Polifenol, Senyawa Alami Dalam Sayur dan Buah yang Punya Segudang Manfaat

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Anda mungkin sering mendengar polifenol sebagai senyawa yang terkandung dalam sayur dan buah. Senyawa ini mungkin sering disebut ketika Anda membaca tentang manfaat sayur dan buah bagi kesehatan. Namun, sebenarnya apa itu polifenol? Apa saja manfaat polifenol untuk kesehatan?

Polifenol adalah salah satu alasan penting mengapa kita harus makan sayur dan buah

Polifenol merupakan senyawa fitokimia yang secara alami terkandung dalam tanaman. Senyawa inilah yang memberikan berbagai warna pada makanan. Tak hanya itu, polifenol juga berfungsi untuk melindungi tanaman dari bahaya.

Tak hanya mampu melindungi tanaman, polifenol yang masuk ke dalam tubuh kita juga mampu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Itu mengapa, polifenol dapat bertindak sebagai antioksidan dalam tubuh.

Senyawa ini bisa Anda temukan pada buah, sayuran, dan sereal secara alami. Buah, seperti buah anggur, apel, pir, ceri, dan buah beri mengandung polifenol hingga 200-300 miligram (mg) per 100 gram. Jumlah yang cukup bisa melindungi sel tubuh Anda dari kerusakan. Ini adalah salah satu alasan mengapa banyak makan sayur dan buah itu sangat penting.

Apa saja manfaat polifenol untuk kesehatan?

Tak main-main, manfaat polifenol sangat banyak bagi kesehatan. Bahkan menurut banyak penelitian, konsumsi makanan tinggi polifenol secara rutin dalam waktu lama dapat melindungi tubuh dari perkembangan kanker, penyakit jantung, diabetes, osteoporosis, dan penyakit neurodegeneratif. Lebih jelasnya, simak informasi lengkap berikut ini. 

1. Mencegah pertumbuhan sel kanker

Antioksidan dalam polifenol mampu melindungi tubuh dari bahaya radikal bebas, yang bisa menjadi penyebab kanker. Radikal bebas bisa Anda dapatkan dari mana saja, seperti dari polusi, asap rokok, makanan, bahkan tubuh Anda sendiri juga memproduksi radikal bebas.

Jenis dari polifenol, seperti katekin, lignan, resveratrol, quercetin, dan kurkumin, telah terbukti dapat menjadi agen antikanker. Polifenol juga bisa menjadi agen antiproliferasi, antiradang, dan mencegah oksidasi sebagai upaya untuk mencegah kanker.

2. Mencegah penyakit jantung

Sejumlah penelitian membuktikan bahwa konsumsi polifenol dapat mencegah penyakit jantung koroner, seperti dikutip dari jurnal Oxidative Medicine and Cellular Longevity. Hal ini mungkin terjadi karena polifenol dapat membantu memperbaiki fungsi pembuluh darah dan membantu memperlambat penggumpalan darah.

Selain itu, polifenol juga bisa menjadi penghambat oksidasi lemak jahat, sehingga pembentukan aterosklerosis yang jadi penyebab penyakit jantung bisa terhambat. Efek antioksidan, antiplatelet, dan antiradang yang dimiliki polifenol juga dapat membantu mencegah Anda dari penyakit jantung.

3. Mencegah diabetes

Mengonsumsi makanan yang mengandung polifenol bisa membuat kadar gula darah Anda lebih terkendali. Hal ini dilakukan polifenol dengan cara menghambat penyerapan glukosa dalam usus. Beberapa penelitian juga telah melaporkan bahwa polifenol mempunyai sifat antidiabetes.

Salah satunya adalah penelitian yang diterbitkan oleh Clinical and Experimental Pharmacology and Physiology tahun 2005, yang menunjukkan bahwa senyawa polifenol jenis katekin dalam teh dapat melindungi Anda dari perkembangan komplikasi diabetes. Tak hanya ketekin, polifenol jenis lain, seperti resveratrol dan quercetin juga bisa bertindak sebagai agen antidiabetes.

sayur rendah karbohidrat

Makanan apa saja yang mengandung polifenol?

Polifenol bisa dikelompokkan menjadi empat jenis, yaitu asam fenolik, flavonoid, stilben (resveratrol), dan lignan. Masing-masing sayur dan buah mungkin mengandung salah satu dari keempat jenis polifenol tersebut. Contohnya, buah anggur, buah beri, kiwi, apel, dan ceri yang mengandung asam fenolik.

Polifenol umumnya terdapat dalam sayur dan buah yang berwarna cerah, seperti merah, oranye, kuning, ungu, putih, dan hijau. Hal ini karena senyawa polifenol yang bertanggung jawab untuk memberi warna pada buah dan sayur.

Tak cuma sayur dan buah, makanan lain seperti teh hijau dan dark chocolate pun mengandung polifenol dengan jenis flavonoid. Senyawa ini membuat teh hijau dan dark chocolate bermanfaat bagi kesehatan. Selain itu, berbagai kacang-kacangan juga mengandung polifenol dengan jenis yang berbeda-beda.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

7 Manfaat Kesehatan yang Bisa Anda Dapat dari Buah Mangga

Kandungan mangga yang manis dan asam menyegarkan menjadikan buah musiman ini bintangnya rujak. Apa saja manfaat mangga untuk kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Fakta Gizi, Nutrisi 4 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit

9 Bahaya yang Bisa Terjadi Jika Nekat Bikin Tato di Mata

Tertarik ingin mata Anda berwarna tidak hanya warna putih saja? Tato mata bisa jadi jawabannya. Sebelum lakukan, cari tahu dulu bahayanya di sini!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Kesehatan Mata, Penyakit Mata 3 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

5 Langkah untuk Berhenti Merokok

Berhenti merokok memang bukan perkara mudah. Mulailah dengan 5 langkah berikut.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Monika Nanda
Berhenti Merokok, Hidup Sehat 3 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

Apakah Produk Pembersih di Rumah Anda Sebabkan Masalah Pernapasan?

Kandungan dalam berbagai produk pembersih rumah bisa menimbulkan masalah kesehatan. Bagaimana cara memilih dan mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Kebersihan Diri, Hidup Sehat 3 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

berhenti minum pil kb

7 Hal yang Bisa Terjadi Pada Tubuh Jika Anda Berhenti Minum Pil KB

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
gaya pengasuhan

Kenali Tanda dan Cara Mengatasi Anak Hiperaktif

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit
mudah dihipnotis

Mengapa Sebagian Orang Mudah Dihipnotis, Sementara yang Lain Tidak?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit
manfaat dan kandungan nutrisi buah matoa

Kenalan dengan Buah Matoa, Si Manis yang Punya Segudang Manfaat

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. William
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit