Pernahkah Anda memerhatikan air kencing Anda? Apakah air kencing Anda berbusa? Beberapa orang mungkin menemukan air kencingnya berbusa. Mungkin ini merupakan suatu hal yang umum dan normal terjadi pada tiap orang. Tapi, mungkin juga air kencing berbusa merupakan suatu tanda dari penyakit serius.

Apakah air kencing berbusa suatu hal yang normal?

Terdapat banyak faktor yang memengaruhi air kencing berbusa. Beberapa penyebabnya adalah:

  • Kandung kemih Anda penuh sehingga Anda mengeluarkan air kencing dengan sangat cepat dan menghasilkan busa. Busa biasanya akan hilang dalam beberapa menit.
  • Air kencing terkonsentrasi, biasanya terjadi saat Anda kekurangan cairan atau dehidrasi ringan, seperti saat Anda hamil atau setelah melakukan olahraga. Minum air lebih banyak dapat mengatasi masalah ini.

Ini adalah suatu hal yang normal terjadi. Tapi, jika air kencing berbusa terjadi terus-menerus, ini bisa menjadi tanda masalah lain yang lebih serius.

Air kencing berbusa bisa menjadi tanda dari penyakit serius

Air kencing berbusa bisa menjadi hal normal jika tidak sering terjadi. Namun, air kencing yang terus-menerus berbusa dapat menjadi tanda bahwa tubuh Anda sedang bermasalah. Busa dalam air kencing bisa menjadi tanda bahwa terdapat protein dalam air kencing (urin) atau proteinuria. Protein dalam urin akan bereaksi dengan udara sehingga membentuk busa. Ini bukan suatu hal yang normal terjadi karena ginjal seharusnya menyaring protein dalam urin sebelum urin dikeluarkan. Sehingga urin normal tidak mengandung protein di dalamnya,  protein akan tetap dalam aliran darah tubuh Anda.

Adanya kandungan protein dalam urin (proteinuria)  bisa menjadi tanda dari masalah ginjal yang serius, seperti penyakit ginjal kronis, diabetes, dan tekanan darah tinggi juga dapat menyebabkan kerusakan ginjal, sehingga Anda mengalami proteinuria. Terlalu banyak konsumsi protein dari makanan dan suplemen juga bisa menyebabkan proteinuria.

Selain itu, air kencing berbusa juga bisa disebabkan oleh ejakulasi retrograde pada pria, walaupun ini jarang terjadi. Ejakulasi retrograde adalah kondisi ketika air mani pria dikeluarkan dari kandung kemih bukan dari penis. Hal ini bisa terjadi ketika otot sfingter kandung kemih mengalami gangguan fungsi, sehingga sejumlah air mani terdorong ke dalam masuk ke dalam kandung kemih. Ketika air kencing yang bercampur air mani tersebut dikeluarkan, maka akan menimbulkan busa. Ejakulasi retrograde bisa disebabkan oleh diabetes, obat untuk tekanan darah tinggi, kerusakan saraf karena cedera tulang belakang, dan operasi pada prostat atau uretra.

Air kencing berbusa juga bisa disebabkan oleh penggunaan obat-obatan tertentu. Seperti, obat phenazopyridine (Pyridium, Azo-Standard, Uristat, AZO), yang biasanya dipakai untuk mengobati infeksi saluran kemih (ISK). Saat Anda mengalami ISK, air kencing berbusa bisa muncul dibarengi dengan gejala lain, seperti sensasi terbakar saat buang air kecil, frekuensi buang air kecil lebih sering, dan terkadang air kencing berdarah.

Kapan air kencing berbusa harus dikhawatirkan?

Biasanya, air kencing berbusa yang menjadi tanda dari penyakit serius akan dibarengi dengan gejala tambahan, seperti:

  • Kelelahan
  • Kehilangan nafsu makan
  • Mual dan muntah
  • Perubahan jumlah air kencing yang keluar
  • Air kencing keruh, berwarna gelap, atau kadang berdarah
  • Sulit tidur
  • Pembengkakan pada tangan, kaki, wajah, dan perut. Ini bisa terjadi karena adanya penumpukan cairan pada ginjal.

Jika Anda mengalami gejala-gejala seperti di atas (selain air kencing berbusa setiap kali buang air kecil), sebaiknya segera periksakan diri Anda ke dokter. Dokter mungkin akan memeriksa air kencing Anda untuk memastikan adanya protein dalam air kencing atau proteinuria, yang biasa menjadi penyebab paling sering dari air kencing berbusa.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca