Manfaat Kesehatan Makan Telur (dan Efek Sampingnya)

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 20/04/2020
Bagikan sekarang

Telur merupakan salah satu sumber protein yang baik bagi tubuh. Telur sudah menjadi bahan makanan penting yang dibutuhkan sehari-hari. Banyak olahan makanan yang menggunakan telur. Telur bisa juga bisa diolah dengan berbagai macam teknik, seperti digoreng dan direbus. Terdapat berbagai cara untuk dapat menikmati sajian telur. Tak heran, banyak orang yang menyukai telur dan bisa makan banyak telur dalam seminggu.

Namun, adakah manfaat dan risiko dari mengonsumsi telur?

Manfaat mengonsumsi telur

Selain sebagai sumber protein, telur juga mempunyai banyak kandungan zat gizi yang diperlukan oleh tubuh. Satu butir telur mengandung vitamin A, asam folat, vitamin B5, vitamin B12, vitamin B2, fosfor, selenium, vitamin D, vitamin E, vitamin K, vitamin B6, kalsium, dan seng. Karena kandungan gizi yang banyak dimiliki telur inilah, telur banyak memiliki manfaat untuk kesehatan tubuh kita.

Untuk kesehatan mata

Telur ternyata mengandung lutein dan zeaxanthin, yaitu antioksidan yang mempunyai peran penting pada kesehatan mata. Ini terutama diperlukan bagi orang yang sudah tua, di mana terjadi penurunan pada kemampuan penglihatannya. Telur mempunyai kandungan antioksidan kuat yang dapat mempertahankan kesehatan retina mata, sehingga kesehatan mata tetap terjaga walaupun sudah berumur.

Lutein dan zeaxanthin, yang banyak terkandung dalam kuning telur, dapat membantu mengurangi risiko katarak dan degenerasi makula (yang dapat menyebabkan kebutaan pada orang tua), penyakit mata yang sangat umum terjadi pada orang yang sudah berumur. Di samping itu, vitamin A yang terkandung dalam telur tentunya juga membantu menjaga kesehatan mata Anda.

Untuk kesehatan otak

Telur mengandung kolin, yaitu zat yang sangat penting dan biasanya dikelompokkan dalam vitamin B. Kolin dapat membantu menjaga kesehatan otak karena dibutuhkan untuk membangun membran sel dan membantu produksi molekul sinyal dalam otak. Selain itu, kolin juga berperan penting dalam memecah asam amino homosistein, yang berhubungan dengan perkembangan penyakit jantung.

Walaupun kolin memberikan manfaat penting bagi Anda, namun banyak dari Anda yang masih kekurangan asupan kolin secara tidak sadar. Dalam satu butir telur mengandung kurang lebih 100 gram kolin.

Mengandung asam amino penting dalam jumlah cukup

Asam amino merupakan senyawa penyusun protein, yang sangat dibutuhkan untuk segala bentuk perkembangan sel-sel yang terjadi dalam tubuh, baik yang bekerja untuk tujuan struktural maupun fungsional. Kandungan protein dalam telur dapat meningkatkan massa otot dan membantu kerja otot. Satu butir telur besar mengandung 6 gram protein, di mana terdiri dari asam amino penting dalam jumlah yang sesuai dengan yang diperlukan tubuh.

Menurunkan kadar trigliserida dalam darah

Telur yang diperkaya dengan kandungan asam lemak omega 3 dapat menurunkan kadar trigliserida dalam darah. Kadar trigliserida yang tinggi dalam darah dikenal dapat meningkatkan faktor risiko dari penyakit jantung. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa konsumsi 5 butir telur yang diperkaya dengan omega 3 per minggu selama 3 minggu dapat mengurangi kadar trigliserida dalam darah sebesar 16-18%.

Risiko mengonsumsi banyak telur

Di samping telur banyak mengandung manfaat seperti disebutkan di atas, tetapi mengonsumsi terlalu banyak telur juga mengandung risiko. Terlebih lagi jika Anda mempunyai penyakit tertentu, seperti hiperkolesterolemia.

Mengandung kolesterol tinggi

Satu butir telur mengandung 212 mg kolesterol, sedangkan Anda direkomendasikan hanya mengonsumsi sebanyak 300 mg dalam sehari. Lalu bagaimana?

Sebenarnya, kolesterol dalam makanan tidak selalu meningkatkan kolesterol dalam darah. Hati yang memproduksi kolesterol tidak mengkonversi semua kolesterol dalam makanan menjadi kolesterol darah. Namun, reaksi setiap individu dalam mengonsumsi telur sangat berbeda-beda.

Dalam sebuah penelitian menunjukkan bahwa 70% orang yang mengonsumsi telur tidak meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuhnya sama sekali, sedangkan 30% lainnya dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan kolesterol total dalam darah walau hanya sedikit mengonsumsi telur.

Benarkah konsumsi banyak telur dapat meningkatkan risiko penyakit jantung?

Banyak orang bilang bahwa kuning telur jahat karena mengandung banyak kolesterol yang dapat meningkatkan risiko Anda terkena penyakit jantung. Untuk membuktikan hal ini, maka banyak penelitian dilakukan.

Yang mengejutkan adalah bahwa banyak penelitian tidak membenarkan hal ini. Tinjauan dari 17 penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara konsumsi telur dengan penyakit jantung atau stroke.

Bahkan, anggapan Anda selama ini yang mengatakan bahwa telur dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh juga tidak selamanya benar. Sebuah penelitian yang dipublikasikan oleh jurnal Lipids tahun 2013 menunjukkan bahwa makan telur utuh dapat meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL). Tingginya kadar kolesterol baik dalam darah dapat menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah. Jadi, sebenarnya konsumsi telur baik untuk kesehatan.

Kembali lagi ke hubungan antara telur dan penyakit jantung. Sebuah penelitian yang dipublikasikan oleh British Journal of Medicine menunjukkan bahwa konsumsi satu telur per hari ternyata tidak meningkatkan risiko penyakit jantung atau stroke pada orang sehat.

Namun, hati-hati bagi Anda yang mengalami kesulitan dalam mengontrol kadar kolesterol total dan kolesterol jahat (LDL), sebaiknya batasi konsumsi telur Anda pilih bagian putih telurnya saja. Bagi Anda yang menderita diabetes, juga sebaiknya batasi konsumsi telur Anda. Dalam penelitian Nurses’ Health Study and Health Professionals, risiko penyakit jantung meningkat pada Anda yang menderita diabetes, baik pria dan wanita, jika Anda makan 1 atau lebih telur setiap hari.

Seberapa sering makan telur yang masih dianggap aman?

Jadi, kesimpulannya adalah telur menjadi makanan sehat bagi Anda yang sedang dalam keadaan sehat. Mengonsumsi satu telur per hari bagi orang sehat tidak akan menjadi masalah. Namun, berbeda bagi Anda yang menderita penyakit diabetes, penyakit jantung, tekanan darah tinggi, atau mengalami masalah dengan kolesterol dalam darah, sebaiknya Anda membatasi konsumsi telur harian Anda. Anda masih bisa mengonsumsi telur, tetapi sebaiknya tidak lebih dari 3 kali dalam seminggu.

 

BACA JUGA

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Cara Diet Turun Berat Badan yang Aman Tanpa Bahayakan Kesehatan

    Mau punya berat badan ideal? Diet sehat jawabannya. Namun, agar diet yang Anda lakukan tidak sia-sia, simak dulu panduan lengkap berikut ini.

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari

    3 Rumus Menjalani Lebaran Sehat

    Di antara silaturahmi dan makan di banyak rumah, dikelilingi sajian Lebaran penuh lemak dan kolesterol, kita bisa tetap menjalaninya dengan sehat, lho.

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: dr. Maizan Khairun Nissa
    Hari Raya, Ramadan 21/05/2020

    Amankah Jika Penderita Penyakit Jantung Ikut Berpuasa?

    Untuk menjalankan perintah agama, Anda tentu ingin ikut puasa. Akan tetapi, apakah orang dengan penyakit jantung boleh puasa? Simak jawabannya di sini!

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Hari Raya, Ramadan 18/05/2020

    Pilihan Obat dan Prosedur Medis untuk Mengobati Sakit Jantung

    Penyakit jantung dapat menyebabkan kematian jika tidak ditangani segera. Simak obat sakit jantuang dan pengobatan penyakit jantung berikut ini.

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji

    Direkomendasikan untuk Anda

    karbohidrat untuk diet

    7 Sumber Karbohidrat Terbaik untuk Anda yang Sedang Diet

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020
    resep membuat bakwan

    4 Resep Membuat Bakwan di Rumah yang Enak Tapi Sehat

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020

    Berbagai Manfaat Daun Kale, Si Hijau yang Kaya Zat Gizi

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020
    cara menurunkan berat badan tanpa olahraga

    10 Cara Mudah Turun Berat Badan Tanpa Olahraga

    Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
    Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020