3 Cara Unik Memberi Tahu Si Kecil Bahwa Anda Sedang Hamil

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Saat Anda melihat dua garis di alat tes kehamilan, Anda pasti tidak sabar untuk segera memberi tahu ‘si kakak’ mengenai kehamilan kedua Anda. Jika Anda berdua memang sedang menanti kehamilan anak kedua, Anda dan suami pasti bahagia luar biasa. Namun, pernahkah Anda berpikir bagaimana perasaan anak Anda yang akan segera memiliki adik? Bagaimana cara memberitahunya bahwa Anda hamil? Lantas, kapan waktu yang tepat untuk memberitahu kehamilan Anda? Untuk menjawab pertanyaan Anda, terus baca artikel ini.

Bagaimana cara memberi tahu si kecil bahwa Anda sedang hamil?

Reaksi si kecil bisa berbeda-beda saat Anda memberitahu bahwa Anda sedang hamil, hal ini tergantung pada usia dan temperamen atau perangai anak. Saat Anda segera memberi tahu si kecil bahwa Anda sedang hamil, kemungkinan besar calon kakak ini tidak akan mengerti sampai dia sendiri melihat adik bayi lahir atau saat melihat perut Anda sudah mulai membesar.

Ada banyak cara mudah untuk mengatakan kepada si kecil yang sudah berusia 2 tahun bahwa ia akan menjadi seorang kakak. Sebaiknya lakukan secara bertahap. Berikan waktu kepada si kecil untuk membiasakan diri dan memproses informasi yang baru diterimanya ini. Nah, ada beberapa cara berikut ini yang mungkin bisa Anda coba.

1. Tanyakan pada si kecil apakah ia ingin punya adik

Sebagai langkah awal, coba tanyakan kepada si kecil apakah ia menginginkan seorang adik atau tidak. Momen paling pas untuk menanyakan kepadanya adalah sewaktu Anda membacakan dongeng untuknya. Anda bisa memilih dongeng yang bercerita tentang keluarga, kemudian di sela-sela cerita Anda bisa tanyakan, “Kamu mau punya adik juga nggak, sayang?” Atau coba pancing reaksinya dengan pertanyaan “Kalau mama kasih adik buat kamu, kamu mau nggak, Nak?”

2. Tunjukkan lewat gambar

Setelah perut mulai membesar, Anda bisa mulai menunjukkan gambar-gambar seputar kehamilan. Anda bisa mulai dengan menggunakan gambar hewan. Salah satu jenis hewan yang mudah dijadikan contoh adalah kangguru. Jadi, Anda bisa mengatakan pada si kecil, “Lihat deh, Kak. Perut ibu kanggurunya besar seperti punya mama. Di sini (sambil menunjuk perut) juga ada isinya, lho. Sebentar lagi kamu jadi kakak.”

3. Mencoba merasakan kehadiran adiknya

Nah, cara yang satu ini merupakan salah satu aktivitas yang paling disukai oleh si kecil untuk mengenal calon adiknya. Jadi, sewaktu janin lagi aktif menendang di dalam, Anda bisa ajak ia untuk memegang perut Anda dan merasakan tendangan adiknya. Setelah itu, Anda bisa menanyakan pada si kecil, “Kira-kira adik menendang-nendang karena lagi apa, ya?” Anda mungkin akan tertawa mendengar salah satu jawaban lucunya.

Jangan lupa untuk meminta bantuan suami atau kerabat yang lain

Selain ketiga cara tadi, Anda juga bisa mengajaknya berkunjung ke rumah saudara yang memiliki bayi. Atau, coba tunjukkan beberapa fotonya saat baru lahir dan juga foto saat Anda hamil si kecil. Biasanya, anak-anak seusianya senang mendengar cerita mengenai diri mereka. Sehingga, memberikan gambaran tentang kesamaan si kecil dan calon adik bayinya nanti bisa membangun kedekatan secara batin antara kakak dan adik bayi.

Apabila Anda mengalami kesulitan, Anda bisa meminta bantuan anggota keluarga lain. Terutama suami. Ketika kandungan Anda mulai membesar, Anda tentu akan mudah merasa lelah dan pada beberapa kasus, jadi mudah marah.

Oleh sebab itu, penting untuk memberikan penjelasan kepadanya bahwa mengandung dapat membuat Anda merasa lelah dan hal yang sama juga terjadi sewaktu Anda hamil si kecil dulu. Dengan adanya bantuan dari anggota keluarga lain, Anda jadi tidak perlu menanggung semua pertanyaannya seorang diri. Coba bayangkan kalau Anda sedang moody, tapi terus dibombardir oleh pertanyaan si kecil. Kalau kesabaran Anda tidak cukup besar, bisa-bisa ia justru kena omelan dibandingkan menerima jawaban.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca