20 Tanda-Tanda Hamil yang Harus Anda Tahu

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Mual dan muntah serta telat datang bulan adalah gejala hamil yang paling umum terjadi. Biasanya tanda-tanda ini sudah muncul bahkan jika usia kehamilan Anda baru dua minggu. Itu karena segera setelah sel telur Anda dibuahi, tubuh akan mulai mengalami berbagai perubahan untuk menyesuaikan diri. Meski begitu, ada berbagai tanda hamil lainnya yang mungkin tidak pernah Anda sadari sebelumnya.

Berbagai tanda hamil yang sudah umum

cara mengatasi mual saat hamil

Meskipun kehamilan adalah proses alamiah yang hampir dialami semua wanita, masih banyak yang belum memahami apa saja tanda hamil. Apalagi bagi Anda yang baru pertama kali menjadi seorang ibu, tentu belum familiar dengan tanda-tanda hamil atau hanya tahu beberapa saja.

Memahami tanda hamil adalah hal yang penting bagi calon ibu. Pasalnya, sang ibu akan sesegera mungkin melakukan konsultasi ke dokter kandungan sekaligus menjaga kesehatan diri dan janin.

Untuk itu, mari bahas tanda hamil yang umumnya dialami wanita berikut ini.

1. Telat datang bulan

Telat datang bulan adalah salah satu dari tanda hamil yang paling mutlak. Ini karena menstruasi dan kehamilan berawal dari satu proses yang sama, yaitu turunnya sel telur dewasa dari ovarium (indung telur) menuju rahim.

Perbedaannya adalah ada tidaknya sperma yang masuk untuk membuahi. Jika ada, sel telur yang berhasil dibuahi akan menempel di dinding rahim dan terus berkembang menjadi bayi dalam waktu 9 bulan. Jika tidak, sel telur akan luruh bersama lapisan dinding rahim keluar dari vagina yang kemudian disebut sebagai menstruasi.

Tanda hamil ini biasanya dianggap terlambat jika tidak datang setelah 5 hari atau lebih sejak tanggal seharusnya.

Jika Anda sudah berhubungan seks dan tidak kunjung haid juga selama rentang waktu tersebut, artinya proses pembuahan sudah atau sedang berlangsung.  Ini otomatis menyebabkan sel telur tidak akan luruh karena akan berkembang menjadi bakal janin.

Namun, perlu dipahami bahwa telat haid tidak selalu menjadi tanda hamil. Stres dan perubahan pola makan, misalnya juga bisa menyebabkan menstruasi jadi tidak teratur. Maka, perhatikan juga ciri-ciri wanita hamil lainnya, agar Anda tidak lagi cemas.

2. Payudara terasa kencang dan puting memerah

Salah satu tanda hamil (ciri-ciri hamil) yang bisa dirasakan wanita adalah dari perubahan pada payudara. Payudara ibu hamil umumnya akan terasa lebih kencang. Bahkan dalam beberapa kasus, payudara terasa nyeri dan tidak nyaman.

Selain itu, warna putingnya juga berubah memerah atau areola (area sekitar puting) berubah warna menjadi lebih hitam. Munculnya ciri-ciri hamil ini diakibatkan oleh peningkatan jumlah hormon progesteron serta estrogen yang terjadi saat hamil.

3. Morning sickness

Selain haid, ciri-ciri hamil yang umum dan paling awal terjadi adalah morning sickness. Morning sickness adalah kondisi mual dan muntah yang muncul terutama pada pagi hari, meski bisa juga terus berlangsung sepanjang hari. 

Dilansir dari American Pregnancy, lebih dari 50 persen wanita hamil mengalami tanda-tanda hamil, seperti morning sickness di di trimester pertama kehamilan. Sebagian wanita hamil akan terus mengalami tanda-tanda hamil ini sampai trimester kedua, atau bahkan sampai menjelang kelahiran.

Ciri-ciri hamil ini muncul akibat pertambahan hormon tubuh. Selain itu, beberapa penelitian menyebutkan bahwa morning sickness juga dapat dipicu oleh indra penciuman yang lebih sensitif. Ketika kepekaan terhadap bau atau aroma meningkat, ini dapat merangsang mual secara berlebihan.

4. Perut kembung

Jika rasa mual dan ingin muntah juga dibarengi oleh sensasi perut kembung, ini bisa jadi ciri-ciri hamil muda yang patut dipertimbangkan. Apalagi jika tanda-tanda hamil ini terjadi setelah Anda mengonsumsi makanan yang mengandung banyak gas.

Tanda-tanda hamil ini biasanya muncul pada sekitar minggu ke-4 sampai ke-6. Kembung tanda-tanda hamil diakibatkan perubahan hormon, yang juga dapat memperlambat sistem pencernaan Anda.

5. Lebih emosional tanpa sebab

Tanda-tanda hamil bisa berupa perubahan emosi. Di awal kehamilan Anda mungkin menyadari Anda jadi lebih emosional dan lebih sensitif dibandingkan sebelumnya.

Lagi-lagi, ciri-ciri hamil (tanda-tanda hamil) ini disebabkan oleh perubahan hormon estrogen dan progesteron dalam tubuh. Perubahan fungsi tubuh dan metabolisme wanita saat hamil juga dapat mempengaruhi emosionalnya secara tidak langsung.

6. Perubahan terhadap selera makan

Selain perubahan mood, tanda-tanda hamil (ciri-ciri hamil) juga bisa dilihat dari perubahan selera makan Anda. Kebanyakan wanita hamil merasa nafsu makannya meningkat, sementara yang lain mungkin jadi lebih malas makan.

Lalu percaya atau tidak, wanita yang sedang hamil bisa saja tiba-tiba menyukai makanan yang sebelumnya ia tidak suka dan malah menghindari makanan kegemarannya. Saat ibu hamil menginginkan makan makanan tertentu, ciri-ciri hamil ini biasa disebut sebagai “ngidam” dan sangat umum terjadi.

Tanda-tanda hamil (ciri-ciri hamil) ini biasanya mulai muncul sejak usia kehamilan trimester pertama dan memuncak ketika memasuki trimester kedua.

7. Flek darah

Tanda-tanda hamil yang perlu diketahui lagi adalah keluarnya bercak darah dari vagina. Bercak darah ini adalah hasil dari proses implantasi, yaitu penanaman sel telur yang sudah dibuahi pada dinding rahim.

Ciri-ciri hamil ini cukup umum terjadi di awal minggu, tapi tidak semua wanita pasti akan mengalaminya.

Agar bisa membedakan perdarahan implantasi dengan penyebab flek lainnya, cek berapa banyak darah yang keluar. Perdarahan implantasi umumnya hanya 1-2 tetes berwarna merah muda kekuningan. Flek bisa keluar kapan saja dalam 10-14 hari setelah pembuahan, dan berlangsung selama 1-2 hari.

Perdarahan implantasi tidak akan keluar banyak dan tidak berlangsung lebih dari 5 atau 7 hari. Apabila tanda-tanda hamil ini membuat Anda khawatir, seperti keluar banyak darah dan mengalir deras, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter.

8. Merasa cepat lelah

Bila belakangan Anda merasa cepat lelah padahal tidak habis melakukan aktivitas fisik yang berat, perlu dicurigai bahwa ini adalah salah satu ciri-ciri hamil. Terutama jika hal ini terjadi dibarengi dengan tanda-tanda hamil lainnya, seperti mual dan muntah serta perubahaan mood.

Cepat lelah karena hamil cenderung disebabkan oleh peningkatan hormon progesteron dalam tubuh. Namun di sisi lain, berbagai ciri-ciri hamil yang Anda alami tersebut juga ikut menambah rasa capek sehari-hari.

Tidak hanya itu saja, perubahan fisik dan fungsi tubuh juga dapat membuat energi lebih banyak terkuras.

9. Sering buang air kecil

Jika Anda sudah lama telat haid dan belakangan ini sering buang air kecil, bisa jadi ini merupakan tanda-tanda Anda sedang hamil.

Banyak yang tidak menyadari bahwa sering pipis termasuk tanda-tanda hamil yang paling umum. Di awal kehamilan, sering kencing diakibatkan oleh tingginya hormon human chorionic gonadotropin (hCG). Hormon hCG menyebabkan peningkatan aliran darah ke ginjal sehingga meningkatkan produksi urin.

Seiring usia kehamilan makin besar, sering pipis juga ikut disebabkan oleh kandung kemih yang tertekan oleh rahim. Alhasil Anda akan lebih sering merasa kebelet untuk buang air kecil meski kandung kemih belum penuh.

Bila Anda merasakan tanda-tanda hamil ini, sebaiknya jangan ditahan karena bisa menimbulkan infeksi.

10. Perut kram

Perut kram adalah tanda hamil yang dialami oleh beberapa wanita di sekitar 1-2 minggu usia kehamilan. Kram yang merupakan tanda-tanda hamil ini menandakan bahwa sedang berlangsungnya proses implantasi sel telur yang sudah dibuahi pada dinding rahim. Maka kadang sensasi kram ini juga disertai dengan bercak.

Selain karena implantasi, wanita juga dapat mengalami kram perut pada minggu-minggu awal kehamilan karena peregangan dan pertumbuhan rahim. Kram yang menjadi tanda hamil ini biasanya sporadis dan bertahan beberapa minggu.

11. Pusing

Sakit kepala, pusing, dan sensasi kliyengan juga merupakan tanda-tanda hamil. Kondisi ini biasanya terjadi di awal kehamilan, yang terjadi akibat perubahan hormon dan peningkatan volume darah. Sayangnya, hal ini kadang sering diabaikan dan dianggap bukan sebagai tanda hamil. 

Selain meningkatkan volume darah, hormon kehamilan dapat menyebabkan pembuluh darah melebar sehingga tekanan darah pun menurun. Akibatnya, wanita yang hamil muda sering merasakan tanda-tanda hamil, baik itu pusing maupun sakit kepala. 

Bila Anda curiga bahwa pusing yang muncul merupakan tanda-tanda hamil, sebaiknya tidak sembarangan mengonsumsi obat. Lakukan pemeriksaan ke dokter untuk mengetahui penyebab pasti dari sakit kepala, apakah  tanda hamil atau masalah kesehatan lain dan dapatkan perawatan yang sesuai.

12. Sembelit

Selain kembung, Anda juga mungkin merasa sembelit dan begah di awal kehamilan. Munculnya tanda hamil ini disebabkan oleh perubahan hormon yang dapat memperlambat sistem pencernaan Anda.

Akibatnya, wanita hamil muda jadi mudah sembelit dan BAB-nya tidak teratur. Banyak obat tanpa resep yang bisa meredakan sembelit, namun jika Anda mencurigainya sebagai tanda-tanda hamil, sebaiknya minta saran dokter untuk mengatasinya.

13. Suhu tubuh tinggi

Suhu tubuh yang tinggi juga bisa menjadi tanda hamil. Namun yang dimaksud di sini bukan demam, melainkan kenaikan suhu internal tubuh saat baru bangun pagi.

Suhu tubuh sewaktu bangun pagi disebut dengan Suhu Tubuh Basal (BBT). Suhu BBT dapat naik setelah ovulasi karena peningkatan progesteron setelah masa ovulasi.

Kenaikan suhu tubuh basal yang berlangsung selama 18 hari atau lebih termasuk tanda-tanda hamil paling awal. Sayangnya, tanda hamil ini tidak selalu pasti menandakan bahwa wanita benar mengandung. 

14. Perut membesar

Tanda hamil yang paling bisa dilihat secara jelas adalah perubahan pada ukuran perut wanita. Besar perut ibu hamil umumnya akan terlihat di usia kehamilan 3 atau 4 bulan.

