Penyakit Jantung Bawaan Pada Wanita Hamil

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 06/03/2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Sekitar 8 dari 1000 (0.8%) bayi terlahir dengan kelainan jantung—yaitu, ada yang salah dengan jantung mereka (juga disebut penyakit jantung bawaan atau kelainan jantung bawaan). Sekitar 85% bayi yang lahir dengan kelainan jantung bertahan hidup sampai dewasa dan mungkin bisa memiliki anak.

Jika Anda lahir dengan kelainan jantung dan telah menjalani operasi dengan sukses untuk memperbaikinya, bukan berarti Anda sembuh sepenuhnya. Anda mungkin akan memiliki jaringan parut pada jantung, yang mungkin membuat Anda lebih rentan terhadap rentan atau detak jantung tidak teratur. Kehamilan membebani jantung, dan hal ini dapat memberikan masalah.

Beberapa wanita yang penyakit jantung bawaannya diobati saat bayi atau anak-anak tidak menyadari bahwa pemeriksaan teratur masih tetap penting, dan mungkin belum mengunjungi ahli jantung untuk memeriksakan jantung selama bertahun-tahun. Kehamilan menambah tekanan pada jantung, sehingga jika Anda mengidap penyakit jantung bawaan, mintalah rujukan kepada ahli jantung yang berpengalaman dalam mengobati wanita hamil dengan kondisi ini. Lakukan hal ini sebelum Anda hamil, atau segera setelah Anda tahu bahwa Anda hamil.

Anda akan dirujuk ke unit bersalin di rumah sakit untuk mendapatkan tim perawatan, dan Anda mungkin dapat pergi ke klinik ibu hamil khusus jantung jika ada di daerah Anda. Tanyakan dokter umum untuk detail. Ahli penyakit jantung bawaan akan menilai Anda dan merencanakan perawatan Anda.

Sulit untuk memprediksi efek penyakit jantung bawaan pada kehamilan karena setiap kasus berbeda, tapi risiko komplikasi serius pada wanita dengan penyakit jantung bawaan terdiri dari 3 jenis:

  • Risiko rendah—risiko kurang dari 1 dalam 100 (level risiko paling umum)
  • Risiko sedang—risiko 1 dalam 100 sampai 1 dalam 10
  • Risiko tinggi—risiko lebih dari 1 dalam 10

Satu-satunya cara untuk memperkirakan risiko dan menentukan komplikasi selama hamil, kalau ada, adalah dengan mendapatkan penilaian menyeluruh dari spesialis. Penting untuk mengetahui masalah apa yang akan muncul. Tergantung jenis penyakit jantung bawaan yang Anda alami, Anda mungkin menderita penumpukan cairan dalam paru-paru, gagal jantung atau aritmia (detak jantung tidak teratur dan/atau cepat).

Pengaruhnya pada bayi Anda

Penyakit jantung bawaan juga bisa mempengaruhi bayi. Bayi mungkin lebih kecil jika jantung ibu tidak seefisien yang seharusnya, dan mengedarkan lebih sedikit oksigen dan nutrisi ke janin dan bayi yang berkembang. Bayi mungkin lahir prematur. Anda akan ditawarkan scan umum dari 26-28 minggu kehamilan, untuk memastikan bahwa bayi Anda tumbuh dengan normal dan tetap sehat.

Tergantung jenis penyakit jantung bawaan yang Anda alami, ada peluang bahwa bayi Anda mampu mewarisi kondisi itu. Anda harus tahu sebanyak mungkin yang Anda sanggup tentang kondisi Anda, sehingga bayi bisa mendapatkan perawatan khusus bila perlu saat lahir. Banyak kelainan bisa terdeteksi selama hamil, tapi tidak semuanya. Penanganan khusus pada kehamilan dan bayi akan dibahas dengan Anda, dan dokter anak spesialis jantung akan menasihati Anda tentang pilihan yang tersedia sekali bayi lahir.

