6 Makanan Tinggi Karbohidrat yang Tidak Membuat Berat Badan Cepat Naik

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 24 Maret 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Makanan yang mengandung karbohidrat erat kaitannya dengan kenaikan berat badan. Pasalnya, meski sebagian besar karbohidrat yang masuk ke dalam tubuh akan diubah menjadi energi, sisanya akan disimpan dalam bentuk cadangan lemak. Namun tunggu dulu. Tidak semua makanan mengandung karbohidrat itu jahat untuk timbangan, lho! Beberapa makanan tinggi karbohidrat ini dijamin tidak akan bikin berat badan naik. Memang, apa rahasianya?

Daftar makanan mengandung karbohidrat yang tidak bikin berat badan cepat naik

Jika Anda ingin tetap makan karbo tapi tidak ingin berat badan naik terus, carilah sumber makanan yang mengandung karbohidrat pati resisten.

Pati resisten adalah jenis karbohidrat kompleks yang tidak bisa dicerna oleh usus. Di usus, pati resisten akan menghasilkan asam lemak rantai pendek yang disebut SCFA sebagai sumber energi bagi sel-sel di usus. Pati resisten akan merangsang sistem pencernaan Anda untuk melepaskan hormon kenyang yang lebih banyak, sehingga membantu menurunkan nafsu makan hingga lebih lama.

Dilansir dalam Healthline, makanan mengandung karbohidrat pati resisten dilaporkan bermanfaat untuk meningkatkan sensitivitas insulin yang bisa menstabilkan kadar gula darah. Efeknya, Anda tidak akan mudah merasa lemas dan lesu setelah makan.

Selain itu, Prevention menyebut sebuah studi yang menemukan bahwa memenuhi menu makan Anda hanya dengan 5.4% asupan total karbohidrat pati resisten akan mempercepat pembakaran lemak setelah makan sebanyak 20-30 persen. Meskipun begitu, masih dibutuhkan penelitian-penelitian ilmiah lebih banyak dalam lingkup besar pada manusia untuk benar-benar memastikan bukti pati resisten untuk mengurangi berat badan.

Apa saja makanan yang mengandung karbohidrat pati resisten?

Oat

Oat (bubur havermut) adalah makanan mengandung karbohidrat pati resisten yang baik. Dalam 100 gram porsi oat standar mengandung sekitar 3.6 gram pati resisten, sementara jenis rolled oats bisa mengandung pati resisten hingga 11.3 gram per 100 gram porsinya.

Untuk semakin meningkatkan kandungan pati resistennya, dinginkan oats yang sudah matang selama beberapa jam atau hingga semalaman sebelum disantap.

Beras coklat

Per 200 gram nasi dingin yang terbuat dari beras bisa mengandung 3 gram pati resisten.  Bukan hanya kaya pati resisten, beras cokelat juga kaya akan vitamin dan mineral yang membantu proses pemecahan energi dalam tubuh.

Beras putih sebenarnya juga memiliki sifat yang sama seperti beras cokelat ketika didinginkan, meskipun kadar pati resistennya tidak setinggi beras cokelat.

Kacang-kacangan

Contoh kacang-kacangan yang tinggi kandungan pati resistennya adalah kacang hijau, kacang putih, lentil, kacang polong, kacang buncis, dan kacang merah. Tergantung jenisnya, per 100 gram kacang bisa mengandung 1-4 gram pati resisten. Tidak heran jika kacang-kacangan menjadi pilihan camilan untuk diet yang tidak hanya mengenyangkan, tapi juga sehat.

Kentang

Kentang adalah makanan sumber karbohidrat tinggi pati resisten. Untuk semakin meningkatkan kandungan pati resistennya, dinginkan dulu kentang Anda setelah direbus.

Selain mengandung karbohidrat, kentang juga kaya zat gizi lainnya seperti kalium dan vitamin C untuk menjaga daya tahan tubuh.

Pisang hijau

Pisang adalah makanan yang mengandung karbohidrat tinggi, tapi kadar pati resisten paling banyak ditemukan pada pisang hijau alias pisang yang belum matang sempurna.

Dilansir dalam laman British Nutrition Foundation, per 100 gram pisang hijau mengandung 6,8 gram pati resisten, sedangkan pati resisten pada pisang kuning hanya sebesar 0.98 gram.

Tepung jagung

Tepung jagung dibuat dari biji jagung yang dikeringkan dan digiling halus. Untuk meningkatkan kandungan pati resisten dalam menu makan Anda, tambahkan 1 sendok makan tepung jagung murni ke dalam yogurt atau bubur oats dingin Anda. Tepung jagung juga membantu menstabilkan gula darah.

Mendinginkan makanan bisa meningkatkan kadar pati resistennya

Mendinginkan kentang, nasi, roti gandum, dan pasta sebelum benar-benar disantap dapat meningkatkan kadar pati resistennya. Maka, masaklah makanan mengandung karbohidrat dan simpan sisanya dalam kulkas.

Namun jangan dipanaskan kembali begitu ingin menyantapnya di waktu lain. Ketika Anda akan makan, Anda hanya perlu menambahkan menu sayuran dan protein lainnya untuk dimakan bersama pasta.

Dengan cara ini, makanan sumber karbohidrat yang Anda makan akan mengandung lebih banyak jumlah pati resistennya dan dapat menjaga berat badan Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

10 Makanan Terbaik untuk Anda yang Cepat Lapar

Anda sering merasa lapar atau ingin mengunyah sesuatu meski sudah makan? Sudah saatnya mencoba menu makanan berikut ini agar Anda tidak cepat lapar.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Nutrisi, Hidup Sehat 21 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit

Mengenal Diet Omni, Diet Ketat yang Turunkan Berat Badan Secepat Kilat

Diet omni adalah pola makan enam minggu yang diklaim bisa turunkan lima kilogram dalam dua minggu. Bagaimana cara menerapkannya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Nutrisi, Hidup Sehat 8 Juni 2020 . Waktu baca 6 menit

Makan Banyak Karbohidrat Malah Bikin Anda Cepat Lapar, Lho!

Karbohidrat memang memberikan energi dan rasa kenyang. Namun, terlalu banyak makan karbohidrat malah bisa membuat Anda cepat merasa lapar. Mengapa begitu?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Hidup Sehat, Fakta Unik 8 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit

3 Penyebab Berat Badan Naik Lagi Setelah Diet

Jangan keburu girang setelah berat badan kembali ideal. Masih ada kemungkinan berat Anda mendadak naik lagi karena tiga penyebab berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Nutrisi, Berat Badan Ideal, Hidup Sehat 30 Mei 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

susu anak

9 Jenis Susu Anak dan Tips Memilihnya Sesuai Kebutuhan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 28 Oktober 2020 . Waktu baca 12 menit
sumber karbohidrat paling sehat

Nasi, Mie, Pasta, dan Roti: Sumber Karbohidrat Mana yang Paling Sehat?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 6 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
beras merah lebih sehat

Ini Alasannya Kenapa Nasi Merah Jauh Lebih Sehat dari Nasi Putih

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 22 September 2020 . Waktu baca 4 menit
berat badan turun bukan berarti lemak berkurang

Berat Badan Turun, Bukan Berarti Lemak Tubuh Berkurang

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Dipublikasikan tanggal: 3 Agustus 2020 . Waktu baca 5 menit