Perbandingan Jumlah Kafein dalam Kopi, Teh, dan Cokelat

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Hampir semua orang menyukai kopi, teh, atau cokelat. Minuman dan/ atau makanan ini memang sangat enak dinikmati sendiri atau bersama teman. Ketiga jenis makanan dan/ atau minuman ini ternyata mengandung zat yang sama, yaitu kafein. Kafein dipercaya dapat membuat Anda menjadi lebih waspada dan berenergi. Sehingga, kafein banyak dimanfaatkan sebagai teman begadang. Namun, tahukah Anda berapa banyak jumlah kafein dalam kopi, teh, dan cokelat? Mana yang paling banyak mengandung kafein?

Kafein dalam kopi

Minuman satu ini terkenal mengandung kafein yang tinggi. Faktanya, memang kopi mengandung kafein lebih banyak daripada teh maupun cokelat. Tak heran, banyak orang memanfaatkan kopi untuk mengusir kantuk. Namun, kandungan kafein dalam kopi tidak selamanya sama. Setiap jenis kopi mengandung kafein dalam kadar yang berbeda-beda. Ini tergantung dari bagaimana biji kopi dipanggang, lalu disimpan, sampai metode apa yang digunakan dalam menyeduh kopi, berapa lama kopi diseduh dan berapa perbandingan air dan bubuk kopi. Semua proses sampai pada kopi dihidangkan kepada konsumen ternyata sangat memengaruhi kandungan kafein di dalamnya.

Dilansir dari Mayo Clinic, kandungan kafein dalam secangkir kopi (8 ons/ 237 ml) yang diseduh berkisar antara 95-200 mg. Kandungan ini tentu berbeda dalam kopi instan. Secangkir kopi instan (8 ons/ 237 ml) mengandung kafein lebih sedikit, yaitu berkisar 27-173 mg. Berbeda lagi dengan kopi bebas kafein. Walaupun namanya “bebas kafein”, tapi kopi ini tetap mengandung kafein (walaupun sangat sedikit), yaitu berkisar 2-12 mg.

Kafein dalam teh

Teh menjadi minuman favorit di berbagai kalangan, mulai dari muda sampai tua. Biasanya dipesan untuk menemani setiap makanan Anda. Disajikan dalam bentuk dingin maupun hangat, juga tersedia dalam berbagai macam bentuk, mulai dari teh bubuk sampai teh instan. Berapa kandungan kafeinnya?

Ya, teh ternyata mempunyai kandungan kafein (walaupun lebih sedikit dibandingkan dengan kopi). Kandungan kafein dalam teh juga berbeda-beda tergantung jenisnya. Secangkir teh hijau (24-45 mg) mengandung lebih sedikit kafein dibandingkan dengan teh hitam (14-70 mg). Selain mengandung kafein yang lebih sedikit, teh hijau juga dapat membantu Anda dalam penurunan berat badan. Minuman yang sangat bermanfaat, bukan? Untuk mengurangi jumlah kafein dalam teh, cobalah untuk menyeduh teh dalam waktu singkat. Bagi Anda penyuka teh dalam kemasan, teh tersebut juga mengandung kafein sebesar 5-40 mg per 237 ml.

Kafein dalam cokelat

Jika Anda tidak suka kopi maupun teh, cokelat panas bisa jadi minuman berkafein lain yang bisa Anda nikmati. Kandungan kafein dalam cokelat tidak kalah dengan yang ada dalam kopi dan teh. Laporan dari University New South Wales menunjukkan bahwa kandungan kafein dalam secangkir cokelat panas (150 ml) atau cocoa berkisar antara 10-70 mg. Ini tergantung dari jenis cokelat yang digunakan dan kekuatannya. Sedangkan, cokelat bar (30 gram) mengandung kafein sebanyak 20-60 mg.

Kesimpulan

Dilihat dari perbandingan di atas, kopi menempati urutan pertama yang mengandung kafein paling banyak. Bahkan, kandungan kafein dalam kopi bisa 40 kali lebih besar dibandingkan dengan minuman cokelat. Anda mungkin bisa mendapatkan manfaat dari kandungan kafein dalam kopi. Namun, Anda juga perlu hati-hati. Terlalu banyak asupan kafein juga berdampak buruk bagi kesehatan Anda. Anda bisa mengalami peningkatan denyut jantung, sakit kepala, kesulitan tidur, sampai dehidrasi jika terlalu banyak mengonsumsi minuman berkafein.

BACA JUGA:

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Teh atau Kopi, Mana yang Lebih Sehat?

Keduanya sama-sama mengandung kafein, namun memiliki efek yang sama pada tubuh. Sebenarnya, mana yang lebih sehat, teh atau kopi?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Fakta Gizi, Nutrisi 30 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

6 Makanan Paling Sehat untuk Sarapan

Saat sarapan, yang penting bukan porsinya, tapi apa yang kita makan. Pastikan salah satu (atau lebih) makanan ini ada di menu makan Anda setiap pagi.

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Tips Makan Sehat, Nutrisi 22 Desember 2020 . Waktu baca 7 menit

Mata Sering Kedutan, Apa Artinya dari Sisi Medis?

Kedutan, di mata kiri, kanan, bagian atas, ataupun bawah sering dikaitkan dengan sebuah pertanda. Namun, apa penyebab mata berkedut secara medis?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Kesehatan Mata, Penyakit Mata 21 Desember 2020 . Waktu baca 9 menit

Cara Membuat Scrub Kopi untuk Kulit Cerah Berkilau

Kafein dalam kopi bisa bantu Anda menyamarkan lingkaran hitam "mata panda" dan selulit. Berminat coba membuat scrub kopi sendiri di rumah?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Perawatan Kulit, Kesehatan Kulit 9 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

gemetar setelah minum kopi

Gemetar Setelah Minum Kopi? Mungkin Anda Overdosis Kafein

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 14 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
4 Alternatif Pengganti Kopi Anda di Pagi Hari

4 Alternatif Sehat Pengganti Kopi di Pagi Hari

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Monika Nanda
Dipublikasikan tanggal: 5 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
cepat tua

Cek Menu Harian Anda: 9 Makanan Ini Membuat Anda Tampak Cepat Tua

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 1 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
pengaruh minum kopi untuk seks

Kopi untuk Kemampuan Seks, Bermanfaat atau Sebaliknya?

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 30 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit