9 Manfaat Dark Chocolate Bagi Kesehatan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 03/12/2019 . 4 menit baca
Bagikan sekarang

Ada berbagai jenis cokelat yang bisa Anda temui di pasaran, mulai dari cokelat susu (milk chocolate), cokelat putih (white chocolate), hingga cokelat hitam (dark chocolate). Nah, tahukah Anda dari ketiga jenis cokelat itu ternyata dark chocolate memiliki manfaat paling banyak bagi kesehatan tubuh? Mulai dari kulit sampai ke dalam pembuluh darah Anda bisa mendapatkan manfaatnya. Ini dia beragam manfaat dark chocolate yang bisa Anda dapatkan.

Segudang manfaat dark chocolate untuk kesehatan tubuh

1. Tinggi antioksidan

Cokelat hitam tinggi kandungan antioksidan polifenol, flavanol, dan katekin yang berfungsi menangkal radikal bebas penyebab penyakit dan penuaan dini.

Tubuh Anda bisa terpapar radikal bebas dari lingkungan sekitar, seperti radiasi sinar matahari, radiasi ozon, asap rokok, asap kendaraan, polusi udara, bahan kimia industri, hingga makanan dan minuman yang Anda konsumsi setiap hari. Radikal bebas dapat menyebabkan mutasi DNA sehingga memicu berbagai penyakit. Mulai dari radang sendi, penyakit jantung, aterosklerosis, stroke, hipertensi, tukak lambung, Alzheimer dan Parkinson, hingga kanker.

Suatu penelitian menunjukan bahwa kandungan antioksidan dalam dark chocolate lebih tinggi daripada buah blueberry dan acai berry.

2. Menurunkan tekanan darah dan mencegah penyakit jantung

Manfaat dark chocolate yang utama sebenarnya bersumber dari kandungan flavanolnya. Dalam tubuh, flavonol mengaktifkan gen dalam sel untuk memproduksi nitrit oksida. Nitrit oksida berfungsi untuk melebarkan pembuluh darah, sehingga aliran darah jadi lebih lancar dan akhirnya tekanan darah ikut menurun.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Jama Network menemukan bahwa konsumsi satu batang cokelat hitam pahit selama 18 minggu berturut-turut bisa menurunkan tekanan darah hingga sebesar 18% pada orang-orang yang memiliki hipertensi.

Turunnya tekanan darah karena makan cokelat hitam sekaligus membantu melindungi Anda dari risiko stroke dan penyakit jantung lainnya. Dalam penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Heart diketahui bahwa makan cokelat hitam bisa menurunkan risiko penyakit jantung hingga 11 persen dan menurunkan risiko stroke sebesar 23 persen.

Penelitian jangka panjang dalam Jama Internal Medicine yang melibatkan 470 pria lanjut usia menunjukan bahwa konsumsi minuman cokelat hitam secara rutin mampu mengurangi risiko kematian akibat penyakit jantung sebesar 50 persen.

3. Mencegah diabetes

Peningkatan kadar nitrit dioksida dalam tubuh sebagai manfaat dark chocolate juga bisa membantu meningkatkan respon sensitivitas insulin. Sensitivitas insulin adalah hal yang paling dibutuhkan tubuh untuk menjaga kadar gula darah tetap stabil dan terhindar dari diabetes.

4. Menurunkan kolesterol

Konsumsi dark cokelat dalam jangka waktu panjang dan rutin dapat menurunkan kolesterol jahat hingga 20 persen, sehingga risiko terkait penyakit koardiovaskular ikut menurun

5. Melindungi kulit dari radiasi sinar matahari

Flavonol dalam dark chocolate dapat membantu mencegah kerusakan kulit akibat paparan radias sinar matahari dengan melancarkan aliran darah di kulit dan meningkatkan kekenyalan dan kelembapan kulit.

Penelitian dalam Journal of Cosmetic of Dermatology menunjukkan manfaat dark chocolate dapat menangkal dampak buruk radiasi sinar UVB yang bisa menyebabkan penuaan dini pada kulit, kerusakan mata (termasuk katarak), dan kanker kulit.

6. Mempertajam fungsi otak

Manfaat dark chocolate lainnya adalah meningkatkan fungsi kognitif otak, termasuk mempertajam memori serta kemampuan berpikir logis. Ini semua berkat kandungan tinggi flavonoidnya.

Dalam sebuah penelitian tahun 2012 ,menunjukan bahwa dark chocolate dapat meningkatkan fungsi kognitif pada orang tua yang memiliki penurunan fungsi kognitif. 

Penelitian lainnya juga menunjukan bahwa konsumsi dark cokelat yang tinggi flavanol dapat membantu meningkatkan aliran darah ke otak jadi lebih lancar.

7. Kenyang lebih lama

Penelitian dari University Copenhagen menemukan bahwa makan dark chocolate membuat perut kenyang lebih lama dan mencegah hasrat ngidam makanan manis, asin, dan berlemak. Maka, bagi orang yang sedang menurunkan berat badan, dark chocolat bisa menjadi pilihan camilan yang baik.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Benarkah Makan Cokelat Kebanyakan Bisa Bikin Jerawatan?

Cokelat memang enak tetapi banyak yang mengatakan makanan manis ini bisa menyebabkan jerawat. Agar tak keliru, ini faktanya yang perlu Anda tahu.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Penyakit Kulit, Jerawat, Health Centers 15/04/2019 . 3 menit baca

Mengandung Kafein, Kapan Bayi Boleh Makan Cokelat?

Hampir semua anak menyukai makanan manis, seperti cokelat. Namun, Anda pasti bertanya-tanya kapan waktu yang tepat bagi anak makan cokelat, bukan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Bayi, Parenting, Bayi Satu Tahun Pertama 24/03/2019 . 4 menit baca

3 Ide Resep Cokelat Valentine yang Praktis, Lezat, dan Sehat Bergizi

Valentine identik dengan tradisi bertukar cokelat. Tapi sembarang makan cokelat tak baik bagi kesehatan, lho! Yuk, buat sendiri cokelat valentine yang sehat

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Resep Sehat, Hidup Sehat 12/02/2019 . 6 menit baca

10 Khasiat Menakjubkan Kakao Bagi Kesehatan Tubuh

Kakao merupakan biji coklat murni yang belum diolah. Meski tak banyak yang tahu, biji buah cokelat ini ternyata punya segudang manfaat baik, lho.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Nutrisi, Hidup Sehat 02/10/2018 . 12 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

anak kebanyakan makan cokelat

Si Kecil Gila Cokelat di Hari Natal? Batasi Asupannya ya, Bu!

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 25/12/2019 . 4 menit baca
cara bersin

Gagal Bersin Bikin Hidung Gatal Tak Karuan? 6 Cara Ini Patut Dicoba

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 20/06/2019 . 4 menit baca
makan cokelat tiap hari

Suka Makan Cokelat Tiap Hari, Bikin Gemuk Atau Tidak, Ya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 16/06/2019 . 4 menit baca
tanda orang cerdas

10 Tanda Orang Cerdas yang Jarang Diketahui

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 07/06/2019 . 7 menit baca