Semua wanita punya ukuran perut hamil yang beda-beda. Ada yang sudah hamil trimester kedua namun perutnya sudah membesar, ada juga yang belum.

15. Gampang gerah

Tanda hamil berikutnya adalah mudah kegerahan. Ibu hamil termasuk orang yang gampang kegerahan, bahkan sampai bercucuran keringat meski di ruangan ber-AC. Tanda-tanda hamil ini bisa terjadi di usia kandungan awal ataupun kehamilan akhir.

Rasa gerah juga sering muncul pada malam hari. Alhasil, banyak ibu hamil yang susah tidur dan bangun pagi kelelahan. Saat kegerahan, ibu hamil juga dapat merasakan sensasi panas pada area wajah yang juga memerah. 

Walaupun tanda-tanda hamil ini cukup mengganggu, Anda bisa mengatasinya dengan mengatur suhu udara jadi lebih rendah. Namun, jangan sampai membuat Anda kedinginan.

16.  Rambut rontok

Menurut American Pregnancy Association, rambut rontok adalah salah satu tanda-tanda hamil yang umum terjadi. Umumnya ada 40 persen sampai 50 persen wanita hamil yang mengalami rambut rontok.

Penyebabnya diduga karena perubahan hormon dan kurangnya gizi ibu hamil. Tak jarang, saat wanita mengalami ciri-ciri hamil ini banyak dari mereka yang memilih memotong rambutnya menjadi pendek. Namun, rambut rontok sebagai tanda-tanda hamil akan berhenti setelah ibu melahirkan.

17. Ngiler

Tanda-tanda hamil ini umumnya terjadi di usia kehamilan akhir. Ibu hamil di trimester ketiga menjelang persalinan biasanya jadi harus sering meludah, menelan ludah, ngeces, atau ngiler karena peningkatan air liur yang diproduksi oleh mulut.

Penyebab dari munculnya tanda-tanda hamil ini adalah perubahan hormon dalam tubuh. Kondisi ini sering sekali dibarengi dengan muntah dan mual saat hamil.

18. Sakit pinggang

Sakit punggung adalah salah satu tanda hamil yang umum terjadi. Lokasi nyeri tepatnya berpusat di bagian bawah punggung.

Tanda-tanda hamil ini bisa terjadi akibat dampak dari kram implantasi, perut kembung, dan sembelit di awal masa kehamilan.

Untuk mengatasi hal ini, baiknya konsultasi pada dokter. Nantinya dokter akan meresepkan obat untuk meredakan sakit pinggang. Selain itu, jaga posisi tidur Anda di malam hari dengan benar guna mencegah sakit pinggang bertambah parah.

19. Gampang haus

Ibu hamil akan merasa gampang haus, hingga bahkan dehidrasi. Tanda hamil ini terjadi disebabkan oleh janin yang menuntut tubuh ibu untuk mengasup nutrisi lebih banyak.

Sebagian besar kasus dehidrasi pada kehamilan bersifat ringan, tetapi ada juga dehidrasi parah yang bisa membahayakan ibu dan janinnya. Jika Anda mengalami tanda-tanda dehidrasi saat hamil, seperti bibir kering, lemas, dan haus, segera tingkatkan asupan cairan. 

Jika gejalanya cukup mengganggu, sebaiknya segera kunjungi dokter untuk mengatasi tanda-tanda hamil yang mengganggu ini.

20. Napas pendek terengah-engah

Tanda hamil ini umum terjadi di usia kandungan trimester akhir. Ibu hamil akan merasakan napas jadi sesak walaupun cuma melakukan aktivitas biasa sehari-hari.

Tanda-tanda hamil ini muncul disebabkan oleh rahim yang tumbuh ke atas hingga mendorong paru-paru sehingga membuat ibu sulit bernapas.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Desember 6, 2016 | Terakhir Diedit: Januari 22, 2020

Sumber
Yang juga perlu Anda baca