Perawatan diri sendiri

Perawatan yang Anda terima akan tergantung sepenuhnya pada kondisi yang Anda alami, dan ahli jantung akan menyediakan rencana perawatan antenatal yang disesuaikan. Ini mungkin berarti bahwa Anda harus mengubah obat yang Anda minum. Misalnya, penghambat ACE tidak disarankan selama hamil. Selama hamil, ikuti nasihat dari spesialis tentang menangani kondisi Anda. Olahraga ringan, seperti berenang dan berjalan, biasanya baik untuk menjaga Anda tetap bugar, tapi selalu bicarakan dengan bidan atau dokter sebelum memulai olahraga baru apapun.

Persalinan dan kelahiran

Karena risiko komplikasi, Institut Nasional untuk Keunggulan Kesehatan dan Perawatan (NICE) menyarankan bahwa wanita dengan penyakit jantung harus melahirkan di rumah sakit, didukung oleh tim persalinan.  Tergantung jenis dan keparahan penyakit jantung, induksi mungkin tidak disarankan karena obat prostaglandin yang membantu persalinan mungkin merangsang rahim secara berlebihan, dan obat untuk memulihkannya tidak boleh diberikan kepada ibu dengan penyakit jantung bawaan. Lebih baik menunggu untuk persalinan spontan (persalinan yang mulai secara alami), jika bayi tidak harus dilahirkan lebih dini akibat Anda sakit atau bayi tidak tumbuh dengan normal.

Ibu dengan penyakit jantung bawaan tidak perlu menjalani operasi Caesar. Namun, Anda mungkin disarankan bersalin tanpa rasa sakit, yang berarti Anda harus dibius lokal di bagian tulang punggung, dan dokter mungkin menggunakan forcep atau ventouse untuk membantu Anda selama persalinan, karena menghindari ketegangan dalam mendorong bayi keluar.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Endokarditis

    Endokarditis adalah infeksi bakteri yang menyerang endokardium, bagian dari organ jantung. Ketahui lebih lanjut gejala, penyebab, dan pengobatannya.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Kesehatan Jantung, Penyakit Jantung Lainnya 30/06/2020 . Waktu baca 11 menit

    Agar Tidak Bingung, Berikut Cara Memandikan Bayi Baru Lahir

    Salah satu cara mempererat hubungan dengan bayi adalah dengan memandikannya. Bagaimana cara memandikan bayi baru lahir yang tepat dan aman?

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Riska Herliafifah
    Bayi, Perawatan Bayi, Parenting 25/06/2020 . Waktu baca 9 menit

    Apakah Seseorang yang Mengalami Aritmia Jantung Bisa Sembuh?

    Aritmia merupakan jenis penyakit kardiovaskuler yang mempengaruhi denyut jantung. Lantas, apakah Aritmia Jantung Bisa Sembuh?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Kesehatan Jantung, Aritmia 24/06/2020 . Waktu baca 5 menit

    Hati-hati Serangan Jantung Saat Bersepeda Terutama untuk Pemula

    Bersepeda memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Tapi sebaiknya lebih berhati-hati karena bersepeda berlebihan bisa berisiko terkena serangan jantung.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
    Kebugaran, Hidup Sehat 24/06/2020 . Waktu baca 4 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    gejala penyakit yang diacuhkan

    8 Gejala Penyakit Berbahaya yang Sering Anda Abaikan

    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Dipublikasikan tanggal: 03/07/2020 . Waktu baca 4 menit
    kelainan katup jantung bawaan pada bayi

    Mengenal Kelainan Katup Jantung Bawaan dan Cara Mengatasinya

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Ihda Fadila
    Dipublikasikan tanggal: 01/07/2020 . Waktu baca 7 menit
    menjaga kesehatan anak dengan penyakit jantung bawaan

    Panduan Menjaga Kesehatan Anak dengan Penyakit Jantung Bawaan

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Dipublikasikan tanggal: 01/07/2020 . Waktu baca 10 menit
    gagal jantung akut

    Gagal Jantung Akut, Apa Bedanya dengan Gagal Jantung Kronis?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Annisa Hapsari
    Dipublikasikan tanggal: 01/07/2020 . Waktu baca 5 menit