Bagaimana Cara Hamil Jika Anda Kelebihan Berat Badan

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 8 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Masalah berat badan berlebihan atau obesitas, yang didefinisikan dengan indeks massa tubuh (BMI) di atas 30, semakin sering terjadi. Banyak perempuan hamil masuk ke dalam kategori ini. BMI, yang didapat dari hasil perhitungan berat badan dan tinggi badan, menunjukkan seberapa berlebihnya berat badan Anda.

Sebelum hamil, Anda bisa jadi menggunakan skala BMI untuk mengetahui apakah Anda kelebihan berat badan atau tidak. Namun sepanjang kehamilan, skala tersebut bisa jadi tidak akurat.

Kesulitan untuk hamil saat kelebihan berat badan

Kebanyakan perempaun yang kelebihan berat badan dapat hamil tanpa menemui kesulitan. Namun bila skor BMI Anda 30 atau lebih, Anda mungkin saja mengalami masalah kesuburan. Akan lebih sulit bagi Anda untuk bisa hamil dengan skor BMI di atas 30 jika dibandingkan dengan saat skor BMI Anda berada pada rentang ideal, yakni 18,5 – 25.

Kelebihan berat badan dapat menyebabkan ketidakseimbangan hormonal pada tubuh. Hal ini dapat berakibat sulitnya berovulasi sehingga kehamilan akan semakin sulit terjadi.

Bersamaan dengan usaha peningkatan kesuburan, alangkah baiknya bila Anda menurunkan berat badan sebelum hamil. Jika Anda masih kelebihan berat badan saat hamil, maka risiko terkena diabetes gestasional akan meningkat.

Kelebihan berat badan terkadang bisa menjadi gejala polycystic ovary syndrome (PCOS) bersamaan dengan gejala lain seperti:

  • siklus menstruasi yang tidak teratur atau bahkan tidak mens sama sekali
  • pertumbuhan rambut yang tidak wajar
  • jerawat

PCOS tidak selalu ditandai dengan gejala-gejala di atas; akan tetapi bila Anda berpikir Anda mungkin saja menderita PCOS, konsultasilah dengan dokter.

Bila Anda menderita PCOS dan obesitas dalam waktu bersamaan, penurunan berat badan dapat membantu Anda untuk memperoleh kehamilan dan mengurangi gejala PCOS dengan cara menstabilkan hormon dan level gula darah.

Mengambil langkah-langkah untuk memperbaiki kondisi kesehatan Anda dapat memungkinkan peluang kehamilan lebih besar jika Anda juga memilih metode bantuan untuk hamil. Kelebihan berat badan dapat mengurangi tingkat efektivitas IVF (in vitro fertilization). Sebuah studi menyimpulkan bahwa kelebihan berat badan dapat membuat peluang kesuksesan IVF berkurang hingga setengahnya, dibandingkan dengan perempuan lain yang memiliki berat badan ideal.

Memperbesar peluang kehamilan saat kelebihan berat badan

Untuk memperbesar kemungkinan hamil bagi penderita obesitas, perhatikan hal-hal berikut ini:

  • Turunkan berat badan Anda dahulu – bahkan dengan sedikit penurunan berat badan saja, 5-10 lbs (sekitar 2 – 4 kg), bisa menambah peluang kehamilan. Akan tetapi diet ketat bukanlah cara terbaik karena dapat memunculkan masalah fisik lainnya.
  • Perhatikan siklus menstruasi Anda. Jika Anda berusia di bawah 30 tahun dengan siklus menstruasi teratur, cobalah untuk hamil sendiri (tanpa bantuan medis terlebih dahulu) dalam jangka waktu 6 bulan, demikian menurut American Pregnancy Association. Mengawasi siklus menstruasi dengan alat pengecek hormon LH, memperhatikan perubahan suhu, dan tes lendir dapat membantu menentukan waktu kesuburan Anda. Perhatikan juga waktu untuk berhubungan seksual beberapa hari sebelum ovulasi dan ketika ovulasi itu sendiri. Hal ini akan lebih mudah bila Anda mampu menentukan kapan tepatnya Anda berovulasi. Jika siklus mens Anda tidak teratur, jangan pernah menunggu untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis.
  • Kunjungilah spesialis kesuburan setelah masa enam bulan percobaan kehamilan di rumah. Tes darah dan diagnosis dokter akan membuktikan adanya masalah yang perlu ditangani supaya kemungkinan hamil lebih besar.
  • Ambillah tes kesehatan untuk mengetahui apakah Anda terkena polycystic ovary syndrome (PCOS). Perempuan yang kelebihan berat badan dan mengalami kesulitan untuk mencapai kehamilan bisa jadi terkena PCOS, ditandai dengan tingginya level hormon laki-laki dalam tubuh dan respon insulin yang tidak normal. Perempuan yang menderita PCOS memiliki rambut yang lebat namun terlihat tidak wajar, kelebihan berat badan, dan tidak bisa berovulasi sendiri (tanpa bantuan medis). Penderita PCOS dapat dibantu dengan obat-obatan yang dapat menstabilkan respon insulin dalam tubuh.
  • Minumlah obat-obatan dari dokter dengan teratur. Pertama-tama pada umumnya dokter akan memberikan resep untuk mengatasi siklus menstruasi yang tidak teratur; biasanya dokter memberikan Clomid. Clomid adalah obat “anti-estrogen” yang diminum untuk melawan efek hormon estrogen dalam tubuh. Hal ini berhubungan dengan kesuburan karena pada intinya lebih banyak lemak dalam tubuh berarti lebih banyak produksi estrogen. Hal itu mungkin terdengar seperti berita baik – padahal tidak. Ketika tubuh Anda menganggap level estrogen sudah tinggi, tubuh tidak mematangkan folikel indung telur (ovarium) yang mengandung sel telur lagi. Ovarium akan mulai mematangkan folikel sebagai respon terhadap rendahnya level estrogen dalam tubuh.

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?

Yang juga perlu Anda baca

Proses Terjadinya Kehamilan: Dari Hubungan Intim Hingga Jadi Janin

Anda pasti sudah tahu bahwa kehamilan terjadi ketika sel sperma bertemu dengan sel telur. Namun, apakah Anda pernah berpikir bagaimana proses ini terjadi?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Program Hamil, Kesuburan, Kehamilan 22 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

Panduan Menjalankan Diet Kelapa untuk Menurunkan Berat Badan

Sedang berusaha menurunkan berat badan dan menjalani pola hidup sehat? Anda bisa merasakan manfaat kelapa untuk diet, yang bisa Anda ikuti di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Diet, Nutrisi 19 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Benarkah Wanita yang Jadi Perokok Pasif Berisiko Susah Hamil?

Rokok bukan hanya membahayakan kehamilan, tapi juga dapat membuat perokok pasif susah hamil atau meningkatkan risiko mandul pada wanita perokok pasif.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Masalah Kesuburan, Kesuburan, Kehamilan 18 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

Agar Performa Tak Menurun, Ini 5 Tips Sehat Menurunkan Berat Badan Bagi Atlet

Cara menurunkan berat badan yang keliru bisa berdampak buruk bagi performa. Lalu, seperti apa cara menurunkan berat badan yang baik bagi atlet?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu Lestari
Gizi Olahraga, Nutrisi 16 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

gula darah turun

Habis Makan, Gula Darah Malah Turun Drastis? Apa Sebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Angelina Yuwono
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
fungsi hormon fsh dan lh

Memahami Fungsi Hormon FSH dan LH pada Sistem Reproduksi

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 23 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit
ciri hamil bercak darah seperti haid

Muncul Flek Darah Saat Tidak Menstruasi: Haruskah Khawatir?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 23 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit
vitamin E untuk kesuburan

Vitamin E untuk Kesuburan, Benarkah Bisa Bikin Cepat Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 22 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit