home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Cara Menggunakan Alat Test Pack atau Tes Kehamilan Sendiri

Cara Menggunakan Alat Test Pack atau Tes Kehamilan Sendiri
Apa itu test pack?|Apa yang harus diperhatikan sebelum membeli test pack?|Cara menggunakan test pack atau alat tes kehamilan|Faktor-faktor yang memengaruhi akurasi tes kehamilan|Alat test pack menunjukkan hasil yang salah

Kehamilan menjadi salah satu impian yang didambakan kebanyakan pasangan setelah menikah. Sebagai pengantin baru, jangan sampai Anda tidak tahu apakah sudah hamil atau belum hanya karena tidak tahu cara menggunakan test pack. Simak penjelasan lengkap untuk mengetahui cara pakai tespek dalam artikel berikut ini.

Apa itu test pack?

test pack atau tespek

Saat ini telah banyak beredar alat tes kehamilan yang bisa dicoba sendiri di rumah.

Dikenal dengan sebutan test pack atau tespek, Anda bisa menggunakannya saat curiga bahwa sedang hamil.

Dikutip dari Medline Plus, test pack berfungsi untuk menemukan hormon hCG apabila seseorang telah melewatkan waktu menstruasi sekitar seminggu atau lebih.

Hormon hCG terbentuk dari plasenta, tugasnya menjaga dan memelihara sel telur setelah dibuahi yang menempel pada dinding rahim.

Umumnya, level hCG mencapai 20mIU/hCG setelah 7-10 hari pasca proses ovulasi. Pada level tersebut, kemungkinan Anda sudah hamil.

Apa saja jenis alat tes kehamilan?

Terdapat dua jenis dan cara menggunakan tespek sebagai alat tes kehamilan, yaitu menggunakan urine atau menggunakan darah.

Keduanya sama-sama mengukur kadar hormon hCG sebagai cara mengetahui dan mendeteksi kehamilan, tetapi dengan prosedur berbeda.

1. Tes dengan urine (test pack)

Test pack memiliki tingkat akurasi 97 hingga 99% ketika dilakukan dengan benar. Seperti yang sudah dijelaskan sedikit bahwa Anda hanya perlu menggunakan urine.

Saat cara menggunakan test pack digunakan dengan benar, alat akan menunjukkan tanda untuk menunjukkan kehamilan yang terdeteksi.

Sebagai contoh, seperti perubahan warna, perubahan garis, atau simbol plus-minus yang menandakan Anda hamil atau tidak.

Anda dapat melakukan tes ini saat hari pertama atau hari ke-10 Anda terlambat haid.

Terlalu dini melakukannya dapat mengurangi peluang untuk mengetahui kapan kehamilan bisa terdeteksi.

Maka dari itu, tidak jarang alat tes kehamilan menunjukkan hasil negatif, padahal sebenarnya Anda sedang hamil.

Bagaimana jika tes menunjukkan hasil negatif tetapi Anda mengalami tanda-tanda kehamilan?

Coba menunggu hingga seminggu untuk melakukan tes kembali atau segera berkonsultasi dengan dokter.

2. Tes dengan sampel darah

Berbeda dengan cara mengetahui kehamilan yang terdeteksi melalui urine dengan menggunakan test pack, Anda harus mengunjungi dokter untuk melakukan tes sampel darah.

Tes ini lebih efektif dan dapat dilakukan lebih dini sehingga dapat menjawab pertanyaan kapan kehamilan bisa terdeteksi.

Anda dapat melakukan tes darah 6 hingga 8 hari setelah masa subur dimana pembuahan mungkin terjadi saat terakhir kali berhubungan seksual,

Akan tetapi hasilnya memakan waktu yang lebih lama karena tes darah harus diuji dalam laboratorium.

Terdapat dua jenis tes darah yang dilakukan dokter untuk memeriksa kehamilan, yaitu:

  • Tes kuantitatif, mengukur jumlah pasti hormon hCG dalam darah.
  • Tes kualitatif, melihat ada atau tidaknya hormon hCG dalam darah.

Hasil positif akan terlihat dalam waktu 3-4 hari setelah sel telur yang telah dibuahi menempel pada dinding rahim.

Selain itu, hasil positif juga terlihat 9-10 hari setelah Anda melakukan hubungan seksual di mana terjadi pembuahan.

Apa yang harus diperhatikan sebelum membeli test pack?

Test pack dijual secara bebas di apotek dengan harga tespek yang bervariasi tergantung merek.

Sebelum membeli alat tes kehamilan ini, cari tahu terlebih dahulu apa saja yang harus diperhatikan, seperti:

1. Membeli test pack dengan cermat

Sebelum membeli alat tes kehamilan, Anda harus memerhatikan segala petunjuk penggunaan yang terdapat pada kemasan.

Di samping itu, Anda harus memeriksa dengan saksama apakah kemasan dari test pack atau tespek ini masih tertutup rapat dengan segel.

Tidak hanya kerusakan atau kejanggalan pada kemasan, perhatikan pula tanggal kedaluwarsa.

Jangan pernah menggunakan produk yang telah melewati masa kedaluwarsa karena bahan kimia bisa mengganggu akurasi hasil tes.

Beberapa alat harus disimpan dalam kulkas, tempat dingin, atau tempat kering tergantung pada aturan produk.

Maka dari itu, perlu untuk membaca instruksi atau cara pakai dengan saksama sebelum menggunakan alat tespek.

Sebaiknya, bandingkan cara pakai tespek dengan merek lainnya sebelum membeli.

2. Mempersiapkan diri sebelum melakukan tes kehamilan

Sebelum melakukan tes sebaai cara mengetahui kehamilan, ada beberapa hal yang harus Anda persiapkan terlebih dahulu.

Sebagai contoh, mempersiapkan perlengkapan untuk pelaksanaan tes seperti wadah untuk urine serta penanda waktu.

Cara menggunakan test pack atau alat tes kehamilan

tes kehamilan

Apabila belum pernah mencoba menggunakan alat ini sebelumnya, Anda tak perlu khawatir.

Pasalnya cara pakai tespek atau alat tes kehamilan sangatlah mudah dan sederhana.

Ada beberapa langkah yang harus Anda lakukan agar tes ini berhasil, seperti:

1. Membaca cara penggunaan alat tes kehamilan

Setelah membelinya, Anda kini juga harus mengetahui bagaimana cara menggunakan alat tes kehamilan atau tespek ini akan bekerja.

Beberapa alat mungkin akan meminta Anda untuk menghindari beberapa makanan atau kegiatan sebelum melakukan tes.

Jika alat tes butuh waktu beberapa lama untuk bekerja, tunggulah beberapa saat untuk mendapatkan hasil yang akurat.

Alat ini akan mendeteksi level hormon hCG atau human chorionic gonadotropin pada urine.

Jumlah hormon akan meningkat dengan cepat setelah terbentuk, bahkan hanya beberapa minggu selepas sel telur menempel di dinding rahim.

Saat hormon hCG sudah terdeteksi, alat tes kehamilan akan menunjukkan hasil tes positif.

Sudah tahu cara pakai tespek? Biasanya, hasil tes alat kehamilan di rumah memiliki akurasi hingga 99%.

2. Memilih waktu yang tepat

Sebagai salah satu cara mengetahui kehamilan, banyak yang menganjurkan untuk melakukan tes kehamilan di pagi hari.

Hal ini karena di waktu tersebut urine mengandung hormon hCG yang cukup tinggi.

Sebagai salah satu cara pakai tespek, Anda juga bisa menggunakan alat tes ini kapan saja seperti melakukan tes kesuburan.

Sebenarnya, kapan kehamilan bisa terdeteksi? Coba lakukan tes sekitar 21 hari atau tiga minggu setelah melakukan hubungan seksual.

Setidaknya, gunakan tespek satu hari setelah Anda merasa telah terlambat menstruasi.

Apabila setelah dicoba hasilnya negatif, jangan berkecil hati karena bisa saja hormon hCG belum terlalu tinggi sehingga tidak terdeteksi.

Anda dapat mencoba kembali 3-5 hari setelahnya sebagai cara menggunakan test pack jika belum mengalami menstruasi.

3. Mengumpulkan sampel urine

Sampel urine merupakan salah satu komponen yang harus ada sebagai cara menggunakan test pack untuk mengetahui kehamilan.

Anda harus mengumpulkan sampel urine di sebuah wadah. Namun, ada pula cara menggunakan test pack yang bisa ditetesi langsung.

Perlu diketahui bahwa sampe urine yang dikumpulkan adalah pancaran urine tengah.

Artinya Anda harus membuang pancaran awal urine, kemudian menampung pancaran urine tengah, dan membuang pancaran terakhir.

Ada beberapa pilihan tespek yang bisa Anda gunakan dengan harga berbeda, yaitu:

  • Test pack cassette yang bisa ditetesi langsung dengan bantuan pipet.
  • Test pack strip yang dicelupkan ke dalam wadah berisi urine.
  • Test pack digital, di depannya ada stik untuk mencelupkan ke wadah berisi urine.

4. Menunggu hasil tes kehamilan muncul

Setelah berhasil menggunakannya, hal berikutnya adalah menunggu hasil tes.

Anda bisa meletakkan alat pada tempat yang kering dan rata. Pastikan bahwa bagian yang menunjukkan hasil tes menghadap ke atas.

Sebagai cara mengetahui kehamilan, biasanya, Anda perlu waktu hingga 5 menit untuk melihat hasilnya.

Namun, jangan khawatir jika hasil tes tak kunjung muncul karena ada pula alat yang mengharuskan Anda menunggu hingga 10 menit.

Sembari menunggu hasilnya muncul, Anda mungkin akan melihat adanya perubahan warna saat urine terserap.

Biasanya perubahan warna ini adalah penanda bahwa cara pakai tespek berhasil dilakukan dan hasilnya valid.

5. Memeriksa hasil tes kehamilan

Setelah menunggu untuk beberapa saat setelah melakukan cara menggunakan tespek, kini saatnya Anda melihat hasil dari tes yang sudah dilakukan.

Jika hamil, ada beberapa tanda, bentuk, atau simbol yang terlihat pada test pack, seperti:

  • Garis dua berwarna merah muda atau biru.
  • Tanda berwarna merah berbentuk tanda tambah atau tanda kurang.
  • Perubahan warna tertentu pada alat.
  • Kata-kata hamil atau tidak hamil, sesuai dengan hasil yang sesungguhnya.

6. Menyikapi hasil negatif dari tes kehamilan

Hasil negatif dari alat tes kehamilan atau test pack tidak selalu benar. Artinya, mungkin saja Anda sedang hamil tetapi terjadi ketidaksamaan dengan hasil tes.

Setidaknya, Anda harus melakukan tes ulang setelah 3-5 hari apabila tidak kunjung mengalami menstruasi.

Apabila sudah beberapa kali mencoba, tidak ada salahnya untuk berkonsultasi langsung dengan dokter.

Apalagi, jika Anda telah mencoba cara cepat hamil dalam jangka waktu satu tahun tetapi belum juga membuahkan hasil.

7. Menyimpan hasil tes

Simpan hasil dari alat tespek supaya Anda bisa dengan mudah berkonsultasi pada dokter.

Apalagi, jika mencoba tes kehamilan di alat berbeda dan dengan hasil yang berbeda pula.

Hal ini bisa dijadikan pertimbangan agar dokter melakukan tindakan tertentu.

Faktor-faktor yang memengaruhi akurasi tes kehamilan

Saat sudah melakukan program hamil, hal yang tentu Anda harapkan adalah terjadinya kehamilan.

Namun, terkadang akurasi alat serta cara menggunakan test pack bergantung pada kondisi masing-masing individu dan beberapa alasan berikut:

  • Tanggal menstruasi, masa subur, dan waktu ovulasi yang mungkin saja tidak teratur.
  • Hari ketika sel telur yang telah dibuahi sudah atau mulai menempel pada uterus.
  • Beberapa alat tes memiliki tingkat sensitivitas yang berbeda terhadap hormon hCG .

Tidak menutup kemungkinan akurasi tes kehamilan saat Anda menggunakan test pack mungkin saja salah.

Oleh karena itu, memeriksakan diri ke dokter menjadi hal penting terlebih ketika Anda sudah merasakan tanda-tanda kehamilan.

Alat test pack menunjukkan hasil yang salah

Walaupun alat tes kehamilan dengan urine mempunyai keakuratan 99%, tetapi kesalahan cara pakai tespek serta hasil mungkin saja terjadi.

Kondisi yang bisa terjadi karena kesalahan ini adalah positif palsu (false positive) atau negative palsu (false negative) saat menggunakan alat tes kehamilan.

Penyebab hasil positif palsu (false positive)

Kondisi ini terjadi ketika test pack menunjukkan bahwa Anda positif hamil, padahal sebenarnya tidak hamil.

Penyebab dari false positive atau test pack positif palsu yang mungkin saja terjadi:

1. Kehamilan kimiawi

Sekitar 25% kehamilan berakhir dengan kehamilan kimiawi atau biasa dikenal sebagai keguguran awal.

Hal ini terjadi ketika kehamilan menghilang tidak lama setelah sel telur yang telah dibuahi oleh sperma menempel pada dinding rahim (implantasi).

Alat test pack yang dijual semakin sensitif sehingga dapat mendeteksi kehamilan pada tahap sangat awal.

Alat tes kehamilan sempat mendeteksi bahwa Anda hamil, padahal calon bayi sudah meninggal sebelum berkembang.

2. Terlambat melihat hasil

Cara menggunakan alat tespek yang tidak sesuai petunjuk juga dapat membuat hasilnya pun tidak sesuai.

Jika Anda membaca hasilnya dalam jangka waktu yang sudah melebihi petunjuk, tidak menutup kemungkinan hasilnya berubah.

3. Ada bahan kimia yang mengganggu

Bahan kimia dari obat-obatan dapat mengganggu hasil dari alat test pack, misalnya saja methadone.

Begitu juga ketika Anda sedang menjalani promil dan mengonsumsi obat kesuburan dengan kandungan hCG .

Jenis obat ini dapat membuat alat test pack menunjukkan hasil positif padahal Anda sedang tidak hamil

Tunggulah 14 hari sampai kadar hCG dalam tubuh hilang, barulah Anda bisa melakukan tes kehamilan di rumah.

4. Ada garis uap muncul

Beberapa alat tes kehamilan meninggalkan garis uap pada alat karena urine melewati daerah hasil.

Garis uap ini biasanya sangat samar dan berwarna keabuan pada daerah hasil di alat tes kehamilan.

Beberapa wanita menganggap hasilnya positif karena terdapat garis uap ini. Padahal warna garisnya berbeda dari warna garis seharusnya (sesuai petunjuk).

5. Memiliki sisa hormon setelah keguguran

Setelah melahirkan atau keguguran, hormon hCG masih tersisa di dalam tubuh selama berbulan-bulan.

Dr. Williams dari American Pregnancy Association mengatakan, bahwa tubuh butuh beberapa waktu untuk menormalkan kembali kadar hCG.

Hal ini juga bisa terjadi karena plasenta yang tertinggal di dalam tubuh. Maka dari itu, tubuh terus menghasilkan hCG pada beberapa waktu setelah keguguran.

Penyebab hasil negatif palsu (false negative)

Kondisi negatif palsu menunjukkan hasil tes kehamilan negatif, padahal sebenarnya Anda sedang hamil.

Berikut beberapa penyebab hasil negatif palsu bisa terjadi walaupun cara pakai tespek sudah tepat, seperti:

1. Melakukan tes terlalu dini

Semakin dini melakukan tes kehamilan di rumah maka semakin sulit test pack untuk mendeteksi hCG yang menandai Anda sedang hamil.

Sebaiknya, Anda melakukan tes kehamilan satu minggu setelah terlambat datang bulan.

Pada saat ini, kadar hCG dalam urine Anda sudah dapat dideteksi oleh alat tes kehamilan.

2. Terlalu cepat melihat hasil tes

Melihat hasil tes yang terlalu cepat (tidak sesuai petunjuk) juga dapat menyebabkan Anda salah tafsir.

Test pack memerlukan waktu untuk menunjukkan hasilnya. Sebaiknya jangan terburu-buru, tunggu sampai hasilnya benar-benar keluar.

Ikuti cara menggunakan alat test pack yang tertera pada kemasan dan jangan lupa untuk mengecek tanggal kedaluwarsa.

3. Menggunakan urine yang terlalu cair

Seperti yang sudah diketahui bahwa test pack memerlukan urine untuk mengetahui kehamilan.

Jika urin terlalu cair, maka akan menyulitkan alat tes kehamilan untuk mendeteksi kandungan hCG.

Maka dari itu, sebaiknya lakukan di pagi hari karena kadar hCG tergolong pekat dan tinggi.

Apabila mengalami gejala kehamilan tetapi tespek menunjukkan hal yang berbeda, sebaiknya segera kunjungi dokter dan lakukan tes darah.

Hal ini dilakukan agar bisa mengetahui dengan tepat apakah Anda hamil atau tidak.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Pregnancy tests. (2020). Retrieved 1 October 2020, from https://www.pregnancybirthbaby.org.au/pregnancy-tests

Home Pregnancy Test Test Details | Cleveland Clinic. (2020). Retrieved 1 October 2020, from https://my.clevelandclinic.org/health/diagnostics/4340-home-pregnancy-test/test-details

Home pregnancy tests: Can you trust the results?. (2020). Retrieved 1 October 2020, from https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/getting-pregnant/in-depth/home-pregnancy-tests/art-20047940

When to Take a Pregnancy Test | Options, Cost and Accuracy. (2020). Retrieved 1 October 2020, from https://www.plannedparenthood.org/learn/pregnancy/pregnancy-tests

Tests, M. (2020). Pregnancy Test: MedlinePlus Medical Test. Retrieved 1 October 2020, from https://medlineplus.gov/lab-tests/pregnancy-test/

hCG Levels | The American Pregnancy Association. (2017). Retrieved 1 October 2020, from https://americanpregnancy.org/getting-pregnant/hcg-levels-71048

Gnoth, C., & Johnson, S. (2014). Strips of Hope: Accuracy of Home Pregnancy Tests and New Developments. Geburtshilfe Und Frauenheilkunde, 74(07), 661-669. doi: 10.1055/s-0034-1368589

Flaw in many home pregnancy tests can return false negative results. (2019). Retrieved 1 October 2020, from https://medicine.wustl.edu/news/flaw-in-many-home-pregnancy-tests-can-return-false-negative-results/

How early can home pregnancy tests show positive results? | Your Pregnancy Matters | UT Southwestern Medical Center. (2020). Retrieved 1 October 2020, from https://utswmed.org/medblog/home-pregnancy-tests/

Is it Possible to Have a False-Negative Pregnancy Test Result?. (2020). Retrieved 1 October 2020, from https://youroptionsma.org/it-is-possible-to-have-a-false-negative-pregnancy-test-result/

hCG Levels | The American Pregnancy Association. (2017). Retrieved 1 October 2020, from https://americanpregnancy.org/getting-pregnant/hcg-levels-71048

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh Atifa Adlina
Tanggal diperbarui 24/01/2021
x