Daftar yang Harus Dipersiapkan Saat Waktu Melahirkan Sudah Dekat

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Setelah sembilan bulan menjalani kehamilan tanpa halang rintangan berarti, Anda pikir Anda siap-siap saja untuk menghadapi hari besar yang dinanti. Namun, ketika waktu terus berjalan dan sebelum Anda menyadarinya, tetangga sebelah iseng bertanya apakah Anda sudah packing tas bersalin atau mendaftarkan persalinan Anda ke rumah sakit? Dan kini Anda panik. Panik karena baru di saat itu Anda benar-benar sadar bayi Anda akan datang ke dunia sebentar lagi, dalam hitungan minggu atau bahkan hari, tapi persiapan melahirkan Anda masih minim.

Persiapan melahirkan lebih dari sekedar memasukkan segala sesuatunya ke dalam tas rumah sakit Anda. Kami mengumpulkan beberapa daftar checklist menit-terakhir untuk membantu Anda bersiap menuju hari-H kedatangan si kecil.

Triknya, bagi apa-apa saja yang harus dilakukan ke dalam kategori terpisah atau serangkaian daftar PR mini yang Anda bisa lakukan harian. Dengan begitu, Anda tidak akan merasa kewalahan. Plus, ingat bahwa tidak apa untuk melimpahkan sebagian tugas kepada pasangan atau anggota keluarga untuk membantu mengangkat beban Anda.

Apa saja persiapan melahirkan yang harus dilakukan?

Anda dapat mencentang setiap item dalam daftar ini, atau hanya menggunakannya sebagai panduan. Lakukan apa yang terasa tepat untuk Anda.

Persiapan di rumah

1. Bayar tagihan dan iuran rumah tangga

Sepele memang, namun akan mudah melupakan semua urusan bayar-membayar keperluan rumah tangga — listrik, internet, air, spp anak sulung, cicilan mobil, rumah, apapun itu! — begitu si kecil tiba di rumah. Lebih cepat lebih baik, bukan?

2. Belanja bulanan

Lagi-lagi PR yang tampaknya remeh tapi sebenarnya cukup penting untuk diselesaikan dari jauh-jauh hari. Untuk mengurangi kerepotan yang akan menyambut Anda sepulangnya ke rumah nanti, cukupi persediaan simpanan perlengkapan kebutuhan rumah tangga, mulai dari popok bayi, tisu basah bayi, kain bedong, waslap, botol, susu formula, deterjen khusus bayi dan deterjen reguler Anda, pembalut, hingga pakaian dalam cadangan. Perlengkapan postpartum lainnya yang direkomendasikan termasuk: obat pencahar atau pelunak feses yang aman untuk ibu (minta rekomendasi dokter kandungan Anda), kompres, obat penghilang nyeri, kain kassa, bantal donat, hingga persediaan bahan makanan segar, kering, dan beku.

3. Cari bala bantuan

Rekrut bala bantuan untuk minggu-minggu pertama kehidupan bayi. Setiap pasangan dapat memanfaatkan uluran tangan dari orang-orang di sekitarnya sambil menyesuaikan diri dengan kehidupan baru dengan si bayi. Jika ada anggota keluarga yang bersedia membantu, jangan menolaknya. Ide lain: cari asisten rumah tangga untuk membantu merawat rumah sementara, pekerjakan/minta bantuan orang dewasa yang bisa diandalkan untuk menjaga anak-anak Anda yang lebih tua, atau minta bidan untuk melakukan kunjungan postpartum. Ide-ide ini mungkin terdengar seperti mengada-ada sekarang, tetapi Anda akan menemukan bahwa simpanan energi Anda di minggu-minggu sibuk pertama setimpal dengan beberapa ratus ribu yang harus Anda rogoh saat ini.

Jika Anda memiliki anak-anak yang lebih tua, buat daftar yang ditulis untuk siapa pun yang akan menjaga mereka selama Anda di rumah sakit, jelaskan jadwal harian mereka, tinggalkan nomor penting untuk dihubungi dan instruksi khusus, jika ada.

4. Pasang kursi bayi di mobil

Satu bagian sangat penting dari persiapan melahirkan adalah pemasangan kursi mobil khusus bayi. Sebagian besar rumah sakit tidak akan membiarkan Anda check out dari rawat inap jika Anda tidak memiliki kursi bayi yang terpasang di mobil Anda. Jika Anda akan menggunakan mobil sendiri untuk pulang-pergi ke rumah sakit, pasang kursi bayi dari sekarang (minta bantuan pasangan atau orang lain) sehingga Anda memiliki banyak waktu untuk memastikan kursi sudah terpasang dengan benar.

Plus, pastikan mobil Anda selalu dalam keadaan bensin penuh dan siap sedia untuk perjalanan ke rumah sakit tanpa gangguan (mungkin minta pasangan Anda untuk lakukan servis mobil dari sekarang, untuk berjaga-jaga).

5. Babyproof rumah Anda

Pastikan kamar bayi sudah siap, pakaian dan perlengkapan bayi (kain bedong, seprai, selimut, sarung bantal guling) dan pakaian Anda serta pasangan semua sudah dicuci dan disterilkan. Cuci semua item secara terpisah menggunakan deterjen lembut ramah-bayi dan bebas dari parfum. Anda dapat melakukan babyproofing yang lebih mendetail, seperti menutup ujung-ujung meja dan stop kontak, nanti ketika si kecil sudah lebih aktif.

Selain itu, luangkan waktu untuk diskusi dari hati-ke-hati dengan pasangan tentang ekspektasi tugas rumah tangga masing-masing setelah bayi tiba nanti. Jangan berasumsi bawa pasangan Anda akan paham seberapa banyak bayi baru Anda akan membolak-balik hidup Anda. Bicarakan tentang bagaimana Anda berdua akan membagi tugas merawat bayi dan merawat rumah. Dan, pandu pasangan tentang hal-hal yang mungkin kurang jelas, seperti apa yang dapat ia lakukan untuk mendukung Anda menyusui nanti.

6. Packing tas bersalin dan setelah melahirkan

Persiapkan tas rumah sakit dari jauh-jauh hari. Idealnya ketika Anda hamil 8 bulan, karena Anda bisa melahirkan setiap saat dalam minggu-minggu menjelang tanggal jatuh tempo. Anda mungkin ingin mengepak dua tas kecil untuk persiapan melahirkan: satu untuk barang-barang yang Anda butuhkan selama persalinan, dan satu lagi untuk barang-barang untuk setelah Anda melahirkan, di ruang pemulihan. Scroll ke bawah untuk melihat lebih detail apa yang harus dibawa dalam setiap tas.

Persiapan untuk rumah sakit

1. Daftarkan persalinan Anda

Lakukan ini dari jauh-jauh hari sehingga Anda atau pasangan tidak akan direpotkan dengan birokrasi panjang dan tumpukan kertas syarat dan ketentuan begitu kontraksi pertama dimulai.

Tanyakan staf rumah sakit tentang kebijakan pengunjung, apa yang harus Anda bawa sendiri dari rumah, apa yang tidak boleh dibawa. Tanyakan juga tentang barang dan fasilitas apa yang akan disediakan pihak rumah sakit untuk Anda dan bayi Anda sehingga Anda tidak perlu membawa yang tidak perlu.

Rencanakan rute yang akan Anda ambil untuk keluar-masuk rumah sakit, termasuk dimana untuk parkir dan pintu masuk mana yang digunakan ketika Anda check-in melahirkan. Anda bisa mendapatkan pegangan logistik ini dengan mendaftar tur rumah sakit atau klinik bersalin. Selama tur, Anda juga akan belajar tentang kebijakan dasar dan mengunjungi kamar tenaga kerja dan pengasuhan.

Terakhir, konfirmasikan dengan dokter Anda mengenai kapan harus menelepon dan pergi ke rumah sakit.

2. Ikuti kelas persiapan melahirkan

Anda dapat memoles dasar-dasar prinsip melahirkan dari awal, tapi akan layak untuk melatih teknik pernapasan dan relaksasi dengan seseorang yang paham mengenai topik tersebut. Lagipula, Anda mungkin memiliki beberapa pertanyaan pribadi yang amat sangat butuh jawaban. Ada segala macam hal tentang ibu baru yang, untuk apa pun alasannya, kadang-kadang tetap tabu — inkontinensia urin, baby blues, dan penurunan gairah seks, sebagai contoh.

Anda tidak akan memiliki pengalaman yang sama seperti teman Anda, tapi mencari tahu hal-hal tentang tertentu menjelang waktu dapat mengurangi faktor kejutan. Jadi bertanya-tanya harus dipersiapkan.

3. Tentukan siapa yang boleh ikut menemani

Ini adalah keputusan yang sangat pribadi. Beberapa ibu menyukai disambut oleh kamar yang penuh dengan orang-orang terdekatnya, termasuk pasangan mereka, bidan, satu-dua teman dekat, ibu dan ibu mertua untuk menyaksikan keajaiban kelahiran bayi dan memberikan dukungan. (Jika Anda termasuk dalam kategori ini, konfirmasikan dengan pihak rumah sakit atau klinik bersalin pusat untuk melihat berapa banyak orang yang diperbolehkan berkunjung.)

Yang lain lebih memilih satu-dua orang penting saja yang hadir menemani. Pikirkan matang-matang tentang apa yang Anda inginkan, sehingga tidak ada kesalahpahaman, tamu tak diundang, atau mereka yang tersinggung. Menunjuk “juru bicara” keluarga dari awal juga dapat banyak membantu — yaitu, seseorang yang dapat mengirim email dan menelepon (atau menyebarkan berita di situs jejaring sosial) orang-orang terdekat untuk memberi tahu kelahiran bayi Anda. Terakhir, ingat bahwa melahirkan adalah pekerjaan melelahkan, dan pengunjung yang terus bermunculan dengan mendadak selama pemulihan Anda mungkin tidak membuat Anda beristirahat dengan tenang. Jika Anda mulai merasa kewalahan, tidak apa untuk meminta perawat bertindak sebagai “penyeleksi” tamu.

Yang harus dikemas dalam tas rumah sakit Anda

Jika Anda berencana melahirkan di rumah sakit, persiapkan tas Anda setidaknya tiga minggu sebelum tanggal jatuh tempo Anda.

1. Menyiapkan tas melahirkan

  • Identitas diri (KTP/SIM), kartu asuransi, formulir dan data-data rumah sakit yang Anda perlukan, daftar nomor telepon penting yang bisa dihubungi
  • Baju ganti (jubah mandi, daster, sendal, kaus kaki) untuk Anda pakai saat melahirkan. Pihak rumah sakit biasanya akan menyediakan jubah dan sendal rumah sakit, tapi tidak apa untuk membawa cadangan pribadi. Pilih daster atau piyama yang nyaman, sebaiknya tanpa lengan, atau berlengan pendek dan longgar, sehingga perawat akan dengan mudah memeriksa tekanan darah Anda.
  • Daftar rencana persalinan Anda, jika ada.
  • Barang untuk relaksasi saat persalinan (bola tenis dan kaus kaki tebal). Ini adalah cara alami untuk membantu meringankan nyeri punggung selama persalinan. Masukkan bola tenis ke dalam kaus kaki, ikat ujungnya, dan minta pasangan Anda untuk menggulirkan bola kaus kaki di sepanjang punggung Anda, ke atas-bawah. Anda juga bisa berdiri menyender di dinding dengan menyelipkan bole di antara punggung dan dinding, tekan-tekan tubuh menempel ke dinding untuk membantu meredakan ketegangan. Atau, Anda bisa bawa pemutar musik atau buku favorit Anda sambil menunggu persalinan untuk menenangkan diri.

2. Menyiapkan tas rawat inap

  • Perlengkapan mandi dan kecantikan (makeup, ikat rambut, skin care, pasta dan sikat gigi, sabun dan shampo, sisir, gunting kuku, tisu basah)
  • Baju ganti (t-shirt longgar, handuk, waslap, sarung, pakaian dalam, bra menyusui, kaus kaki hangat), sendal, dan peralatan tidur (bantal atau boneka).
  • Handphone dan charger, pemutar musik, DVD portable — jika perlu
  • Baju salin bayi, juga baju salin Anda, untuk saat check out
  • Camilan
  • Buku dan pulpen

Cek apa-apa saja yang harus dikemas dalam tas pasangan Anda di sini.

Terakhir, manjakan diri menjelang persiapan melahirkan. Mani, pedi, creambath, hingga spa — apapun yang membuat Anda merasa dimanjakan. Mempercantik diri memang bukan prioritas teratas Anda untuk sementara waktu, jadi gunakan kesempatan satu sesi bebas-bayi terakhir Anda sekarang.

BACA JUGA:

Sumber
Pantau Perkembangan Janin Anda Dapatkan update mingguan di email Anda
untuk memantau perkembangan janin dalam kandungan.
Error message goes here
Pantau Bayi Saya
Tak tahu kapan akan melahirkan? Hitung di sini! *Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anda hamil [num] minggu! Kami siap memandu Anda dalam perjalanan sebagai orangtua. Email pertama untuk Anda akan segera dikirim. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:
Kapan hari pertama menstruasi terakhir Anda?
Hitung!
Error message goes here
Anda hamil [num] minggu! Perkiraan Melahirkan: [num] Dapatkan info setiap hari, sesuai dengan kebutuhan pribadi Anda dan bayi.
Error message goes here
Pantau sekarang!
Hitung ulang!
Yang juga perlu Anda baca