backup og meta
Kategori

3

Tanya Dokter
Simpan
Cek Kondisi

Tahap Perkembangan Janin dalam Kandungan sampai Kelahiran

Ditinjau secara medis oleh dr. Damar Upahita · General Practitioner · None


Ditulis oleh Nimas Mita Etika M · Tanggal diperbarui 29/11/2022

Tahap Perkembangan Janin dalam Kandungan sampai Kelahiran

Tahukah Anda bahwa perkembangan janin di dalam kandungan berjalan dengan sangat cepat? Janin banyak belajar bahkan melakukan berbagai hal, termasuk dalam tahap perkembangan di dalam kandungan. Berikut adalah informasi perkembangan serta pertumbuhan janin dari minggu per minggu ketika di dalam kandungan.

Perkembangan janin trimester pertama

perkembangan janin 4 minggu kehamilan

Trimester pertama berlangsung selama 12 minggu atau tiga bulan pertama kehamilan.

Selama fase ini, sel telur yang telah dibuahi akan berubah dari sekelompok kecil sel menjadi janin.

Bulan ke-1 (minggu 1 sampai 4)

Setelah mengalami proses pembuahan, yaitu bertemunya sel telur dengan sperma, maka akan terbentuk jaringan yang terdiri dari 100 sel yang nantinya menjadi cikal bakal janin.

Kemudian, calon janin atau embrio tersebut akan menempel pada rahim. 

Dalam beberapa minggu pertama ini, wajah primitif akan terbentuk dengan lingkaran hitam besar di mata.

Sementara mulut, rahang bawah, dan tenggorokan sedang berkembang.

Sel darah mulai terbentuk dan sirkulasinya akan dimulai. Tabung kecil jantung akan berdenyut 65 kali per menit pada akhir minggu keempat.

Pada akhir bulan pertama, panjang embrio adalah sekitar 1/4 inci atau lebih kecil dari sebutir beras.

Bulan ke-2 (minggu 5 sampai 8)

Bentuk wajah janin masih terus berkembang. Begitu pula dengan lengan dan kaki terbentuk termasuk jari tangan, kaki, dan mata.

Tabung saraf (otak, sumsum tulang belakang, dan jaringan saraf lain dari sistem saraf pusat) sudah terbentuk dengan baik.

Saluran pencernaan dan organ sensorik juga mulai berkembang. Tulang yang ada mulai menggantikan tulang rawan.

Ukuran kepala sudah sebanding dengan bagian tubuh lainnya pada saat ini. Pada usia kehamilan 6 minggu, detak jantung janin biasanya dapat dideteksi melalui USG.

Setelah memasuki minggu ke-8 kehamilan, dokter sudah menyebutnya sebagai janin, bukan lagi embrio.

Pada akhir bulan kedua, panjang janin yakni sekitar 1 inci dan beratnya sekitar 1/30 ons.

Bulan ke-3 (minggu 9 sampai 12)

Lengan, tangan, jari tangan, kaki, dan jari kaki janin sepenuhnya telah terbentuk.

Pada proses perkembangan di kehamilan tiga bulan ini, janin mulai sedikit bereksplorasi dengan melakukan hal-hal seperti membuka dan menutup kepalan tangan dan mulutnya.

Kuku jari tangan, kaki, dan telinga luar mulai terbentuk. Gigi juga mulai terbentuk meskipun masih berada di bawah gusi.

Selain itu, organ reproduksi berkembang, tetapi jenis kelamin masih sulit dibedakan dengan pemeriksaan USG.

Pada akhir bulan ketiga, tubuh janin sepenuhnya sudah terbentuk. Semua organ dan anggota tubuh (ekstremitas) muncul dan akan terus berkembang agar dapat berfungsi dengan baik.

Sistem peredaran darah dan saluran kemih juga bekerja dan hati menghasilkan empedu.

Pada akhir bulan ketiga atau sekitar minggu ke-12 kehamilan, panjang janin yakni sekitar 4 inci dan beratnya sekitar 1 ons.

Mengutip Cleveland Clinic, setelah melewati tahap perkembangan janin paling kritis atau 3 bulan kehamilan, maka peluang Anda untuk keguguran akan turun drastis.

Perkembangan janin trimester kedua

perkembangan janin 10 minggu

Memasuki trimester kedua, biasanya sebagian besar wanita sudah tidak lagi merasakan morning sickness atau mual.

Begitu pula dengan ketidaknyamanan pada awal kehamilan juga telah hilang, seperti mual dan muntah dan keluhan atau gejala awal kehamilan lainnya.

Selama trimester ini, biasanya perkembangan jenis kelamin janin dalam kandungan sudah dapat diketahui.

Bulan ke-4 (minggu 13 sampai 16)

Jika di usia kehamilan 6 minggu kemarin detak jantung janin sudah bisa terdengar di USG, masuk ke 4 bulan kehamilan detak jantungnya dapat terdengar melalui alat yang disebut doppler.

Tak hanya itu, jari tangan dan kaki janin juga sudah terbentuk dengan baik.

Ada pula kelopak mata, alis, bulu mata, kuku, dan rambut terbentuk. Gigi dan tulang pun menjadi lebih padat.

Janin bahkan dapat mengisap ibu jarinya, menguap, meregangkan tubuh, dan membuat wajah. Janin sudah mulai bisa melakukan banyak hal di dalam kandungan.

Begitu pula sistem saraf yang mulai berfungsi. Organ reproduksi dan alat kelamin sudah sepenuhnya berkembang sekarang.

Pada akhir bulan keempat, panjang janin sudah mencapai sekitar 6 inci atau 15 cm dan beratnya sekitar 4 ons atau 0,1 kg.

Bulan ke-5 (minggu 17 sampai 20)

Pada tahap ini, Anda mungkin mulai merasakan gerakan janin. Ini karena ia sedang melatih otot-ototnya yang dalam proses perkembangan.

Gerakan pertama ini disebut quickening dan bisa terasa seperti bergetar. Selain itu, rambut juga mulai tumbuh di kepala.

Sementara itu, bahu, punggung dan pelipis ditutupi oleh rambut halus lembut yang disebut lanugo.

Rambut ini berfungsi melindungi janin dan biasanya rontok pada akhir minggu pertama kehidupan bayi setelah lahir.

Pada akhir bulan kelima kehamilan, panjang janin sekitar 10 inci atau 25 cm dan berat dari 1/2 sampai 1 pon atau 0,5 kg.

Bulan ke-6 (minggu 21 sampai 24)

Jika Anda bisa melihat ke dalam rahim sekarang, Anda akan melihat bahwa kulit janin berwarna kemerahan, berkerut, dengan pembuluh darah yang tampak.

Sidik jari tangan dan kaki janin telah terbentuk di masa ini. Pada tahap ini, kelopak matanya mulai terbuka begitu juga dengan matanya.

Janin telah bisa merespons suara dengan menggerakkan atau meningkatkan denyut nadinya.

Ibu hamil mungkin mengalami gerakan menyentak atau kedutan jika janin cegukan di dalam kandungan.

Jika lahir prematur, bayi Anda dapat bertahan hidup setelah minggu ke-23 kehamilan dengan perawatan intensif.

Pada akhir bulan keenam, panjang janin sekitar 12 inci atau 30 cm dan beratnya sekitar 2 pon atau sekitar 1 kg.

Bulan ke-7 (minggu 25 sampai 28)

Janin terus tumbuh dengan matang dan mengembangkan cadangan lemak tubuh. Pada bulan ke-7 kehamilan, pendengaran janin sudah sepenuhnya telah berkembang.

Janin di dalam kandungan akan lebih sering berubah posisi dan merespons rangsangan, termasuk suara, rasa sakit, dan cahaya. Cairan ketuban di usia kehamilan ini juga mulai berkurang.

Jika lahir prematur, bayi Anda kemungkinan akan bertahan hidup setelah tujuh bulan kehamilan.

Pada akhir bulan ke-7, panjang janin sudah mencapai sekitar 14 inci atau 35,5 cm dan beratnya 2 hingga 4 pon atau sekitar 1,8 kg.

Perkembangan janin trimester ketiga

aktivitas janin dalam kandungan

Trimester ketiga adalah tahap akhir dari kehamilan. Sepanjang trimester ketiga, berat badan janin akan bertambah dengan cepat.

Meski umumnya kehamilan hanya mencapai 9 bulan, tapi pada beberapa kasus ada kehamilan yang mencapai usia 10 bulan.

Jika Anda melewati hari perkiraan lahir (HPL) dan belum menunjukkan tanda-tanda melahirkan, maka dokter mungkin akan melakukan tindakan induksi.

Bulan ke-8 (minggu 29 sampai 32)

Pada fase ini, otak telah berkembang dengan pesat. Sebagian besar organ tubuh bagian dalam berkembang dengan baik dan akan terus tumbuh hingga kelahiran terjadi.

Diperkirakan sekitar 91% janin yang lahir di minggu ke 29—32 dapat bertahan hidup walaupun berisiko mengalami berbagai komplikasi seperti cacat lahir dan berat badan lahir rendah.

Bulan ke-9 (minggu 33 sampai 36)

Gerakan dan tendangan yang dilakukan oleh janin semakin kuat dan semakin terasa.

Janin memiliki refleks yang terkoordinasi dan dapat berkedip, menutup mata, memutar kepala, menggenggam dengan kuat, dan merespon suara, cahaya, serta sentuhan.

Saat ini, kulit janin berwarna pink dan sangat halus.  Janin pada usia ini memiliki berat sebesar 1.814 hingga 2.268 gram dan panjang sekitar 41—43 cm.

Bulan ke-10 (Minggu 37 sampai 40)

Minggu ini merupakan minggu-minggu terakhir kehamilan. Saat ini berat badan janin sudah mencapai 2.722 hingga 3.639 gram dan panjang badan yaitu sekitar 46 cm.

Pada bayi laki-laki, testikel sudah sempurna terbentuk dan dilapisi dengan skrotum.

Ketika memasuki minggu ke-40, maka janin siap dilahirkan dan semua organ sudah terbentuk serta berfungsi dengan baik.

Semua proses perkembangan janin di dalam kandungan seharusnya sudah selesai di tahap ini sehingga ia lahir sebagai bayi.

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.



Ditinjau secara medis oleh

dr. Damar Upahita

General Practitioner · None


Ditulis oleh Nimas Mita Etika M · Tanggal diperbarui 29/11/2022

ad iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

ad iconIklan
ad iconIklan