Penyebab Sakit Kepala Bagian Atas dan Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 4 September 2020 . Waktu baca 10 menit
Bagikan sekarang

Sakit kepala bisa menyerang bagian kepala mana saja, termasuk di atas. Ada beberapa penyebab yang dapat memicu kondisi tersebut. Setelah mengetahui penyebabnya serta gejalanya, lalu bagaimana cara mengatasi juga mencegah terjadinya sakit kepala bagian atas? Simak penjelasannya berikut ini.

Apa penyebab sakit kepala bagian atas?

Dikutip dari Healthline, umumnya sakit kepala pada bagian atas memunculkan sensasi tertekan seolah Anda sedang membawa beban berat di puncak kepala. Namun sebelum mengetahui bagaimana cara mengatasi rasa sakit itu, Anda harus tahu terlebih dahulu apa yang menjadi penyebab sakit kepala bagian atas.

1. Sakit kepala tegang (tension headache)

Sakit kepala tegang adalah salah satu penyebab yang paling umum dari timbulnya sakit di atas kepala.

Rasa sakit kepala yang satu ini biasanya terasa tidak nyaman meski tidak terlalu parah. Umumnya, rasa sakit yang dialami seolah kepala sedang diremas-remas dan terdapat beban yang amat berat di pucuk kepala. Beberapa orang bahkan merasakan sakit kepala bagian atas ini menjalar hingga pundak dan leher.

Pemicunya mungkin karena otot-otot leher dan belakang kepala yang meregang, stres emosional, kelelahan, postur tubuh yang terlalu membungkuk, kurang minum air, infeksi sinus, mata lelah karena berjam-jam di depan komputer, hingga kurang tidur.

Tekanan yang Anda rasakan pada sekitar leher membuat otot di leher, wajah, rahang, hingga kulit kepala ikut terasa tegang.

2. Migrain

Penyebab lain dari sakit kepala bagian atas adalah migrain. Saat mengalami migrain, Anda akan merasakan kepala seperti berdenyut yang perlahan-lahan semakin terasa sakit. Rasa sakit ini bisa berawal dari sisi kepala Anda dan berpindah ke bagian atas atau justru sebaliknya. Bahkan, rasa sakit ini bisa terasa hingga ke belakang leher.

Gejala lain yang mungkin Anda alami saat migrain adalah mual, tangan terasa dingin, dan Anda menjadi lebih sensitif terhadap cahaya dan suara.

Migrain dapat disebabkan oleh beberapa hal termasuk perubahan hormon, gangguan tidur, bau yang terlalu tajam, kebiasaan merokok, dan kebiasaan melewatkan jam makan.

Jika Anda sedang mengalami migrain, hindari melakukan aktivitas dan upayakan untuk beristirahat di rumah. Pergerakan sederhana seperti berjalan atau membersihkan rumah dapat memperburuk kondisi tersebut, apalagi jika harus beraktivitas di luar.

3. Sakit kepala cluster (cluster headache)

Sakit kepala kluster juga dapat memicu timbulnya sakit kepala di bagian atas. Umumnya sakit kepala yang satu ini lebih terasa di bagian belakang kepala. Namun, nyeri dapat menjalar dan berpindah hingga ke area atas kepala.

Rasa nyeri akibat sakit kepala cluster biasanya terjadi berulang kali. Bahkan, ada yang mungkin merasakan sakitnya sebanyak delapan kali dalam sehari. Rasa sakit yang Anda alami mungkin memuncak setelah 5-10 menit lamanya. Setelah itu, rasa sakit ini bisa terasa hingga kurun waktu tiga jam.

Saat mengalaminya, mata dan hidung Anda mungkin memerah dan membengkak di sisi kepala yang terasa sakit dan Anda mungkin lebih sensitif terhadap cahaya, suara, hingga bau-bauan.

4. Kurang tidur

Semakin jam tidur Anda berkurang, Anda akan merasakan sakit di puncak atas kepala. Rasa sakitnya dapat dibarengi dengan kelelahan dan rasa lesu saat beraktivitas.

Tidak hanya itu. Sakit kepala yang Anda alami di bagian atas juga bisa berasal dari postur tubuh yang tidak baik saat sedang tidur.

Sakit atau masalah pada tulang belakang Anda mungkin lebih terasa saat Anda sedang tidur sehingga menimbulkan sakit kepala terutama saat bangun. Rasa sakit biasanya seperti adanya tekanan di puncak kepala dan kepala terasa lebih berat dari biasanya. Sakit kepala ini biasa juga disebut sebagai sakit kepala hipnik.

5. Oksipital neuralgia

Oksipital neuralgia adalah sakit yang muncul karena saraf yang bergerak dari tulang belakang ke kulit kepala mengalami kerusakan, iritasi, atau terjepit. Kondisi ini dapat menyebabkan sakit kepala bagian belakang yang mungkin menjalar hingga ke atas.

Biasanya, kondisi ini diikuti dengan gejala seperti rasa sakit seperti disetrum, dan biasanya gejala semakin parah saat Anda bergerak.

6. Brain freeze

Terpapar suhu yang terlalu dingin bisa menyebabkan otak terasa seperti membeku. Hal ini bisa terjadi saat Anda makan es krim dalam jumlah banyak atau minum minuman yang sangat dingin.

Saat terjadi brain freeze, ada kemungkinan Anda akan merasakan sakit di bagian atas kepala meski hanya bertahan selama beberapa detik saja. Rasa sakit ini akan segera hilang jika suhu dingin di kepala juga menghilang.

9. Olahraga terlalu berat

Bagi sebagian orang, sakit kepala mungkin dipicu karena melakukan latihan yang intens. Misalnya, ketika Anda berlari sprint atau melakukan gerakan olahraga yang berulang. Maka dari itu, sebelum melakukan latihan ada baiknya untuk melakukan pemanasan terlebih dahulu.

10. Reversible Cerebral Vasoconstriction (RCVS)

Kondisi ini tergolong langka dan terjadi ketika pembuluh darah di area otak mengerut. Hal ini pula yang memicu terjadinya sakit kepala yang parah di dekat bagian atas kepala.

Apabila tidak segera ditangani, penyebab sakit kepala ini dapat menyebabkan stroke atau pendarahan di otak. Beberapa gejala yang bisa terjadi adalah kelemahan parah, kejang, serta penglihatan menjadi kabur.

Sebagian besar pasien yang mengalami RCVS pulih sepenuhnya, namun ada pula yang mengalami kerusakan otak permanen. Biasanya, kondisi sakit kepala ini pun paling umum terjadi pada wanita yang berusia 20 sampai 50 tahun.

11. Hipertensi

Hipertensi atau tekanan darah tinggi juga bisa menjadi penyebab terjadinya sakit kepala di daerah atas. Hal ini terjadi karena tekanan yang tergolong parah sampai di area tempurung kepala.

Saakit kepala yang dirasakan akibat hipertensi adalah seperti Anda menguncir rambut kencang-kencang di bagian atas kepala. Gejala lain yang bisa dirasakan adalah napas menjadi pendek, kebingungan, serta pandangan yang kabur.

12. Faktor lainnya

Saat dilihat kembali, ternyata ada pula faktor-faktor lain yang menjadi penyebab sakit kepala di bagian atas, seperti kelelahan pada mata, postur tubuh yang buruk, sampai menggertakkan gigi, dan ketegangagn otot-otot di atas kepala.

Apalagi kalau Anda mengalami cedera fisik di bagian tersebut dan nyerinya menyebar menjadi sakit kepala.

Tanda-tanda dan gejala sakit kepala bagian atas

Setiap penyakit mempunyai gejala tertentu, termasuk sakit kepala yang terasa mengganggu ketika Anda beraktivitas.

Apabila sudah mengetahui tanda serta gejalanya, Anda bisa melakukan hal-hal yang bisa mengatasinya. Berikut gejala sakit di daerah atas kepala berdasarkan penyebabnya.

Gejala sakit kepala yang disebabkan ketegangan

Sakit kepala yang disebabkan oleh ketegangan merupakan hal yang umum terjadi. Gejala yang biasanya akan Anda rasakan di antaranya adalah:

  • Tekanan dan rasa sakit di sekitar kepala.
  • Rasa sakit di bagian leher, di atas alis, serta belakang kepala namun tidak seperti migrain.
  • Seringkali rasa sakitnya konstan dan seperti ada tekanan.
  • Sakit yang datang pun bertahap sampai pada intensitas maksimum.

Gejala sakit kepala yang disebabkan oleh migrain

  • Kepala bagian atas terasa berat dan juga berdenyut.
  • Pusing dan mual.
  • Sensitivitas yang cukup kuat terhadap cahaya dan suara.
  • Suhu pada tangan terasa lebih dingin dari biasnaya.

Gejala sakit kepala yang disebabkan sakit kepala kluster

  • Sakit yang datang tiba-tiba di satu sisi. Seringkali di bagian belakang mata Anda.
  • Rasa nyeri atau sakit yang parah.
  • Pilek yang dibarengi dengan hidung tersumbat.
  • Mata menjadi berair dan juga terasa sakit.

Gejala sakit kepala yang disebabkan oksipital neuralgia

  • Sakit di bagian belakang atau atas kepala seperti ada tali ketat yang mengikat.
  • Mungkin akan mengalami kesemutan.
  • Akan terasa seperti ada sentakan serta sakit yang mengejutkan.
  • Sakit yang tumpul.
  • Gejala bertambah ketika bergerak.

Gejala sakit pada atas kepala yang disebabkan brain freeze

  • Rasa sakit yang terasa tajam.
  • Sakit yang cukup parah di bagian atas kepala dan hanya berlangsung beberapa detik.

Cara mengatasi sakit kepala bagian atas

Anda bisa mengatasi sakit kepala yang terasa di bagian atas dengan mengonsumsi obat-obatan tertentu atau melakukan pengobatan alternatif.

Umumnya, cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi rasa sakitnya sesuai dengan penyebab sakit kepala yang dialami. Berikut penjelasan lengkapnya yang perlu diketahui.

1. Minum obat sakit kepala

Salah satu cara yang mungkin bisa Anda gunakan untuk meredakan sakit kepala bagian atas adalah mengonsumsi obat seperti paracetamolibuprofen, aspirin, dan naproxen untuk meredakan rasa sakit.

Namun saat menggunakan obat-obatan ini, pastikan bahwa Anda mengikuti instruksi penggunaan di dalam kemasan. Selain itu, pastikan bahwa Anda berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter mengenai obat mana yang paling sesuai untuk kondisi Anda. Pasalnya, beberapa jenis obat-obatan tertentu tidak dapat dikonsumsi bersamaan.

2. Mengubah pola makan

Selain menggunakan obat sakit kepala, Anda juga bisa mengubah pola makan Anda. Cobalah untuk menerapkan pola makan sehat, termasuk menghindari makanan dan minuman yang mengandung kafein.

Sekalipun beberapa obat sakit kepala juga mengandung kafein, Anda tetap harus mengurangi asupan kafein karena dapat memperparah kondisi atau sakit yang Anda rasakan.

Selain itu, cobalah untuk mengurangi berat badan jika Anda mengalami obesitas. Ternyata, berat badan yang meningkat pun juga bisa meningkatkan terjadinya sakit kepala bagian atas dan juga migrain.

Tak hanya itu saja, obesitas juga dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami sakit kepala episodik yang bisa berubah menjadi sakit kepala kronis.

3. Mengubah gaya hidup

Anda juga bisa mencoba mengurangi sakit di daerah atas kepala dengan meminimalisir kegiatan atau aktivitas yang memicu stres muncul.

Justru, tingkatkan kegiatan yang bisa membuat Anda lebih rileks, misalnya dengan melakukan yoga atau olahraga secara rutin. Olahraga yang bisa Anda lakukan adalah berenang, bersepeda, dan berjalan kaki.

Selain itu, pastikan jam tidur Anda tercukupi. Artinya, Anda tidur sesuai dengan jam tidur yang ideal untuk orang dewasa. Sebab, kurang tidur bisa menyebabkan rasa sakit di kepala.

Cara mencegah sakit kepala di bagian atas

Bagi orang dewasa, datangnya sakit kepala memang merupakan hal yang umum. Kondisi ini pun tidak dipungkiri bisa terjadi setiap bulan. Walaupu ada beberapa cara yang efektif untuk mengatasinya, jangan lupa Anda juga bisa mencegah datangnya sakit kepala, seperti:

  • Menjaga dan mencatat pola makan, obat apa yang dikonsumsi, serta olahraga apa saja yang dilakukan.
  • Menjaga postur tubuh dan jangan lupa untuk melakukan peregangan agar tubuh tidak menjadi kaku. Pastikan juga bahwa Anda selalu mempraktikkan postur tubuh yang benar, baik saat sedang berdiri, duduk, maupun berbaring. Apabila Anda mengabaikan postur tubuh dan terbiasa dengan postur tubuh yang buruk, Anda bisa meningkatkan risiko mengalami sakit di daerah atas kepala atau jenis sakit kepala lain.
  • Konsumsi makanan yang sehat dan rutin melakukan olahraga. Hal lain yang perlu diingat adalah perhatikan jadwal makan Anda agar tetap teratur.
  • Jaga pula asupan air putih agar tidak terjadi dehidrasi.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Migrain

Migrain adalah sakit kepala hebat di satu sisi. Cari tahu gejala, penyebab, pengobatan, serta cara mengatasi, dan mencegah kondisi ini di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Penyakit A-Z, Kesehatan A-Z 14 April 2020 . Waktu baca 13 menit

Meningitis (Radang Selaput Otak)

Meningitis adalah peradangan pada selaput otak dan sumsum tulang belakang (meninges). Bagaimana gejala dan cara mengobatinya?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Penyakit A-Z, Kesehatan A-Z 9 April 2020 . Waktu baca 9 menit

Sakit Kepala Sebelah

Sakit kepala sebelah adalah jenis sakit kepala yang umum, tapi bisa dipicu oleh penyakit lain. Cari tahu penyebab dan cara mengatasinya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Penyakit A-Z, Kesehatan A-Z 8 April 2020 . Waktu baca 11 menit

Mengapa Mati Rasa di Kepala Bisa Terjadi? Kenali Yuk Apa Saja Penyebabnya!

Mati rasa di kepala memang termasuk kondisi yang langka, tetapi tidak boleh disepelekan. Oleh karena itu, kenali apa saja yang menjadi penyebab kondisi ini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Hidup Sehat, Fakta Unik 16 Maret 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

obat migrain alami

10 Obat Alami yang Mampu Redakan Migrain

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 17 Mei 2020 . Waktu baca 8 menit
obat sakit kepala sebelah kanan atau kiri

6 Obat yang Ampuh Redakan Sakit Kepala Sebelah

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 16 Mei 2020 . Waktu baca 6 menit
cara menghilangkan sakit kepala

14 Cara yang Bisa Dicoba untuk Menghilangkan Sakit Kepala

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 15 Mei 2020 . Waktu baca 8 menit
Konten Bersponsor
cara cepat mengatasi sakit kepala

Cara Cepat Mengatasi Sakit Kepala Saat Kerja Lembur

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 20 April 2020 . Waktu baca 5 menit