4 Sumber Makanan yang Bisa Mengurangi Radikal Bebas Dalam Tubuh

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 10 Agustus 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Radikal bebas bisa masuk ke dalam tubuh Anda dari mana saja. Dari udara yang Anda hirup, dari makanan yang Anda makan, dari sinar matahari yang memapar kulit Anda, dan lain sebagainya. Dalam tubuh, radikal bebas ini bisa berbahaya karena dapat merusak sel, menyebabkan peradangan, bahkan sampai bisa memicu pertumbuhan sel kanker. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk mengurangi jumlah radikal bebas yang masuk ke tubuh Anda. Salah satu caranya adalah dengan mengonsumsi makanan yang dapat membunuh radikal bebas. Apa saja?

Makanan mengandung antioksidan untuk melawan radikal bebas

Untuk bisa melawan dan menyeimbangkan jumlah radikal bebas dalam tubuh, Anda perlu mengonsumsi banyak makanan yang mengandung antioksidan. Antioksidan merupakan molekul yang dapat berinteraksi dengan radikal bebas dengan aman, sehingga dapat mengurangi jumlah radikal bebas dalam tubuh sebelum menyebabkan kerusakan sel.

Tubuh tidak dapat menghasilkan antioksidan, sehingga Anda perlu mendapatkan antioksidan dari luar tubuh. Antioksidan ini dapat Anda temukan dalam berbagai macam makanan, terutama makanan yang mengandung vitamin E, vitamin C, dan betakaroten (vitamin A), serta dalam mineral selenium.

1. Vitamin E

Vitamin E atau d-alfa tokoferol merupakan vitamin larut lemak yang mempunyai sifat sebagai antioksidan dalam tubuh. Anda bisa mendapatkan vitamin E ini dari konsumsi kacang-kacangan, biji-bijian, ikan, minyak nabati, gandum, beras merah, oatmeal, dan sayuran hijau.

2. Vitamin C

Asam askorbat atau biasa dikenal sebagai vitamin C juga merupakan salah satu vitamin yang memiliki sifat antioksidan. Sehingga, dengan mengonsumsi makanan sumber vitamin C, ini dapat membantu Anda dalam mencegah kerusakan sel akibat radikal bebas. Selain itu, antioksidan dalam vitamin C juga dapat membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh Anda sehingga Anda tidak mudah sakit.

Anda bisa mendapatkan sumber vitamin C ini dari jeruk, stroberi, tomat, nanas, pepaya, kiwi, mangga, bayam, brokoli, asparagus, kol brussels, dan masih banyak lagi.

3. Betakaroten (vitamin A)

Betakaroten merupakan prekursor vitamin A yang juga mempunyai sifat antioksidan kuat. Sangat mudah sebenarnya menemukan makanan yang mengandung vitamin A ini. Kandungan betakaroten dapat memberi warna oranye atau merah pada makanan. Jadi, Anda dapat mengenali dengan mudah makanan yang mengandung betakaroten dari warnanya.

Beberapa contoh makanan yang mengandung vitamin A adalah wortel, tomat, blewah, ubi jalar, kuning telur, susu, bayam, brokoli, hati, dan biji-bijian. Namun, sebaiknya jangan mengonsumsi makanan tinggi vitamin A (seperti hati) secara berlebihan, karena kandungan vitamin A dalam tubuh yang berlebihan dapat berubah menjadi racun.

4. Selenium

Selenium merupakan mineral yang juga bersifat antioksidan, sehingga memainkan peran penting dalam mencegah kerusakan sel akibat radikal bebas. Anda bisa memeroleh selenium dari berbagai macam makanan yang berasal dari tanah dan dari makanan hewani yang mendapat pakan kaya selenium. Beberapa contoh makanan sumber selenium adalah nasi merah, oatmeal, gandum, biji-bijian, bawang, ayam, telur, dan berbagai sayuran.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

7 Makanan Sumber Antioksidan Tinggi untuk Lawan Radikal Bebas

Radikal bebas meningkatkan risiko berbagai penyakit berbahaya. Untuk melawan radikal bebas, Anda perlu makanan tinggi antioksidan. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Fakta Gizi, Nutrisi 5 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

Apa Hubungan Kayu Manis (Cinnamon) dan Penyakit Liver?

Kayu manis memang punya segudang manfaat kesehatan. Namun, konsumsi cinnamon pun bisa berbahaya bagi pengidap penyakit liver.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Kesehatan Pencernaan, Penyakit Hati (Liver) 29 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

8 Cara Mengeluarkan Racun dari Tubuh (Detoksifikasi)

Setiap hari tubuh terpapar oleh racun, dari luar maupun dari dalam tubuh. Oleh karena itu kita perlu melakukan detoksifikasi.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Kesehatan, Informasi Kesehatan 27 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

10 Makanan Penyubur Sperma agar Pasangan Cepat Hamil

Penelitian membuktikan, bahkan pria berumur 80 tahun pun masih mungkin memiliki kualitas sperma yang baik jika mengonsumis makanan penyubur sperma berikut.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Kesuburan, Kehamilan 18 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

daun mimba

3 Manfaat Daun Mimba (Intaran), Tanaman Obat yang Serba Guna

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
manfaat bunga lawang

6 Manfaat Mujarab Bunga Lawang yang Sayang Dilewatkan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
vitamin E untuk kesuburan

Vitamin E untuk Kesuburan, Benarkah Bisa Bikin Cepat Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 22 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
cara mengencangkan payudara

8 Cara Mengencangkan Payudara Kendur

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 11 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit