home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Macam-Macam Jenis Susu dan Perbedaan Kandungan Nutrisinya

Macam-Macam Jenis Susu dan Perbedaan Kandungan Nutrisinya

Bisakah Anda membedakan jenis-jenis susu yang ada di pasaran? Susu sapi yang dijual di pasaran ternyata terdiri dari banyak macam, mulai rasanya, bentuknya, kandungan, hingga cara pembuatannya. Lalu, apakah yang membedakan macam-macam jenis susu tersebut? Cari tahu jawabannya di sini.

Jenis susu berdasarkan kandungan lemaknya

Berdasarkan kandungan lemaknya, jenis susu terbagi jadi:

1. Full cream

Susu full cream rasanya legit dan gurih, teksturnya juga kental creamy. Ini dikarenakan per satu gelasnya mengandung 5 gram lemak jenuh yang sudah mencukupi 20% kebutuhan lemak harian Anda.

Minuman perahan sapi ini juga tinggi kalori, yaitu sekitar 150 kcal per porsi. Nyaris dua kali lipat lebih banyak dari versi yang rendah lemak (skim). Maka Anda mungkin perlu pertimbangkan masak-masak sebelum memasukkan minuman ini ke dalam menu harian Anda jika sedang dalam proses menurunkan berat badan.

Selain itu menurut Harvard School of Public Health, susu full cream masih mengandung hormon terkait kehamilan yang berasal dari induk sapi itu sendiri. Saat diminum oleh manusia, hormon tersebut dapat memicu penyakit-penyakit yang sensitif akan hormon seperti misalnya kanker payudara dan kanker testis.

Meskipun belum terbukti 100 persen, namun temuan ini bisa jadi peringatan dini untuk Anda tidak berlebihan minum susu full cream.

2. Skim milk

Skim milk adalah versi yang lebih rendah lemak dan kalori daripada susu full cream. Kandungan lemaknya hanya berkisar antara 0-0,5 persen dan kalorinya sekitar 80-90 persen.

Di samping itu, tidak ada perbedaan berarti pada jenis dan jumlah gizi lainnya. Nutrisi susu skim umumnya tetap sama dengan full cream. Sama-sama kaya vitamin D, vitamin A, kalsium, fosfor, vitamin B2, dan vitamin B12.

Melihat kandungan lemak dan kalorinya, tidak heran jika skim milk dijadikan minuman alternatif favorit orang-orang yang sedang diet. Meski begitu, skim milk tidak dianjurkan untuk dikonsumsi oleh anak berusia di bawah 5 tahun. Pada usia tersebut anak masih membutuhkan asupan energi tinggi buat menunjang masa pertumbuhannya.

Satu lagi yang perlu jadi pertimbangan Anda adalah kadar gulanya. Versi skim cenderung lebih banyak gula ketimbang yang full cream. Biasanya skim milk bertekstur lebih encer dan rasanya sedikit lebih hambar sehingga sering ditambahkan gula untuk menambah kekentalan dan cita rasanya.

Jadi meski bagus buat diet, penting bagi Anda untuk selalu memerhatikan kandungan gula di dalamnya karena gula tambahan juga dapat meningkatkan asupan kalori harian Anda.

3. SKM (Kental manis)

SKM dibuat dari perahan sapi yang diuapkan dalam waktu lama (proses evaporasi) untuk menghilangkan sebagian besar kandungan airnya. Itu kenapa SKM memiliki tekstur yang sangat kental. Selain diuapkan, SKM juga akan ditambahkan gula sehingga menciptakan rasa yang sangat manis dan warna yang agak kecokelatan.

Nah, proses pemanasan di pabrik akan menyebabkan kandungan proteinnya jadi sangat rendah, sementara penambahan gula dalam jumlah banyak akan meningkatkan kalori. Kalori satu porsi (4 sendok makan) SKM bisa mencapai 130 kkal dengan kadar gula tambahan sebanyak 19 gram dan protein 1 gram. Sementara itu, satu gelas susu sapi segar mengandung 146 kalori dari 49% lemak sehat, 30% karbohidrat, dan 21% protein.

SKM biasa digunakan untuk pembuatan kue, puding, serta menjadi pemanis untuk kopi maupun teh. Namun karena kadar gulanya tinggi, SKM tidak disarankan dikonsumsi oleh orang-orang yang menderita diabetes, yang sedang menurunkan berat badan, atau mengalami masalah gigi.

Tak hanya itu. Nyatanya, pernyataan resmi dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyebutkan bahwa SKM juga sangat tidak disarankan dikonsumsi oleh bayi dan anak-anak.

Berdasarkan proses pengolahannya…

1. UHT

Susu UHT (Ultra High Temperature) diproses dalam suhu tinggi hingga 135º Celcius selama 2-5 detik. Pemanasan suhu tinggi ini bertujuan untuk membunuh mikroorganisme berbahaya yang mungkin ada dalam hasil perahan sapi tersebut. Proses pemanasan ini juga membuat produk akhirnya memiliki masa simpan yang lebih lama.

Proses pemanasan cepat buat produk UHT juga akrab disebut sebagai pasteurisasi. Setelah diproses, hasil perahan sapi tersebut akan dikemas dalam karton atau kaleng steril. Jika sudah dibuka kemasannya, maka daya simpan hanya bisa bertahan dalam waktu 3-4 hari.

2. Evaporasi

Mirip SKM, susu evaporasi (evaporated milk) teksturnya kental karena lebih dulu dipanaskan sampai sebagian besar kadar airnya hilang. Namun, kadar nutrisi yang ada di dalam evaporated milk tidak berubah. Proses ini jugalah yang membuat evaporated milk bisa disimpan dalam waktu lama dan tidak gampang basi.

Sedikit berbeda dengan SKM, evaporated milk tidak ditambahkan gula. Oleh karena itu, Anda bisa menambahkan krimer ini ke dalam menu diet. Namun jika ingin dikonsumsi untuk diet, pilihlah yang berlabel rendah lemak.

Anda dapat mengonsumsi evaporated milk dengan mengencerkannya pakai air hangat. Krimer kental ini juga bisa dicampurkan dalam kopi, teh, masakan, kue, sup, atau resep makanan lainnya sebagai pemanis.

3. Susu murni

Susu murni (freshwhole milk) adalah hasil perahan sapi yang tidak dikurangi atau ditambahkan bahan apapun. Namun setelah diperah biasanya akan disaring secara manual untuk menghilangkan kotoran.

Seperti namanya, proses pembuatan whole milk tidak melibatkan proses apa pun. Itu kenapa susu murni dinilai memiliki kandungan asam amino, vitamin, mineral, dan asam lemak yang lebih banyak ketimbang susu yang dipasteurisasi (dipanaskan).

Nah karena tidak diproses, whole milk tidak dapat bertahan lama. Anda dianjurkan untuk langsung meminumnya segera setelah diperah dan disaring.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Boyd, J. L. (2015, January 28). What Is the Difference Between Skim Milk & Fat-Free Milk? Retrieved from Live Strong: http://www.livestrong.com/article/441255-what-is-the-difference-between-skim-milk-fat-free-milk/

Foster, K. (2015, September 30). What’s the Difference Between Condensed and Evaporated Milk? Retrieved from The Kitchn: http://www.thekitchn.com/what-s-the-difference-between-condensed-and-evaporated-milk-125900

Pineo, C. (2015, November 29). The Disadvantages of Full Cream Milk. Retrieved from Live Strong: http://www.livestrong.com/article/518686-the-disadvantages-of-full-cream-milk/

Steen, J. (2016, March 14). Different Types of Milk: Which One Is The Best? Retrieved from Huffington Post: http://www.huffingtonpost.com.au/2016/03/14/different-types-of-milk_n_9434562.html

Varieties of Milk. (n.d.). Retrieved from The Dairy Council: http://www.milk.co.uk/page.aspx?intPageID=43

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Risky Candra Swari
Tanggal diperbarui 19/06/2016
x