Infeksi Cacing Pita (Cacingan)

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu infeksi cacing pita (cacingan)?

Infeksi cacing pita atau cacingan adalah ketika cacing pita menginfeksi dan hidup di dalam usus. Cacing pita adalah spesies cacing pipih parasit cestoda yang hidup di dalam banyak hewan seperti babi, sapi, domba dan ikan. Jenis cacing pita dinamakan berdasarkan inangnya: Taenia saginate dalam daging sapi, Diphyllobothrium dalam ikan, dan Taenia solium dalam daging babi.

Cacing pita bisa menginfeksi orang dan hidup di dalam usus. Orang bisa memakan telur atau larva cacing yang berada di dalam makanan atau air yang terkontaminasi. Telur dan larva dapat keluar melalui pergerakan usus (kotoran). Telur juga bisa menetas menjadi larva yang keluar dari usus, membentuk kista di dalam organ tubuh lainnya (paru-paru) dan hati, dan menyebabkan penyakit serius.

Seberapa umumkah infeksi cacing pita (cacingan)?

Infeksi cacing pita biasanya terjadi di negara berkembang di Asia, Amerika Latin, atau Afrika. Anda bisa mengurangi peluang terkena penyakit ini dengan mengurangi faktor risiko. Diskusi dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala infeksi cacing pita (cacingan)?

Kebanyakan orang tidak memiliki gejala. Sejumlah cacing mungkin berada di dalam kotoran. Gejala infeksi usus, jika ada, meliputi diare, mual, sakit di perut bagian atas, penurunan berat badan tanpa sebab jelas, kehilangan nafsu makan, lemah lesu, dan anemia.

Gejala karena kista di organ tubuh lain adalah demam dan gangguan sistem saraf macam kejang-kejang jika larva telah mencapai otak.

Mungkin masih ada gejala lain yang tidak tercantum. Jika ada pertanyaan tentang tanda-tanda penyakit, konsultasi dengan dokter.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika mempunyai tanda atau gejala di atas atau ingin bertanya, konsultasi dengan dokter. Setiap tubuh bertindak berbeda dengan satu sama lain. Diskusi dengan dokter untuk mendapatkan solusi terbaik untuk kondisi yang Anda alami.

Penyebab

Apa penyebab infeksi cacing pita (cacingan)?

Penyebab utama infeksi cacing pita adalah makanan atau air yang terkontaminasi. Jika memakan makanan yang mengandung telur atau larva, mereka akan masuk ke dalam tubuh melalui usus. Kalau beruntung, telur dan cacing keluar dengan sendirinya dan terbuang melalui kotoran. Kalau tidak, mereka akan tinggal dan menyebabkan gejala di dalam tubuh pasien.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk infeksi cacing pita (cacingan)?

Faktor tertentu yang meningkatkan risiko infeksi cacing pita adalah tidak menjaga kebersihan, terutama pada makanan dan tubuh dan hidup di daerah endemik. Selain itu, pasien mungkin terinfeksi karena memakan makanan yang dibuat oleh orang yang juga terinfeksi.

Tidak mempunyai faktor risiko bukan berarti tidak bisa sakit. Faktor ini hanya sebagai referensi. Konsultasi dengan dokter untuk lebih banyak detail.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk infeksi cacing pita (cacingan)?

Obat-obatan bisa membunuh cacing pita. Satu dosis biasanya sudah cukup. Kalau yang terinfeksi tidak hanya usus, pengobatan menjadi lebih sulit.

Setelah pengobatan, spesimen kotoran lainnya harus diperiksa dalam 3 atau 6 minggu untuk memastikan bahwa infeksi telah hilang. Aktivitas dan pilihan makanan bisa tetap normal.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk infeksi cacing pita?

Dokter bisa menemukan infeksi cacing pita melalui sampel kotoran. Sampel diperiksa di dalam laboratorium untuk menemukan telur cacing dan bagian tubuh yang terinfeksi.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi infeksi cacing pita (cacingan)?

Gaya hidup dan pengobatan rumahan di bawah ini mungkin dapat membantu mengatasi infeksi cacing pita:

  • periksakan semua anggota keluarga ke dokter
  • menjalani pemeriksaan selanjutnya dalam 3-6 minggu
  • hubungi dokter jika mengalami gejala setelah pengobatan
  • periksa daging sebelum dimasak
  • masak daging sapi, babi, dan ikan sampai matang (setidaknya dengan suhu 66 derajat Celcius). Jangan makan daging mentah atau yang kurang matang, terutama saat sedang jalan-jalan di luar negeri, serta jangan makan buah-buahan dan sayur-sayuran yang belum dicuci dengan air bersih dan diolah dengan benar.
  • jaga kebersihan. Cuci tangan setelah pergi ke kamar mandi akan mencegah infeksi.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Psoriasis

Psoriasis adalah penyakit kulit yang cukup umum terjadi. Apa penyebab, ciri-ciri, dan obat yang sering digunakan untuk mengobati psoriasis?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kesehatan Kulit, Psoriasis 24 September 2020 . Waktu baca 13 menit

Ada Benjolan di Ketiak Anda? Ini Beberapa Penyebabnya

Pernah meraba ketiak Anda? Apakah menemukan benjolan di sana? Benjolan di ketiak dapat disebabkan oleh berbagai macam penyakit yang mungkin serius.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Hidup Sehat, Tips Sehat 24 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit

Pielonefritis (Infeksi Ginjal)

Pielonefritis adalah infeksi pada salah satu atau kedua ginjal yang disebabkan oleh bakteri atau virus. Bagaimana menanganinya?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Urologi, Ginjal 6 Agustus 2020 . Waktu baca 8 menit

Infeksi Kandung Kemih

Infeksi kandung kemih adalah penyakit akibat serangan bakteri pada organ yang menampung urine. Pelajari gejala, penyebab, dan pengobatannya di sini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Urologi, Kandung Kemih 6 Agustus 2020 . Waktu baca 10 menit

Direkomendasikan untuk Anda

daging ayam belum matang

4 Penyakit Akibat Makan Daging Ayam Belum Matang (Plus Ciri-cirinya)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
uretritis non gonore

Uretritis Non-Gonore

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 8 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
uretritis gonore adalah

Uretritis Gonore

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 8 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
ciri cacingan pada anak

Ciri-Ciri Anak Cacingan Berdasarkan Jenis Cacingnya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 5 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit