7 Jenis Buah Beri yang Paling Sehat untuk Dimakan

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Bagi Anda yang sedang diet tapi tetap ingin makan enak, cobalah untuk mengonsumsi berbagai jenis buah beri. Pasalnya, buah beri umumnya mengandung rendah kalori sehingga tidak akan membuat Anda cepat gemuk. Buah beri juga kaya vitamin, mineral, dan serat yang membuat Anda merasa kenyang lebih lama. Lantas, apa saja jenis buah beri yang paling sehat untuk dimakan? Baca terus ulasan berikut ini, ya!

Jenis buah beri yang baik untuk kesehatan

1. Stroberi

manfaat buah stroberi

Buah stroberi adalah salah satu jenis buah beri yang paling mudah Anda temukan di toko buah. Selain harganya yang cukup terjangkau, stroberi juga memiliki kandungan nutrisi yang baik untuk kesehatan, lho!

Dilansir dari Verywell, satu cangkir atau setara dengan 230 gram stroberi mengandung 100 miligram vitamin C. Angka ini hampir setara dengan kandungan vitamin C pada jeruk dengan takaran yang sama. Stroberi juga mengandung berbagai mineral penting lainnya seperti kalsium, magnesium, folat, dan kalium.

Bagi Anda yang sedang diet, makan stroberi setiap hari bisa membantu menurunkan berat badan Anda. Pasalnya, setiap 230 gram stroberi hanya mengandung 53 kalori sehingga aman untuk program diet Anda.

2. Raspberry

resep kue raspberry-lemon-cake

Raspberry memang bukan jenis buah beri asli tanah air. Akan tetapi, kehadiran buah ini mulai banyak diminati oleh masyarakat semenjak berkembangnya tren makanan dari negara-negara barat.

Buah beri yang satu ini paling sering muncul saat musim panas. Karena itulah, raspberry cenderung tidak tahan lama dibandingkan jenis buah beri lainnya, sehingga harus segera dimakan atau diolah menjadi hidangan manis tertentu.

Dilihat dari kandungan gizinya, makan 100 gram raspberry dapat memenuhi 25 persen kalsium, 5 persen magnesium, dan 43 persen vitamin C dari kebutuhan harian Anda. Selain itu, kandungan kalorinya pun tidak terlalu tinggi, yaitu hanya 64 kalori untuk setiap 230 gramnya. Jadi, Anda tak perlu takut berat badan naik setelah makan banyak raspberry.

3. Blueberry

blueberry

Blueberry paling sering masuk ke dalam daftar makanan super daripada jenis buah beri lainnya. Ini karena blueberry mengandung kaya antioksidan yang dapat membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

Tak hanya itu, blueberry juga mengandung banyak nutrisi penting. Setiap 100 gram blueberry mengandung 84 kalori dan 4 gram serat. Dalam takaran yang sama, Anda bisa mendapatkan vitamin C sebanyak 24 persen dari kebutuhan harian, vitamin K sebanyak 36 persen, dan mangan sebanyak 25 persen.

Bagi Anda yang punya diabetes, buah blueberry bisa menjadi pilihan yang tepat. Sebab, blueberry mengandung kadar gula yang rendah dibandingkan jenis buah beri lainnya. Dengan demikian, gula darah Anda tak akan cepat naik dan justru menyehatkan jantung Anda.

4. Blackcurrant

Sumber: www.huffingtonpost.com

Anda mungkin jarang menemukan blackcurrant yang masih segar, sebab biasanya blackcurrant yang ada di pasaran tersedia dalam bentuk yang sudah dikeringkan. Walau demikian, blackcurrant menjadi salah satu jenis buah beri yang kaya nutrisi, lho!

Blackcurrant mengandung tinggi kalium, kalsium, vitamin C, dan serat. Kandungan kalorinya pun tak jauh berbeda dengan raspberry, yaitu 60 kalori untuk setiap 230 gram blackcurrant.

Selain itu, blackcurrant mengandung banyak antioksidan dan antosianin. Kedua senyawa tersebut dapat membantu meningkatkan sistem imun tubuh, meredakan sakit tenggorokan dan gejala flu.

5. Blackberry

Blackberry tampak seperti raspberry yang berwarna hitam dengan ukuran yang lebih besar. Namun siapa sangka, rasa buah beri yang satu ini cenderung lebih pahit dan tajam dibandingkan dengan buah raspberry.

Blackberry mengandung sejumlah vitamin dan mineral yang baik untuk tubuh, di antaranya kalsium, kalium, dan vitamin C. Selain itu, setiap 230 gram blakcberry mengandung 7 gram serat dan 60 kalori. Artinya, makan blackberry akan membuat Anda kenyang lebih lama tanpa harus takut kalap makan saat waktu makan tiba.

Blackberry mengandung polifenol, suatu bahan kimia yang dapat membantu mengurangi peradangan serta menurunkan risiko penyakit jantung dan kanker. Serat yang terdapat dalam buah blackberry dapat membantu sistem pencernaan Anda untuk memecah gula dengan baik. Alhasil, kadar gula darah dalam tubuh akan tetap stabil dan terhindar dari risiko penyakit diabetes tipe 2.

6. Bilberry

buah bilberry

Dilihat dari bentuknya, bilberry sekilas mirip dengan blueberry. Perbedaan utamanya terletak pada ujung buah. Buah bilberry tidak memiliki bentuk mahkota di ujungnya dan memiliki diameter yang lebih kecil, yaitu sekitar 5 sampai 8 milimeter.

Berdasarkan kandungan gizinya, setiap 100 gram buah bilberry mengandung 44 kalori, 15 miligram kalsium, dan 44 miligram vitamin C. Vitamin C pada bilberry berperan sebagai antioksidan yang dapat membantu menjaga sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

Nyatanya, makan buah bilberry dapat membantu meningkatkan ketajaman penglihatan Anda. Sejumlah ahli menemukan bahwa ekstrak buah bilberry dapat membantu mencegah penyakit mata, seperti degenerasi makula dan katarak. Walau demikian, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk membuktikan khasiat bilberry yang lebih jauh.

7. Cranberry

buah cranberry

Cranberry adalah jenis buah beri yang berasal dari bagian utara Amerika Serikat. Rasanya cenderung asam sehingga kalau Anda ingin mengolahnya ke dalam makanan, Anda mungkin perlu menambahkan sedikit gula supaya rasanya lebih manis dan enak.

Dilihat dari kandungan gizinya, setiap 55 gram cranberry mengandung 25 kalori, 2 gram serat, 5 miligram kalsium, 44 miligram kalium, dan 7,7 miligram vitamin C. Karena kandungan vitamin C pada cranberry cukup tinggi, makan cranberry dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh, sehingga Anda jadi tidak mudah terserang penyakit.

Kalau Anda punya masalah infeksi saluran kencing, ada baiknya Anda rutin makan buah cranberry. Pasalnya, kandungan antioksidan pada cranberry dapat menghentikan penyebaran bakteri pada dinding saluran kemih sehingga membantu mencegah infeksi.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca