung, cicilan mobil, rumah, dan lainnya kerap jadi hal yang terlupakan. Semakin cepat persiapan melahirkan ini dilakukan, tentu akan semakin baik dan membuat hati tenang.

2. Belanja kebutuhan bayi dan keperluan lain

Lagi-lagi PR yang tampaknya remeh tapi sebenarnya cukup penting untuk diselesaikan dari jauh-jauh hari sebagai persiapan melahirkan yakni belanja kebutuhan bayi.

Untuk mengurangi kerepotan yang akan menyambut Anda sepulangnya ke rumah nanti, cukupi persediaan simpanan perlengkapan kebutuhan rumah tangga dan kebutuhan bayi Anda

Mulai dari popok bayi, tisu basah bayi, kain bedong, waslap, botol, deterjen khusus bayi, handuk bayi, pakaian bayi lengkap dengan sarung tangan, kaki hingga topi. Tidak lupa handuk bayi dan peralatan mandi bayi.

Persiapan melahirkan lainnya yang direkomendasikan termasuk obat pencahar yang aman untuk ibu (minta rekomendasi dokter kandungan Anda).

Selain itu, Anda juga perlu menyediakan kompres, obat penghilang nyeri, kain kassa, bantal, hingga bahan makanan segar, kering, dan beku sebagai persiapan melahirkan.

3. Cari bala bantuan

Rekrut bala bantuan untuk minggu-minggu pertama kehidupan bayi, persiapan melahirkan yang satu ini tidak boleh terlewatkan. Setiap pasangan dapat memanfaatkan uluran tangan dari orang-orang di sekitarnya sambil menyesuaikan diri dengan kehidupan baru dengan si kecil.

Ide lainnya, Anda bisa mencari asisten rumah tangga untuk membantu merawat rumah sementara sebagai persiapan melahirkan. Pilihan selanjutnya, persiapan melahirkan yang perlu Anda cari dari sekarang yakni minta bantuan orang dewasa yang bisa diandalkan untuk menjaga anak-anak Anda yang lebih tua.

4. Persiapan tempat tidur atau ruangan bayi di rumah Anda

Pastikan kamar bayi sudah siap. Di samping itu, pakaian, perlengkapan bayi (kain bedong, seprai, selimut, sarung bantal guling), serta pakaian Anda serta pasangan semua sudah dicuci dan disterilkan sebagai persiapan melahirkan.

Cuci semua item secara terpisah menggunakan deterjen lembut ramah-bayi dan bebas dari parfum. Anda dapat melakukan babyproofing atau mengamankan rumah yang lebih mendetail, seperti menutup ujung-ujung meja dan stop kontak. Khususnya untuk nanti saat si kecil sudah lebih aktif.

Selain itu, persiapan melahirkan juga dapat meliputi meluangkan waktu untuk diskusi dari hati-ke-hati dengan pasangan tentang ekspektasi tugas rumah tangga masing-masing setelah si kecil.

Bicarakan tentang bagaimana Anda berdua akan membagi tugas merawat bayi dan merawat rumah sebagai persiapan nantinya setelah melahirkan. Pandu juga pasangan tentang hal-hal yang mungkin kurang jelas, seperti apa yang dapat ia lakukan untuk mendukung Anda menyusui nantinya.

6. Packing tas bersalin dan setelah melahirkan

Persiapan melahirkan dari jauh-jauh hari yang tidak boleh terlupakan yakni tas rumah sakit. Idealnya, persiapan melahirkan ini sudah mulai ada ketika Anda hamil 8 bulan.

Ini karena Anda bisa melahirkan setiap saat dalam minggu-minggu menjelang hari perkiraan lahir. Anda mungkin ingin mengepak dua tas kecil untuk persiapan melahirkan.

Tas pertama untuk persiapan melahirkan atau barang-barang yang Anda butuhkan selama persalinan. Sedangkan yang satu lagi untuk barang-barang untuk setelah Anda melahirkan, yakni di ruang pemulihan.

Persiapan untuk rumah sakit

Berikut persiapan melahirkan untuk di rumah sakit yang harus Anda sediakan:

1. Memilih dokter yang menangani dan lokasinya

Salah satu persiapan sebelum melahirkan yang tidak kalah penting, yakni Anda harus sudah mengetahui tentang siapa dokter yang akan menangani Anda. Siapa dokter yang Anda pilih akan berpengaruh dengan lokasi tempat Anda melahirkan.

Setelah Anda mengatahui lokasinya, persiapan melahirkan lain yang harus Anda pikirkan matang-matang bagaimana transportasi ke sana.

Catat nomor telpon rumah sakit atau klinik yang ingin Anda tuju sebagai persiapan melahirkan. Ketahui apa saja fasilitas di tempat Anda akan melahirkan.

Sebagai persiapan melahirkan, Anda juga harus membuat rencana cadangan. Jika Anda tetap ingin dengan dokter tersebut, ketahuilah tempat praktik lain dokter tersebut. Namun, Anda tetap harus mempertimbangkan jarak rumah sakit dengan kediaman Anda.

Jika memang ingin ke rumah sakit terdekat lainnya, cari tahu siapa dokter yang biasa menangani di sana. Bagaimana fasilitas di sana, bagaimana pelayanan persalinannya, agar pada hari-H kelahiran buah hati Anda, Anda sudah tidak perlu panik dan repot mencari tempat lain.

2. Daftarkan persalinan Anda

Lakukan persiapan melahirkan ini dari jauh-jauh hari sehingga Anda atau pasangan tidak akan direpotkan dengan birokrasi panjang, serta tumpukan kertas syarat dan ketentuan begitu kontraksi pertama dimulai.

Tanyakan staf rumah sakit tentang kebijakan pengunjung. Meliputi apa yang harus Anda bawa sendiri dari rumah sebagai persiapan melahirkan dan apa yang tidak boleh dibawa.

Tanyakan juga tentang barang dan fasilitas apa yang akan disediakan pihak rumah sakit untuk Anda dan bayi. Dengan begitu,  Anda bisa memilah barang yang perlu dibawa sebagai persiapan melahirkan.

3. Ikuti kelas persiapan melahirkan

Ada baiknya untuk melatih teknik pernapasan dan relaksasi sebelum melahirkan dengan seseorang yang paham mengenai hal tersebut sebagai bekal persiapan melahirkan.

Terlebih, apabila Anda mungkin memiliki beberapa pertanyaan pribadi seputar persiapan, selama, dan setelah melahirkan.

Ada segala macam hal tentang ibu baru yang mungkin menjadi pertanyaan Anda, seperti perubahan vagina, baby blues, dan penurunan gairah seks, sebagai contoh.

Anda tidak akan memiliki pengalaman yang sama seperti teman Anda. Akan tetapi, mencari tahu hal-hal tentang tertentu menjelang waktu dapat mengurangi faktor kejutan. Jadi bertanya-tanya harus dipersiapkan.

4. Tentukan siapa yang boleh ikut menemani

Persiapan melahirkan ini adalah keputusan yang sangat pribadi. Beberapa ibu menyukai disambut oleh kamar yang penuh dengan orang-orang terdekatnya.

Termasuk pasangan, bidan, satu-dua teman dekat, serta keluarga. Sementara ibu lainnya, lebih memilih beberapa orang penting saja untuk hadir menemani.

Pikirkan matang-matang tentang apa yang Anda inginkan saat baru melahirkan nantinya. Terakhir, ingat bahwa melahirkan adalah “pekerjaan” melelahkan.

Tamu yang menjenguk dapat terus bermunculan dengan mendadak selama pemulihan Anda mungkin tidak membuat Anda beristirahat dengan tenang. Jika Anda mulai merasa kewalahan, tidak apa untuk meminta perawat bertindak sebagai “penyeleksi” tamu.

Persiapan melahirkan di dalam tas rumah sakit

Jika Anda berencana melahirkan di rumah sakit, persiapan tas khusus melahirkan sebaiknya sudah mulai ada setidaknya tiga minggu sebelum waktu perkiraan kelahiran Anda.

Saat melakukan persiapan melahirkan, sebaiknya Anda mulai membuat catatan dan mencicil barang apa saja yang harus Anda bawa. Semakin dekat, banyak hal yang tidak bisa diprediksi sehingga Anda harus segera ke rumah sakit.

Persiapkanlah barang-barang bawaan baik untuk ibu hamil, untuk orang yang menemani Anda bersalin, dan juga untuk bayi Anda setelah lahir.

1. Menyiapkan tas melahirkan

Berikut barang-barang persiapan melahirkan yang perlu ada di dalam tas melahirkan, melansir dari American Pregnancy Association:

  • Identitas diri (KTP/SIM), kartu asuransi, formulir dan data-data rumah sakit yang Anda perlukan, daftar nomor telepon penting yang bisa dihubungi.
  • Baju ganti (jubah mandi, daster, sendal, kaus kaki) untuk Anda pakai saat melahirkan.
  • Pihak rumah sakit biasanya akan menyediakan jubah dan sendal rumah sakit, tapi tidak apa untuk membawa cadangan pribadi. Pilih daster atau piyama yang nyaman, sebaiknya tanpa lengan atau berlengan pendek dan longgar. Dengan begitu, perawat akan dengan mudah memeriksa tekanan darah Anda.
  • Daftar rencana persalinan Anda, jika ada.

Selain itu, Anda juga bisa menyiapkan barang untuk relaksasi saat persalinan (bola tenis dan kaus kaki tebal). Ini adalah cara alami untuk membantu meringankan nyeri punggung atau rasa sakit lainnya selama melahirkan.

Caranya dengan meminta pasangan memasukkan bola tenis tersebut ke dalam kaus kaki, kemudian taruh di punggung Anda dan gulung dari atas ke bawah secara bergantian.

Anda juga bisa membawa pemutar musik atau buku favorit Anda sambil menunggu persalinan untuk menenangkan diri.

2. Menyiapkan tas rawat inap

Berikut barang-barang persiapan sebelum melahirkan yang perlu ada di dalam tas rawat inap usai melahirkan:

  • Perlengkapan mandi dan kecantikan (makeup, ikat rambut, skin care, pasta dan sikat gigi, sabun dan shampo, sisir, gunting kuku, tisu basah).
  • Baju ganti (t-shirt longgar, handuk, waslap, sarung, pakaian dalam, bra menyusui, kaus kaki hangat), sendal, dan peralatan tidur (bantal atau boneka).
  • Handphone dan charger, pemutar musik, DVD portable, jika perlu.
  • Baju salin bayi, juga baju salin Anda, untuk saat check out.
  • Bra biasa atau bra khusus untuk menyusui.
  • Pembalut khusus ibu setelah melahirkan.

3. Menyiapkan tas untuk suami atau anggota keluarga yang menemani

Berikut barang-barang persiapan sebelum melahirkan yang perlu ada di dalam tas untuk suami atau anggota keluarga yang menemani:

  • Baju ganti dan sandal yang nyaman.
  • Makanan dan minuman juga perlu dipersiapkan selama berada di rumah sakit.
  • Kamera, baterai, charger, dan kartu memori. Biasanya beberapa pasangan tidak ingin kehilangan momen saat melahirkan. Pastikan alat-alat dokumentasi ini siap dan bisa digunakan saat hari-H dengan baik.

3. Menyiapkan tas untuk bayi

Berikut barang-barang persiapan melahirkan untuk bayi baru lahir, mengutip dari Medline Plus:

  • Baju bayi
  • Selimut kecil untuk bayi Anda
  • Topi bayi Anda
  • Sarung tangan, dan kaus kaki untuk bayi Anda. Beberapa rumah sakit mungkin mempersiapkannya, tapi tidak ada salahnya Anda mempersiapkannya sendiri
  • Keranjang bayi

Terakhir, manjakan diri menjelang persiapan melahirkan. Manicure, pedicure, creambath, hingga spa, apapun yang membuat Anda merasa dimanjakan. Pasalnya, mempercantik diri bukan prioritas teratas Anda untuk sementara waktu pascamelahirkan, jadi gunakan kesempatan Anda sekarang.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Penyebab dan Cara Mengatasi ASI yang Tidak Keluar Setelah Melahirkan

Banyak ibu yang khawatir karena setelah sang buah hati lahir ke dunia, ASI tidak kunjung keluar dari payudara. Sebenarnya, apa penyebab kondisi ini?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Parenting, Menyusui 05/06/2020 . 10 menit baca

5 Peran Ayah dalam Membantu Ibu yang Mengalami Depresi Postpartum

Usai melahirkan tidak sedikit ibu yang mengalami depresi postpartum. Bagaimana peran ayah membantu ibu tercinta melewati depresi postpartum?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Hidup Sehat, Psikologi 01/06/2020 . 6 menit baca

Apa Akibatnya pada Janin Jika Ibu Merokok Saat Hamil?

Merokok saat hamil adalah ancaman nomor satu untuk kesejahteraan anak. Ada hubungan antara ibu perokok dan anak berbibir sumbing. Masih kurang seram?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ajeng Quamila

Pilihan Obat Maag yang Aman untuk Ibu Hamil

Maag rentan terjadi pada ibu hamil. Salah satu cara mngatasinya adalah dengan minum obat. Apa saja obat maag yang bisa diminum ibu hamil? Baca di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Gastritis, Health Centers 16/05/2020 . 6 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

mengantar istri melahirkan ke rumah sakit

Ayah, Ini Tips Mengantar Ibu Hamil ke Rumah Sakit untuk Kelahiran

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 27/06/2020 . 4 menit baca
sumber stres dalam pernikahan

6 Sumber Stres Utama dalam Pernikahan

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 19/06/2020 . 5 menit baca
kista saat hamil di usia tua

Apa yang Akan Terjadi Jika Muncul Kista Saat Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 19/06/2020 . 5 menit baca
depresi pasca melahirkan ayah

Ternyata Ayah Juga Bisa Kena Depresi Pasca Melahirkan

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 14/06/2020 . 5 menit baca