4 Olahraga untuk Ibu Hamil yang Aman dilakukan

Oleh Data medis direview oleh Hello Sehat Medical Review Team.

Menjaga kehamilan bukan berarti Anda tidak perlu banyak bergerak dan hanya perlu beristirahat sepanjang hari. Tubuh yang aktif justru akan mendatangkan banyak manfaat bagi ibu hamil dan bayi dalam kandungan. Berolahraga di masa kehamilan adalah salah satu kunci utama untuk menjaga kesehatan janin dan memperoleh persalinan yang lancar. Apa saja olahraga untuk ibu hamil yang bisa dilakukan? Berikut ulasannya.

Olahraga untuk ibu hamil yang aman dilakukan

Ada beberapa jenis olahraga yang bisa dilakukan oleh ibu hamil. Namun tidak semua ibu hamil bisa melakukannya, tergantung dari kondisi ibu hamil, oleh karena itu, sebelum melakukan olahraga sangat penting untuk mengonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter Anda. Berikut olahraga untuk ibu hamil yang aman dilakukan.

1. Jalan kaki

Jalan kaki adalah olah raga terbaik yang bisa dilakukan oleh ibu hamil selama kehamilannya. Olahraga ringan ini sangat baik untuk melancarkan peredaran darah dan menjaga ibu hamil tetap fit. Semua orang tentu bisa olahraga ini, tidak memerlukan peralatan, bisa dilakukan di mana saja dan bisa dilakukan hingga akhir kehamilan.

Menurut American College of Obstetricians and Gynecologists, ibu hamil bisa melakukan olahraga jalan kaki selama 30 menit per hari. Selama melakukan olahraga jalan kaki, ibu hamil tidak boleh mengalami dehidrasi, oleh karena itu selalu bawa persediaan air minum selama jalan kaki atau jangan melakukannya saat terik di siang hari.

Hindari melakukan jalan kaki saat malam hari. Hindari pula jalan kaki dengan jalur yang menanjak. Hentikan olah raga jalan kaki, jika ibu hamil mengalami perdarahan, sesak nafas, mengalami kontraksi, pusing, mengalami sakit dada, sakit atau kram pada betis. Hal ini dicurigai adanya pecah ketuban atau setelah jalan kaki adanya kondisi dimana janin pergerakannya jadi berkurang.

2. Berenang

Para ahli kesehatan menyatakan bahwa berenang merupakan salah satu olahraga terbaik bagi ibu hamil. Berenang sangat baik sebab sangat bagus melatih otot otot besar (kaki dan tangan). Berenang juga memberi manfaat bagi kinerja jantung dan juga mempermudah menurunkan berat badan bagi ibu hamil yang kelebihan berat badan.

Selain itu olahraga berenang dapat menghindarkan ibu hamil dari dehidrasi. Namun, disarankan ibu hamil setiap 15 menit sekali minum satu gelas air selama melakukan olahraga renang dan satu gelas setelah selesai. Olahraga berenang sendiri bisa dilakukan ibu hamil selama 30 menit dalam sehari.

Gaya dada cocok dilakukan oleh ibu hamil karena tidak membutuhkan banyak putaran seperti pada gaya bebas juga hanya membutuhkan tenaga yang minim. Selain itu gaya punggung juga baik dilakukan oleh ibu hamil saat renang karena air dapat mengurangi efek gravitasi pada tubuh dan dengan posisi terlentang menghindari risiko terganggunya aliran darah.

3. Senam hamil

Meskipun ibu hamil bisa melakukan senam secara sendiri berdasarkan DVD yang banyak beredar, namun akan lebih baik jika ibu hamil melakukan senam hamil dipandu oleh ahli atau mengikuti kelas hamil.

Selain mendapatkan kebugaran dan panduan yang tepat, ibu dapat berinteraksi dengan ibu-ibu hamil lainnya sehingga semakin memperbanyak pengetahuan dan berbagi pengalaman dengan yang lain. Dengan melakukan senam hamil, dapat menambah kesehatan dan kebugaran ibu hamil dan janinnya.

Selain itu senam hamil dapat membantu melenturkan dan menguatkan otot-otot yang diperlukan saat persalinan nanti sehingga akan mempermudah proses persalinan.

4. Yoga

Sama halnya dengan senam hamil, jika ibu hamil ingin melakukan yoga ada baiknya mengikuti kelas-kelas yoga dengan panduan ahli. Selain membantu kebugaran tubuh ibu hamil, yoga dapat melatih pernapasan dan relaksasi ibu hamil yang sangat penting diperlukan saat persalinan nanti.

Karena saat persalinan dibutuhkan teknik pernapasan yang baik dan ibu hamil yang merasa rileks agar persalinan berjalan lancar. Yoga bisa membantu ibu hamil dalam mewujudkan dua hal itu.

Relaksasi yang dihasilkan dari latihan yoga dapat membuat ibu hamil menjalani hari-harinya dengan tenang, dan juga mampu mengurangi rasa takut akan proses persalinan. Olahraga untuk ibu hamil ini juga aman untuk dilakukan.

Baca Juga:

Sumber
Pantau Perkembangan Janin Anda Dapatkan update mingguan di email Anda
untuk memantau perkembangan janin dalam kandungan.
Error message goes here
Pantau Bayi Saya
Tak tahu kapan akan melahirkan? Hitung di sini! *Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anda hamil [num] minggu! Kami siap memandu Anda dalam perjalanan sebagai orangtua. Email pertama untuk Anda akan segera dikirim. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:
Kapan hari pertama menstruasi terakhir Anda?
Hitung!
Error message goes here
Anda hamil [num] minggu! Perkiraan Melahirkan: [num] Dapatkan info setiap hari, sesuai dengan kebutuhan pribadi Anda dan bayi.
Error message goes here
Pantau sekarang!
Hitung ulang!
Pantau Perkembangan Janin Anda Dapatkan update mingguan di email Anda
untuk memantau perkembangan janin dalam kandungan.
Error message goes here
Pantau Bayi Saya
Tak tahu kapan akan melahirkan? Hitung di sini! *Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anda hamil [num] minggu! Kami siap memandu Anda dalam perjalanan sebagai orangtua. Email pertama untuk Anda akan segera dikirim. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:
Kapan hari pertama menstruasi terakhir Anda?
Hitung!
Error message goes here
Anda hamil [num] minggu! Perkiraan Melahirkan: [num] Dapatkan info setiap hari, sesuai dengan kebutuhan pribadi Anda dan bayi.
Error message goes here
Pantau sekarang!
Hitung ulang!
Yang juga perlu Anda baca