19 Tanda-Tanda Hamil yang Harus Anda Tahu, Selain Telat Haid

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Bagi wanita yang memang sudah berencana punya momongan, momen yang selanjutnya ditunggu-tunggu adalah kepastian. Apakah saya positif hamil atau tidak? Nah, banyak yang menganggap bahwa telat haid adalah satu-satunya tanda kehamilan yang paling mutlak. Padahal, masih banyak lagi tanda-tanda hamil yang perlu Anda perhatikan tapi sering terlewat. Apa saja ciri-ciri hamil itu?

Ciri-ciri telat datang bulan sebagai tanda kehamilan

Tidak bisa dielakkan bahwa telat datang bulan menjadi salah satu tanda kehamilan yang paling mutlak. Ini karena menstruasi dan kehamilan berawal dari satu proses yang sama, yaitu turunnya sel telur dewasa dari ovarium (indung telur) menuju rahim.

Perbedaannya adalah ada tidaknya sperma yang masuk untuk membuahi. Jika ada, sel telur yang berhasil dibuahi akan menempel di dinding rahim dan terus berkembang menjadi bayi dalam waktu 9 bulan. Jika tidak, sel telur akan luruh bersama lapisan dinding rahim keluar dari vagina yang kemudian disebut sebagai menstruasi.

Nah, bagaimana telat haid bisa jadi tanda-tanda hamil? Menstruasi biasanya dianggap terlambat jika tidak datang setelah 5 hari atau lebih sejak tanggal seharusnya. Jika Anda sudah berhubungan seks dan tidak kunjung haid juga selama rentang waktu tersebut, artinya proses pembuahan sudah atau sedang berlangsung sehingga otomatis sel telur tidak akan luruh karena akan berkembang menjadi bakal janin.

Namun, perlu dipahami bahwa telat haid bisa disebabkan oleh banyak hal di luar kehamilan. Stres dan perubahan pola makan, misalnya. Maka, perhatikan juga ciri-ciri kehamilan yang lain.

Tanda-tanda hamil selain telat haid yang harus wanita ketahui

cara mengatasi mual saat hamil

1. Payudara terasa kencang dan puting memerah

Salah satu tanda-tanda hamil yang bisa dirasakan wanita adalah dari perubahan pada payudaranya. Payudara wanita yang sedang hamil umumnya akan terasa lebih kencang. Bahkan dalam beberapa kasus, payudara terasa nyeri dan tidak nyaman.

Selain itu, warna putingnya juga berubah memerah atau areola (area sekitar puting) berubah warna menjadi lebih hitam. Hal ini diakibatkan oleh peningkatan jumlah hormon progesteron serta estrogen yang terjadi saat hamil.

2. Morning sickness

Selain haid, ciri-ciri hamil yang umum dan paling awal terjadi adalah morning sickness. Morning sickness adalah kondisi mual dan muntah yang muncul terutama pada pagi hari, meski bisa juga terus berlangsung sepanjang hari. 

Dilansir dari American Pregnancy, lebih dari 50% wanita hamil mengalami morning sickness di di trimester pertama kehamilan. Sebagian wanita hamil akan terus mengalami mual-muntah sampai trimester kedua, atau bahkan sampai menjelang kelahiran.

Tanda kehamilan ini muncul akibat pertambahan hormon tubuh. Selain itu, beberapa penelitian menyebutkan bahwa morning sickness juga dapat dipicu oleh indra penciuman yang lebih sensitif. Ketika kepekaan terhadap bau atau aroma meningkat, ini dapat merangsang mual secara berlebihan.

3. Perut kembung

Jika rasa mual dan ingin muntah juga dibarengi oleh sensasi perut kembung, ini bisa jadi ciri-ciri hamil muda yang patut dipertimbangkan. Apalagi jika Anda tidak sehabis makan makanan yang bikin kembung.

Tanda kehamilan ini biasanya muncul pada sekitar minggu ke-4 sampai ke-6. Kembung tanda-tanda hamil diakibatkan perubahan hormon, yang juga dapat memperlambat sistem pencernaan Anda.

4. Lebih emosional tanpa sebab

Di awal kehamilan Anda mungkin menyadari Anda jadi lebih emosional dan lebih sensitif dibandingkan sebelumnya. Lagi-lagi, tanda kehamilan ini disebabkan oleh perubahan hormon estrogen dan progesteron dalam tubuh. 

Perubahan fungsi tubuh dan metabolisme wanita saat hamil juga dapat mempengaruhi emosionalnya secara tidak langsung.

5. Perubahan terhadap selera makan

Selain perubahan mood, ciri-ciri hamil juga bisa dilihat dari perubahan selera makan Anda. Kebanyakan wanita hamil merasa nafsu makannya meningkat, sementara yang lain mungkin jadi lebih malas makan.

Lalu percaya atau tidak, wanita yang sedang hamil bisa saja tiba-tiba menyukai makanan yang sebelumnya ia tidak suka dan malah menghindari makanan kegemarannya. Saat ibu hamil menginginkan makan makanan tertentu, tanda kehamilan ini biasa disebut sebagai “ngidam” dan sangat umum terjadi.

Ngidam biasanya mulai muncul sejak usia kehamilan trimester pertama dan memuncak ketika memasuki trimester kedua.

6. Flek darah

Tanda-tanda hamil yang perlu diketahui lagi adalah keluarnya bercak darah dari vagina. Bercak darah ini adalah hasil dari proses implantasi, yaitu penanaman sel telur yang sudah dibuahi pada dinding rahim.

Tanda kehamilan ini cukup umum terjadi di awal minggu, tapi tidak semua wanita pasti akan mengalaminya.

Agar bisa membedakan perdarahan implantasi dengan penyebab flek lainnya, cek berapa banyak darah yang keluar. Perdarahan implantasi umumnya hanya 1-2 tetes berwarna merah muda kekuningan. Flek bisa keluar kapan saja dalam 10-14 hari setelah pembuahan, dan berlangsung selama 1-2 hari.

Perdarahan implantasi tidak akan keluar banyak dan tidak berlangsung lebih dari 5 atau 7 hari. Apabila bercak darahnya banyak atau mengalir deras, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter.

7. Merasa cepat lelah

Bila belakangan Anda merasa cepat lelah padahal tidak habis melakukan aktivitas fisik yang berat, perlu dicurigai bahwa Anda sedang hamil. Terutama jika juga dibarengi dengan tanda-tanda hamil lainnya, seperti mual dan muntah serta perubahaan mood.

Cepat lelah karena hamil cenderung disebabkan oleh peningkatan hormon progesteron dalam tubuh. Namun di sisi lain, berbagai tanda kehamilan yang Anda alami tersebut juga ikut menambah rasa capek sehari-hari.

Tidak hanya itu saja. Perubahan fisik dan fungsi tubuh juga dapat membuat energi lebih banyak terkuras.

8. Sering buang air kecil

Jika Anda sudah lama telat haid dan belakangan ini sering buang air kecil, bisa jadi Anda sedang hamil.

Banyak yang tidak menyadari bahwa sering pipis termasuk tanda-tanda hamil yang paling umum. Di awal kehamilan, sering kencing diakibatkan oleh tingginya hormon human chorionic gonadotropin (hCG). Hormon hCG menyebabkan peningkatan aliran darah ke ginjal sehingga meningkatkan produksi urin.

Seiring usia kehamilan makin besar, sering pipis juga ikut disebabkan oleh kandung kemih yang tertekan oleh rahim. Alhasil Anda akan lebih sering merasa kebelet untuk buang air kecil meski kandung kemih belum penuh.

9. Perut kram

Perut kram adalah ciri-ciri hamil yang dialami oleh beberapa wanita di sekitar 1-2 minggu usia kehamilan.

Kram adalah tanda sedang berlangsungnya proses implantasi sel telur yang sudah dibuahi pada dinding rahim. Maka kadang sensasi kram ini juga disertai dengan bercak.

Selain karena implantasi, wanita juga dapat mengalami kram perut pada minggu-minggu awal kehamilan karena peregangan dan pertumbuhan rahim. Kram yang ini biasanya sporadis dan bertahan beberapa minggu.

10. Pusing

Sakit kepala, pusing, dan sensasi kliyengan sering terjadi selama awal kehamilan sebagai hasil dari perubahan hormon dan peningkatan volume darah. Sayangnya, hal ini kadang sering diabaikan dan dianggap bukan sebagai ciri hamil. 

Selain meningkatkan volume darah, hormon kehamilan dapat menyebabkan pembuluh darah melebar sehingga tekanan darah pun menurun. Akibatnya, wanita yang hamil muda sering merasa pusing dan sakit kepala.

11. Sembelit

Selain kembung, Anda juga mungkin merasa sembelit dan begah di awal kehamilan. Ini disebabkan oleh perubahan hormon yang dapat memperlambat sistem pencernaan Anda.

Akibatnya, wanita hamil muda jadi mudah sembelit dan BAB-nya tidak teratur.

12. Suhu tubuh tinggi

Suhu tubuh yang tinggi juga bisa menjadi tanda-tanda hamil. Namun yang dimaksud di sini bukan demam, melainkan kenaikan suhu internal tubuh saat baru bangun pagi.

Suhu tubuh sewaktu bangun pagi disebut dengan Suhu Tubuh Basal (BBT). Suhu BBT naik setelah ovulasi karena peningkatan progesteron setelah masa ovulasi.

Kenaikan suhu tubuh basal yang berlangsung selama 18 hari atau lebih termasuk tanda kehamilan paling awal. Sayangnya, ciri-ciri hamil ini tidak selalu pasti menandakan bahwa wanita benar mengandung.

13. Perut membesar

Tanda-tanda hamil yang paling bisa dilihat secara jelas adalah perubahan pada ukuran perut wanita. Besar perut ibu hamil umumnya akan terlihat di usia kehamilan 3 atau 4 bulan.

Semua wanita punya ukuran perut hamil yang beda-beda. Ada yang sudah hamil trimester kedua namun perutnya sudah membesar, ada juga yang belum.

14. Gampang gerah

ibu hamil termasuk orang yang gampang kegerahan, bahkan sampai bercucuran keringat meski di ruangan ber-AC. Tanda-tanda hamil ini bisa terjadi di usia kandungan awal ataupun kehamilan akhir.

Rasa gerah juga sering muncul pada malam hari. Alhasil, banyak ibu hamil yang susah tidur dan bangun pagi kelelahan.

Saat kegerahan, ibu hamil juga dapat merasakan sensasi panas pada area wajah yang juga memerah. 

15.  Rambut rontok

Menurut American Pregnancy Association, rambut rontok adalah salah satu tanda-tanda hamil yang umum terjadi. Umumnya ada 40% sampai 50% wanita hamil yang mengalami rambut rontok.

Penyebabnya diduga karena perubahan hormon dan kurangnya gizi ibu hamil. Tak jarang, saat wanita mengalami ciri-ciri hamil ini banyak dari mereka yang memilih memotong rambutnya menjadi pendek.

Namun, rambut rontok tanda kehamilan akan berhenti setelah ibu melahirkan.

16. Ngiler

Tanda-tanda hamil ini umumnya terjadi di usia kehamilan akhir. Ibu hamil di trimester ketiga menjelang persalinan biasanya jadi harus sering meludah, menelan ludah, ngeces, atau ngiler karena peningkatan air liur yang diproduksi oleh mulut.

Penyebabnya adalah perubahan hormon dalam tubuh. Kondisi ini sering sekali dibarengi dengan muntah dan mual saat hamil.

17. Sakit pinggang

Sakit punggung adalah salah satu tanda kehamilan yang umum. Lokasi nyeri tepatnya berpusat di bagian bawah punggung.

Tanda-tanda hamil ini bisa terjadi akibat dampak dari kram implantasi, perut kembung, dan sembelit di awal masa kehamilan.

Untuk mengatasi hal ini, baiknya konsultasi pada dokter. Nantinya dokter akan meresepkan obat untuk meredakan sakit pinggang. Selain itu, jaga posisi tidur Anda di malam hari dengan benar guna mencegah sakit pinggang bertambah parah.

18. Gampang haus

Ibu hamil akan merasa gampang haus, hingga bahkan dehidrasi. Tanda-tanda hamil ini terjadi disebabkan oleh janin yang menuntut tubuh ibu untuk mengasup nutrisi lebih banyak.

Sebagian besar kasus dehidrasi pada kehamilan bersifat ringan, tetapi ada juga dehidrasi parah yang bisa membahayakan ibu dan janinnya.

19. Napas pendek terengah-engah

Tanda-tanda kehamilan ini umum terjadi di usia kandungan trimester akhir. Ibu hamil akan merasakan napas jadi sesak walaupun cuma melakukan aktivitas biasa sehari-hari.

Napas pendek disebabkan karena rahim yang tumbuh ke atas hingga mendorong paru-paru sehingga membuat ibu sulit bernapas.

Pastikan positif dengan pakai test pack

demam tanda hamil

Jika Anda curiga benar hamil karena mengalami tanda-tanda di atas, sebaiknya segera pastikan dulu dengan menggunakan test pack. Alat test pack banyak dijual di apotek atau toko obat, bahkan mungkin bisa Anda buat sendiri di rumah.

Test pack akan mendeteksi ada tidaknya hormon HCG dalam urin Anda. Hormon ini hanya diproduksi tubuh selama hamil sehingga adanya HCG dalam urin dapat memastikan ciri-ciri hamil Anda benar atau tidak. Tingkat keakuratan test pack untuk memprediksi kehamilan bisa mencapai 97-99 persen.

Cek kehamilan dengan test pack dianjurkan dilakukan pertama kali langsung setelah bangun pagi seminggu setelah Anda merasakan ciri-ciri hamil yang umum. Pagi hari adalah masanya hormon HCG berada dalam jumlah yang tinggi. Anda juga bisa menunggu setidaknya satu hingga dua minggu setelah berhubungan seks untuk memastikan positif hamil atau tidak.

Setelah dipakai, alat test pack akan menunjukkan tanda seperti perubahan warna, perubahan jumlah garis, atau simbol lain yang menandakan Anda hamil. Biasanya berupa tanda “+” atau dua garis sejajar.

Sebaiknya tanyakan dokter, bidan, atau apoteker Anda, produk mana yang paling akurat. Sebagai pertimbangan, carilah test pack yang punya sensitivitas paling tinggi, bisa dilihat dari satuan ukuran mIU/ml (mili-International Unit per mililiter). Biasanya tes kehamilan yang dijual bebas punya kadar sensitivitas berkisar antara 10 mIU/ml sampai 40 mIU/ml.  

Periksa di dokter kandungan untuk hasil yang lebih akurat

Meski punya tingkat akurasi yang tinggi, test pack bisa saja memberikan hasil positif palsu. Mungkin bahkan garisnya juga samar sehingga membuat bingung.

Apabila hasil test pack rancu atau negatif namun Anda tetap mengalami ciri-ciri hamil seperti telat menstruasi serta mual dan muntah, Anda bisa ulangi lagi. Baiknya ulangi 1 atau 2 minggu lagi setelah pertama kali test pack. 

Anda juga bisa cek kehamilan di dokter kandungan untuk hasil yang lebih akurat. Sebab idealnya cek kehamilan dilakukan dalam 7 hingga 12 hari setelah implantasi berhasil. Dokter dapat memastikan tanda-tanda hamil Anda benar merupakan cikal bakal momongan lewat prosedur USG.

Baca Juga:

Sumber