home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Mengenal Kandungan Nutrisi dan Manfaat Singkong

Mengenal Kandungan Nutrisi dan Manfaat Singkong

Singkong adalah salah satu jenis umbi-umbian yang mengandung karbohidrat. Beberapa daerah di Indonesia menjadikan singkong sebagai makanan pokok. Namun, tahukah Anda sebenarnya apa kandungan gizi dan manfaat singkong?

Kandungan nutrisi dalam singkong

Singkong mengandung berbagai nutrisi penting untuk tubuh. Pada 100 gram singkong rebus, terdapat kalori yang 98 persennya berasal dari karbohidrat, sisanya berasal dari protein dan lemak. Dalam takaran yang sama, singkong juga mengandung serat, vitamin, dan mineral.

Di bawah ini merupakan kandungan gizi yang terdapat dalam 100 gram singkong.

  • Air: 61,4 gram
  • Karbohidrat: 36,8 gram
  • Energi: 154 kalori
  • Protein: 1,0 gram
  • Serat: 0,9 gram
  • Lemak: 0,3 gram
  • Kalium: 394 miligram
  • Kalsium: 77 miligram
  • Vitamin C: 31 miligram
  • Fosfor: 24 miligram

Manfaat singkong untuk kesehatan

menjaga kesehatan usia muda

Bermacam gizi dalam singkong tentunya memiliki khasiat masing-masing untuk tubuh Anda. Inilah berbagai manfaat makan singkong yang sayang untuk dilewatkan.

1. Penambah energi

Setiap 100 gram singkong mengandung 38 gram karbohidrat. Karenanya, singkong menjadi sumber energi yang baik bagi Anda yang akan menjalani aktivitas fisik berat.

Aktivitas fisik akan menguras glikogen, bentuk glukosa yang disimpan sebagai cadangan energi. Ketika Anda makan singkong, karbohidrat akan diubah menjadi glukosa, kemudian diubah lagi menjadi glikogen dan disimpan dalam otot. Jadi, manfaat singkong untuk menambah energi tak bisa disepelekan.

2. Bantu cegah sembelit

Singkong mengandung pati resistan dalam jumlah yang cukup tinggi. Pati resistan termasuk ke dalam jenis serat tidak larut yang kaya akan selulosa.

Jenis serat ini sangat berguna untuk membantu kelancaran pencernaan sehingga dapat mencegah sembelit. Keberadaaannya juga dapat mendorong pertumbuhan bakteri baik yang akan melindungi usus Anda dari peradangan.

Serat juga membantu Anda menurunkan berat badan karena bisa membuat Anda kenyang lebih lama.

3. Bantu mengendalikan kadar gula darah

Manfaat singkong untuk penderita diabetesi tak perlu diragukan lagi. Makan singkong dapat membantu menurunkan kadar gula darah. Hal ini karena serat memperlambat penyerapan gula ke dalam aliran darah.

Selain itu, kandungan serat mendatangkan manfaat singkong untuk bantu menurunkan tekanan darah, mengurangi kadar kolesterol, menurunkan risiko obesitas, dan menurunkan risiko penyakit jantung.

4. Kaya akan mineral yang menjaga fungsi jaringan tubuh

Singkong mengandung sumber mineral yang cukup banyak seperti kalsium, fosfor, mangan, zat besi, dan kalium. Mineral ini diperlukan untuk perkembangan, pertumbuhan, dan menjalankan fungsi jaringan tubuh.

Kalsium diperlukan untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi. Zat besi membantu dalam pembentukan protein (hemoglobin dan myoglobin) yang membawa oksigen ke seluruh jaringan tubuh Anda.

Sementara itu, mangan membantu proses pembentukan tulang, jaringan ikat, dan hormon seks. Kalium diperlukan untuk sintesis protein dan membantu dalam pemecahan karbohidrat.

Selain itu, singkong juga mengandung magnesium dan tembaga yang cukup tinggi. Magnesium dapat menurunkan tekanan darah dan mengurangi risiko osteoporosis. Sedangkan tembaganya dapat menjaga fungsi saraf agar tetap sehat.

5. Manfaat singkong untuk kulit

Singkong mengandung vitamin C yang dikenal sebagai zat penting dalam pembentukan kolagen. Kolagen sendiri berfungsi untuk mempertahankan elastisitas kulit.

Sayangnya, tubuh manusia tidak dapat memproduksi vitamin C sendiri. Maka dari itu, tubuh memerlukan asupannya dari makanan dengan vitamin C. Singkong bisa menjadi pilihan yang bisa Anda konsumsi untuk bantu memenuhi kebutuhannya.

Cara mengolah singkong yang baik dan benar

Singkong menjadi salah satu bahan yang esensial karena bisa dimanfaatkan menjadi banyak makanan atau diubah menjadi bentuk lain seperti tepung.

Namun, jangan sekali-kali Anda mengonsumsinya dalam keadaan mentah. Sebab, singkong mentah mengandung sianida alami yang bisa bersifat beracun bila tertelan. Memasaknya akan membuat senyawa ini jadi tidak berbahaya.

Untuk mempersiapkannya, kupas kulit singkong terlebih dahulu. Awali dengan memotong ujung umbinya, lalu bagi menjadi beberapa bagian guna mempermudah saat mengelupas kulit.

Pisahkan kulit dengan mengiris dari atas ke bawah sembari diputar, pastikan tidak ada kulit yang tersisa. Setelah itu, Anda bisa mulai merebus atau menggoreng sampai benar-benar matang dan empuk.

health-tool-icon

Kalkulator Kebutuhan Kalori

Gunakan kalkulator ini untuk menentukan berapa kebutuhan kalori harian Anda berdasarkan tinggi, berat badan, usia, dan aktivitas sehari-hari.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Singkong – Informasi Detil Pangan. (n.d.). Data Komposisi Pangan Indonesia. Retrieved 11 February 2021, from http://panganku.org/id-ID/view

Mombo, S., Dumat, C., et al. (2017). A Socio-scientific Analysis of The Environmental and Health Benefits as Well as Potential Risks of Cassava Production and Consumption. Environmental Science and Pollution Research International, 224(6), 5207-5221. Retrieved 11 February 2021.

Cassava and Bamboo Shoots. (2017). Food Standard Australia New Zealand. Retrieved 11 February 2021, from https://www.foodstandards.gov.au/consumer/chemicals/cassava/Pages/default.aspx

Resistant Starch. (2013). Canadian Society of Intestinal Research. Retrieved 11 February 2021, from https://badgut.org/information-centre/health-nutrition/resistant-starch/

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Andisa Shabrina Diperbarui 2 minggu lalu
Ditinjau secara medis oleh dr Patricia Lukas Goentoro
x